Senin, 2 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUMN » Pemerintah Bayar Kompensasi Rp 64.5 T, Perkuat Arus Kas Pertamina, Proteksi Daya Beli Masyarakat

Pemerintah Bayar Kompensasi Rp 64.5 T, Perkuat Arus Kas Pertamina, Proteksi Daya Beli Masyarakat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 2 Jul 2022
  • visibility 3.173
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

PERTAMINA mengemban tugas penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG) Subsidi menjadi ringan atas dukungan penuh Pemerintah. Di hari Jumat, 1 Juli 2022, Pertamina telah menerima pembayaran dari pemerintah atas kompensasi penyaluran BBM dan LPG Subsidi yang telah dilakukan pada tahun 2021 sebesar Rp. 64,5 Triliun.

 

Sejak awal 2022, pemerintah terus mempercepat pembayaran kompensasi atas penugasan distribusi BBM dan LPG Subsidi bagi masyarakat. Per April 2022 lalu, Pemerintah telah membayarkan kompensasi sebesar Rp 29,0 triliun, sehingga secara keseluruhan, sepanjang 2022 total pembayaran subsidi dan kompensasi untuk periode hingga 2021 yang telah dibayarkan Pemerintah kepada Pertamina sebesar Rp 93,5 triliun. Komitmen ini menunjukkan upaya keras Pemerintah dalam memperkuat arus kas Pertamina yang akan berdampak pada pemulihan ekonomi nasional dan memproteksi daya beli masyarakat.

 

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas pembayaran kompensasi yang dilakukan lebih cepat dari jadwal yang direncanakan. Pembayaran tersebut akan berdampak positif pada keuangan Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional.

 

“Alhamdulillah. Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan Pemerintah melalui pembayaran kompensasi ini. Pembayaran ini dapat memperkuat cashflow untuk menjaga ketahanan energi nasional. Ini bentuk ketulusan dan dukungan penuh Pemerintah untuk menjadikan Pertamina semakin kuat dan mampu menjalankan tugas Negara dalam melindungi data beli masyarakat dari terpaan langsung harga minyak mentah dunia,” ucap Nicke.

 

Dukungan besar ini, lanjut Nicke juga terlihat dengan adanya kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan untuk penambahan Subsidi sebesar Rp 71,8 Triliun dan Kompensasi BBM Rp 234 Triliun. Sehingga total subsidi dan kompensasi menjadi Rp 401,8 Triliun pada tahun 2022 (asumsi harga minyak mentah Indonesia / ICP USD 100 per barrel). Hal ini merupakan upaya Pemerintah dan Pertamina dalam penyediaan dan penyaluran BBM dan LPG bersubsidi yang sangat diperlukan oleh masyarakat miskin, menengah, rentan dan UMKM. Hal ini juga merupakan wujud Negara hadir untuk melindungi masyarakat.

 

Menurutnya, upaya Pemerintah menghadapi tantangan harga minyak mentah ini luar biasa, apalagi bila dibandingkan dengan Negara lain. Hal ini terlihat dari harga BBM Indonesia yang termasuk dua terendah di seluruh dunia. Atas kebijakan Pemerintah Indonesia tersebut, masyarakat perlu berterima kasih dengan lebih berhemat dalam menggunakan BBM & LPG.  BBM & LPG Subsidi hanya diperuntukan utk masyarakat miskin, sehingga masyarakat mampu agar beralih menggunakan BBM & LPG non subsidi.

 

“Apresiasi tak terhingga kepada Pemerintah karena dengan menambah alokasi subsidi BBM dan LPG, Pemerintah telah berusaha keras menjaga daya beli masyarakat,”

 

Untuk itu, kata Nicke Pertamina semakin termotivasi untuk melanjutkan berbagai program efisiensi dan terobosan di seluruh lini bisnis yang telah diinisiasi sehingga sepanjang tahun 2021 menghasilkan pe penghematan sebesar US$ 1,3 miliar. Menurutnya, capaian efisiensi ini menjadi motivasi dan akan terus berlanjut di tahun 2022.

 

Pertamina akan berupaya maksimal agar subsidi yang dialokasikan Pemerintah untuk BBM dan LPG dalam APBN 2022 dapat lebih optimal pemanfaatannya bagi masyarakat yang membutuhkan dan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan.

 

“Pertamina akan menjalankan amanah dari pemerintah dengan terus memperkuat tata Kelola penyaluran BBM dan LPG agar lebih tetap sasaran antara lain dengan pendaftaran kendaraan di website MyPertamina,” imbuh Nicke.

 

Namun demikian, katanya, Pertamina juga mendorong akan kesadaran masyarakat untuk menggunakan BBM dan LPG secara bertanggung jawab dan lebih hemat. Menurut Nicke, subsidi merupakan kebijakan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat menengah bawah, rentan miskin dan UMKM, sehingga masyarakat yang tergolong mampu sebaiknya beralih memakai BBM dan LPG Non Subsidi.

 

“Kesadaran masyarakat sangat diperlukan untuk sama-sama menolong saudara-saudara kita yang membutuhkan. Dan kami akan memastikan pasokan mencukupi.  Pengawasan terus ditingkatkan agar alokasi subsidi BBM dan LPG tepat sasaran,” pungkas Nicke.**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Over Kapasitas Lapas Palembang, “Ketika Sel Penjara Jadi Kontrakan Anak Kos Tanggal Tua”

    Over Kapasitas Lapas Palembang, “Ketika Sel Penjara Jadi Kontrakan Anak Kos Tanggal Tua”

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 683
    • 0Komentar

    DI KOTA Palembang, ada satu tempat yang selalu penuh, padat, dan tidak pernah sepi penghuni, bahkan lebih sibuk daripada kos-kosan dekat kampus saat tanggal tua, yakni Lapas Palembang. Tempat ini memang dirancang untuk menampung 500 orang, tapi sekarang? Diisi lebih dari 1.500 narapidana. Kalau ini ibarat angkot, udah nggak ada lagi yang duduk di jok, […]

  • Gempa Susulan  6,3 SR Dini Hari, BMKG Catat 55 Kali Gempa Susulan di Sulteng

    Gempa Susulan  6,3 SR Dini Hari, BMKG Catat 55 Kali Gempa Susulan di Sulteng

    • calendar_month Sabtu, 29 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 862
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sudah ada 55 gempa susulan yang terjadi di daerah Sulawesi Tengah, hingga Sabtu 29 September 2018 dini hari. Gempa susulan yang paling dirasakan cukup kuat hingga 6,3 Skala Richter (SR). “Sampai saat ini, sudah 55 gempa susulan sampai saat malam tadi.‎ Gempa susulan itu fluktuatif, dengan […]

  • 2 Pasien Covid-19 Sembuh di Banyuasin

    2 Pasien Covid-19 Sembuh di Banyuasin

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.233
    • 0Komentar

    DUA  pasien positif corona di Banyuasin sembuh dan sudah dipulangkan dengan hasil swab dua kali negatif. “Kabar baik hari ini dua pasien COVID-19 dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan, dengan demikian kasus positif di Banyuasin 51 orang dirawat, 48 orang sembuh dan meninggal 7 orang,” jelas Juru Bicara COVID-19 Kabupaten Banyuasin, Aminuddin, kemarin. Pemerintah Pusat telah […]

  • BUKU DIARI PAGI: Senandung Sunyi di Pagi yang Ogah Bangun -Sebuah Catatan dari Kompa Tua hingga Umbul-umbul Malu-malu

    BUKU DIARI PAGI: Senandung Sunyi di Pagi yang Ogah Bangun -Sebuah Catatan dari Kompa Tua hingga Umbul-umbul Malu-malu

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.200
    • 0Komentar

    SENIN pagi, ketika jarum jam menunjuk angka 7.25 WIB, dunia seolah terjebak dalam mode hibernasi yang enggan bangun. Suara manusia lenyap bak ditelan bumi, hanya ada si kompa tua setia yang mengeluarkan suara drek…drik…ngi…ngi seperti orkestra kuno yang sudah pensiun dini. Di tengah sunyinya pagi, justru kendaraan galon mondar-mandir bak pengantar pesan rahasia, menembus diamnya […]

  • Ada Super Blood Moon; Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021

    Ada Super Blood Moon; Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021

    • calendar_month Sabtu, 22 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.029
    • 0Komentar

    GERHANA Bulan adalah peristiwa terhalanginya sinar Matahari oleh Bumi, sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan, dilihat dari Bumi. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Matahari-Bumi-Bulan sejajar. Hal ini terjadi saat Bulan […]

  • Penanggulangan Karhutlah, OKI tingkatkan siaga jadi tanggap darurat

    Penanggulangan Karhutlah, OKI tingkatkan siaga jadi tanggap darurat

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.014
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE mengintruksikan seluruh stakeholder untuk meningkatkan upaya penanggulangan Karhutlah di Kabupaten OKI “Mengingat kondisi kemarau tahun ini lebih kering lalu titik api dan kebakaran lahan terus bertambah kita meningkatkan status dari siaga menjadi tanggap darurat.” Ujar Iskandar yang memimpin langsung rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka penanganan […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce WhatsApp Live Chat Plugin WooCommerce WhatsApp Order - Receive Orders using WhatsApp - WooCommerce Plugin WooCommerce Wholesale Pricing WooCommerce Wholesale Pricing Register WooCommerce Wishlists WooCommerce WooSlider WooCommerce WooSlider Products Slideshow WooCommerce WorldPay WooCommerce WorldPay Gateway WooCommerce Zapier