Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Jokowi Dorong BUMN Beli Karet Petani

Jokowi Dorong BUMN Beli Karet Petani

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2019
  • visibility 1.233
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Banyuasin– Presiden RI Ir H Joko Widodo dalam lawatannya ke Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, menegaskan, pemerintah terus berupaya meningkatkan harga getah karet petani, demi  untuk meningkatkan kesejahteran masyarakat.

Menurut presiden kondisi perekonomian dunia yang tidak stabil berdampak besar dengan kondisi ekonomi masyarakat di Indonesia. Namun demikian lanjut dia, Pemerintah sudah berupaya meningkatkan harga beli getah karet patani. Meski harus bersaing dengan negara tetangga yang juga menjadikan karet sebagai produk utamanya yakni negara  Malaysia dan Thailand.

“Kita juga telah mencoba melakukan bembicaraan terkait persoalan karet ini. Alhamdulillah tinggal minggu yang lalu kita berhasil berbicara dengan Malaysia dan Thailand. Imbasnya   dua minggu ini harga karet mulai terdongkrak naik,” ucap Presiden dihadapan para petani Karet Sumsel di Desa Lalang Sembawa Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin, Sabtu (9/3/2019).

Jokowi berharap kebijakan yang diambil pemerintah akan terus dapat mendongkrak harga getah karet petani. “Kita harapkan kebijakan yang saya lakukan harga karet naik. Akan saya pantau terus jangan sampai harga karet menurun lagi dan saya harap harga karet ini terus naik, naik, naik dan naik,” harapnya.

Masih Jokowi, karena keadaan ekonomi dunia itu masih pada posisi yang belum baik, tetapi akan menuju normal. Jika keadaan sudah normal lanjut Presiden nanti harga karet juga kembali pada posisi yang normal. Selain itu untuk mendorong naiknya harga karet ini, Jokowi meminta pemerintah daerah mulai dari tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia menambahkan campuran karet untuk pengaspalan jalan. Sehingga jangan tergantung pada pasar dunia. Disamping akan membangun unit usaha berupa pabrik pengolahan yang berbahan baku karet.

“Pertama tadi kita sudah bicara kepada Negara Malaysia dan Thailand sehingga hasilnya kelihatan. Kemudian saya juga sudah perintahkan Menteri PUPR agar mengaspal jalan itu dicampur dengan karet, saat ini baru di coba di tiga Provinsi Sumsel, Riau dan Jambi,” sambungnya.

Dia juga meminta kepada BUMN untuk membeli karet-karet yang ada di rakyat. Beli dengan harga yang baik sehingga para petani juga mendapatkan keuntungan pembelian dari BUMN-BUMN. Disamping itu dia juga mengharapkan produksi diatur sedemikian rupa, lahan kosong yang belum digarap dimintanya untuk ditanami tanaman yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi serta dibutuhkan di pasaran.

“Kita akan lihat daerah itu cocok apa dan kita akan nanti berikan bibit,” tambah Jokowi sembari menambahkan, dirinya telqh merintahkan Menteri Pertanian untuk mengirimkan pupuk dalam jumlah besar ke Sumsel.

Sementara itu Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan, Sumsel memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang berlimpah seperti tambang, minyak bumi, perkebunan, kehutanan, pertanian dan perikanan dan semuanya harus dioptimalkan untuk mewujudkan Sumsel maju untuk semua.

Dia menilai, perkebunan di Sumsel merupakan salah satu sektor unggulan. Tidak bisa dipungkiri bahwa perkebunan salah satu pengerak utama ekonomi di Sumsel. Dengan rincian  perekebunan di Sumsel seluas 3,8 juta hektar. Komoditi yang diusahakan yaitukaret seluas 1,3 juta hektar, ini merupakan luasan kebun karet terluas di Indonesia. Kemudian 1,1 juta hektarnya sawit, bahkan untuk kopi 250 ribu hektar terbesar di Indonesia, serta 65 ribu kelapa dan sisanya aneka tanaman seperti tebuh, teh, lada, tembakau, aren, gambir dan lain-lain.

“Perkebunan salah satu pengerak utama atau pilar utama ekonomi di Sumsel. Karena sebaranya yang sangat luas dan melibatkan 1.234.962 KK petani, data tahun 2017. Jika diasumsikan satu KK empat orang maka 4.8 juta jiwa atau 58.54 persen dari 8.2 juta jiwa penduduk di Sumsel,”katanya.

Lanjut orang nomor satu di Sumsel itu, karet luasnya sudah 1.3 juta hektar dan 95 persen milik rakyat. Namun dibalik kontribusi karet yang nyata, masih tersimpan masalah yang nyata dan perlu dipikirkan pemecahan masalahnya. Seperti semakin banyak perkebunan yang tua dan rusak.

“Saat ini ada 172.193 hektar tanaman perkebunan yang tua dan rusak yang didominasi tanaman karet rakyat seluas 129.222 hektar dan ini perlu peremajaan,” jelasnya.

Lebih lanjut Herman Deru mengatakan, harga komiditas ditingkat ekspor yang saat ini ditentukan dunia mengacu kepada Singapore comodity. Untuk itu peningkatan harga petani dilakukan melaui Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB).

Oleh karena itu, dengan petani karet bergabung ke UPPB maka penjualan karet dari petani bisa dilakukan dengan sistem lelang atau kemitraan langsung dengan perusahaan, sehingga harga yang diterima petani bisa lebih baik dari pada dijual sendiri.

“Saat ini di Sumsel sudah terbentuk 177 UPPB. Ke depan perlu ditingkatkan di setiap desa atau Kapupaten/Kota. Karena UPPB ini yang meningkatkan kualitas, sehingga harga juga terbaik,” tutupnya.[**]

Penulis : one

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dodi Reza Dapatkan Dua Brevet Militer

    Dodi Reza Dapatkan Dua Brevet Militer

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.272
    • 0Komentar

    PEMBINAAN kedirgantaraan terus digencarkan oleh jajaran TNI Angkatan Udara (AU) Pangkalan Udara Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang. Kali ini, Lanud SMH menggandeng Bupati Muba Dodi Reza untuk mengawali menjadi bagian menggalih potensi kedirgantaraan. Hal ini diketahui saat pelaksanaan Apel Khusus Dalam Rangka Penyematan Wing Terbang Layang Kepada Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza, Senin (20/1/2020) di […]

  • Kampus Kesehatan,Kunjungan Dewan & “Asa Tak Boleh Masuk Angin”

    Kampus Kesehatan,Kunjungan Dewan & “Asa Tak Boleh Masuk Angin”

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 722
    • 0Komentar

    PALEMBANG cuacanya sangat panas,  tapi tak membuat kampus sepi, dan  sepertinya tahu akan ada tamu penting mampir ke kampus Poltekkes, daun-daun trembesi melambai pelan, seolah ikut menyambut iring-iringan mobil hitam plat merah yang perlahan menepi. Hari itu, 3 Juli 2025, kampus yang biasa sibuk dengan praktik tensi dan aroma alkohol 70% itu kedatangan rombongan Komisi […]

  • 14 Tim Ambil Bagian Turnamen Futsal Antar Jurnalis Piala Walikota Cup   

    14 Tim Ambil Bagian Turnamen Futsal Antar Jurnalis Piala Walikota Cup   

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.036
    • 0Komentar

    SEDIKITNYA 14 tim peserta Turnamen Futsal Antar Jurnalis dipastikan bakal bertanding secara sengit pada pelaksanaan Turnamen Futsal Jurnalis Wali Kota Cup 2020 yang diselenggarakan oleh media online Detik Sumsel pada 12-13 September 2020 di Lapangan Futsal Jupiter. Hal ini diketahui, setelah sebanyak 14 perwakilan masing-masing tim mengikuti rangkaian Technical Meeting di Cafe Om Ndut Reborn, […]

  • Muara Enim Siap Ikut Sriwijaya Expo, Bakal Pamerkan Ini

    Muara Enim Siap Ikut Sriwijaya Expo, Bakal Pamerkan Ini

    • calendar_month Kamis, 17 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.485
    • 0Komentar

    KABUPATEN Muara Enim tampil dalam Sriwijaya Expo tahun 2021 yang dilaksanakan pada 2 – 5 Juli 2021 di Dinning Hall Jakabaring Sport City Kota Palembang. Mewakili Penjabat Bupati Muara Enim Dr. H. Nasrun Umar, SH, MM atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Asisten II Pemkab Muara Enim Riswandar, SH, MH memimpin rapat persiapan keikutsertaan […]

  • hafisz tohir

    Lewat RDP, Hafisz Tohir Serap Aspirasi Masyarakat Kota Palembang

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.165
    • 0Komentar

    Anggota MPR RI dari Fraksi PAN, Ir. H. Achmad Hafisz TOhir, terus menyerap aspirasi warga di daerah pemilihan (dapil) Sumatera Selatan I yang meliputi, Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Kota Lubuk Linggau, dan Kota Palembang.

  • Sekolah Rakyat dan Janji Memutus Rantai Kemiskinan

    Sekolah Rakyat dan Janji Memutus Rantai Kemiskinan

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Ada kalimat Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan yang menarik dan bersemangat yang patut direnungkan bersama lebih jauh, yaitu tidak ada investasi yang lebih berharga daripada mengembalikan masa depan seorang anak. Kalimat itu sepertinya terdengar sederhana. Namun, dibaliknya terdapat persoalan besar yang selama bertahun-tahun dihadapi Indonesia, bagaimana memastikan kemiskinan yang dialami orang tua tidak […]

expand_less
WordPress Archive Path WordPress Theme Patholab – Laboratory & Science Research WordPress Theme PathWell | A Senior Care Hospital WordPress Theme PathWell | Senior Care WordPress Theme PatioTime – Restaurant WordPress Theme Patker – Pet Care and Veterinary WordPress Theme Patte – Pet Care & Pet Shop WordPress Theme Pause – Blog & Magazine Elementor Template Kit Pawly – Responsive Pet Store WooCommerce Theme Pawsh | Pet Care Services WordPress Theme