Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Saatnya Warga Palembang Mandi dengan Nyaman, Bukan Dengan Harapan

Saatnya Warga Palembang Mandi dengan Nyaman, Bukan Dengan Harapan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
  • visibility 825
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di Palembang, ada dua jenis orang saat pagi yang langsung mandi karena airnya lancar, dan yang cuma bisa berdiri di kamar mandi sambil ngelamun, nunggu air hidup seperti nunggu mantan minta balikan. Ini bukan lelucon, ini realita. Kadang air PDAM lebih sering absen daripada Pak RT waktu rapat warga.

Tapi kabar baik datang seperti warisan mendadak dari om-om di luar negeri  PT Moya Indonesia, perusahaan nasional yang ahli di bidang air bersih, mau investasi di Palembang! Bukan investasi ala-ala MLM yang ujungnya suruh beli sabun, tapi investasi serius bikin semua warga Palembang bisa mandi, nyuci, sampai ngelap motor pakai air bersih.

Kata bosnya, Pak Mujiaman nama yang terdengar seperti superhero lokal yang bisa menyumpal kebocoran pipa pakai karet sendal jepit mereka targetkan dua tahun ke depan air bersih ngalir ke seluruh rumah.

Waduh, dua tahun itu sebentar lho! Bandingkan dengan perasaan cinta bertepuk sebelah tangan yang kadang bertahan lima tahun lebih, padahal air mata ngalir terus, air PDAM belum tentu.

Pak Mujiaman juga bilang, mereka bukan cuma jualan air, tapi air yang “berkah dan hemat anggaran”. Ini baru air syariah level nasional. Artinya, kita bisa minum tanpa takut perut mules atau tagihan melambung seperti bensin pas musim mudik.

Wali Kota Palembang, Pak Ratu Dewa, menyambut tawaran ini seperti ibu-ibu sambut diskon sembako  antusias, terbuka, dan berharap cepat-cepat direalisasikan. Beliau paham, warga udah capek kalau disuruh sabar. Sabar itu baik, tapi kalau sabar sama air mati terus, bisa-bisa kita mandi pakai peluh dan keringat sendiri.

Tirta Musi pun tak tinggal diam. Mereka siap bantu, katanya target produksi ditingkatkan jadi 1.750 liter per detik, kebocoran air ditekan tinggal 5 persen.

Mantap, soalnya, selama ini kebocoran air kadang lebih mirip bocornya rahasia dapur rumah tangga semua orang tahu tapi pura-pura nggak terjadi.

Survei awal bakal dimulai Juni nanti, dengan kawasan Palembang Timur jadi lokasi pertama. Sako dan Semabor, bersiaplah! Ini saatnya kalian naik kelas dari ‘daerah yang susah air’ jadi ‘daerah contoh’. Biar nanti tetangga dari Plaju atau Kenten bisa ngiri karena air kalian bisa dipakai nyiram tanaman sambil karaoke.

Sebagai perbandingan, Surabaya sukses kerja sama swasta dan airnya mengalir kayak lagu nostalgia tenang, lancar, dan bikin adem. Bahkan Singapura yang ukurannya lebih kecil dari Kecamatan Ilir Barat I bisa bikin air limbah jadi air minum. Masa kita kalah sama negara yang luasnya segede lapangan futsal?.

Tapi ingat, ini bukan cuma soal pipa dan pompa. Ini soal komitmen. Soal nggak main proyek asal-asalan. Karena seperti kata pepatah lama “Air tenang jangan disangka tak berbadai, apalagi kalau kontraktornya ngilang pas akhir proyek.”

Masyarakat juga mesti ikut ngawasi. Jangan sampai udah dibangun, pipa baru malah dipakai ngejemur pakaian. Atau airnya ngalir 24 jam, tapi hanya ke rumah Pak Lurah dan tetangga-tetangganya yang kebetulan satu grup arisan.

Intinya, kalau semua ini jalan sesuai rencana, Palembang bakal jadi kota di mana orang bisa mandi tanpa ngatur jadwal kayak booking hotel. Bisa nyuci baju kapan saja tanpa ngelirik ember kosong. Dan bisa masak tanpa nyicipin air rasa kapur.

Karena kalau air sudah mengalir jernih dan bersih, maka harapan pun akan ikut larut bersama kotoran bukan ikut tertahan di pipa yang karatan.

Kalau PT Moya benar-benar serius dan pemerintahnya nggak ngantuk waktu rapat, maka Palembang bisa jadi kota percontohan. Bukan cuma percontohan cara hidup sehat, tapi juga contoh bagaimana air bersih bisa menyatukan warga, bukan sekadar nyatukan keluhan di kolom komentar.

Maka dari itu, mari kita kawal bareng. Karena kalau sekarang air galon masih dianggap barang berharga, bisa-bisa nanti anak cucu kita mewarisi dispenser, bukan rumah. Jangan sampai, di masa depan nanti, nenek-nenek bilang ke cucunya. “Nak, dulu nenek mandi dua hari sekali, bukan karena ritual… tapi karena airnya nggak ada.”[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT ke-76 RI, Wagub Serahkan SK Remisi Bagi 8.711 Warga Binaan dan Anak di Sumsel 

    HUT ke-76 RI, Wagub Serahkan SK Remisi Bagi 8.711 Warga Binaan dan Anak di Sumsel 

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Mawardi Yahya menghadiri acara pemberian remisi bagi narapidana dan anak di sejumlah lapas yang ada di Sumsel. Setidaknya ada 8.711 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan anak mendapat remisi dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2021 yang ke-76. Surat Keputusan remisi yang diberikan Kantor […]

  • Jangan Khawatir Pasokan Air Aman untuk Warga Muba

    Jangan Khawatir Pasokan Air Aman untuk Warga Muba

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 860
    • 0Komentar

    ROBOHNYA tiga tiang tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), yang berada di Desa Lumpatan, Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin (Muba) berdampak pula pada distribusi air PDAM ke rumah-rumah warga. Tak ingin kondisi tersebut berlarut, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, mendatangi langsung kantor PDAM untuk koordinasi dan memastikan supaya disegerakan air PDAM bisa mengalir ke […]

  • Sumsel Berencana Operasikan  Hydrogen bus  & Elektrical Bus

    Sumsel Berencana Operasikan  Hydrogen bus  & Elektrical Bus

    • calendar_month Kamis, 2 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 957
    • 0Komentar

    Sumsel berupaya melakukan pembangunan berwawasan lingkungan. Contoh paling konkret adalah dengan menjadikan kawasan Jakabaring Sport City (JSC)

  • Perbaiki Rumah Ambruk, Sekda Palembang Akan Gunakan Dana BAZNAS

    Perbaiki Rumah Ambruk, Sekda Palembang Akan Gunakan Dana BAZNAS

    • calendar_month Senin, 23 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.333
    • 0Komentar

    RUMAH milik keluarga Marzuki (55), itu ambruk pada Rabu (18/5/2022), sekitar pukul 19.30 WIB. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini meskipun sebagian penghuni rumah terkena serpihan genteng dan Pemerintah Kota Palembang sepatunya memperbaiki dengan mengganti dana Bazna. Saat kejadian terdapat 5 orang penghuni rumah. Dua anak Marzuki ada di ruang tengah. Istri Marzuki […]

  • Zona Merah Meningkat Alarm untuk Bersama

    Zona Merah Meningkat Alarm untuk Bersama

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 754
    • 0Komentar

      BERDASARKAN perkembangan peta zonasi risiko per 4 April 2021 daerah zona merah (risiko tinggi) meningkat dari 5 menjadi 10 kabupaten/kota. Kenaikan zona merah ini dikarenakan ada kabupaten/kota yang mengalami perubahan zonasi dari oranye menjadi zona merah. Diantaranya yaitu Badung dan Gianyar (Bali), Kota Tangerang Selatan (Banten), Tanah Laut (Kalimantan Selatan), Barito Timur dan Kapuas […]

  • Penutupan Asian Games, Korlantas Polri Turunkan 1.800 Personil

    Penutupan Asian Games, Korlantas Polri Turunkan 1.800 Personil

    • calendar_month Minggu, 2 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 995
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian RI mengerahkan 1800 personel guna mengamankan dan mengatur kelancaran lalu lintas selama acara penutupan Asian Games pada Minggu (02/09/2018). “Secara keseluruhan 1800 personel dikerahkan di titik penutupan,” kata Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa di Jakarta mengutip Antara minggu (02/09/2018). Personel tersebut, tambahnya, […]

expand_less
WordPress Archive Bookshop Storefront WooCommerce Theme Bookup Book Store Elementor Template Kit Bookworm – Bookstore & Bookshop WooCommerce Theme Boom – Single Product Shopify Theme BoomBox – Viral Magazine WordPress Theme Boomi – Environment & Ecology WordPress Theme Boos – Business Elementor Template Kit Boosin – Book Store WordPress Theme Boosted Elements – Page Builder Add-on for Elementor Booster - Digital Marketing Elementor Template Kit