Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Tari Gending & Budaya yang Tak Lekang oleh Waktu

Tari Gending & Budaya yang Tak Lekang oleh Waktu

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
  • visibility 772
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, -Di pelataran Menpora yang biasanya hanya jadi lahan selfie muda-mudi setelah senam pagi atau ajang ngadem sore hari, Jumat malam (16/5/2025) mendadak berubah menjadi panggung kolosal budaya. Festival Sriwijaya ke-33 resmi dibuka dan seperti biasa, lebih meriah dari pesta kawinan anak camat.

Bupati Musi Banyuasin, H. M. Toha, tampak hadir dengan gaya santai tapi berwibawa, didampingi sang istri tercinta, Hj. Patimah Toha, Ketua TP PKK Muba, yang malam itu tampil ayu bak tuan putri dari negeri batik songket. Duet pemimpin ini tampak menikmati pertunjukan sambil sesekali tersenyum bangga seolah ingin bilang, “Inilah Sriwijaya, bos! Bukan sembarang budaya, tapi warisan kejayaan yang ditinggal nenek moyang, bukan utang!”

Acara dibuka dengan parade budaya dari seluruh penjuru Sumsel. Ada yang bawa angklung, ada yang joget rentak, bahkan ada yang kostumnya seperti gabungan antara tentara kerajaan dan model cosplay. Tapi semua itu tak ada yang aneh, karena justru di situlah nikmatnya: keragaman bukan bikin bingung, tapi bikin senyum dan angguk-angguk bangga.

“Budaya ini ibarat sambel ulek nenek kita,” ujar seorang penonton asal Sekayu. “Pedesnya beda, tapi kalau udah kena lidah, susah dilupain.”

Musik tradisional menggema, sesekali disambut tepuk tangan dan teriakan kagum dari pengunjung. Beberapa bocah kecil tampak menari dengan lincah di tengah penonton, sementara bapak-bapak sibuk nyari tempat duduk yang gak ketutup spanduk. Tapi semua tetap gembira. Namanya juga festival kalau gak rame, itu namanya seminar!

Bupati Muba, dalam wawancaranya yang penuh semangat dan kebapakan, menegaskan bahwa Festival Sriwijaya bukanlah sekadar tontonan. “Ini ladang identitas! Tempat kita belajar dari leluhur, bukan cuma ngintip dari Google,” ujarnya.

Ia mengajak anak muda untuk lebih mencintai budaya lokal, bukan hanya sekadar jago joget TikTok, tapi juga bisa bedain antara tari Gending Sriwijaya dan Gending Dandut Versi Remix. “Kalau generasi muda lupa budayanya, itu seperti nonton film silat tapi lupa jurusnya. Nanti giliran berantem, yang keluar malah gerakan zumba,” tambah beliau sambil tertawa.

Perwakilan dari Kemenparekraf, Reza Fahlevi, juga tak kalah semangat. Katanya, acara ini bukan hanya soal budaya, tapi juga soal ekonomi kreatif. UMKM diboyong rame-rame, mulai dari penjual kopi daun kersen sampai kerajinan dari limbah sabut kelapa yang dijadikan dompet anti maling. Katanya, kalau dicopet, sabutnya gatalin tangan maling. Inovasi lokal memang tak pernah kehabisan akal.

“Festival ini bukan cuma ajang tepuk tangan, tapi tempat menggeliatnya ekonomi rakyat. Kalau bahasa anak sekarang healing budaya sambil cuan,” kata Reza, yang malam itu tampil keren dengan batik motif awan gemawan.

Sebagai warga yang setia nonton dari barisan tikar di belakang panggung, saya cuma bisa bilang budaya ini jangan ditaruh di etalase. Dia harus terus dihidupi, ditari, dinyanyikan, bahkan dibanyolkan! Karena kalau budaya hanya jadi pajangan, dia akan seperti lemari kaca nenek: bagus tapi berdebu dan tak pernah disentuh.

Orang bijak bilang, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai warisan budayanya.” Tapi orang kampung saya bilang, “Kalau kamu malu sama budaya sendiri, nanti kalau ke luar negeri kamu cuma bisa bangga jadi penonton.”

Festival Sriwijaya XXXIII membuktikan satu hal penting budaya kita masih hidup, masih bisa bikin penonton tersedak sambel karena ketawa, dan masih bisa menghidupkan dapur UMKM dari Sekayu sampai Ogan Ilir.

Bupati Toha menutup dengan kalimat mantap
“Budayamu adalah jati dirimu!”
Kalau boleh saya tambahkan sedikit
Kalau budayamu kuat, hatimu gak gampang goyah. Tapi kalau cuma ikut-ikutan tren, bisa-bisa nanti dikira generasi yang lebih hafal drama Korea daripada cerita Sriwijaya.

Jadi, ayo berdendang, menari, dan bangga!
Karena di balik setiap hentakan gong dan langkah tari, ada sejarah yang tak boleh dilupakan… dan juga pedagang pempek yang berharap dagangannya laku keras.

Selamat menikmati Festival Sriwijaya, sobat budaya! Jangan lupa: kalau kamu cinta Sriwijaya, jangan cuma selfie, tapi juga belajar tariannya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • seven-eleven-indonesia-resmi-ditutup

    7 Raksasa Industri Bisnis Indonesia Yang (segera) Bangkrut

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2017
    • account_circle Bono
    • visibility 2.470
    • 0Komentar

    Sudah sempat baca berita mengenai sepinya pembeli di pasar Glodok? Miris sekali rasanya, karena dulu buat orang-orang yang tinggal di Jabodetabek, kalau mau beli elektronik, ya ke Glodok. Sayangnya, kondisi sepinya Glodok ini sudah dialami sejak beberapa tahun belakangan disebabkan karena berjamurnya toko online, disisi lain, penjual diberatkan dengan uang sewa toko.

  • Pengurus Baru PKK Muba & Misi Keluarga Sejahtera

    Pengurus Baru PKK Muba & Misi Keluarga Sejahtera

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 968
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau ada yang bilang ibu-ibu cuma jago bikin rendang dan nyulam taplak meja, itu tandanya dia belum kenalan sama Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin yang baru saja dilantik. Bertempat di Opproom Pemkab Muba, pada Jumat cerah penuh harapan (25/4/2025). Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bupati Rohman, secara resmi melantik dan […]

  • DWP Muba Ajak Anggota Pro Aktif dalam Organisasi

    DWP Muba Ajak Anggota Pro Aktif dalam Organisasi

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 898
    • 0Komentar

    DHARMA Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengadakan Pertemuan Rutin Bulanan Kamis (18/7/2019) di Aula Sekretariat DWP Setda. Sebagai pelaksana pada pertemuan kali ini adalah DWP Bagian Umum dengan memberikan materi tentang tutorial berhias dari produk Y.O.U. Pertemuan Rutin Bulanan DWP Setda dihadiri langsung oleh Ketua DWP Kabupaten Muba, Hj Asna Aini Apriyadi, Para Wakil […]

  • The Wall dari Samsung Angkat Desain Otomotif di Lucid Motors

    The Wall dari Samsung Angkat Desain Otomotif di Lucid Motors

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.214
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Samsung melengkapi studio desain dengan teknologi tampilan tercanggih, membuka jalan bagi masa depan kendaraan mewah yang ramah lingkungan Samsung Electronics hari ini mengumumkan bahwa Lucid Group, Inc., telah memasang The Wall di studio desainnya untuk meningkatkan proses desain kolaboratif untuk model kendaraan listrik masa depan mereka. Dengan teknologi MicroLED mutakhir, The Wall menawarkan […]

  • Ketika Tomat Naik Daun, Statistik Butuh Panggung

    Ketika Tomat Naik Daun, Statistik Butuh Panggung

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.073
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di Kota Palembang, harga tomat bisa lebih sensitif dari hati mantan yang belum move on. Bayangkan saja, menurut Kepala BPS Palembang, Edi Subeno, si tomat ini jadi penyumbang inflasi nomor tiga terbesar di kota pempek. Padahal, tomat biasanya hanya jadi penghias bakso atau sambal balado. Tapi kali ini, dia tampil sebagai aktor utama […]

  • Alhamdulillah, Dua Hari Terakhir Sumsel Nihil Konfirmasi Covid-19

    Alhamdulillah, Dua Hari Terakhir Sumsel Nihil Konfirmasi Covid-19

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 936
    • 0Komentar

    KASUS perkembangan Covid-19 di Sumsel sejak dua hari terakhir terus menunjukkan kabar baik. Dimana untuk konfirmasi kasus  Covid-19 pada Selasa (21/4/2020), kembali dinyatakan nihil. Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Yusri mengatakan, sebanyak 308 sampel yang terdiri dari 175 sampel Orang Tanpa Gejala (OTG), 109 sampel Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 24 sampel Orang Dalam […]

expand_less
WordPress Archive Wholesale Pricing For WooCommerce Wicky – Wine Shop WooCommerce WordPress Theme Widocline – Professional Window Cleaning Services Template Kit Wieldy – React Admin Template Ant Design and Redux Wigme – Hair Extensions WooCommerce Shop Wiguard – CCTV & Security WordPress Theme Wikb – Knowledgebase & Help Desk WP Theme Wilcity – Directory Listing WordPress Theme Wildcard Coupons WooCommerce Plugin Wilmër – Construction WordPress Theme