Rabu, 26 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Tari Gending & Budaya yang Tak Lekang oleh Waktu

Tari Gending & Budaya yang Tak Lekang oleh Waktu

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
  • visibility 750
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, -Di pelataran Menpora yang biasanya hanya jadi lahan selfie muda-mudi setelah senam pagi atau ajang ngadem sore hari, Jumat malam (16/5/2025) mendadak berubah menjadi panggung kolosal budaya. Festival Sriwijaya ke-33 resmi dibuka dan seperti biasa, lebih meriah dari pesta kawinan anak camat.

Bupati Musi Banyuasin, H. M. Toha, tampak hadir dengan gaya santai tapi berwibawa, didampingi sang istri tercinta, Hj. Patimah Toha, Ketua TP PKK Muba, yang malam itu tampil ayu bak tuan putri dari negeri batik songket. Duet pemimpin ini tampak menikmati pertunjukan sambil sesekali tersenyum bangga seolah ingin bilang, “Inilah Sriwijaya, bos! Bukan sembarang budaya, tapi warisan kejayaan yang ditinggal nenek moyang, bukan utang!”

Acara dibuka dengan parade budaya dari seluruh penjuru Sumsel. Ada yang bawa angklung, ada yang joget rentak, bahkan ada yang kostumnya seperti gabungan antara tentara kerajaan dan model cosplay. Tapi semua itu tak ada yang aneh, karena justru di situlah nikmatnya: keragaman bukan bikin bingung, tapi bikin senyum dan angguk-angguk bangga.

“Budaya ini ibarat sambel ulek nenek kita,” ujar seorang penonton asal Sekayu. “Pedesnya beda, tapi kalau udah kena lidah, susah dilupain.”

Musik tradisional menggema, sesekali disambut tepuk tangan dan teriakan kagum dari pengunjung. Beberapa bocah kecil tampak menari dengan lincah di tengah penonton, sementara bapak-bapak sibuk nyari tempat duduk yang gak ketutup spanduk. Tapi semua tetap gembira. Namanya juga festival kalau gak rame, itu namanya seminar!

Bupati Muba, dalam wawancaranya yang penuh semangat dan kebapakan, menegaskan bahwa Festival Sriwijaya bukanlah sekadar tontonan. “Ini ladang identitas! Tempat kita belajar dari leluhur, bukan cuma ngintip dari Google,” ujarnya.

Ia mengajak anak muda untuk lebih mencintai budaya lokal, bukan hanya sekadar jago joget TikTok, tapi juga bisa bedain antara tari Gending Sriwijaya dan Gending Dandut Versi Remix. “Kalau generasi muda lupa budayanya, itu seperti nonton film silat tapi lupa jurusnya. Nanti giliran berantem, yang keluar malah gerakan zumba,” tambah beliau sambil tertawa.

Perwakilan dari Kemenparekraf, Reza Fahlevi, juga tak kalah semangat. Katanya, acara ini bukan hanya soal budaya, tapi juga soal ekonomi kreatif. UMKM diboyong rame-rame, mulai dari penjual kopi daun kersen sampai kerajinan dari limbah sabut kelapa yang dijadikan dompet anti maling. Katanya, kalau dicopet, sabutnya gatalin tangan maling. Inovasi lokal memang tak pernah kehabisan akal.

“Festival ini bukan cuma ajang tepuk tangan, tapi tempat menggeliatnya ekonomi rakyat. Kalau bahasa anak sekarang healing budaya sambil cuan,” kata Reza, yang malam itu tampil keren dengan batik motif awan gemawan.

Sebagai warga yang setia nonton dari barisan tikar di belakang panggung, saya cuma bisa bilang budaya ini jangan ditaruh di etalase. Dia harus terus dihidupi, ditari, dinyanyikan, bahkan dibanyolkan! Karena kalau budaya hanya jadi pajangan, dia akan seperti lemari kaca nenek: bagus tapi berdebu dan tak pernah disentuh.

Orang bijak bilang, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai warisan budayanya.” Tapi orang kampung saya bilang, “Kalau kamu malu sama budaya sendiri, nanti kalau ke luar negeri kamu cuma bisa bangga jadi penonton.”

Festival Sriwijaya XXXIII membuktikan satu hal penting budaya kita masih hidup, masih bisa bikin penonton tersedak sambel karena ketawa, dan masih bisa menghidupkan dapur UMKM dari Sekayu sampai Ogan Ilir.

Bupati Toha menutup dengan kalimat mantap
“Budayamu adalah jati dirimu!”
Kalau boleh saya tambahkan sedikit
Kalau budayamu kuat, hatimu gak gampang goyah. Tapi kalau cuma ikut-ikutan tren, bisa-bisa nanti dikira generasi yang lebih hafal drama Korea daripada cerita Sriwijaya.

Jadi, ayo berdendang, menari, dan bangga!
Karena di balik setiap hentakan gong dan langkah tari, ada sejarah yang tak boleh dilupakan… dan juga pedagang pempek yang berharap dagangannya laku keras.

Selamat menikmati Festival Sriwijaya, sobat budaya! Jangan lupa: kalau kamu cinta Sriwijaya, jangan cuma selfie, tapi juga belajar tariannya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Respon Partisipatif Masyarakat Muba dalam Sensus Penduduk 2020

    Inilah Respon Partisipatif Masyarakat Muba dalam Sensus Penduduk 2020

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.328
    • 0Komentar

    KEPALA BPS Muba Sunita SE MSi  menjelaskan sampai saat ini, pihaknya sudah mendatangi 10 Kecamatan dari 15 Kecamatan yang ada diwilayah Kabupaten. “Untuk kegiatan, sensus penduduk ini terus-menerus kami sosialisasikan kepada masyarakat. Hingga kini, tim kami BPS sudah keliling di 10 kecamatan di Muba,”jelasnya. Dia juga mengajak seluruh masyarakat di wilayahnya Kabupaten Muba untuk berpartisipasi […]

  • Pengamat: Posisi Ganjar-Mahfud jadi yang paling menguntungkan di Pilpres 2024

    Pengamat: Posisi Ganjar-Mahfud jadi yang paling menguntungkan di Pilpres 2024

    • calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 696
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai posisi pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD kini jadi yang paling menguntungkan di Pilpres 2024. Menurut dia, narasi keberlanjutan tetapi tak naif yang diusung pasangan itu diapresiasi publik. “Ini merupakan starategi yang objektif. Ganjar-Mahfud muncul sebagai pemimpin yang tidak naif […]

  • Aksi Damai di Gedung DPRD OKI, PMII Sampaikan 5 Tuntutan, Apa Saja ?

    Aksi Damai di Gedung DPRD OKI, PMII Sampaikan 5 Tuntutan, Apa Saja ?

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    AKSI damai yang dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi “Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dari berbagai Perguruan Tinggi di Kab. Ogan Komering Ilir [OKI] dilaksanakan di Halaman Gedung DPRD Kab. OKI, Kamis (26/9/2019). Mereka terdiri dari STAI As-Shiddiqiyah Lubuk seberuk, STIQ An-Nur daerah Tebing Suluh dan UT Pokja Lempuing. Koordinator Aksi, Juniska menjelaskan, aksi ini digelar […]

  • Pemprov Sumsel Resmi Luncurkan ID Card  E-Money  Bagi ASN, Pelajar dan Mahasiswa

    Pemprov Sumsel Resmi Luncurkan ID Card  E-Money  Bagi ASN, Pelajar dan Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 738
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan yang bekerja sama dengan Bank Sumsel Babel meluncurkan ID Card atau E-Money bagi Apratul Sipil Negara (ASN), non ASN, dan juga kepada para Pelajar dan Mahasiswa di Palembang dalam rangka mendukung program Pemerintah Pusat yakni Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum Wakil Gubernur Sumsel, H. Mawardi Yahya berkesempatan langsung hadir pada  […]

  • Tekan AKI, AKB, dan AKABA Dinkes Muba Gelar Pertemuan Orientasi Kader Posyandu

    Tekan AKI, AKB, dan AKABA Dinkes Muba Gelar Pertemuan Orientasi Kader Posyandu

    • calendar_month Selasa, 28 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 755
    • 0Komentar

    PEMKAB  Musi Banyuasin dibawah komando Penjabat Bupati H Apriyadi terus berupaya melakukan percepatan penurunan angka kematian Ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan angka kematian balita (AKABA) melalui pemberdayaan masyarakat. Kali ini bertempat di ruang pertemuan Gambo Hotel dan Residence Sekayu, Pemkab Muba melalui Dinas Kesehatan Muba menggelar kegiatan pertemuan Orientasi Kader Posyandu di Kabupaten […]

  • Menurut Survei, 72,65% Masyarakat Indonesia Alami Mom-shaming yang Diutarakan Secara Langsung Kepadanya

    Menurut Survei, 72,65% Masyarakat Indonesia Alami Mom-shaming yang Diutarakan Secara Langsung Kepadanya

    • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.119
    • 0Komentar

    Pembahasan mengenai working mom dan stay at home mom sudah menjadi hal yang sering dibahas sejak lama. Namun, akhir-akhir ini isu tersebut kembali diperbincangkan setelah opini dari salah satu pengguna Twitter @tweetsbyfarah yang menarik perhatian publik dan mengundang berbagai pendapat baik pro maupun kontra.  Ibu yang bekerja masih memiliki penilaian negatif karena dianggap mengabaikan anaknya. […]

expand_less
WordPress Archive Wholesale Pricing For WooCommerce Wicky – Wine Shop WooCommerce WordPress Theme Widocline – Professional Window Cleaning Services Template Kit Wieldy – React Admin Template Ant Design and Redux Wigme – Hair Extensions WooCommerce Shop Wiguard – CCTV & Security WordPress Theme Wikb – Knowledgebase & Help Desk WP Theme Wilcity – Directory Listing WordPress Theme Wildcard Coupons WooCommerce Plugin Wilmër – Construction WordPress Theme