Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Wali Kota Pakai Baju Adat, Karnaval Rasa ‘Pemilihan Raja Sejagat’ di Tunjungan

Wali Kota Pakai Baju Adat, Karnaval Rasa ‘Pemilihan Raja Sejagat’ di Tunjungan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
  • visibility 891
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau ada yang bilang jadi Wali Kota itu kerjanya cuma duduk-duduk tanda tangan, maka jelas dia belum lihat acara Karnaval Budaya Nusantara di Surabaya belum lama.

Di situ, para Wali Kota se-Indonesia  termasuk Wali Kota Palembang Ratu Dewa dan Wakilnya, Prima Salam  bukan cuma berjalan kaki, tapi berjalan hati-hati sambil melambai ala peragawan peragaan, lengkap dengan baju adat khas masing-masing daerah. Pokoknya suasananya bukan kayak rapat nasional, tapi kayak audisi Puteri Indonesia edisi bapak-bapak.

Bayangkan, Jalan Tunjungan yang biasanya dilewati angkot dan ojol mendadak disulap jadi catwalk. Lampu kelap-kelip, musik daerah bersahut-sahutan, dan aroma dendeng balado berbaur dengan wangi bunga melati dari sanggul para pendamping.

“Kalau karnaval ini dikasih nilai, bisa jadi nilai sejarah, seni, budaya, dan sedikit nilai kekompakan… kecuali ada yang salah kostum dan nyasar pakai baju Iron Man,” canda seorang warga yang nonton sambil nyicip sempol.

Wali Kota Palembang sendiri tampil dandanan maksimal, mengenakan pakaian adat Palembang yang bling-bling-nya bisa ngalahin sinar ring light TikTokers. Lengkap dengan songket yang tiap benangnya mungkin bisa ditebus setara cicilan motor, mereka jalan dari Jalan Tunjungan ke Balai Pemuda, seperti rombongan pengantin yang nyasar ke Mal.

Kalau kata pepatah lama “Di mana bumi dipijak, di situ adat dilestarikan.” Tapi dalam acara ini, “Di mana baju adat dikenakan, di situ netizen mulai stalking Shopee-nya.”

Lalu apa makna sebenarnya dari acara ini?

Bukan cuma pamer baju adat, acara ini jadi semacam panggung nasional: ajang unjuk kekayaan budaya, unjuk senyum, dan… ya, unjuk keberadaan. Terkadang, lebih gampang ketemu Wali Kota saat pakai baju adat daripada saat sidak pasar. Tapi tak apa, ini bagian dari diplomasi visual: rakyat senang, Wali Kota senang, penjual kain adat makin senang.

Dari sisi Palembang, ini kesempatan langka. Selain memperlihatkan kekayaan budaya Wong Kito, kehadiran langsung Pak Wali dan Pak Wakil adalah simbol komitmen bahwa Palembang tak hanya hadir dalam forum nasional, tapi juga “berlenggang gemulai” dengan percaya diri di panggung Nusantara.

Acara ini adalah bentuk diplomasi budaya dalam balutan senyum dan selempang. Sekali-sekali, para kepala daerah memang perlu tampil beda dari biasanya baju dinas, menjadi baju adat.

Karena di balik sulaman benang emas itu, ada pesan kuat  Indonesia itu satu, tapi rasanya banyak. Seperti es campur satu mangkuk, isinya bisa kelapa, kacang merah, tape, sampai biji selasih. Jangan dianggap enteng, karena dari es campur itu lahirlah harmoni. Asal jangan kebanyakan sirup, nanti keder.

Boleh jadi acara karnaval ini hanya berlangsung 4 jam, tapi efeknya bisa jadi lebih panjang. Dari foto-foto yang viral, dari anak-anak yang melihat langsung kepala daerahnya berdandan seperti raja, dari tamu yang mengangguk melihat ragam adat, dari situ tumbuh benih cinta tanah air. Atau setidaknya… cinta pada songket.

Maka, seperti kata pepatah Palembang yang belum disahkan oleh ahli bahasa”. Biar kaki pegal, asal adat tetap regal. Biar keringat mengucur, asal budaya tetap bercahaya.”[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GPE luncurkan Film Realitas Virtual tentang Perubahan Iklim dan Pendidikan

    GPE luncurkan Film Realitas Virtual tentang Perubahan Iklim dan Pendidikan

    • calendar_month Selasa, 24 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.593
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, WASHINGTON D.C., MAPUTO – Media OutReach – Hari ini Kemitraan Global untuk Pendidikan (GPE) diluncurkan Education in the eye of the storm – sebuah film realitas virtual bekerja sama dengan UNICEF yang menampilkan tantangan perubahan iklim terhadap pendidikan anak-anak di Mozambik .   “Seiring dengan semakin parahnya krisis iklim, Mozambik terus menghadapi badai topan […]

  • KLH Gandeng Wahdah Islamiyah, Dai Disiapkan Jadi Penggerak Tobat Ekologis

    KLH Gandeng Wahdah Islamiyah, Dai Disiapkan Jadi Penggerak Tobat Ekologis

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menggandeng Wahdah Islamiyah untuk memperkuat gerakan Tobat Ekologis melalui peran para dai di tengah masyarakat. Kolaborasi tersebut salah satunya akan diwujudkan melalui Training of Trainers (ToT) bagi dai agar pesan pelestarian lingkungan dapat diterapkan hingga ke tingkat masyarakat. Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Moh Jumhur Hidayat menyampaikan rencana […]

  • Kurangi Sampah Plastik, Emak-emak di Babat Supat BikinWadah Anyaman untuk Daging Qurban

    Kurangi Sampah Plastik, Emak-emak di Babat Supat BikinWadah Anyaman untuk Daging Qurban

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 932
    • 0Komentar

    LANGIT di Babat Supat terlihat cerah, Ibu-ibu TP PKK Kab. Muba terlihat tengah sibuk beraktivitas di salah satu rumah warga di Kecamatan Babat Supat, Muba. Kali ini mereka membuat wadah yang dianyaman dari Bambu untuk Daging Qurban pada Jumat nanti tepatnya setelah Sholat Id Idul Adha 1441 Hijriah. Bahan yang di anyaman tersebut sebagai upaya […]

  • Pendekar Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Siapkan Sukseskan Asian Games

    Pendekar Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Siapkan Sukseskan Asian Games

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 930
    • 0Komentar

    Mulai dari Jakabaring masih rawa-rawa sampai saat ini menjadi lirikan dunia.

  • Pemkab Muba Salurkan Sembako untuk Korban Banjir 

    Pemkab Muba Salurkan Sembako untuk Korban Banjir 

    • calendar_month Selasa, 18 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 926
    • 0Komentar

    Sekayu – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan berupa sembako untuk korban banjir yang menimpa masyarakat di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Sanga Desa dan Kecamatan Babat Supat, Selasa (18/12/2018). Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muba, Drs H Muhammad Jaya mengatakan, jumlah paket sembako yang disalurkan ke Kecamatan Sanga Desa yaitu, […]

  • Bupati /Wabup OKI Tanam Serentak Padi & Jagung Secara Daring Bersama Mentan

    Bupati /Wabup OKI Tanam Serentak Padi & Jagung Secara Daring Bersama Mentan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 830
    • 0Komentar

    KABUPATEN OKI melakukan percepatan masa tanam untuk tanaman pangan setelah mengantispasi krisis pangan akibat dampak dari COVID-19. Bersama Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo 2 Gubernur dan 15 Bupati se Indonesia, Wakil Bupati (Wabup) OKI, HM Dja’far Shodiq turut melakukan tanam serentak padi dan jagung secara daring di Desa Sungai Belida Kecamatan Lempuing Jaya, Selasa (12/5/2020). […]

expand_less
WordPress Archive Synauw Online Course Education Elementor Template Kit Syner – Creative Agency Elementor Template Kit Syngenic – Solar & Renewable Energy Elementor Template Kit SYNO Before After Image Comparison Plugin SYNO WooCommerce Product Carousel SYNTRA – SEO & Digital Marketing Agency Template Kit Syra – Minimal Showcase Portfolio WordPress Theme Syramik - Ceramic & Pottery Store WooCommerce Elementor Pro Template Kit Syron | Personal Blog & Magazine WordPress Theme System Email Pro Jetpack CRX Addon