Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » DBH Muba Tertinggi di Sumsel,Keberuntungan atau Diberkahi, Itu Pertanyaannya!

DBH Muba Tertinggi di Sumsel,Keberuntungan atau Diberkahi, Itu Pertanyaannya!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
  • visibility 914
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Bupati Muba, H M Toha menerima audiensi dari Bambang Dwi Djanuarto, Kepala Departemen Operasi SKK Migas Sumbagsel, di kantor perwakilan Musi Banyuasin, Palembang, Senin,[ 5 /5 /2025].

Dengan nada penuh semangat, Bambang memaparkan rencana program kerja hulu migas untuk tahun 2025 yang bakal dilaksanakan di Kabupaten Muba. Yang menarik, Bambang juga mengungkapkan angka yang bikin siapa pun yang mendengarnya terbelalak Rp674 miliar.

Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima Muba ini menjadikannya yang terbesar di antara 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan. Kalau ibarat pertandingan sepak bola, Muba ini sudah mencetak gol besar, dan gol tersebut bikin daerah lain cuma bisa mengelus dada.

Tapi, apa artinya DBH besar jika manfaatnya tidak terasa di tengah-tengah masyarakat? Muba, dengan segala potensi kekayaan alamnya, memang sedang duduk di atas ladang emas. Tetapi apakah masyarakatnya benar-benar merasakan manfaatnya? Apakah dana sebesar itu hanya berputar di lingkaran terbatas atau malah menjadi “jatah” segelintir orang saja? Nah, ini yang perlu dijawab.

Bambang dengan percaya diri menyatakan, “Kabupaten Musi Banyuasin memiliki sumber daya alam yang melimpah, jadi wajar kalau DBH-nya besar.

” Hmm, jika dikaitkan dengan pepatah, “Bumi yang kaya raya, pasti menghasilkan rejeki,” kata-kata ini bisa jadi benar adanya. Muba yang kaya minyak dan gas memang berhak mendapatkan bagian besar, namun yang menjadi persoalan adalah apakah pengelolaan kekayaan alam itu sudah optimal? Jika tidak, dana DBH yang besar ini bisa jadi cuma, seperti kue lebaran yang cuma dilihat orang, tapi nggak kebagian potongan.

Bupati Toha dalam kesempatan itu menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan SKK Migas agar potensi migas yang ada bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.

Cuma, kerja sama itu tidak cukup hanya di atas kertas. Jangan sampai nanti yang dibangun cuma infrastruktur megah yang justru malah menambah kemacetan, atau proyek yang cuma berakhir di rapat-rapat panjang yang berisi janji manis.

Kalau kata orang bijak, “Janji tinggal janji, tapi pembangunan harus nyata!” Muba bisa jadi contoh nyata bagaimana DBH ini bisa mengangkat kualitas hidup masyarakat, atau justru malah jadi contoh bagaimana kekayaan alam itu bisa gagal memberikan kesejahteraan.

Mari kita lihat negara-negara yang sudah lebih dulu mengelola sumber daya alamnya dengan bijak. Ambil contoh Norwegia. Negara penghasil minyak ini memiliki Dana Kekayaan Negara yang dikelola secara transparan dan adil, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh rakyat.

Di sektor pendidikan, kesehatan, hingga pensiun, Norwegia membuktikan bahwa kekayaan alam itu tidak hanya untuk menambah kekayaan segelintir orang, tetapi untuk mensejahterakan rakyat banyak.

Begitu juga dengan Brasil, yang meski menghadapi tantangan besar, berhasil menggunakan pendapatan dari migas untuk mengurangi kemiskinan dan membangun infrastruktur yang merata di seluruh penjuru negara. Nah, apakah Muba bisa mencontoh dua negara ini?

Namun, cerita sukses ini bukan tanpa tantangan. Setiap daerah yang kaya akan SDA pasti menghadapi dilema klasik, apakah dana yang masuk benar-benar bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat, atau malah terkubur dalam tumpukan proyek yang tidak jelas manfaatnya?

Tidak jarang kita mendengar cerita di mana dana besar hanya jadi ajang bagi-bagi proyek untuk kepentingan segelintir orang, sementara rakyat yang seharusnya jadi penerima manfaat justru hanya menjadi penonton di pinggir lapangan.

Muba perlu memastikan bahwa dana DBH yang besar ini benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat secara adil. Jangan sampai, seperti pepatah, “Besar gara-gara angin, kecil karena jalan buntu.”

Program-program pembangunan harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup, pendidikan, dan lapangan pekerjaan. Jangan cuma bikin jalan-jalan yang megah, tapi rakyatnya masih kesulitan mencari pekerjaan. Jangan sampai yang kaya tetap yang itu-itu saja.

Muba punya peluang besar untuk menjadi contoh dalam mengelola hasil alamnya, namun peluang ini harus dimanfaatkan dengan bijak. Dana DBH yang besar tidak hanya untuk mempercantik laporan, tetapi harus membawa manfaat langsung bagi masyarakat.

Jangan sampai, seperti pepatah, “Lidah manis, tapi hati penuh minyak.” Kita harus pastikan kalau rakyat benar-benar dapat manfaat nyata dari sumber daya alam yang ada. Kalau enggak, bisa-bisa kita semua cuma jadi penonton yang terus berharap dapat jatah dari hasil tambang yang tak kunjung sampai ke tangan. Ibarat  kata pepatah yang satu ini lagi, “Besar yang penting, tapi yang lebih penting adalah manfaat besar itu harus dirasakan semua orang.”

Muba kaya raya dengan DBH-nya, jangan cuma puas dengan angka besar yang masuk ke kas daerah. Cobalah untuk memastikan kalau dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat banyak, bukan cuma segelintir orang yang menikmati enaknya jadi “bos migas”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alex :  Bukan Ground Breaking, Harusnya Aldiron Plaza Cinde Grand Opening

    Alex :  Bukan Ground Breaking, Harusnya Aldiron Plaza Cinde Grand Opening

    • calendar_month Kamis, 7 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.024
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin di dampingi Pjs. Walikota Palembang H. Akhmad Najib meresmikan pemancangan tiang pertama pembangunan Aldiron Plaza Cinde yang dikerjakan oleh PT. Bumi Pile Nusantara di lokasi Pasar Cinde Palembang, kemarin. Gubernur Alex Noerdin sangat menyayangkan terlambatnya pembangunan Aldiron Plaza Cinde hingga 2 tahun dan tidak bisa digunakan pada pelaksanaan […]

  • Seluruh Instansi Harus Inisiatif, Jangan Tunggu Instruksi Dulu Baru Bergerak

    Seluruh Instansi Harus Inisiatif, Jangan Tunggu Instruksi Dulu Baru Bergerak

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 973
    • 0Komentar

    BENCANA banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Lahat, mendapat perhatian khusus dari Gubernur Sumsel, Herman Deru. Hal tersebut tampak dari kesigapannya memerintahkan instansinya untuk mengirimkan bantuan yang dibutuhkan para korban bencana. Kendati demikian, Herman Deru meminta kepada instansinya supaya tidak harus mendapatkan instruksi terlebih dahulu darinya untuk memberikan bantuan kepada korban bencana. Dengan kata […]

  • SFT 2025: Sport, Tech, Lingkungan Trio Masa Depan

    SFT 2025: Sport, Tech, Lingkungan Trio Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.460
    • 0Komentar

    KALAU biasanya orang bilang “olahraga itu sehat, teknologi itu ribet, dan lingkungan itu hijau”, di Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2025 ketiganya malah dijodohkan jadi pasangan unik, ibarat nasi padang ada rendang, sambal ijo, dan sayur daun singkong. Sendiri-sendiri enak, tapi kalau disatukan… wuih, lengkap dan bikin kenyang masa depan. SFT 2025 masuk semifinal dengan […]

  • Menanti Lahirnya Seni Baru di Era Pandemi

    Menanti Lahirnya Seni Baru di Era Pandemi

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2020
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 1.650
    • 0Komentar

    Pandemi sudah kerap melanda dan membuat kehidupan manusia pun menjadi berubah secara drastis. Termasuk dalam berkesenian. Kalau kita toleh ke belakang,  dari Perang Dunia I dan Perang Dunia II  bahkan sebelumnya, sudah ada pandemi seperti yang terjadi saat ini. Penyebabnya mungkin yang berbeda. Saat ini, Covid 19 yang ‘mengamuk’. Satu hal yang menjadi catatan kita, […]

  • Open House Ratu Dewa, Momen Cair Tanpa Sekat Politik

    Open House Ratu Dewa, Momen Cair Tanpa Sekat Politik

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 110
    • 0Komentar

      DI rumah Dinas Wali Kota Palembang di Jalan Tasik terlihat ramai manusia di hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah Suasana yang hangat, cair, dan nyaris tanpa jarak. Ribuan warga datang silih berganti, ada yang sekadar bersalaman, ada yang berbincang ringan, ada pula yang hanya ingin merasakan dekat dengan pemimpinnya. Namun di antara ramainya tamu, […]

  • Alex Ingin BSB Siap Hadapi Era Persaingan Fintech dengan Perbankan Nasional

    Alex Ingin BSB Siap Hadapi Era Persaingan Fintech dengan Perbankan Nasional

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.306
    • 0Komentar

    “Menetapkan calon Pengurus Bank sesuai aturan yang tercantum dalam anggaran dasar perusahaan maupun diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan,”

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Eu Vat & B2B WooCommerce EU VAT Number WooCommerce Event QR Code Email Tickets WooCommerce Event Ticket Woocommerce Export Products to XLS WooCommerce FedEx Shipping Method WooCommerce File Approval WooCommerce First Order Discount WooCommerce Flash Sales – Increase Black Friday & Cyber Monday Sales WooCommerce Flash Sales Pro – Countdown Timer & Banners