Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Disikat KKP, Bisnis Arwana Super Red Tanpa Izin Kandas di Tengah Jalan

Disikat KKP, Bisnis Arwana Super Red Tanpa Izin Kandas di Tengah Jalan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
  • visibility 894
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau ada ikan yang bisa dibilang “sultan” di dunia akuarium, Arwana Super Red lah jagonya. Ikan ini bukan cuma berenang, tapi juga bawa aura mahal, kayak Rolls-Royce yang hidup di dalam air, ibarat juga Ferrari di dunia otomotif. Tapi sayangnya, masih saja ada manusia yang merasa dirinya lebih licin dari belut, nekad memperdagangkan Arwana Kalimantan ini tanpa izin resmi.

Baru-baru ini, tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menurunkan “pasukan srigala laut” mereka untuk menyegel tiga lokasi usaha ilegal di Pontianak dan Kubu Raya.

Mereka menemukan ratusan ekor Arwana Kalimantan, ikan yang seharusnya dijaga macam mahkota kerajaan,  malah diperjualbelikan tanpa Surat Izin Pemanfaatan Jenis Ikan (SIPJI) dan Surat Angkut Jenis Ikan (SAJI). Kalau di dunia manusia, ini kayak jual berlian pakai kardus bekas, tanpa kuitansi.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara, sudah memperingatkan aspek legalitas itu bukan sekadar formalitas doang. Ini soal menjaga spesies yang sudah masuk daftar “rawan punah” di Red Data Book IUCN, bahkan sudah diborgol di Appendix I CITES sejak 1975. Artinya, Arwana ini levelnya kayak anggota boyband internasional tidak boleh diperlakukan sembarangan, apalagi diperdagangkan pakai jalan belakang.

Penindakan tegas ini bukan semata-mata soal prosedur, tapi lebih kepada mempertahankan warisan hayati negeri. Kita ini dikaruniai kekayaan biodiversitas yang, kalau dijual eceran satu-satu, mungkin cukup buat beli pulau pribadi di Karibia. Tapi kalau cuma dikejar untung jangka pendek, kekayaan itu bakal lenyap kayak es krim di tengah gurun Sahara.

Tiga lokasi disegel, dua pelaku berinisial AH dan AG diamankan. Dengan nada serius  dan mungkin sedikit wajah kecut.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Ipunk, menyampaikan mereka berpotensi kena denda administratif, semoga dendanya cukup berat buat bikin mereka kapok, dan mikir dua kali sebelum jualan ilegal lagi.

Sebenarnya, berbisnis ikan hias itu sah-sah saja, malah bisa jadi ladang rejeki yang basah (secara harfiah dan metaforis). Tapi ya itu tadi, jangan sampai mentalitas “asal cuan” bikin kita lupa ada regulasi dan tanggung jawab moral.

Kata Menteri Sakti Wahyu Trenggono, usaha ikan hias itu harus legal, lestari, dan elegan  kayak jual parfum mahal, bukan jual cilok di pinggir jalan.

Bayangkan, jika semua orang sembarangan ambil dan jual Arwana Kalimantan, nanti anak cucu kita cuma bisa lihat arwana di gambar stiker, bukan di akuarium. Mau? Tentu tidak. Maka mari kita rawat Arwana kita sebagaimana kita merawat akun media sosial penuh cinta, penuh perhatian, dan jangan asal jual tanpa password.

Kalau kata pepatah, “Ada udang di balik batu,” maka di kasus ini jelas ada “arwana di balik izin.” Maka dari itu, mari kita dukung KKP dalam menjaga harta karun negeri ini, supaya Arwana Super Red tetap berenang gagah, bukan tinggal cerita sedih di masa depan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BI Naikan Suku Bunga, Uang Garuda Tetap Terpuruk di Kisaran Rp14.200

    BI Naikan Suku Bunga, Uang Garuda Tetap Terpuruk di Kisaran Rp14.200

    • calendar_month Jumat, 18 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.022
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Hampir beberapa pekan ini uang Garuda berada dilevel terburuknya, dalam perdagangan di pasar valas Jumat sore nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) makin anjlok mendekati Rp14.200 per Dollar AS. Bahkan pemerintah melaluu Bank sentra (BI) berupaya mendongkrak nilai rupiah terhadap dollar AS dengan  menaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). […]

  • Disambut Seperti Penganten, Kedatangan Kloter 1 Embarkasi Solo di Mekkah

    Disambut Seperti Penganten, Kedatangan Kloter 1 Embarkasi Solo di Mekkah

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 468
    • 0Komentar

    KEDATANGAN 358 jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam kloter 1 Embarkasi Solo (SOC 1) mendapat sambutan sukacita dari Lembaga Mutowwif Haji Asia Tenggara di Hotel, Kiswah, Jarwal – Makkah karena disambut dengan bunyi petasan seperti pengantin. Mereka diberangkatkan dengan 8 bus dari Bir Ali Madinah pukul 17.35 WAS. Tepat pukul 23.00 waktu Arab Saudi (WAS) […]

  • Stop Pengembangan Urea, Pupuk Indonesia Mulai Fokus Kembangkan NPK

    Stop Pengembangan Urea, Pupuk Indonesia Mulai Fokus Kembangkan NPK

    • calendar_month Selasa, 12 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.242
    • 0Komentar

    “Pupuk Indonesia Group telah melakukan berbagai proyek pengembangan dan melakukan revitalisasi, yaitu mengganti pabrik yang sudah tua dengan pabrik yang lebih canggih dan hemat konsumsi gasnya,”

  • 9 Program Prioritas HDMY, Apa Saja ?

    9 Program Prioritas HDMY, Apa Saja ?

    • calendar_month Selasa, 2 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 705
    • 0Komentar

    Oleh : One SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumsel- Wakil Gubernur Sumsel Herman Deru dan Mawardi Yahya ke depan sudah mulai bekerja untuk rakyat Sumsel usai dilantik di Istana Negara oleh Presiden RI Joko Widodo. Sesuai janji kampanyenya, ke dua pasangan tersebut menyiapkan 9 program prioritas selama 5 tahun ke depan. Kesembilan program prioritas tersebut tak […]

  • Corona Meningkat, Pemerintah akan Meningkatkan Faskes COVID-19 Hingga 40 Persen

    Corona Meningkat, Pemerintah akan Meningkatkan Faskes COVID-19 Hingga 40 Persen

    • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 944
    • 0Komentar

    PEMERINTAH menargetkan peningkatan fasilitas kesehatan (faskes) khusus COVID-19 di Pulau Jawa dan Bali hingga mencapai 40 persen. Sehingga, penanganan lonjakan kasus positif COVID-19 dapat diredam secara optimal dalam beberapa waktu ke depan. “Target pemerintah adalah ruang isolasi dan ruang perawatan intensif di seluruh Jawa dan Bali akan ditingkatkan 40 persen,” ujar Juru Bicara Menteri Komunikasi […]

  • Monitoring Kepatuhan Protokol Kesehatan Tingkat Nasional (Update Per 15 Agustus 2021)

    Monitoring Kepatuhan Protokol Kesehatan Tingkat Nasional (Update Per 15 Agustus 2021)

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 781
    • 0Komentar

    Alur dan Sumber data Data monitoring perubahan perilaku didapatkan berdasarkan laporan real-time para personil TNI, POLRI, dan duta perubahan perilaku menggunakan aplikasi perubahan perilaku yang tersambung dengan sistem Bersatu Lawan Covid-19 (BLC): satu data Covid-19 Nasional. Data dikirimkan secara real-time pada lokasi titik-titik kerumunan yang mencakup pasar, tempat wisata, jalan umum, tempat olahraga publik/RPTRA, rumah atau wilayah pemukiman, restoran/kedai, […]

expand_less
WordPress Archive Sterling | Responsive WordPress Theme Sticky HTML5 Music Player WordPress Plugin Sticky Radio Player WordPress Plugin – Full Width Shoutcast and Icecast HTML5 Player Still - Steel Factory & Manufacturing Elementor Template kit Stock Market & Forex Charts | WordPress Plugin Stock Photos – WordPress Plugin Stockholm – A Genuinely Multi-Concept Theme Stockie – Multi-purpose Creative WooCommerce Theme Stockton – Business & Financial Consulting WordPress Theme StockUpp Advanced Shipping for WooCommerce