Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Pemerintah + Developer = Kombinasi Epic buat Industri Gim Lokal

Pemerintah + Developer = Kombinasi Epic buat Industri Gim Lokal

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
  • visibility 859
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di balik layar laptop yang masih ada stiker “Core i3 Inside” dan tumpukan mi instan di pojok meja, industri gim Indonesia sedang menggeliat. Bukan cuma menggeliat karena pinggang pegal habis duduk coding 12 jam, tapi menggeliat karena ada harapan kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) dan Asosiasi Game Indonesia (AGI) yang kini makin mesra.

Belum lama ini, di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta tempat yang namanya saja sudah seperti judul sinetron Ramadan terjadi audiensi strategis. Kemenekraf yang kini dinakhodai Teuku Riefky Harsya duduk semeja dengan para pelaku industri gim lokal. Tujuannya? Bukan buat mabar Mobile Legends, tapi membahas bagaimana caranya gim lokal bisa naik kasta. Dari yang dulunya “cuma lucu-lucuan” di Play Store, jadi produk kreatif yang bisa bersaing di kancah internasional.

Industri gim kita bukan sekadar tempat pelarian dari tugas kantor atau skripsi yang tak kunjung kelar. Industri ini adalah mesin ekonomi baru the new engine of growth, kata Pak Menteri. Dan benar saja, kalau dulu anak muda dibilang “nggak ada kerjaan” karena main gim, sekarang malah bisa jadi CEO studio gim indie.

Indonesia tak boleh ketinggalan dari negara tetangga. Lihat Korea Selatan, mereka tidak cuma jago bikin K-Drama dan skincare, tapi juga punya ekosistem gim yang bisa membuat dunia ternganga. Bahkan Vietnam, yang dulu terkenal karena pho dan semangat juangnya, sekarang punya gim “Flappy Bird” yang sempat bikin dunia stres kolektif. Masa kita cuma jadi penonton?

Langkah konkret pun dijanjikan Kemenekraf pendampingan, program-program pendukung, dan promosi event-event lokal seperti IGDX, Global Game Jam, Game Prime, dan tentu saja Game Seed 2025. Ini bukan sekadar nama-nama keren untuk diketik di spanduk, tapi ladang subur tempat bibit kreatif tumbuh dan bercabang, sampai bisa berbuah ekspor.

Wamenekraf Irene Umar juga menambahkan pentingnya literasi masyarakat soal gim lokal. Karena percuma ada game keren buatan anak bangsa, kalau yang dimainkan warga tetap Candy Crush buatan negeri seberang. Masyarakat perlu disadarkan bahwa main gim lokal itu bukan cuma hiburan, tapi juga dukungan nyata untuk ekonomi digital Indonesia.

AGI Asosiasi Game Indonesia bukan sekadar kumpulan pengembang dan penerbit. Mereka adalah pasukan kreatif yang saban hari berkutat dengan pixel, script, dan deadline. Mereka yang sejak 2013 tak pernah lelah menumbuhkan ekosistem, berharap kolaborasi dengan Kemenekraf bisa menyamakan visi  bahwa industri gim lokal bisa jadi pemain utama, bukan figuran yang cuma muncul di end credit.

Shafiq Husein, sang presiden AGI, berharap audiensi ini bukan sekadar “foto bareng dan pulang”, tapi jadi batu loncatan strategis. Karena jika Indonesia bisa menghasilkan gim lokal yang punya daya saing global, maka bukan mustahil suatu hari nanti, anak muda Indonesia bisa main gim buatan lokal di konsol buatan sendiri. Dream big, play local…..

Kalau Jepang bangga dengan Nintendo, dan Swedia punya Mojang sang pembuat Minecraft, maka Indonesia juga bisa punya identitas digital sendiri. Tapi itu hanya bisa terjadi jika pemerintah, industri, dan masyarakat main di tim yang sama. Jangan sampai gim lokal cuma jadi underdog di negeri sendiri, tapi malah terkenal duluan di luar negeri.

Karena di zaman sekarang, pahlawan bukan cuma yang angkat bambu runcing, tapi juga yang bisa angkat sektor gim lokal dari level underrated ke world-class. Jadi, mari kita dukung gim buatan anak bangsa. Karena siapa tahu, di balik karakter pixel kecil itu, ada pahlawan ekonomi masa depan.

Kalau kamu punya ide buat gim lokal, jangan disimpan di mimpi. Push rank-lah ide itu sampai ke Kemenekraf. Karena siapa tahu, dari kamar sempit dan kopi sachet, lahir gim yang bikin dunia tercengang. Jangan biarkan industri gim lokal terus-terusan jadi gacha kadang dapet dukungan, kadang cuma dapet “try again next year”. Dengan kolaborasi epic ini, kita bisa ngatur strategi, bukan cuma ngandelin hoki. Biar anak bangsa bisa ngembangin gim, bukan cuma ngembangin sabar.

Dan terakhir Gim buatan lokal harus bisa bikin dunia bertanya, “Ini buatan mana nih? Keren banget!”. Bukan sebaliknya. “Ini buatan mana nih? Eh, nggak bisa bahasa Inggris…”
Jadi mari kita kombinasikan strategi, dukungan, dan kopi sachet, karena masa depan ekonomi digital bisa dimulai dari layar 14 inci dan semangat yang epic!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2020, EPS Bank Sumsel Babel Meningkat 11,38%

    2020, EPS Bank Sumsel Babel Meningkat 11,38%

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.675
    • 0Komentar

    BANK Sumsel Babel [BSB] mencatat EPS (Earning per Share) pendapatan perlembar saham pada 2020 mengalai peningkatan cukup baik. Pada tahun 2020 EPS, Bank plat merah milik pemda di Sumsel dan Babel ini mencatat sebesar Rp414.600,-  YoY tumbuh 11,38%  jika dibandingan EPS  tahun 2019 EPS yaitu sebesar Rp372.212,- . Dalam keterangan rilisnya Dirut Bank Sumsel Babel Achmad […]

  • Gangguan Jaringan Kabal Laut, Kominfo Siapkan Jaringan Alternatif

    Gangguan Jaringan Kabal Laut, Kominfo Siapkan Jaringan Alternatif

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.169
    • 0Komentar

    DALAM seminggu terakhir, terjadi gangguan jaringan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) rute Jakarta-Surabaya dan Merauke-Timika dan Kominfo Siapkan jaringan alternatif. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyatakan Kementerian Kominfo bersama PT. Telkom Indonesia telah menyiapkan jaringan alternatif untuk mitigasi gangguan SKKL SMPCS milik PT. Telkom Indonesia rute Merauke-Timika . “Dalam minggu-minggu terakhir telah […]

  • Mengapa Tas adalah Aksesoris Penting di Dunia Fashion?

    Mengapa Tas adalah Aksesoris Penting di Dunia Fashion?

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.660
    • 0Komentar

    Pentingnya tas dalam dunia fashion   Sumselterkini.co.id, [vritimes] -Tas, sebuah aksesoris kecil yang seringkali dianggap sepele, namun memiliki dampak besar dalam dunia fashion. Mari kita jelajahi mengapa tas menjadi aksesoris yang begitu penting dan tidak bisa diabaikan oleh setiap pecinta fashion. Membawa Gaya di Setiap Langkah Tas bukan hanya sekadar wadah untuk membawa barang, tapi lebih […]

  • Ada 250 Duta Genre PP & KB di Kecamatan -Kelurahan Palembang, Ini Misinya..

    Ada 250 Duta Genre PP & KB di Kecamatan -Kelurahan Palembang, Ini Misinya..

    • calendar_month Kamis, 9 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.452
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemilihan Duta GenRe dilakukan secara serentak disetiap kecamatan dan kelurahan dengan mencari, laki-laki dan perempuan yang masih tahap remaja. Selanjutnya Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PP dan KB), mengukuhkan duta genre yang diikuti oleh 250 remaja yang berasal dari 18 kecamatan. Dengan rincian setiap kecamatan  yaitu, 36 orang […]

  • Agar efektif, efisien, transparan & akuntabel penggunaan anggaran, OKI mulai geber flatform bela pengadaan LKPP untuk kerjasama dengan perusahaan pers

    Agar efektif, efisien, transparan & akuntabel penggunaan anggaran, OKI mulai geber flatform bela pengadaan LKPP untuk kerjasama dengan perusahaan pers

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 715
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika segera mengikuti langkah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang terlebih dahulu mengimplementasikan digitalisasi belanja langsung pemerintah melalui flatform Bela pengadaan LKPP khususnya pada belanja publikasi media massa. . Pranata Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Muba, Yuandri, S. STP mengatakan jajaran Diskominfo OKI akan segera mengimplementasikan […]

  • 6 Langkah Jaga Daya Tahan Tubuh

    6 Langkah Jaga Daya Tahan Tubuh

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.200
    • 0Komentar

    AYO jaga daya tahan tubuh dengan 6 langkah mudah. Berjemur di bawah matahari pagi membantu kita mendapatkan asupan Vitamin D. Berolahraga dengan rutin membuat badan jadi lebih bugar. Selanjutnya, pastikan asupan harian kita bergizi dan seimbang. Jangan lupakan air putih, vitamin atau suplemen, juga istirahat yang cukup. Pandemi COVID-19 masih menghadang, mari kita menjaga kondisi […]

expand_less
WordPress Archive Hydd – Creative Multi-Purpose WordPress Theme Hyfinance – Financial Advisor Elementor Template Kit Hygienex – Cleaning Services Elementor Template Kit Hypermart – Fast, Conversion Optimized WooCommerce Theme HyperX – Responsive WordPress Portfolio Theme Ibble – Education WordPress Theme iBid – Multi Vendor Auctions WooCommerce Theme iCalendars Add-on: Chauffeur Taxi Booking System iCarus | Photography Theme for WordPress Icelab – Ice Cream & Frozen Yogurt Shop Elementor Template Kit