Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Pemerintah + Developer = Kombinasi Epic buat Industri Gim Lokal

Pemerintah + Developer = Kombinasi Epic buat Industri Gim Lokal

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
  • visibility 842
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di balik layar laptop yang masih ada stiker “Core i3 Inside” dan tumpukan mi instan di pojok meja, industri gim Indonesia sedang menggeliat. Bukan cuma menggeliat karena pinggang pegal habis duduk coding 12 jam, tapi menggeliat karena ada harapan kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) dan Asosiasi Game Indonesia (AGI) yang kini makin mesra.

Belum lama ini, di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta tempat yang namanya saja sudah seperti judul sinetron Ramadan terjadi audiensi strategis. Kemenekraf yang kini dinakhodai Teuku Riefky Harsya duduk semeja dengan para pelaku industri gim lokal. Tujuannya? Bukan buat mabar Mobile Legends, tapi membahas bagaimana caranya gim lokal bisa naik kasta. Dari yang dulunya “cuma lucu-lucuan” di Play Store, jadi produk kreatif yang bisa bersaing di kancah internasional.

Industri gim kita bukan sekadar tempat pelarian dari tugas kantor atau skripsi yang tak kunjung kelar. Industri ini adalah mesin ekonomi baru the new engine of growth, kata Pak Menteri. Dan benar saja, kalau dulu anak muda dibilang “nggak ada kerjaan” karena main gim, sekarang malah bisa jadi CEO studio gim indie.

Indonesia tak boleh ketinggalan dari negara tetangga. Lihat Korea Selatan, mereka tidak cuma jago bikin K-Drama dan skincare, tapi juga punya ekosistem gim yang bisa membuat dunia ternganga. Bahkan Vietnam, yang dulu terkenal karena pho dan semangat juangnya, sekarang punya gim “Flappy Bird” yang sempat bikin dunia stres kolektif. Masa kita cuma jadi penonton?

Langkah konkret pun dijanjikan Kemenekraf pendampingan, program-program pendukung, dan promosi event-event lokal seperti IGDX, Global Game Jam, Game Prime, dan tentu saja Game Seed 2025. Ini bukan sekadar nama-nama keren untuk diketik di spanduk, tapi ladang subur tempat bibit kreatif tumbuh dan bercabang, sampai bisa berbuah ekspor.

Wamenekraf Irene Umar juga menambahkan pentingnya literasi masyarakat soal gim lokal. Karena percuma ada game keren buatan anak bangsa, kalau yang dimainkan warga tetap Candy Crush buatan negeri seberang. Masyarakat perlu disadarkan bahwa main gim lokal itu bukan cuma hiburan, tapi juga dukungan nyata untuk ekonomi digital Indonesia.

AGI Asosiasi Game Indonesia bukan sekadar kumpulan pengembang dan penerbit. Mereka adalah pasukan kreatif yang saban hari berkutat dengan pixel, script, dan deadline. Mereka yang sejak 2013 tak pernah lelah menumbuhkan ekosistem, berharap kolaborasi dengan Kemenekraf bisa menyamakan visi  bahwa industri gim lokal bisa jadi pemain utama, bukan figuran yang cuma muncul di end credit.

Shafiq Husein, sang presiden AGI, berharap audiensi ini bukan sekadar “foto bareng dan pulang”, tapi jadi batu loncatan strategis. Karena jika Indonesia bisa menghasilkan gim lokal yang punya daya saing global, maka bukan mustahil suatu hari nanti, anak muda Indonesia bisa main gim buatan lokal di konsol buatan sendiri. Dream big, play local…..

Kalau Jepang bangga dengan Nintendo, dan Swedia punya Mojang sang pembuat Minecraft, maka Indonesia juga bisa punya identitas digital sendiri. Tapi itu hanya bisa terjadi jika pemerintah, industri, dan masyarakat main di tim yang sama. Jangan sampai gim lokal cuma jadi underdog di negeri sendiri, tapi malah terkenal duluan di luar negeri.

Karena di zaman sekarang, pahlawan bukan cuma yang angkat bambu runcing, tapi juga yang bisa angkat sektor gim lokal dari level underrated ke world-class. Jadi, mari kita dukung gim buatan anak bangsa. Karena siapa tahu, di balik karakter pixel kecil itu, ada pahlawan ekonomi masa depan.

Kalau kamu punya ide buat gim lokal, jangan disimpan di mimpi. Push rank-lah ide itu sampai ke Kemenekraf. Karena siapa tahu, dari kamar sempit dan kopi sachet, lahir gim yang bikin dunia tercengang. Jangan biarkan industri gim lokal terus-terusan jadi gacha kadang dapet dukungan, kadang cuma dapet “try again next year”. Dengan kolaborasi epic ini, kita bisa ngatur strategi, bukan cuma ngandelin hoki. Biar anak bangsa bisa ngembangin gim, bukan cuma ngembangin sabar.

Dan terakhir Gim buatan lokal harus bisa bikin dunia bertanya, “Ini buatan mana nih? Keren banget!”. Bukan sebaliknya. “Ini buatan mana nih? Eh, nggak bisa bahasa Inggris…”
Jadi mari kita kombinasikan strategi, dukungan, dan kopi sachet, karena masa depan ekonomi digital bisa dimulai dari layar 14 inci dan semangat yang epic!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan ke Washington DC,  Menko Luhut, Bahas dari Urusan Vaksin Hingga Masalah Perubahan Iklim

    Kunjungan ke Washington DC, Menko Luhut, Bahas dari Urusan Vaksin Hingga Masalah Perubahan Iklim

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 743
    • 0Komentar

    KUNJUNGAN itu memang terbilang singkat. Tapi hasilnya lumayan banyak. Bak kata pepatah: sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Begitulah hasil kunjungan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut. B. Pandjaitan bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ke Washington DC, Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Dilansir dari InfoPublik.id, duet menteri itu menjumpai pimpinan sejumlah perusahaan farmasi. […]

  • Pendidik di Muba Borong Prestasi Tingkat Provinsi

    Pendidik di Muba Borong Prestasi Tingkat Provinsi

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 830
    • 0Komentar

    SETELAH mengikuti rangkaian dan tahapan seleksi yang ketat dari tanggal 24 sd 27 Juni 2019, sebanyak tiga orang Guru dan Kepala Sekolah jenjang TK dan SMA di Kabupaten Musi Banyuasin akhirnya membawa prestasi yakni Guru dan Kepala Sekolah Berprestasi tingkat Provinsi Sumsel. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Muba, Musni Wijaya SSos MSi. […]

  • Roadshow ke Bank Sumsel Babel, Gubernur Titip Ini

    Roadshow ke Bank Sumsel Babel, Gubernur Titip Ini

    • calendar_month Selasa, 9 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.506
    • 0Komentar

    Oleh : One SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru [Roadshow] Bank Sumsel Babel [BSB]. Dalam kunjungan tersebut orang nomor satu di Sumsel itu juga memberikan paparan kepada manajemen bank plat merah milik pemerintah daerah Sumsel Babel. Menurut mantap Bupati OKU Timur dua periode itu memberi masukan kepada manajemen agar penyaluran Kredit Usaha Rakyat […]

  • Komit IPC dengan KPK Terkait Program Anti Korupsi & Gratifikasi

    Komit IPC dengan KPK Terkait Program Anti Korupsi & Gratifikasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.081
    • 0Komentar

    PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia menggelar Directorship Program “No Corruption & No Gratification – Amanah pada Jumat (16/4/2021). Program ini dibuka oleh Direktur Utama IPC Arif Suhartono, dengan keynote speaker Komisaris Utama IPC Moermahadi Soerja Djanegara, dan Direktur Antikorupsi Badan Usaha Kedeputian Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Aminudin […]

  • Bersarung Tapi Bersuara Nasional

    Bersarung Tapi Bersuara Nasional

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 600
    • 0Komentar

    LOMBA adu keren antara santri zaman dulu dan santri zaman sekarang, mungkin hasilnya seri, kenapa demikian ?karena  dulu menang soal hafalan, dan  sekarang menang follower Instagram. Tapi jangan salah, dua-duanya tetap cinta negeri dan doyan ngaji, pemandangan ini terasa betul di Santri Summit 2025, ajang yang bikin sarung, semangat, dan suara santri tumplek blek di […]

  • Pemprov Sumsel Pertama Bagikan Insentif Beras kepada ASN & Honorer 

    Pemprov Sumsel Pertama Bagikan Insentif Beras kepada ASN & Honorer 

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.188
    • 0Komentar

    SEJAK diluncurkan 2019 lalu, program pemberian insentif beras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer di lingkungan Pemprov Sumsel terus dipantau kualitasnya oleh Gubernur Sumsel H.Herman Deru. Hal ini terungkap saat Ia menerima audiensi Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumsel dan Babel Ali Ahmad Najih Amsari Aan, di ruang tamu Gubernur,  Selasa (12/1/2021).  Dalam kesempatan […]

expand_less
WordPress Archive Hydd – Creative Multi-Purpose WordPress Theme Hyfinance – Financial Advisor Elementor Template Kit Hygienex – Cleaning Services Elementor Template Kit Hypermart – Fast, Conversion Optimized WooCommerce Theme HyperX – Responsive WordPress Portfolio Theme Ibble – Education WordPress Theme iBid – Multi Vendor Auctions WooCommerce Theme iCalendars Add-on: Chauffeur Taxi Booking System iCarus | Photography Theme for WordPress Icelab – Ice Cream & Frozen Yogurt Shop Elementor Template Kit