Minggu, 8 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Ujian Banjir, Kemenangan Hati

Ujian Banjir, Kemenangan Hati

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
  • visibility 1.208
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Banjir yang melanda Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, bukan sekadar bencana alam, tetapi juga ujian bagi ketangguhan masyarakatnya. Curah hujan tinggi sejak awal Maret membuat ribuan rumah tergenang, memaksa sebagian warga mengungsi, dan mengubah rutinitas sehari-hari. Namun, di balik tantangan itu, ada kisah luar biasa tentang ketahanan, gotong royong, dan semangat yang tak luntur.

Dalam beberapa pekan terakhir, warga Muba harus beradaptasi dengan kondisi yang jauh dari normal. Transportasi berubah drastis—dari yang biasanya menggunakan sepeda motor, kini harus menggunakan perahu atau bahkan ember besar sebagai alat transportasi darurat. Tak sedikit yang terpaksa mengungsi, meninggalkan rumah dan harta benda demi keselamatan keluarga. Meski demikian, semangat untuk bangkit tidak pernah padam. Mereka tetap berusaha menjalani hidup dengan penuh optimisme, bahkan dalam kondisi sulit sekalipun.

Kini, kabar baik akhirnya datang, air mulai surut, jalanan kembali terlihat, dan kehidupan berangsur normal. Namun, lebih dari sekadar menunggu surutnya air, masyarakat justru menunjukkan kekuatan luar biasa dalam menghadapi bencana ini. Gotong royong menjadi kunci. Mereka yang rumahnya lebih dulu kering membantu tetangga yang masih berjuang melawan lumpur dan sisa genangan. Warga bahu-membahu membersihkan lingkungan, berbagi makanan, dan saling menguatkan untuk bangkit dari keterpurukan.

Bupati Muba, H. M. Toha, SH, menyampaikan apresiasi atas ketangguhan warganya. “Alhamdulillah, air sudah surut, dan kita bisa kembali bersiap menyambut Lebaran dengan suka cita. Pemerintah terus berupaya membantu pemulihan, memastikan warga tetap mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ujarnya, Jumat (28/3/2025).

Dari data BPBD, Kecamatan Sekayu menjadi wilayah terdampak terparah dengan ribuan kepala keluarga harus mengungsi. Namun, warga tak kehilangan akal. Ada yang tetap berjualan nasi uduk di atas meja yang ditopang drum, ada yang menggunakan perahu sebagai ‘kendaraan dinas’ sementara. Kreativitas ini mencerminkan bahwa semangat bertahan hidup dan daya juang masyarakat Muba sungguh luar biasa.

Di beberapa daerah lain, banjir juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk semakin solid. Para pemuda bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu agar anak-anak bisa tetap berangkat sekolah, sementara kelompok ibu-ibu memasak makanan untuk dibagikan kepada warga yang masih terdampak. Bahkan, di tengah keterbatasan, ada yang tetap menjaga ibadah dengan mendirikan musala darurat di tempat pengungsian. Ini bukti bahwa di tengah bencana, solidaritas tetap menjadi kekuatan utama masyarakat Muba.

Banjir boleh saja menghambat aktivitas, tetapi tak bisa meredam semangat warga untuk menyambut Idul Fitri. Ketika air mulai menyusut, persiapan Lebaran pun kembali menggeliat.

Namun, di balik euforia menyambut Idul Fitri, ada pelajaran berharga yang harus diingat. Bencana ini menjadi pengingat bahwa perubahan iklim semakin nyata, dan kita perlu kesiapan lebih baik dalam menghadapi ancaman serupa di masa depan.

Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk menguatkan sistem mitigasi bencana, memperbaiki tata kelola lingkungan, serta memastikan kesiapan infrastruktur agar kejadian serupa tidak kembali membawa dampak besar.

Selain itu, perlu ada kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan agar banjir tidak menjadi langganan tahunan. Pembuangan sampah sembarangan, deforestasi liar, dan kurangnya sistem drainase yang memadai adalah beberapa faktor yang harus segera dibenahi.

Pemerintah daerah perlu merancang strategi jangka panjang untuk meningkatkan sistem tata kota yang ramah lingkungan dan tangguh terhadap bencana. Seperti yang disampaikan Bupati Toha, “Musim hujan masih berlangsung, jadi tetap siaga. Tapi yang terpenting, sebentar lagi Lebaran, mari kita Rayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan dan rasa syukur.”

Banjir bisa datang dan pergi, tetapi semangat warga Muba? Tak akan pernah surut. Mereka adalah bukti nyata bahwa ketahanan, kebersamaan, dan optimisme dapat mengalahkan segala rintangan.

Dengan hati penuh syukur, mereka menyambut hari kemenangan, siap menatap masa depan yang lebih baik. Lebaran kali ini bukan hanya tentang kemenangan setelah sebulan berpuasa, tetapi juga kemenangan atas ujian yang telah mereka lewati dengan penuh keteguhan.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dihadapkan Gub. Sumsel, Bupati Mura Laporkan 1 Bayi Sembuh dari COVID-19

    Dihadapkan Gub. Sumsel, Bupati Mura Laporkan 1 Bayi Sembuh dari COVID-19

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.114
    • 0Komentar

    BUPATI sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid19 Kabupaten Musi Rawas Hendra Gunawan mengatakan saat ini Kabupaten Musi Rawas untuk ODP ada 32 orang, PDP 9 orang, kemudian pasien yang positif 17 orang. “Alhamdulilah baru satu 1 bayi yang sembuh dan 16 orang lainnya di isolasi dalam kondisi sehat. Mudah- mudahan semua sehat begitu juga virus […]

  • DPRD Muba Sampaikan Dua Raperda Prakarsa

    DPRD Muba Sampaikan Dua Raperda Prakarsa

    • calendar_month Senin, 3 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 971
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU, –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin menyampaikan penjelasan Dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), tentang Pengelolaan Zakat, Infak, Sedakah, dan Raperda tentang Retrebusi Pelayanan Tera/ Tera Ulang dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan III Rapat Ke-29, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba, Senin (3/12/2018). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Muba Jon Kennedi dan […]

  • Penggiat Literasi Maspril Aries Juara Menulis “Dukung Geopark Suoh”

    Penggiat Literasi Maspril Aries Juara Menulis “Dukung Geopark Suoh”

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.655
    • 0Komentar

    PANDEMI Covid-19 yang melanda Indonesia membuat  panitia menulis bertema “Dukung Geopark (Taman Bumi) Suoh“ menunda pengumuman pemenang lomba. Selasa (7/7) panitian akhirnya mengumumkan pemenang lomba yang diprakarsai Lamban Baca Lambar. Lomba diselenggarakan dalam rangka mendukung Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) mewujudkan taman bumi (Geopark) Suoh. Maspril Aries penggiat Kaki Bukit Literasi dari Palembang berhasil keluar […]

  • Desa Bukit Jaya Muba Raih Juara Tingkat Nasional Perpustakaan Umum, Bunda Baca : Pacu Desa untuk Berprestasi

    Desa Bukit Jaya Muba Raih Juara Tingkat Nasional Perpustakaan Umum, Bunda Baca : Pacu Desa untuk Berprestasi

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.194
    • 0Komentar

    PRESTASI Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus ditorehkan, kali ini Perpustakaan Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin Terpilih sebagai Perpustakaan Desa Terbaik mewakili Sumsel dan berhasil meraih Juara 2 Pada Cluster B Tingkat Nasional. Hal ini terungkap saat Pengumuman Pemenang Lomba Perpustakaan Umum Terbaik Desa/Kelurahan Tahun 2020 Secara Virtual, Selasa (20/10/2020). Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi […]

  • Agar PKH Tepat Sasaran, Ini Yang Dilakukan Kecamatan Betung

    Agar PKH Tepat Sasaran, Ini Yang Dilakukan Kecamatan Betung

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.240
    • 0Komentar

    KECAMATAN Betung Kabupaten Banyuasin memasang stiker untuk 1.314 Kepala Keluarga [KK] yang menerima Program Keluarga Harapan [PKH].Stiker tersebut dipasang agar PKH tepat sasaran. “Striker dipasang agar tidak ada lagi pro dan kontra terkait dengan PKH, karena selama ini dinilai tidak tepat sasaran,” ungkap Camat Kecamatan Betung Sobir melalui Sekrataris Camat Yudhi Santoso, Selasa [1/9/2019]. Menurutnya […]

  • Gelar Sekolah Tatap Muka, Ini Syarat Yang Harus Dipenuhi

    Gelar Sekolah Tatap Muka, Ini Syarat Yang Harus Dipenuhi

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 820
    • 0Komentar

      KEBIJAKAN Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-4 yang dilakukan pemerintah dalam sebulan terakhir menunjukkan hasil yang signifikan. Sejumlah daerah kasus positifnya COVID-19 menurun. Karena itu, pada perpanjangan PPKM 24-30 Agustus 2021, sejumlah daerah yang semula berstatus Level 4 turun menjadi Level 3. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim mengatakan sekolah boleh […]

expand_less
WordPress Archive Hoexr – Hotel Booking WordPress Theme Holadoc – Online Doctor Consultation Elementor Template Kit Holdings Realty – Single Property WordPress Theme Holistic Center – Wellness and Spa Salon WordPress Theme Holistiq – Holistic Wellness & Alternative Medicine FSE WordPress Theme Holmes – Digital Agency WordPress Theme Holy – Church & Charity Template Kit Hombi – Digital Agency Elementor Template Kit Homco – Home Interior Design Services Elementor Template Kit Home Shop – WooCommerce Theme