Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » “BMKT di Musi: Dari Harta Karun Tersembunyi ke Destinasi Wisata Edukasi!”

“BMKT di Musi: Dari Harta Karun Tersembunyi ke Destinasi Wisata Edukasi!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
  • visibility 1.029
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- Siapa sangka Sungai Musi bukan cuma tempat buat lihat kapal tongkang lewat atau duduk santai ngopi sore?  Ternyata di dasarnya ada harta karun! Eh, jangan keburu mikir ada peti emas bajak laut atau permata ala film Hollywood. Harta yang satu ini lebih kece, benda-benda bersejarah peninggalan kapal-kapal yang tenggelam!.

Tapi ada masalah, gengs! Benda-benda ini selama ini banyak diambil warga pinggiran sungai dan langsung dijual murah ke tengkulak atau kolektor gelap. Nyesek gak tuh? Makanya, biar gak makin banyak yang hilang tanpa jejak, Pemkot Palembang langsung gercep buat nyelametin warisan sejarah ini. Bukan cuma buat disimpen di museum doang.

Apalagi Palembang emang udah terkenal dengan sejarah panjangnya, dari zaman Kerajaan Sriwijaya sampai era kolonial. Tapi yang banyak orang gak sadar, sungai yang jadi ikon kota ini ternyata masih nyimpen banyak peninggalan kuno di dasarnya. Bisa jadi sisa-sisa perdagangan zaman dulu, bisa juga artefak berharga yang jatuh dari kapal dagang ratusan tahun lalu.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa dan Wakilnya, Prima Salam, sadar kalau ini bukan hal sepele. Makanya mereka gercep teken nota kesepakatan alias MoU bareng Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Intinya? Mereka bakal serius ngurusin benda-benda bersejarah yang masih terpendam di dasar Sungai Musi biar gak ilang begitu aja.

Bayangin deh, kalau benda-benda ini bisa dikumpulin dan dijaga dengan baik, bukan cuma bakal memperkaya sejarah Palembang, tapi juga bisa jadi daya tarik wisata baru. Bisa jadi, benda yang selama ini dianggap “barang rongsokan” ternyata punya nilai sejarah dan ekonomi yang lebih gede dari yang kita kira!

Gak bisa dipungkiri, selama ini banyak warga yang nemuin barang-barang kuno di dasar sungai. Karena faktor ekonomi, yaudah langsung dijual murah aja ke tengkulak. Toh, mereka butuh uang buat kehidupan sehari-hari. Tapi kalau kita pikir panjang, ini sayang banget!

Makanya, Pemkot Palembang gak cuma mau sekadar nyelametin barang-barang ini. Mereka juga bakal kasih edukasi dan pembinaan ke warga sekitar. Jadi, bukan cuma benda sejarah yang selamat, tapi juga warga bisa dapet manfaat ekonomi yang lebih besar.

Coba bayangin kalau benda-benda bersejarah ini dikumpulin dan dipamerin di museum atau dijadiin spot wisata edukasi? Gak cuma keren, tapi juga bisa narik wisatawan lokal dan mancanegara. Dengan begitu, masyarakat yang selama ini nyari benda-benda di Sungai Musi juga bisa dapet keuntungan lebih dari sekadar jual cepat ke tengkulak.

Gak cuma sekadar MoU doang nih! Setelah kesepakatan ini diteken, bakal ada tim khusus yang turun langsung ke Sungai Musi buat ngelakuin penyelamatan benda-benda bersejarah ini dengan cara yang lebih terorganisir. Bukan asal comot, tapi juga didokumentasiin, diteliti, dan dikaji nilai sejarahnya.

Bayangin aja, nanti bakal ada penyelam-penyelam profesional yang “berburu harta karun” di dasar Sungai Musi. Bisa aja mereka nemuin porselen kuno, koin emas zaman dulu, atau bahkan benda-benda peninggalan kapal dagang yang udah ratusan tahun tenggelam! Ini bukan cuma keren buat sejarah Palembang, tapi juga bisa jadi aset budaya yang bikin kota ini makin terkenal di kancah internasional.

Jadi, jangan kaget kalau nanti kamu liat ada tim yang mondar-mandir di Sungai Musi pake peralatan selam canggih. Mereka bukan lagi syuting reality show, bro, tapi lagi ngejaga warisan sejarah kita!

Nah, langkah selanjutnya? Pemkot Palembang dan KKP bakal bikin Rencana Aksi buat penyelamatan dan pengelolaan barang-barang temuan bawah air ini. Artinya, benda-benda sejarah yang berhasil diselamatkan gak cuma bakal disimpen di gudang, tapi bisa dimanfaatkan buat edukasi dan wisata.

Coba bayangin kalau nanti ada museum bawah air yang isinya benda-benda bersejarah dari Sungai Musi. Wisatawan bisa liat langsung peninggalan kapal tenggelam, artefak kuno, bahkan mungkin sisa-sisa perahu dari zaman Kerajaan Sriwijaya! Bisa jadi tempat keren buat sekolah-sekolah belajar sejarah sambil tetap seru-seruan.

Bukan cuma itu, kalau ini dikelola dengan bener, bisa banget jadi sumber pendapatan baru buat Palembang. Dari tiket masuk wisata, suvenir, sampai peluang kerja buat warga lokal. Jadi, warisan sejarahnya tetap terjaga, tapi warga juga dapet manfaatnya. Win-win solution, ?

Jadi bro, kalau nanti liat ada orang sibuk-sibuk di Sungai Musi pake alat selam dan bawa barang aneh-aneh, jangan langsung dikira lagi syuting film dokumenter ya! Bisa jadi mereka lagi nyelametin sejarah kita yang hampir ilang ke tangan orang asing.

Langkah Pemkot Palembang ini gak cuma soal ngurusin barang antik, tapi juga buat masa depan kota ini. Dengan sejarah yang terjaga, wisata yang berkembang, dan warga yang lebih sejahtera, Palembang bisa makin kece di mata dunia!

So, siap dukung gerakan ini biar Palembang makin keren? Atau masih berharap ketemu peti harta karun beneran? Siapa tahu kan, tiba-tiba nemu sesuatu yang bikin dunia heboh?.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ciptakan Pelestarian Budaya, Wisatawan Naik Candi Dibatasi

    Ciptakan Pelestarian Budaya, Wisatawan Naik Candi Dibatasi

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 477
    • 0Komentar

    PT TAMAN Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko mendukung akses naik dengan pembatasan kuota bagi wisatawan yang akan naik ke Candi untuk menjaga kelestarian budaya dan keamanan pengunjung. Hal ini dilakukan untuk menjaga pelestarian bangunan Candi Borobudur serta turut menegaskan prinsip pariwisata berkualitas di destinasi wisata Borobudur. Terkait hal tersebut, PT TWC berkoordinasi dengan […]

  • Masyarakat Pernah Diminta Biaya, Mensos Imbau Penerima Bansos Tolak Pungutan

    Masyarakat Pernah Diminta Biaya, Mensos Imbau Penerima Bansos Tolak Pungutan

    • calendar_month Kamis, 29 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 944
    • 0Komentar

    MENTERI Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengimbau masyarakat penerima bantuan sosial (bansos) di antaranya Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/ Program Sembako untuk menolak, jika diminta pungutan dalam bentuk apapun. Dalam keterangan tertulis pada Rabu (28/7/2021) usai inspeksi mendadak di RT 03/ RW 03 Kota Tangerang, Provinsi Banten, […]

  • Tiga Raperda Muba Disetujui DPRD

    Tiga Raperda Muba Disetujui DPRD

    • calendar_month Selasa, 13 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 631
    • 0Komentar

    3 (tiga) Raperda yang menjadi usulan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, telah mendapatkan persetujuan dari DPRD kabupaten Muba. Hari ini akan dilakukan pengambilan dan penandatanganan keputusan bersama DPRD dan Bupati Musi Banyuasin, serta mendengarkan  Penyampaian Hasil Laporan Panitia-panitia Khusus DPRD Kabupaten Musi Banyuasin Terhadap 3 (Tiga) Raperda, Senin (12/7/2021) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi […]

  • Koperasi Hidup, Desa Pasti Kuat

    Koperasi Hidup, Desa Pasti Kuat

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 868
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di tanah Sumatera Selatan, kabar baik datang bak durian runtuh 100% desa sudah gelar Musyawarah Desa (Musdes), dan koperasi desa pun bertumbuhan bak cendawan di musim hujan. Tak ayal, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, pun menjura sambil melempar pujian setinggi langit. Katanya, “Sumsel luar biasa!” dan kita pun ikut senyum-senyum, tapi, tunggu […]

  • Tim Sekretariat Wapres Monitoring Persiapan Asian Games

    Tim Sekretariat Wapres Monitoring Persiapan Asian Games

    • calendar_month Kamis, 1 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 829
    • 0Komentar

    Asian Games Palembang tidak hanya sukses penyelenggaraan juga sukses peningkatkan kunjungan wisata.

  • Badan POM Setujui Penggunaan Darurat Vaksin COVID-19 Produksi Sinovac untuk Lansia

    Badan POM Setujui Penggunaan Darurat Vaksin COVID-19 Produksi Sinovac untuk Lansia

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    BADAN Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), pada tanggal 5 Februari 2021, mengeluarkan persetujuan penggunaan darurat vaksin CoronaVac produksi Sinovac untuk digunakan kepada kelompok lanjut usia (lansia) berumur 60 tahun ke atas. Meskipun sudah ada persetujuan penggunaan darurat, vaksinasi terhadap populasi lansia harus dilakukan secara hati-hati karena kelompok tersebut berisiko tinggi dan cenderung memiliki penyakit […]

expand_less
WordPress Archive KnowHow – A Knowledge Base WordPress Theme Knowledge Base | Helpdesk | Support | Wiki Knowledge Base | Helpdesk | Support | Wiki WordPress Plugin Knowledge Base | Helpdesk | Wiki | FAQ WordPress Theme KnowledgeBase, Glossary, FAQ, HelpDesk ChatBot with ChatGPT Knox | Multi-Business Modern WordPress Theme Knox – Technology & Apps Template Kit Koach – Life Coach & Counseling Elementor Template Kit Kodai – Asian Restaurant Elementor Template Kit Kodelaw – Lawyer Attorney Elementor Template Kit