Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » AICIS Digelar, Ini Yang Dibahas

AICIS Digelar, Ini Yang Dibahas

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 30 Apr 2023
  • visibility 5.010
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Jakarta – Para ulama jebolan pondok pesantren, akademisi perguruan tinggi Indonesia, dan sejumlah intelektual asing berkumpul dalam forum Annual Conference on Islamic Studies (AICIS) Tahun 2023.

Banyak persoalan baru yang harus direspons, antara lain terkait “Digital Humanity and Islamic Law”.

“AICIS 2023 mengangkat tema besar “Recontextualizing Fiqh for Equal Humanity and Sustainable Peace”. Ini sebagai upaya menghasilkan rumusan agar praktik keberislaman terus relevan dengan kebutuhan global, khususnya dalam konteks kedamaian, keharmonisan, kesejahteraan kehidupan manusia, termasuk transformasi digital,” terang Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Ali Ramdhani, di Jakarta, Sabtu (29/4/2023).

AICIS 2023 bertujuan mengembangkan perspektif dan merumuskan konsep baru fikih terkait kemanusiaan universal, kemanusiaan digital, dan perdamaian global. Juga, mempromosikan best practices keberagamaan di Indonesia pada kemanusiaan universal dan perdamaian global,” sambung pria yang juga akrab disapa Kang Dhani.

Dari kalangan pesantren, hadir antara lain KH. Dr. (HC) Yahya Cholil Tsaquf (Ketua Umum PBNU/Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang), KH. Dr. (HC). Afifuddin Muhajir (Pengasuh Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Situbondo), dan KH. Dr. Muhammad Nahe’I, MA (alumni Ma’had Aly dan Institut Agama Islam Ibrahimy Situbondo).

“Pendidikan fikih strategis dalam rangka menanamkan fikih ke dalam masyarakat muslim. Kehadiran ulama pesantren sangat penting karena pesantren terbukti menjadi lembaga pendidikan yang mampu menyiapkan ahli-ahli fikih yang mumpuni. Pendidikan fikih di pesantren layak dijadikan model dalam pendidikan fikih di Nusantara bahkan dunia,” jelas Kang Dhani.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ahmad Zainul Hamdi menambahkan, kemanusiaan digital menjadi salah satu tema penting yang relevan dikaji. “Dunia saat ini dihadapkan pada anomali seiring kemajuan informasi dan teknologi. Selain kemudahan, era digital juga membawa banyak masalah, mulai dari perlindungan privasi, pencemaran nama baik, kebebasan berpendapat dan berekspresi di media sosial,” ujar Inung, sapaan akrabnya.

Topik relevan lainnya, lanjut Inung, berkenaan dengan pemasaran digital (bisnis online), anti-plagiarisme, penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam penyelesaian sengketa hukum Islam di pengadilan agama. Selain itu, katanya, dibahas juga peran lembaga keagamaan dalam melawan kekerasan dalam rumah tangga di era digital, memberdayakan kepala rumah tangga perempuan melalui konsep mubadalah dalam pemberdayaan ekonomi, dan menganalisis perspektif hukum Islam tentang kejahatan siber.

“Fikih harus berkontribusi dalam menyelesaikan masalah-masalah kontemporer di era digital ini. Konsep keseimbangan antara hak dan kewajiban, menjaga kehormatan dan melindungi privasi di domain publik dalam wacana fikih perlu dikembangkan menjadi paradigma baru dari kemanusiaan digital,” paparnya.

Relevansi Fikih

Ajang kali ke-22 ini akan berlangsung di Surabaya, 2-5 Mei 2023. Acara ini juga akan membahas empat sesi pleno. Pertama, “Rethinking Fiqh for Non-violent Religious Practices”. Sesi tersebut akan dipimpin Prof. Akh. Muzakki, M.Ag, GRAD.DIP.SEA, M.PIL, Ph.D dan akan melibatkan tiga pembicara: KH. Dr. (HC). Yahya Cholil Staquf dari Indonesia, Prof. Dr. Siti Ruhaini Dzuhayatin, MA dari Indonesia, dan Prof. Abdullahi Ahmed An Na’im dari Amerika Serikat.

“Sesi ini akan mengkaji ulang sejumlah konsep fikih klasik yang berkenaan dengan perang, hubungan antaragama, dan status minoritas. Hal itu perlu dilakukan reinterpretasi dan rekontekstualisasi agar Fikih selaras dengan perubahan yang mendukung masyarakat yang damai dan toleran,” tuturnya.

Kedua, “Recounting Fiqh for Religious Harmony”. Sesi tersebut akan dipimpin oleh Dr. Muhammad Syairozi Dimyati Ilyas, Lc, MA. Ada empat pembicara, yaitu: Prof. Dr. Usamah Al-Sayyid Al Azhary dari Universitas Al Azhar di Mesir, Muhammad Al Marakiby, Ph.D dari Mesir, Dr. Muhammad Nahe’i, MA dari Indonesia, dan Prof. Dr. Rahimin Affandi Bin Abdul Rahim dari Malaysia.

“Sesi ini membahas sejumlah doktrin, fatwa, dan rumusan fikih yang dinilai berdampak pada hubungan antaragama. Misalnya, pembangunan rumah ibadah, ucapan hari raya keagamaan, perkawinan beda agama, dan pemurtadan. Ini penting dilakukan agar fikih tidak menjadi pembenaran bagi intoleransi beragama,” sebut Inung.

Ketiga, “Maqashid al-Syariah as a Reference and Framework of Fiqh for Humanity.” Sesi tersebut akan dipimpin oleh Prof. Siti Aisyah, MA, Ph.D dan akan melibatkan tiga pembicara: Prof. Mashood A. Baderin dari Inggris, KH. Dr. (HC). Afifuddin Muhajir dari Indonesia, dan Prof. Dr. Şadi Eren dari Turki.

“Bagaimana maqashid al-syariah menjadi acuan dalam memecahkan persoalan manusia belum dirumuskan secara jelas dan komprehensif. Padahal, fikih harus memberikan solusi yang didasarkan pada kemaslahatan umat dan kemanusiaan. Sesi ini akan membahas bagaimana kontribusi fikih dalam mengatasi persoalan manusia dapat dirumuskan dengan lebih baik,” jelas Inung.

Keempat, “The Negotiated Shari’ah: Between Religiosity and Humanity in Current Development of Indonesia.” Sesi tersebut akan dipimpin oleh Prof. Dr. Eka Srimulyani dan akan melibatkan tiga pembicara: Prof. Tim Lindsey Ph.D dari Australia, Prof. Dr. Mohd. Roslan Bin Mohd Nor dari Malaysia, dan Allisa Qotrunnada Wahid dari Indonesia.

Konferensi Digital

Sementara Kasubdit Akademik Diktis Abdullah Faqih mengatakan, penyelenggaraan AICIS 2023 di Surabaya akan memanfaatkan teknologi digital yang tersedia. Beberapa teknologi digital yang akan digunakan di antaranya electronic attendance. Para peserta AICIS cukup menunjukkan barcode dari kartu kepesertaannya untuk menunjukkan kehadirannya di masing-masing sesi.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ingatkan Warga Palembang, Wako : PSBB Bukanlah Larangan, Tapi Pembatasan

    Ingatkan Warga Palembang, Wako : PSBB Bukanlah Larangan, Tapi Pembatasan

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 783
    • 0Komentar

    WALIKOTA Palembang Harnojoyo kembali mengingatkan PSBB Bukanlah sebuah larangan dengan sebuah pembatasan yang dapat dilakukan masyarakat  dengan menggunakan protokol kesehatan yang ada. “Saya kembali mengingatkan bahwa PSBB sebagai pembatasan bukan pelarangan kegiatan guna memutus rantai penyebaran covid 19,”Harnojoyo  Rapat sekaligus sosialisasi perubahan peraturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap II Kota Palembang di Rumah dinas […]

  • 11 Tenaga Kesehatan, Dokter dan Bidan PTT di Muba Disumpah PNS Lewat Vidcon

    11 Tenaga Kesehatan, Dokter dan Bidan PTT di Muba Disumpah PNS Lewat Vidcon

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 674
    • 0Komentar

    MESKI aktifitas roda Pemerintahan dibatasi di tengah wabah Covid-19 atau virus corona ini, namun Pemkab Muba berupaya agar pelayanan publik khususnya pelayanan kesehatan di Muba terus berjalan maksimal kepada masyarakat Muba. Berkenaan dengan ditetapkannya Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13.A Tahun 2020 tentang Penetapan Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat […]

  • Ciliwung Ternyata Bisa Jadi Sumber Listrik, Wamen Ungkap Potensinya

    Ciliwung Ternyata Bisa Jadi Sumber Listrik, Wamen Ungkap Potensinya

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Ciliwung ternyata bisa jadi sumber listrik karena debit aliran sungai yang cukup deras dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Potensi tersebut disampaikan Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Diaz Hendropriyono saat menyusuri Sungai Ciliwung dalam rangkaian peringatan Hari Sungai Sedunia 2026, Minggu (27/9/2026). Saat […]

  • Tips Fotografer Untuk Punya Foto Golf yang Aesthetic di Malam Hari, Pakai HP Lipat Samsung

    Tips Fotografer Untuk Punya Foto Golf yang Aesthetic di Malam Hari, Pakai HP Lipat Samsung

    • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.108
    • 0Komentar

    Fotografer Muhammad Sadam mengungkap beragam tekni sport photography menggunakan Galaxy Z Fold5   Kini olahraga telah berkembang menjadi tren gaya hidup di kalangan masyarakat. Karena selain bisa mendapatkan tubuh yang lebih sehat, tidak jarang olahraga adalah waktunya bertemu teman hingga rekan bisnis. Dan tidak hanya berhenti disitu,  tak jarang momen olahraga dijadikan kesempatan membuat konten, […]

  • Kemala Bakal Gelar Seminar Minat Baca Secara Virtual

    Kemala Bakal Gelar Seminar Minat Baca Secara Virtual

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 841
    • 0Komentar

    KETUA Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Musi Banyuasin Hj Thia Yufada sekaligus sebagai Bunda Baca Muba diminta menjadi keynote speaker (pembicara) pada kegiatan Pelantikan Keluarga Mahasiswa Lalan (Kemala) dan Seminar Minat Baca. Hal ini disampaikan Kemala UIN Raden Fatah Palembang pada saat beraudiensi dengan Ketua TP PKK Muba di Ruang Rapat […]

  • DWP Muba Terus Gencar Beri Perlindungan Perempuan & Anak

    DWP Muba Terus Gencar Beri Perlindungan Perempuan & Anak

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 855
    • 0Komentar

    MESKI Kabupaten Musi Banyuasin dinilai telah memenuhi hak dan perlindungan perempuan dan anak namun Pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPPA) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Muba tetap gencar melakukan upaya-upaya dan implementasi program pemenuhan hak dan kebutuhan perempuan dan anak. Kabupaten Muba yang telah meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Madya […]

expand_less
WordPress Archive Gazek – Customer Review WordPress Theme GDN Magazine Theme Gear HTML5 Audio Player Gearnix – Gaming Gear & Accessories Tailwind CSS WooCommerce Theme Gecko – Powerful Ajax WooCommerce Theme Gedebvge – Responsive One Page Portfolio Theme Gedung- Contractor & Building Construction Elementor Template Kit Geegs – Content Creator & Streamer Elementor Template Kit Geekfolio – Elementor Creative Portfolio & Agency WordPress Theme GeekLove – A Responsive WordPress Wedding Theme