Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bursa & Index » Uang Garuda dan IHSG Melemah, MAMI : Investor Jangan Panik

Uang Garuda dan IHSG Melemah, MAMI : Investor Jangan Panik

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 26 Apr 2018
  • visibility 1.654
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Investor disarankan tidak panik dalam merespons ketidakpastian (uncertainty) di bidang ekonomi untuk menahan kejatuhan nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Chief Economist & Investment Strategist Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Katarina Setiawan mengungkapkan pelemahan rupiah dan IHSG hanya temporer dan lebih banyak dipicu faktor eksternal. Di antaranya rencana kenaikan Fed Funds Rate (FFR), ancaman perang dagang AS-RRT, dan kenaikan imbal hasil (yield) surat utang pemerintah AS.

“Dalam situasi yang sangat bergejolak, investor jangan panik. Biasanya pada panik dan kemudian berhenti karena takut rugi. Ini sangat disayangkan,” kata Katarina dalam konferensi pers mengutip Warta Ekonomi.co.id, di Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Ia pun yakin rupiah dan IHSG akan kembali menguat karena fundamental ekonomi nasional masih kokoh.

“Fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat, ekonominya bertumbuh secara kredibel, pemulihan terjadi bertahap sehingga lebih siap menghadapi goncangan eksternal,” tambahnya.

Nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar AS. Di pasar spot antarbank Jakarta, rupiah selama tahun berjalan (year to date/ytd) atau sejak 2 Januari hingga 25 April  2018 melemah 2,4%. Sementara berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah pada periode yang sama terkoreksi  ke level Rp13.888 meski kemarin menguat 12 poin.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) akan terus memonitor dan mewaspadai risiko berlanjutnya tren pelemahan nilai tukar rupiah yang dipicu oleh gejolak global terhadap berlanjutnya arus keluar asing dari pasar surat berharga negara (SBN) dan saham Indonesia BI mengidentifikasi gejolak tersebut terjadi sebagai dampak kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS), perang dagang AS-China, kenaikan harga minyak, dan eskalasi tensi geopolitik.

Selain itu, gejolak juga bersumber dari kenaikan permintaan valas oleh korporasi domestik terkait kebutuhan pembayaran impor, utang luar negeri, dan dividen yang biasanya cenderung meningkat pada triwulan II.

“Untuk itu, BI akan tetap berada di pasar untuk menjaga stabilitas rupiah sesuai fundamentalnya,” ujar Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo.[WE]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suka Maju Lempuing Jaya Terpilih Tiga Besar Lomba Tingkat Prov.Sumsel, Wabup OKI Bilang Semangat Gotong Royong Bisa Dicontoh

    Suka Maju Lempuing Jaya Terpilih Tiga Besar Lomba Tingkat Prov.Sumsel, Wabup OKI Bilang Semangat Gotong Royong Bisa Dicontoh

    • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 826
    • 0Komentar

    DESA Suka Maju Kecamatan Lempuing Jaya Kabupaten Ogan Komering Ilir berhasil menjadi tiga terbaik pada lomba desa tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2021. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru bertepatan dengan Penyerahan Bantuan Gubernur untuk Desa Persiapan di Griya Agung, Jumat (08/10/2021). . Hendra Anggara, S.STP, Camat Lempuing Jaya mengatakan […]

  • 3 Poin yang Sangat Berpengaruh Tekan Penyebaran Covid-19 di Sumsel

    3 Poin yang Sangat Berpengaruh Tekan Penyebaran Covid-19 di Sumsel

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.232
    • 0Komentar

    TIM gugus tugas penanganan covid-19 Sumsel mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Dimana tiga poin yang cukup berpengaruh dalam meminimalisir penyebaran covid-19 diantaranaya memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan. “Tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Karena dengan cara tersebut penyebaran covid-19 ini dapat dicegah. Kasus ini penyebarannya masih naik turun,” kata […]

  • KTT G20, Presiden Turki Akan Berkunjung ke Indonesia

    KTT G20, Presiden Turki Akan Berkunjung ke Indonesia

    • calendar_month Minggu, 31 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 794
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (30/10/2021). Kedua Presiden membahas sejumlah hal, antara lain rencana kunjungan Presiden Erdogan ke Indonesia. Terkait rencana kunjungan Presiden Erdogan ke Indonesia, Presiden Jokowi telah menerima laporan hasil kunjungan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ke […]

  • HUT ke-20, BUMN Keroyokan Bikin Program Padat Karya Tunai
    CSR

    HUT ke-20, BUMN Keroyokan Bikin Program Padat Karya Tunai

    • calendar_month Minggu, 8 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.252
    • 0Komentar

    Selain bersih-bersih sungai, BUMN dan anak usaha BUMN juga melakukan kegiatan pengecoran jalan desa di Kampung, salah satunya Lorong, Batu Ampar.

  • Sempat Jatuhkan Barang Bukti ke Laut, Kapal Illegal Fishing Asal Malaysia dan Filipina Diamankan KKP, Sempat Kejar Kejaran

    Sempat Jatuhkan Barang Bukti ke Laut, Kapal Illegal Fishing Asal Malaysia dan Filipina Diamankan KKP, Sempat Kejar Kejaran

    • calendar_month Sabtu, 26 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 844
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) dibawah kepemimpinan Menteri Sakti Wahyu Trenggono kembali membuktikan komitmennya dalam memerangi aksi penangkapan ikan secara ilegal di Wilayah Pengelolaan Perikanan negara Republik Indonesia (WPPNRI). Kali ini aksi pencurian ikan oleh kapal asing berbendera Malaysia di Perairan Selat Malaka dan kapal berbendera Filipina di ZEEI Laut Sulawesi berhasil dibekuk Kapal Pengawas […]

  • Pertumbuhan Ekonomi 5,12% & Analisa Wakbek- Mag Zenal : Dagelan Ekonomi dari Bangku Pinggir Sawah

    Pertumbuhan Ekonomi 5,12% & Analisa Wakbek- Mag Zenal : Dagelan Ekonomi dari Bangku Pinggir Sawah

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 756
    • 0Komentar

    EKONOMI Indonesia tumbuh 5,12% pada Triwulan II 2025, B balik angka-angka yang dibacakan pejabat dengan jas resmi dan naskah tebal itu, ada dua tokoh kampung yang jauh lebih orisinal dan jujur dalam mencerna makna pertumbuhan, siapa lagi kalau bukan Wakbek dan Mang Zenal. Mereka tak pakai grafik, tapi pakai logika rumahan, duduk di bangku kayu, […]

expand_less
WordPress Archive Koffe – Cafe & Coffee Shop Template Kit KoKa – MultiPurpose WooCommerce Theme Kold – Air Conditioner & HVAC Repair Service Elementor Template Kit Kologi – Charity NonProfit Elementor Template Kit Kolumn – Blog WordPress Theme Kolyoum – Creative Blog & News WordPress Theme Komo – Bike Rental Shop WordPress Theme Konado – Organic Theme for WooCommerce WordPress Koncrete – Construction & Building Elementor Template Kit Koneksi – Home Wifi Internet Services Elementor Template Kit