Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKI Terkini » Cara Ini OKI Cegah Konflik Pertanahan

Cara Ini OKI Cegah Konflik Pertanahan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
  • visibility 859
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

POTENSI konflik pertanahan mendapat perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Terdapat beberapa masyarakat yang mengklaim bahwa di desanya terdapat tanah hak ulayat. klaim ini berpotensi menimbulkan konflik apabila bersinggungan dengan perusahaan perkebunan, kehutanan dan galian tambang yang ada di OKI
.
“Guna mencegah konflik, Pemkab OKI melakukan identifikasi, sekaligus verifikasi atas klaim tanah ulayat, masyarakat hukum adat, dan hak ulayat” Ujar Sekda OKI H. Husin, S.Pd, MM, M.Pd saat acara Launching Aplikasi Dokter Dispertan dan FGD Penentuan masyarakat hukum adat di OKI, Selasa (23/11)
.
Tanah hak ulayat sendiri adalah tanah persekutuan yang berada di wilayah masyarakat hukum adat yang menurut kenyataannya masih ada. Tanah ulayat ditentukan dengan 3 syarat yaitu adanya tanahnya, adanya masyarakat hukum adat, dan ada hukum adatnya
.
Di era digital seperti sekarang ini, Pemkab OKI melalui Dispertan menyadari akan pentingnya penerapakan sistem e-Government dalam memberikan kepastian penanganan pengaduan sengketa dan konflik pertanahan yang dapat menjangkau masyarakat di seluruh pelosok OKI
.
“Aplikasi Dokter Dispertan, Dokumen Terpadu Elektronik Dinas Pertanahan, menjadi inovasi baru guna mempermudah masyarakat dalam hal pengaduan sengketa dan konflik pertanahan” Sambung Husin
.
Kehadiran aplikasi ini diharapkan menjadi optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi untuk mengeliminasi sekat-sekat birokrasi organisasi, serta membentuk jaringan sistem manajemen dan proses kerja yang memungkinkan instansi-instansi pemerintah bekerja secara terpadu untuk menyederhanakan akses dan transparansi ke semua informasi dan layanan publik yang harus disediakan oleh pemerintah
.
Dari sisi masyarakat, transparansi akan lebih bisa dilihat oleh masyarakat karena syarat utama penggunaan teknogi informasi untuk proses kerja dan pelayanan publik adalah untuk proses pelayanan yang baku dan standar yang jelas, juga akan timbul kejelasan atas langkah-langkah apa yang dilakukan dalam pelayanan.[****]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Ranperda Inisiatif Dewan Mendapat Apresiasi Pemprov Sumsel

    2 Ranperda Inisiatif Dewan Mendapat Apresiasi Pemprov Sumsel

    • calendar_month Senin, 25 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.032
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Sumsel mengapresiasi dan menyambut baik terkait usulan dua rancangan peraturan daerah (ranperda) inisiatif DPRD Sumsel. Kedua, ranperda yang dimaksud yakni ranperda tentang pondok pesantren (ponpes) Provinsi Sumsel serta ranperda tentang arsitekstur bangunan gedung berciri khas provinsi Sumsel. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya saat membacakan tanggapan gubernur Sumsel terkait […]

  • Antisipasi Risiko NPL, BSB Perketat Penyaluran Kredit

    Antisipasi Risiko NPL, BSB Perketat Penyaluran Kredit

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    KETIDAKPASTIAN ekonomi global dan meningkatnya tensi geopolitik, Bank Sumsel Babel (BSB) mulai memasang strategi untuk menjaga kualitas kredit tetap stabil. Bank pembangunan daerah ini memperkuat prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan guna mengantisipasi potensi meningkatnya kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL). Langkah tersebut ditempuh seiring meningkatnya kewaspadaan sektor perbankan terhadap risiko kredit di tengah dinamika ekonomi […]

  • Siap bela timnas di Hanoy, Ragnar Oratmangoen : Insya Allah bisa jadi kenangan yang indah

    Siap bela timnas di Hanoy, Ragnar Oratmangoen : Insya Allah bisa jadi kenangan yang indah

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.251
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Dalam pertandingan tersebut dua penggawa baru Tim Garuda, Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen, kemungkinan besar sudah bisa bermain. Ragnar berharap hal itu dapat terwujud di pertandingan nanti. Pemain Fortuna Sittard itu sudah tak sabar membela Timnas Indonesia. “Saya sangat senang, bangga bisa berada di sini. Saya harap saya bisa mendapatkan debut saya […]

  • Lanjutan Pembangunan Jembatan di Rantau Bayur

    Lanjutan Pembangunan Jembatan di Rantau Bayur

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.454
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru akhirnya  melanjutkan penyelesaian pembangunan jembatan yang terletak di Desa Tebing Abang Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin. Jembatan yang mangkrak pembangunannya sejak tahun 2007 lalu itu diharapkan dapat  menjadi jalan alternatif penghubung Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Muara Enim. Gubernur Herman Deru saat melakukan Ground Breaking lanjutan pembangunan jembatan di […]

  • Penguatan Rantai Industri Halal Perlu Dilakukan Secara Berkesinambungan, Ini Salah Satu Optimasi Peluang UMKM Berkembang

    Penguatan Rantai Industri Halal Perlu Dilakukan Secara Berkesinambungan, Ini Salah Satu Optimasi Peluang UMKM Berkembang

    • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.338
    • 0Komentar

    PEMERINTAH memfasiliitasi infastruktur teknologi informasi dan komunikasi serta pengembangan ekosistem Usaha Mikro Kecil dan Menengah berbasis halal. Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Eddy Satria, mengatakan potensi UMKM berbasis halal sangat besar, Menurutnya, hal itu dllatari peningkatan populasi muslim dunia dan jumlah penduduk muslim Indonesia yang mencapai 229 juta jiwa (87,2 persen) dari […]

  • LPMP Sumsel : 457 SD di Muba Belum SNP

    LPMP Sumsel : 457 SD di Muba Belum SNP

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 751
    • 0Komentar

    LEMBAGA Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumsel menyebutkan berdasarkan pemetaan tahun 2018, 457 Sekolah Dasar [SD] di Kabupaten Musibanyuasin [Muba] belum ada yang memiliki Standar Nasional Pendidikan [SNP]. “Tahun depan kami targetkan dapat SNP karena baru satu sekolah yang menuju SNP, kita dorong semua agar SNP,”ungkapnya Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumsel, Drs Suyato MAp  dalam […]

expand_less
WordPress Archive Catana – Fashion & Minimal WooCommerce WordPress Theme Categories Accordion WooCommercre WordPress Plugin Category Merger for WooCommerce Caterico – Catering Services & Restaurant Elementor Template Kit Catlux – Painting & Wallpapering Elementor Template Kit Cavalier – Gaming Studio WordPress Theme + RTL Cavalier – We Sell the Trends. Woocommerce Theme Caverta – Fine Dining Restaurant WordPress Theme CaYo – Creative Agency Elementor Template Kit Caza – Photography Studio Elementor Template Kit