Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » KABAR GREENPEACE INDONESIA : COP26, Lalu Apa?

KABAR GREENPEACE INDONESIA : COP26, Lalu Apa?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 20 Nov 2021
  • visibility 1.155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERHELATAN COP26 sudah berakhir minggu lalu. Setelah dua minggu berdiskusi dalam forum tentang iklim terbesar itu, para petinggi dunia melahirkan Glasgow Climate Pact (GCP) atau “Pakta Iklim Glasgow” — yang berisi harapan dan kekecewaan.

Let us start with some good news.

Kalau sebelumnya para petinggi negara harus melaporkan update capaian NDC setiap 5 tahun setelah Perjanjian Paris, GCP mempercepat timeline aksi iklim ini. Negara yang terlibat diminta hadir dengan rencana pengurangan emisi yang lebih ambisius di akhir tahun 2022.

GCP juga menyatakan perlunya mengurangi emisi CO2 secara global sebanyak 45% di tahun 2030 dari tingkat tahun 2010 untuk bisa menekan kenaikan suhu bumi di bawah 1,5 derajat.

Kedua hal ini memunculkan kata kunci penting: dibutuhkan peta jalan & kebijakan yang jelas untuk bisa mencapai target di 2030.

Setelah 25 tahun COP terlaksana, akhirnya frasa fossil fuel atau bahan bakar fosil masuk dalam GCP. Frasa ini setidaknya telah mengakui efek bahan bakar fosil terhadap Krisis Iklim yang terjadi saat ini.

Here comes the disappointment: Kalimat asli dalam pakta tersebut bukan phase-out atau penghentian sepenuhnya seperti apa yang dibutuhkan bumi saat ini, melainkan phase-down atau pengurangan bertahap. Padahal dekade ini adalah penentuan untuk mencapai target di bawah 1,5 derajat celcius.

“Di menit-menit terakhir justru sejumlah negara besar seperti India, Saudi Arabia, dan Australia mengusulkan pelonggaran target berdasar kepentingan nasional masing-masing. Padahal upaya memerangi Krisis Iklim membutuhkan kerja sama global yang benar-benar harus berdasarkan bukti saintifik,” ujar Kepala Greenpeace Indonesia Leonard Simanjuntak.

Tanggapan Greenpeace Indonesia terhadap COP26 bisa kamu baca di sini dan tonton konferensi pers terkait hal ini dengan klik gambar di bawah.

Lalu mungkin kamu bertanya, apa selanjutnya bagi Indonesia setelah COP26?

Target NDC Indonesia dengan bantuan internasional adalah pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 41%. Ini berkaitan dengan pendanaan internasional sebesar 100 miliar US dollar setiap tahun dari negara-negara maju ke negara-negara berkembang mulai 2020, yang hingga kini belum terealisasi sempurna.

Mengutip Washington Post, masalah pendanaan ini tetap tidak terselesaikan di COP26 karena negara-negara maju tidak mau bertanggung jawab, meskipun perwakilan daerah terdampak mendesak kompensasi atas kerugian yang disebabkan oleh emisi negara-negara maju. GPC mengakui bahwa kerusakan akibat perubahan iklim sudah terjadi, tapi tidak ada pendanaan tambahan terkait ini.

Artinya, Indonesia harus fokus pada pengurangan emisi gas rumah kaca dengan usaha sendiri sebesar 29%. Baik dari sektor energi maupun kehutanan.

Indonesia sudah membuka jalan dengan masuk dalam negara-negara yang berkomitmen melakukan penutupan operasi PLTU batu bara secara bertahap.

Tapi dibutuhkan target & kebijakan yang jelas untuk mendukung rencana ini. No more lip service. Karena rencana moratorium PLTU batu bara pun baru akan dimulai pada tahun 2023, dengan menyelesaikan pembangunan PLTU baru yang telah mendapatkan kontrak.

Di sektor kehutanan, pemerintah harus segera mewujudkan nol deforestasi apalagi setelah menandatangani komitmen bersama 140 negara lainnya. Jangan sampai pembangunan dijadikan alasan untuk terus melakukan deforestasi. Hal ini menjadi penting, tidak hanya untuk menjawab tantangan global tapi juga bagi warga Indonesia yang saat ini menjadi korban banjir akibat deforestasi terus menerus.

Yang juga harus kamu tahu:

  • Para peneliti dari Climate Action Trackermengungkapkan bahwa kenaikan suhu akan mencapai 2,4 derajat celcius pada akhir abad ini, berdasarkan target jangka pendek yang telah ditetapkan negara-negara. Mengutip The Guardian, cuaca ekstrem akan meluas di seluruh dunia jika kita sampai di tingkat tersebut.
  • Penelitian lainnya ungkap bagaimana Kabupaten Berau di Kalimantan Timur jadi saksi naiknya suhu secara signifikan dalam rentang 2002-2018 akibat deforestasi. Jurnal Lancet Planetary Healthmenyebutkan telah terjadi peningkatan suhu maksimum harian rata-rata hampir satu derajat dan menyebabkan risiko kematian dini, seperti dikutip dari Kompas.

Sekali lagi, ini adalah dekade terakhir kita untuk mengurangi dampak Krisis Iklim yang permanen di Bumi. Bersama desak pemerintah pusat dan daerah untuk bergerak nyata dalam upaya mengurangi Krisis Iklim. ACT NOW!

Salam hijau damai,
Greenpeace Indonesia

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Kebutuhan Batu Bara, Menkeu Tetapkan PMK Denda dan Dana Kompensasi

    Jaga Kebutuhan Batu Bara, Menkeu Tetapkan PMK Denda dan Dana Kompensasi

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.084
    • 0Komentar

    MENTERI Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menetapkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Kebutuhan Mendesak Berupa Denda dan Dana Kompensasi Pemenuhan Kebutuhan Batubara Dalam Negeri pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral supaya pendapatan semakin meningkat. PMK yang diundangkan pada 2 Maret 2022 ini diharapkan dapat mengakomodir […]

  • Pembalap Indonesia Berjaya di Ajang Muba Auto Asia Gymkhana

    Pembalap Indonesia Berjaya di Ajang Muba Auto Asia Gymkhana

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 849
    • 0Komentar

    DUA pembalap Indonesia M Adriansyah Yunial dan Herdiko Setyaputra memperoleh juara 1 dan 2 Dalam even balap Internasional Asia Auto Gymkhana yang digelar di Sirkuit Internasional Skyland, Minggu (1/12/2019). Even yang di inisiasi Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Muba ini sedikitnya diikuti 28 Pebalap dari 10 negara dan […]

  • Sekolah Rakyat dan Janji Memutus Rantai Kemiskinan

    Sekolah Rakyat dan Janji Memutus Rantai Kemiskinan

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Ada kalimat Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan yang menarik dan bersemangat yang patut direnungkan bersama lebih jauh, yaitu tidak ada investasi yang lebih berharga daripada mengembalikan masa depan seorang anak. Kalimat itu sepertinya terdengar sederhana. Namun, dibaliknya terdapat persoalan besar yang selama bertahun-tahun dihadapi Indonesia, bagaimana memastikan kemiskinan yang dialami orang tua tidak […]

  • Siswa Poltek KP Pangandaran Siap Jadi Entrepreneur Produktif & Inovatif

    Siswa Poltek KP Pangandaran Siap Jadi Entrepreneur Produktif & Inovatif

    • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.117
    • 0Komentar

    MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bercita-cita menjadikan siswa Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Pangandaran siap menjadi entrepreneur produktif dan inovatif. Hal tersebut disampaikan Menteri Trenggono kepada taruna-taruni Poltek KP saat melihat pameran produk-produk olahan hasil praktik mereka. “Kalian belajar yang rajin, yang pintar, banyak baca ilmu pengetahuan, lalu praktikkan hasilnya,” ujar Menteri Trenggono […]

  • Serah Terima Memoir Jabatan Antara Pejabat Lama – Pejabat Baru

    Serah Terima Memoir Jabatan Antara Pejabat Lama – Pejabat Baru

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 856
    • 0Komentar

    PEMKAB Muba menggelar Acara Serah Terima Memoir Jabatan antara Pejabat Lama dan Pejabat Baru di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin pejabat lama pimpinan utama kepada Pejabat Baru pimpinan utama yang disaksikan Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi  berlansung di Gedung Aula Inspektorat Musi Banyuasin, […]

  • HUT RI ke 79, Pemprov Sumsel Berikan Remisi Kepada 11,695 Warga Binaan dari 20 Lapas

    HUT RI ke 79, Pemprov Sumsel Berikan Remisi Kepada 11,695 Warga Binaan dari 20 Lapas

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumsel memberikan Remisi Umum dan pengurangan masa pidana umum 17 Agustus Tahun 2024. Dalam Agenda pemberian Remisi tersebut hadir secara langsung Penjabat Gubernur Sumsel Elen Setiadi yang didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan Ham  Sumsel Dr.Ilham Djaya.,SH.,MH.,M.Pd. […]

expand_less
WordPress Archive Limme – Limousine Transfers & Car Dealer WordPress Theme + RTL Linden — Single Property RealEstate Agent WordPress Line Agency | Interior Design & Architecture WordPress Theme Liner – SVG Animation for Elementor Linguini — Restaurant WordPress Theme Lingvico | Language Center & Training Courses WordPress Theme Link Whisper Pro Linoor – Digital Agency Services WordPress Theme Liotta – a Responsive Blog Theme For WordPress Liquory – Drinks Shop WooCommerce Theme