Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jasa & Niaga » Masa Pandemi Program Padat Karya Dimaksimalkan, Jejak 35 Ribu Tenaga Kerja Pembangunan Sanitasi Ponpes

Masa Pandemi Program Padat Karya Dimaksimalkan, Jejak 35 Ribu Tenaga Kerja Pembangunan Sanitasi Ponpes

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
  • visibility 2.655
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROGRAM Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) menjadi andalan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam penyelesaian pembangunan infrastruktur selama pandemi COVID-19.

Selain bertujuan mempercepat pemulihan ekonomi dan peningkatan daya beli masyarakat, PKT juga dimaksudkan untuk mendistribusikan dana hingga ke desa atau pelosok, sekaligus mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur skala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi.

PKT dipastikan berjalan baik di Tahun Anggaran (TA) 2020. Dari 16 program padat karya, melibatkan sebanyak 631.723 orang.

Melanjutkan sukses tersebut, PKT pun berlanjut di 2021, dengan anggaran sebesar Rp23,24 triliun. Adapun sasaran serapan tenaga kerja yang dilibatkan sebanyak 1,23 juta orang.

Salah satu PKT di 2021, demikian keterangan tertulis Kementerian PUPR, Ahad (22/8/2021), adalah dalam Penyediaan Sarana dan Prasarana Sanitasi di Pondok Pesantren/Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK).

Sebagaimana terekam dalam sistem e-monitoring Kementerian PUPR merekam pada status 21 Agustus 2021, pukul 09.00 WIB, telah tersalurkan dana Rp542,6 miliar atau sebesar 51,9 persen dari target Rp978,1 miliar. Anggaran yang terserap digunakan untuk upah tenaga kerja dan material, sehingga masih akan terus bertambah seiring waktu.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan Program PKT Kementerian PUPR dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi.

Selain untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, bersih dan sehat, program Penyediaan Sarana dan Prasarana Sanitasi Pondok Pesantren/LPK ini juga bertujuan untuk mempertahankan daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi akibat Pandemi COVID-19, sehingga manfaatnya dapat langsung berkontribusi pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Selain untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa/ pelosok. Pola pelaksanaan PKT nanti juga harus memperhatikan protokol physical & social distancing untuk pencegahan penyebaran COVID-19,” ujar Menteri Basuki.

Pembangunan sarana dan prasarana sanitasi Pondok Pesantren/LPK pada TA 2021 ditargetkan sebanyak 6.000 unit yang tersebar di 4.825 lokasi di Indonesia. Saat ini sudah tersalurkan di 2.582 lokasi dengan capaian menyerap 34.576 tenaga kerja dari rencana 35.944 tenaga kerja. Untuk progres fisik seluruhnya sudah mencapai 31,6 persen.

Program Penyediaan Sarana dan Prasarana Sanitasi Pondok Pesantren/LPK meliputi pembangunan bangunan MCK yang terdiri dari bilik mandi dan kakus/toilet, tempat wudhu, tempat cuci tangan dan tempat cuci pakaian serta instalasi pengolahan air limbah domestik dengan alokasi anggaran setiap unit sekitar Rp200 juta.

Di samping sanitasi pondok pesantren/LPK, terdapat enam kegiatan PKT lain yang dilaksanakan Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya dengan total menyerap 268.859 tenaga kerja. Kegiatan tersebut meliputi Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) sebanyak 124.140 tenaga kerja, Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) menyerap 17.964 orang, Tempat Pengolahan Sampah – Reduce Reuse Recycle (TPS3R) sebanyak 7.662 tenaga kerja, Sanitasi Perdesaan Padat Karya (Sanimas) sebanyak 27.712 orang, SPAM Perdesaan Padat Karya (Pamsimas) sebanyak 34.823 orang, dan tambahan kegiatan kontraktual yang dilaksanakan dengan skema padat karya sebanyak 25.285 tenaga kerja. (***)

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update COVID-19 Hari Ini, Palembang Masih Tertinggi ODP

    Update COVID-19 Hari Ini, Palembang Masih Tertinggi ODP

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 995
    • 0Komentar

    KOTA Palembang hingga per 1 April 2020 masih yang tertinggi dalam kasus orang dalam pengawasan [ODP] Hal tersebut berdasarkan informasi data dari Surveilans dan P2P Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. Total kasus Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid 19 di kota Palembang pada 31 Maret sampai 1 April 2020 sebanyak 297 orang sementara Kabupaten Musi Rawas […]

  • DPRD Muba Sampaikan Tanggapan Terhadap Pendapat Bupati Muba

    DPRD Muba Sampaikan Tanggapan Terhadap Pendapat Bupati Muba

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 805
    • 0Komentar

    RAPAT Paripurna DPRD Masa Persidangan I Rapat ke-26 dengan agenda Tanggapan/Jawaban Bupati Musi Banyuasin (Muba) terhadap Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Muba terhadap Nota Keuangan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022. Pada kesempatan yang sama Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Muba menyampaikan tanggapan/jawaban terhadap pendapat Bupati Muba mengenai Dua Raperda prakarsa usulan DPRD Muba. Rapat dipimpin langsung Ketua […]

  • Tiga Hari Tersesat, Dowinta Tetap Waras: Ketika Laut Menguji Cinta & Solidaritas

    Tiga Hari Tersesat, Dowinta Tetap Waras: Ketika Laut Menguji Cinta & Solidaritas

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 728
    • 0Komentar

    “Kalau cinta diuji lewat cemburu, maka penyuluh KP diuji lewat ombak” Sumselterkini.co.id,- Begitu kira-kira pengantar pembuka kalau kisah ini dibuat sinetron Ramadan. Tapi ini bukan sinetron. Ini nyata. Ini kisah tentang Dowinta, seorang Penyuluh Kelautan dan Perikanan dari Kepahiang, Bengkulu, yang tiba-tiba harus jadi nahkoda darurat, navigator nasib, sekaligus penenang keluarga di atas kapal yang […]

  • Pelanggar Karantina Akan Ditindak, Polri Sudah Buat Aplikasi Monitoring

    Pelanggar Karantina Akan Ditindak, Polri Sudah Buat Aplikasi Monitoring

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 649
    • 0Komentar

    POLRI akan menindak tegas para pelaku pelanggaran dan penyimpangan karantina. Hal itu merujuk arahan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) masalah Isolasi. Kepala Divisi Humas Polri (Kadiv Humas) Irjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., menjelaskan, Kapolri sudah memerintahkan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) […]

  • Wujudkan Indonesia Digital, Kominfo Terapkan 4 Fokus Utama, Apa Saja ?

    Wujudkan Indonesia Digital, Kominfo Terapkan 4 Fokus Utama, Apa Saja ?

    • calendar_month Minggu, 27 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.453
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah merampungkan Roadmap Indonesia Digital 2021-2024. Menteri Kominfo Johnny G. Plate menyatakan peta jalan itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk mempercepat transformasi digital dengan empat fokus utama. “Peta Jalan Indonesia Digital yang pertama adalah percepatan infrastruktur untuk memperluas akses masyarakat terhadap internet. Kedua, mendorong adopsi teknologi. Ketiga, peningkatan […]

  • Nostalgia Sesama Pecinta Offroad, Mantan Gubernur Sumsel [SO] Berkunjung ke Muba

    Nostalgia Sesama Pecinta Offroad, Mantan Gubernur Sumsel [SO] Berkunjung ke Muba

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 911
    • 0Komentar

     Sumselterkini.co.id, Muba – Gubernur Sumsel 2003-2008 Syahrial Oesman (SO), Selasa (11/10/2022) pagi sowan ke Pj Bupati Muba Drs Apriyadi MSi.   Pembina Bedulur Land Rover Sumatera Selatan ini membawa kaos berwarna kuning yang merupakan identitas komunitas pecinta offroad dari Bedulur Land Rover.   “Pak Bupati Apriyadi ini pecinta olahraga offroad juga, jadi kami kesini nostalgia karena […]

expand_less
WordPress Archive Charts and graphs WordPress Visual Designer Chat – Support Board – OpenAI Chatbot – WP ChatBot for WooCommerce AI ChatBot for WooCommerce - ChatGPT, Retargeting, Exit Intent AI ChatBot for Automated Live Chat Support ChatBubble – WordPress All in One Social Support Floating Button ChatNet – PHP Chat Room & Private Chat Script Chaty Pro – WordPress Chat Plugin Chauffeur Taxi Booking System for WordPress Chauni – Roofing Elementor Template Kit