Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pemerintah Masih Tinggi, Kominfo Gandeng Pemerintah Daerah Agar Semakin Baik

Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pemerintah Masih Tinggi, Kominfo Gandeng Pemerintah Daerah Agar Semakin Baik

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
  • visibility 645
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIREKTUR Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong menyatakan saat ini kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah masih tinggi. Namun, demikian masih perlu ditingkatkan melalui orkestrasi narasi tunggal dengan melibatkan seluruh kementerian, lembaga dan pemerintah.

“Kalau kita lihat ya publik trust masyarakat kepada Pemerintah masih tinggi. Kita ingin meningkatkan lagi. Kalau sekarang sekian persen misalnya, besok mestinya itu lebih baik dan lebih tinggi lagi persentasenya,” ungkapnya dalam Talkshow TokTokKominfo Eps. 74, dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Kemaren.

Menurut Dirjen IKP Kementerian Kominfo tujuan dari komunikasi publik adalah peningkatan kepercayaan publik kepada pemerintah. Oleh karena itu, komunikasi publik harus dilakukan terus menerus dengan orkestrasi dan narasi tunggal.

“Artinya masyarakat atau publik bisa welcome ataupun menerima pemerintah dengan segala programnya, dan mempersepsi pemerintah sudah bekerja keras, sudah menghasilkan banyak hal buat kebaikan publik. Itu sebetulnya targetnya! Tentu saja untuk mencapai target itu diperlukan proses, yakni orkestrasi, narasi tunggal atau kontra narasinya,” jelas Dirjen IKP.

Gandeng Pemerintah Daerah

Menyikapi maraknya peredaran hoaks dan disinformasi di tengah pandemi Covid-19, Dirjen Usman Kansong menjelaskan arti penting koordinasi kementerian, lembaga hingga pemerintah daerah. Menurutnya, hal itu bisa dilakukan dengan peningkatan peran Badan Koordinasi Humas (Bakohumas).

“Bakohumas ini menjadi ajang kita untuk mengkoordinasikan informasi-informasi dan penyebarannya, termasuk informasi tentang Covid-19 dan penanganannya,” ujarnya.

Selain itu, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah juga makin masif dilakukan dengan pemanfaatan teknologi informasi.

“Sehingga ketika ada informasi yang menyesatkan di tengah masyarakat dapat ditangani dengan cepat. Kita mempunyai WA grup untuk saling berbagi informasi dan kemudian sama-sama menyebarkannya,” jelas Dirjen IKP Kementerian Kominfo.

Dirjen Usman Kansong berharap koordinasi khusus antara Kementerian Kominfo dan Bakohumas di seluruh daerah juga harus semakin ditingkatkan agar informasi mengenai kebijakan Pemerintah bisa diterima utuh sampai ke masyarakat di daerah.

“Teman-teman di daerah bisa menyampaikan informasinya kepada Kominfo untuk kemudian disebarkan melalui platform yang kami miliki, seperti Info Publik, kominfo.go.id dan banyak kanal lain yang kita punya. Termasuk mungkin program kita sekarang ini. Jadi itu kami lakukan semua supaya nanti narasi informasinya itu tunggal, dari atas sampai bawah, dari pusat sampai ke daerah,” paparnya.

Tangkal Hoaks dan Disinformasi

Dirjen IKP Kementerian Kominfo menyatakan salah satu manfaat orkestrasi dan narasi tunggal bisa dioptimasikan untuk mencegah penyebaran hoaks dan disinformasi di tengah masyarakat.

Namun demikian, Dirjen Usman Kansong menilai masyarakat juga perlu membekali dengan keterampilan agar bisa selektif dalam menerima informasi lewat platform digital. Bahkan, Dirjen IKP Kementerian Kominfo berbagi tips agar masyarakat tidak terpengaruh dengan beragam informasi yang diterima.

“Sebenarnya ada trik yang simple bagi Sobatkom (Sobat Kominfo) untuk mengetahui sebuah informasi itu hoaks atau bukan. Kalau satu informasi itu istilahnya adalah too good to be true or too bad to be true,” ujarnya.

Dirjen Usman Kansong menjelaskan pengertian to good to be true sebagai terlalu baik untuk benar. Sedangkan too bad to be true adalah terlalu buruk untuk benar. Menurutnya, dengan pemahaman seperti itu, terhadap setiap informasi yang diterima masyarakat perlu waspada.

“Nah itu mesti kita waspadai. Banyak contohnya, misalnya ketika ada orang memberikan bantuan jumlahnya sangat besar, kita patut curiga, itu too good to be true. Walaupun belum tentu kecurigaan itu terbukti, siapa tahu benar juga, tapi paling tidak álarm’ kita sudah berdiri,” jelasnya.

Selain itu, Dirjen IKP Kementerian Kominfo menyebutkan cara lain untuk mengetahui informasi mengandung unsur hoaks ataupun disinformasi. Menurutnya ciri yang menonjol dapat dilihat melalui sebuah pesan singkat yang disebarkan.

“Kalau ada kata, sebarkan, itu harus kita waspadai. Apalagi ditulis dengan huruf kapital semua, nah kita harus curigai itu. Jangan langsung sharing saja sebelum kita saring,” tandasnya.

Menurut Dirjen Usman Kansong, masyarakat juga dapat mengambil langkah lain seperti menelusuri kebenaran informasi melalui media resmi terpercaya atau mesin pencarian di internet.

“Kalau ternyata nggak ada yang memberitakan, berarti tidak benar. Tetap kita coba melakukan cek, ricek dan kroscek itu kepada media mainstream. Karena menurut penelitian, tingkat kepercayaan terhadap media mainstream itu tinggi dibandingkan dengan media sosial,” ujarnya.Kominfo (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Kecam Proyek Normalisasi Bantuan Gubernur Dikerjakan Tak Maksimal

    Warga Kecam Proyek Normalisasi Bantuan Gubernur Dikerjakan Tak Maksimal

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.076
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tahun 2020 ini mendapatkan banyak bantuan Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru. Selain proyek perbaikan infrastruktur jalan, juga ada Normalisasi Sungai, salah satunya di Desa Riding, Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten OKI. Namun sayangnya, proyek bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) senilai Rp5,5 miliar ini diduga […]

  • Polda Jatim Berhasil Bekuk Kawanan Curat Antar Provinsi & Antar Negara

    Polda Jatim Berhasil Bekuk Kawanan Curat Antar Provinsi & Antar Negara

    • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.270
    • 0Komentar

    WAKIL Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tmur Brigjen Pol Drs. Hariyanto, S.H., M.Hum., dampingi Dir Reskrimum Polda Kaltim Kombes Pol Subandi, S.I.K., M.M., dan Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., memimpin langsung kegiatan Konferensi Pers atas keberhasilan Polda Kaltim dalam membengkuk kawanan perampok yang melakukan pencurian dengan kekerasan (curat) di sejumlah Provinsi […]

  • Agar Tidak Tumpang Tindih Kebijakan, Pengelolaan Hutan Harus Ada Koordinasi

    Agar Tidak Tumpang Tindih Kebijakan, Pengelolaan Hutan Harus Ada Koordinasi

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 851
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumatera Selatan Ir H. Mawardi Yahya menerima audensi Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Dr. Ir. Bambang Supriyanto di  Griya Agung Palembang, kemarin. Wakil Gubernur Sumsel Ir H. Mawardi Yahya menyambut baik kedatangan Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan serta Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI teraebut terlebih […]

  • Kemarin Bertambah 6 Kasus Sembuh, 11 Positif, 1 Meninggal Dunia di Muba

    Kemarin Bertambah 6 Kasus Sembuh, 11 Positif, 1 Meninggal Dunia di Muba

    • calendar_month Sabtu, 19 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 858
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Jumat (18/2/2022) mengkonfirmasi penambahan 6 kasus sembuh, 11 positif, dan 1 meninggal dunia. “Ada penambahan 6 kasus sembuh, 11 positif, dan 1 meninggal dunia per 18 Februari 2022,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, adapun penambahan kasus positif diantaranya kasus 3065 […]

  • Ketika Frekuensi Penerbangan Meningkat, Avtur pun Mulai Merangkak Naik

    Ketika Frekuensi Penerbangan Meningkat, Avtur pun Mulai Merangkak Naik

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.587
    • 0Komentar

    LANGIT di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II [SMB] Palembang terlihat mendung, saat saya menjumput saudara yang datang dari Jakarta melalui bandara, maklum beberapa hari ini Palembang sudah turun hujan. Meski demikian, aktivitas bandara terlihat ramai, sejak manajemen tidak membatasi lagi jam operasionalnya. Saya pun hanya menunggu hanya di areal masuk –kedatangan SMB II [Halaman keluar –masuk]. Tak […]

  • Warga Air Sugihan Sudah Berdamai

    Warga Air Sugihan Sudah Berdamai

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.645
    • 0Komentar

    KONFLIK lahan antara masyarakat Air Sugihan dengan perusahaan perkebunan sawit PT. Selatan Agro Makmur Lestari (PT. SAML) telah lama mereda sejak dimediasi oleh Komnas HAM dan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada 2017 lalu. Adapun kesepakatan bersama saat itu adalah pihak perusahaan membebaskan hak guna usaha (HGU) seluas 75 hektare -lahan yang selama bertahun-tahun […]

expand_less
WordPress Archive Graph Paper Press Sell Media Watermark Graphina – Forminator (Add-on) Graphina Pro - Elementor Dynamic Charts, Graphs, & Datatables Graptor – Technology & IT Solutions WordPress Theme Grasp – Creative Portfolio & Agency Elementor Template Kit GRAV – Creative Portfolio WordPress Theme Gravitas – Garden & Landscape Design Elementor Template Kit Gravitizer – Gravity Forms Material UI Styler Gravity Flow WordPress Plugin Gravity Forms 2Checkout Addon