Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Palembang Undercover di Usia 1338 Tahun

Palembang Undercover di Usia 1338 Tahun

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
  • visibility 1.250
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TEPAT pada tanggal 17 Juni 2021 lalu Kota Palembang masuk pada usia 1338 tahun. Usia yang tidak muda dan penuh akan perubahan sosial selama palembang berdiri yang menjadikan kota ini penuh dengan sejarah. Sebagai pusat ekonomi dan ibukota sumatera selatan dengan padatnya hiruk pikuk aktivitas masyarakat menjadikan Kota Palembang termasuk kota terbesar dan terpadat sehingga disebut sebagai Kota Metropolitan di Indonesia.

Namun disisi besar dan padatnya Kota Palembang sebagai pusat ekonomi sumatera selatan yang penuh dengan bangunan mewah baik itu seperti megahnya fasilitas olahraga, menjulangnya gedung bertingkat, panjangnya bangunan LRT, hal itu belum bisa dikatakan bahwa Palembang sebagai kota yang sempurna dan unggul.

Dikarenakan terdapat sebuah sisi gelap pada ruang kesejahteraan rakyat yang meliputi isu kemiskinan, pembangunan jalan, bisnis prostitusi, dan pendidikan.

Tercatat pada Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palembang bahwa Kemiskinan di Kota Palembang pada bulan Maret 2019 mencapai 180,67 ribu orang. Sedangkan pada bulan Maret 2020 jumlah penduduk miskin mencapai  182,61 ribu orang. Artinya angka kemiskinan pada tahun 2020 mengalami peningkatan 1,94 ribu orang dibandingkan dengan jumlah angka kemiskinan pada bulan Maret 2019.

Begitu juga infrastruktur jalan Kota Palembang yang stagnan, sehingga ratusan titik ruas jalan di Kota Palembang mengalami kerusakan Seperti di Jalan. Lunjuk, Jalan Mayor Salim Batubara, Jalan Sei Hitam, Jalana Dwikora 2,  dan masih banyak ruas jalan lainnya. Melansir media bisnis.com pihak Pemerintah Kota Palembang sendiri menargetkan pada Desember 2019 semua Jalan Palembang selesai diperbaiki. Tentu ini sangat bertolak belakang antara Komitmen Pemerintah dengan realita yang dirasakan masyarakat.

Pada ranah bisnis prostitusi, kota palembang semakin hari semakin menggila baik itu prostitusi via online atau langsung, seperti merebaknya Open BO pada aplikasi media online yang terjadi di wilayah Kota Palembang serta di daerah talang semut tepatnya di jalan Dr.Wahidin yang notabenenya pada siang hari sebagai lingkungan pemerintahan (Kantor Dispora) namun berubah ketika malam hari tepat di Era depan Jalan Kantor Dispora menjadi lingkungan pemangkalan PSK.

Aktivitas ini sudah menjadi rahasia umum bagi masyarakat kota palembang. Usut punya usut diduga para PSK yang sering mangkal di Jl. Dr.Wahidin merupakan jaringan yang tersambung di lokalisasi rumah susun 26 Ilir. Hal ini harus menjadi perhatian pemerintah dalam menangani perdagangan manusia ditambah ditemuinya para PSK yang masih berstatus pelajar dan dibawah umur.

Pada bidang pendidikan Kota Palembang dimulai dari adanya pandemi covid-19 hingga kini sudah melewati 2 semester para pelajar masih mejalankan pemberlakuan sistem belajar daring. Namun, pemerintah harus memperhatikan dampak dari belajar daring yaitu tidak terkontrolnya secara tersistem mengenai pembentukan karakter, menimbulkan pelajar malas dalam menuntut ilmu, dan biaya kuota yang cukup menguras dompet dalam menggunakan aplikasi daring.

Pemerintah harus mengambil peran secara extra ordinary dalam mengatasi masalah yang ada dan tidak terselesaikan dari tahun ke tahun. Pada isu kemiskinan pemerintah harus mengambil langkah kongkrit dan nyata untuk menekan jumlah angka kemisikinan agar semakin berkurang,

Pada ruang infrastruktur jalan pemerintah harus sadar diri dan tidak harus menunggu pengaduan dari masyarakat atau tidak harus menunggu viral untuk memperbaiki jalan yang rusak. Karena dalam perbaikan fasilitas umum itu sudah menjadi tanggung jawab penuh dan kaewajiban bagi Pemerintah Kota Palembang.

Pada ranah prostitusi pemerintah harus bekerjasama dengan diskominfo, dinas sosial, psikolog, KPAI dan lembaga keamanan dalam mencari solusi yang tepat serta menindak tegas para mucikari untuk mengentaskan permasalahan bisnis prostitusi online atau langsung.

Pada ranah pendidikan pemerintah harus mengambil jalan pintas yang tepat agar para pelajar bisa beraktivitas belajar secara tatap muka dengan cara mempercepat vaksinasi para pelajar dan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin kepada pelajar dan tenaga pendidik.

Walaupun keputusan ini kembali ditentukan Walikota Palembang Harnojoyo, namun yang harus ditegaskan  walikota mempunyai hak political will-nya. Bila memang  Harnojoyo bersama rakyat gunakanlah political will- nya untuk kepentingan rakyat, sehingga apa yang menjadi tujuan dari Palembang EMAS (Elok, Madani, Aman, Sejahtera) akan semakin terwujud dan tercapai.  [***]

 

Ilham Mardiantoro

Mahasiswa Administrasi Publik, FISIP, Universitas Sriwijaya

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tangkal Konten Negatif, Menkominfo Ajak Kolaborasi Multipihak Lindungi Warganet

    Tangkal Konten Negatif, Menkominfo Ajak Kolaborasi Multipihak Lindungi Warganet

    • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 612
    • 0Komentar

    NEGARA-negara di dunia memiliki perhatian penuh untuk melawan konten berbahaya berupa misinformasi, konten ekstremis, kekerasan dan teroris, serta eksploitasi anak-anak secara online. Pemerintah Republik Indonesia menekankan agar semua pihak meningkatkan kolaborasi untuk melindungi pengguna internet dari konten dan interaksi yang berbahaya. “Pemerintah Indonesia menekankan agar seluruh pengguna internet memiliki hak untuk terbebas dari konten dan […]

  • DKP dan Dulmuluk Menyiasati Pandemi

    DKP dan Dulmuluk Menyiasati Pandemi

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2020
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 1.858
    • 0Komentar

    Selama masa pandemi, kreativitas dan aktivitas seniman hanya tersalurkan melalui daring. Absen berkesenian secara tatap muka selama masa pandemi membuat rasa rindu membuncah di dada para seniman. Termasuk pelaku seni di Palembang. Buncahan kerinduan itu tak pelak direspon Dewan Kesenian Palembang (DKP). Sebuah gagasan untuk bersilaturahmi di penghujung masa pandemi pun terlontarkan. Tentu saja, dengan […]

  • Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah, Slamet Menangis Dipelukan Bupati Banyuasin

    Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah, Slamet Menangis Dipelukan Bupati Banyuasin

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.349
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin H Askolani, Selasa (21/7) hari ini mendatangi Slamet Riyadi (40) warga Rt. 28  Rw 06 Tanjungsari Kelurahan Sukamoro Kecamatan Talang Kelapa yang rumahnya hangus terbakar. Orang nomor satu di Banyuasin ini datang untuk membesarkan hati warganya yang tengah tertimpah musibah tersebut. Hadirnya Bupati, membuat Slamet langsung memeluk Bupati Askolani dan menangis melepas kesedihannya […]

  • Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

    Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 731
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (9/4/2022) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus. “Tidak ada penambahan kasus per 9 April 2022,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP. Kadin Kominfo Muba ini merinci, hingga 9 April 2022 ada sebanyak 3319 kasus. Diantaranya 3153 kasus sembuh, 2 kasus dirawat, dan 164 kasus meninggal dunia. Berdasarkan data […]

  • Darah, Dana & Duka, Kata Kuasa Hukum Mantan Wako Palembang Terkait Kasus PMI

    Darah, Dana & Duka, Kata Kuasa Hukum Mantan Wako Palembang Terkait Kasus PMI

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 714
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau biasanya ribut soal donor darah itu tentang siapa mau donor dan siapa butuh, kali ini hebohnya beda.Seperti orang jatuh cinta tiba-tiba kena PHP, kasus ini bermula dari harapan mulia PMI Kota Palembang,  eh, malah berujung jadi drama hukum yang panasnya melebihi kompor gas bocor. Adalah Fitrianti Agustinda, mantan Wakil Wali Kota Palembang, […]

  • Taman yang Nyaman Bikin Siswa SMKN 1 Kayuagung Raih Beragam Berprestasi

    Taman yang Nyaman Bikin Siswa SMKN 1 Kayuagung Raih Beragam Berprestasi

    • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.301
    • 0Komentar

    SEKOLAH  Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus meningkatkan berbagai sarana dan prasarana penunjang diantaranya pemanfaatan lahan guna membangun taman sekolah. Kepala SMKN 1 Kayuagung, Sutrisno S.Pd M.Si mengungkap, jika selama ini lingkungan sekolah belum dimanfaatkan secara maksimal sehingga masih banyak lahan yang kosong. “Untuk itu, kemudian kita manfaatkan dengan […]

expand_less
WordPress Archive Lafka - Multi Store Burger - Pizza & Food Delivery WooCommerce Theme Laguna - Beach Club Lounge Bar & Resort Elementor Template Kit LaJavela – Bar Nightlife & Pub Elementor Template Kit Lakeside - Nature Cottage Elementor Template Kit Lamaro – Yacht Club and Rental Boat Service WordPress Theme Lambda – Premium Moodle Theme Lamira – Furniture & Cosmetics WooCommerce Theme Lana Login with Telegram Passport for WordPress Lana Two Factor with Telegram for WordPress Land Estate – Real Estate WordPress Theme