Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Tempati Posisi Ketiga Penduduk Miskin, Gubernur Sumsel Dapat Karangan Bunga

Tempati Posisi Ketiga Penduduk Miskin, Gubernur Sumsel Dapat Karangan Bunga

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
  • visibility 1.514
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEBELUMNYA Kantor Gubernur  Aceh, Rabu lalu mendapat kiriman karangan bunga dari warganya menyusul Provinsi di ujung pulau Andalas ini menduduki urut pertama di Sumatera terbanyak penduduk miskin sesuai rilis BPS dengan 19.000 orang pada September 2020.

Kini giliran Kantor Gubernur Provinsi Sumsel mendapat hal serupa,  kiriman karangan bunga bernada sindirian, karena menjadi provinsi nomor urut tiga di Sumatera yang angka penduduk miskinnya meningkat, sementara di Indonesia, Sumsel menempati urut 10 sesuai data BPS.

Pantuan, Sabtu pagi, karangan bunga tersebut di atas trotoar Jalan, tepatnya depan Kejaksaan Negeri  Palembang. Karangan bunga tersebut dikirim oleh  Himpunan Mahasiswa Islam [HMI] Sumsel dan Ikatan  Mahasiswa Muhammadiyah [IMM] Sumsel.

Salah satu karangan bunga tersebut bertulisan  “Selamat Sukses atas Prestasi dan Capaian Gubernur  Sumsel menempati  10 besar di Indonesia dan nomor 3 setelah Provinsi Aceh dan Bengkulu yang penduduknya miskin terbanyak di Sumatera.

Selain dari organisasi mahasiswa, tersebut, karangan bunga juga dikirim dari Cipayung Plus Sumsel, yakni gabungan dari organisasi  mahasiswa di Sumsel, seperti HMI, IMM, KMHDI, PMII, Pemuda Muslim Indonesia dan Semi.

M. Iqbal Ketua IMM Sumsel menjelaskan kiriman bunga tersebut salah satu bentuk kekecewaan atas kinerja gubernur dan jajaran hingga Sumsel berada di peringkat 10 termiskin sesuai data september 2020 BPS. Dan nomor tiga di Sumatera, Data BPS menyebutkan di Sumatera, Kemiskinan Aceh sebesar 15,43%, lalu diikuti Bengkulu dengan prosentase 15,30%, dan Sumatera Selatan sebanyak 12,98%.

“Sebaiknya mengalihkan anggaran fokus untuk membantu UMKM dan program Pro Rakyat lainnya,” katanya.

Sementara itu Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Sumsel Husein Rianda mengatakan, papan ucapan tersebut adalah salah satu bentuk ucapan , kritikan dan masukan untuk pemerintah, karena Sumsel masuk dalam 10 besar provinsi termiskin di Indonesia.

“Kita sebagai organisasi pergerakan yang tergabung di Cipayung, sebagai organisasi penyeimbang pemerintahan, tetap menggedor, mengkritik dan memberikan masukan ke pemerintah,” ucapnya.

Ucapan tersebut menurutnya, harusnya menjadi tamparan bagi Pemprov Sumsel dan bukan merupakan prestasi yang baik untuk dipertahankan. Melainkan prestasi buruk dalam pemerintahan, selama Herman Deru menjadi Gubernur Sumsel.

Dengan kondisi ini, dia mengharapkan Gubernur Sumsel mengajak seluruh elemen bergabung dan mendengarkan masukan yang membuat Sumsel maju.

“Kelemahan pemerintah hari ini, tidak pernah duduk bareng dan berdiskusi intens dengan pemuda. Beberapa program belakangan dikritik, tapi tidak ada usaha pemerintah untuk mau berdiskusi dengan kita. Semakin dikritik, semakin buruk prestasi di Sumsel,” katanya.

Di masa pandemi Covid-19 ini, dia menilai yang harus didorong perekonomian adalah di pedesaan, terlebih di sektor pangan dan pertanian. Karena dari desa bisa meningkatkan perekonomian daerah.

Tidak hanya mengirim papan ucapan ke samping kantor Pemprov Sumsel saja, Cipayung juga akan mengirim papan ucapan lagi ke Griya Agung Palembang.

“Kami juga akan menyebarkan pamflet di Palembang, terkait kebijakan (Gubernur Sumsel) yang tidak tepat sasaran. Sehingga daya beli di Sumsel menurun dan mengakibatkan Sumsel masuk 10 provinsi di Indonesia,” ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel Mawardi Yahya merespon terkait Sumsel masuk 10 besar provinsi termiskin di Indonesia, saat menghadiri Silaturahmi Tokoh Adat dan Ormas Budaya Sumsel di Hotel Swarna Dwipa Palembang, pada hari Kamis (18/2021).

Menurutnya, pandemi Covid-19 membuat kondisi memprihatinkan, terlebih lagi masalah ekonomi rakyat.

“Bagi orang (seperti) saya, tidak ada masalah. Bagi orang tidak mampu, saya kira ini jadi masalah kita semua. Bagaimana kita meningkatkan ekonomi, aktivitas masyarakat kita harus terus berjalan. Bagaimana berjalan, tentu dihambat oleh protokol kesehatan,” katanya. [yip]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semua Vaksin Pemerintah Gratis, Lapor Jika Ada Yang Minta Bayaran!

    Semua Vaksin Pemerintah Gratis, Lapor Jika Ada Yang Minta Bayaran!

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 540
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kesehatan tegaskan semua merek vaksin COVID-19 untuk program vaksinasi pemerintah dapat diakses secara gratis tanpa pungutan biaya. Masyarakat diimbau untuk melaporkan vaksinasi COVID-19 pemerintah yang berbayar ke Pengaduan Kementerian Kesehatan melalui Halo Kemenkes 1500567 dan pengaduan.itjen@kemkes.go.id. Jika ingin mencari tahu stok vaksin dan update vaksinasi, publik bisa mengunjungi https://vaksin.kemkes.go.id Vaksin aman dan terbukti melindungi, jadi ayo […]

  • Kata Ratu Dewa langkah konsisten Pemkot Palembang menuju pengguna layanan KIS 100 %

    Kata Ratu Dewa langkah konsisten Pemkot Palembang menuju pengguna layanan KIS 100 %

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.266
    • 0Komentar

     Sumselterkini.co.id, – Pj Walikota Palembang mengungkapkan langkah konsisten Pemkot Palembang menuju pengguna layanan KIS 100 persen, dan juga dengan dokumen kependudukan lainya. Tak hanya itu, dalam rangka pengendalian inflasi dan mengurangi angka kemiskinan ekstrem ini, Pemkot Palembang juga menyerahkan bantuan sebanyak 300 paket Sembako untuk warga penerima manfaat di Kecamatan Seberang Ulu II. Ratu Dewa […]

  • Dihiasi Lampu Neon, Jembatan Muara Medak Jadi Tempat Kongko-kongko

    Dihiasi Lampu Neon, Jembatan Muara Medak Jadi Tempat Kongko-kongko

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.157
    • 0Komentar

    KEBERADAAN jembatan di atas sungai yang menghubungkan satu daerah ke daerah lainnya menjadi daya tarik sendiri bagi anak muda. Tak pelak di pinggir jembatan pula banyak yang menepikan kendaraannya untuk sekedar nongkrong menikmati pemandangan. Namun apa jadinya jika jembatan tersebut sengaja dipercantik dan dibuat semenarik mungkin? Pastinya akan lebih banyak menyedot pengunjung dan menjadi destinasi […]

  • Desa Bersih Narkoba Diresmikan di Muara Enim

    Desa Bersih Narkoba Diresmikan di Muara Enim

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.627
    • 0Komentar

    UNTUK mewujudkan Kabupaten Muara Enim yang bersih serta memiliki daya tangkal yang kuat terhadap penyalagunaan dan peredaran gelap narkoba, Desa Tanjung Baru Kecamatan Panang Enim kabupaten Muara Enim ditetapkan menjadi Desa Bersinar atau Bersih Narkoba. Penetapan atau Launching Desa Bersih Narkoba itu dilakukan Pj.Bupati Muara Enim, Dr.H.Nasrun Umar, S.H., M.M melalui Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat […]

  • Buat Kamu si Hobi Gaming, Rasakan Pengalaman Gaming Berbeda di Galaxy Z Fold5

    Buat Kamu si Hobi Gaming, Rasakan Pengalaman Gaming Berbeda di Galaxy Z Fold5

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.281
    • 0Komentar

    Galaxy Z Fold5 menawarkan pengalaman bermain game yang lebih mumpuni, dengan dapur pacu tercanggih, serta desain yang semakin ramping dan compact namun tetap kokoh   Permintaan smartphone gaming terus bertambah seiring bertumbuhnya minat konsumen terhadap game mobile. Laporan Counterpoint Research menyebut pengapalan smartphone gaming di kawasan Asia Tenggara mengalami peningkatan sebesar 270% secara year-on-year pasca pandemi dan diprediksi akan terus bertumbuh dalam beberapa […]

  • Tenaga Kerja Apa Saja Yang Dibutuhkan di Sumsel ? Berikut Ulasannya

    Tenaga Kerja Apa Saja Yang Dibutuhkan di Sumsel ? Berikut Ulasannya

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 939
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumatera Selatan masih membutuhkan tenaga-tenaga teknis guna menunjang kinerja dan mensukseskan program pemerintah. Tenaga-tenaga teknis tersebut meliputi guru, tenaga kesehatan, petugas lapangan dan lain-lain. Hal tersebut dikemukakan Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Mawardi Yahya usai menghadiri Rapat Koordinasi, Perencanaan ASN Tahun 2020 – 2024 Dan Pengadaan ASN Tahun 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (30/7/2019). “Ya, […]

expand_less
WordPress Archive Advanced Mailchimp integration with ARForms Advanced Masonry Portfolio Builder Advanced Product Features Showcase for Elementor Advanced Product Fields for WooCommerce Advanced Security – PHP Register/Login System Advanced Segments Jetpack CRX Addon Advanced Themer for Bricks Adventure Tours – WordPress Tour/Travel Theme Advertisement Banner Addon for WPBakery Page Builder Advertisement & Branding Custom Content for Flow-Flow