Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » IDC 2020 Sesi V Digitalisasi Nusantara, Akses Internet Desa, Operator Seluler Perlu Dukungan Pemda

IDC 2020 Sesi V Digitalisasi Nusantara, Akses Internet Desa, Operator Seluler Perlu Dukungan Pemda

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 17 Des 2020
  • visibility 1.607
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

OPERATOR seluler memerlukan bantuan pemerintah daerah (Pemda) dalam mempercepat pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan akses internet di desa-desa di Indonesia. Bantuan yang diperlukan dengan menyediakan infrastruktur pendukung seperti tanah dan listrik.

Dua hal di atas krusial dalam proses pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan akses internet untuk mendukung digitalisasi di Indonesia. Ia mengatakan tantangannya adalah membangun transmisi lokal, yang cukup mahal di Kawasan Timur Indonesia, yakni di Maluku dan Papua. ”Pembangunan tower di Papua tidak mudah karena harus membawa besi,” kata Direktur Network Telkomsel Hendri Mulya Sjam, saat diskusi “Digitalisasi Nusantara” Indonesia Digital Conference (IDC) 2020, yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Rabu (16/12/2020).

Karena itu, Telkomsel mencoba bekerja sama dengan beberapa instansi untuk menekan biaya pembangunan infrastruktur. Ia mencontohkan untuk membangun infrastruktur di Papua perlu membagun tower ke sejumlah daerah di Papua.  “Hanya Telkomsel mampu yang membangun di area tersebut dan memiliki kewajiban karena itu 65 persen milik Telkom. Sehingga di pedalaman Papua, hampir semua harus memakai satelite link,” kata Hendry.

Saat ini  masih ada 7000-8000 desa yang harus dibangun infrastruktur digital ke depan. “Program itu yang akan dilakukan, harapannya  bisa membantu seluruh rakyat Indonesia mendapatkan akses internet dengan menggunakan jaringan seluler di desa,” kata

Dalam diskusi yang dimoderatori Pemimpin Redaksi Kompas.com Wisnu Nugroho, Hendri menambahkan harapannya pembangunan digital broadband akan memudahkan masyarakat pedesaan untuk akses informasi. “Sehingga Indonesia tumbuh dari desa akan bisa terealisasi,” ujarnya.

Pandemi COVID-19, kata Hendri, memberi nilai positif pada percepatan literasi digital. Proses digitalisasi ini bisa terjadi dengan perkembangan teknologi.  Sejak pandemi COVID-19 hampir semua perkantoran melaksanakan kegiatan dari rumah. “Selama pandemi terjadi perpindahan traffic dari business area ke perumahan,” kata Hendri.

Kondisi ini sempat membuat semua operator kalang kabut menggalang kapasitas karena kebutuhan yang cukup tinggi. “Biasanya di rumah akses internet digunakan mulai pukul 19.00. Tapi sekarang pertumbuhannya sangat tinggi,” ujarnya.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan telah bekerja sama untuk menyediakan fasilitas akses internet wireless gratis, tidak hanya membangun jalan, jembatan, pelabuhan dan bandara. Sebanyak 189 desa telah terhubung dengan fiber optic. “Seluruh desa sudah terhubung fiber optic, jadi proses pelayanan digital sudah masuk ke kampung-kampung,” ujar Anas.

Layanan mandiri berbasis digital juga sudah tersedia di kantor-kantor desa di Banyuwangi, bahkan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan mencetak layanan seperti KTP dengan barcode. Ia mengatakan upaya termasuk menjadikan Banyuwangi masuk dalam smart network dunia bersama Jakarta karena infrastruktur yang dibangun di hingga ke desa-desa. “Kami dorong smart kampung berjalan baik, program digitalisasi ekonomi jadi lebih mudah, juga untuk penyebaran covid konsolidasi sangat cepat,” kata Anas.

Berbasis teknologi, pariwisata berkembang lebih cepat. Libur akhir pekan hingga Tahun Baru, hunian hotel, homestay dan penginapan lainnya di Banyuwangi sudah penuh. Hal ini karena teknologi dan promosi pariwisata berbasis digital.

Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan mengatakan teknologi sangat penting dalam pemerintahan, untuk efektivitas sistem sistem pemerintahan dan meningkatkan layanan publik. Termasuk untuk menerima laporan-laporan dari masyarakat.

Pandemi COVID-19 memaksa pemerintah daerah melakukan digitalisasi sistem pemerintahan. “Tantangannya saat ini di Sulawesi Selatan baru 50-60 persen masyarakat yang bisa mengakses internet,” ujarnya.

Meski demikian, ia menekankan digitalisasi sistem pemerintahan masih membutuhkan penguatan skill dan integritas sumber daya manusia . “Karena secanggih apapun sistem, kalau tidak menaburkan benih-benih integritas tidak akan berjalan dengan baik,” ujarnya. [***]

 

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terima Dubes India, Solidaritas Antarnegara Penting Lawan Pandemi

    Terima Dubes India, Solidaritas Antarnegara Penting Lawan Pandemi

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.457
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Indonesia membuka kerja sama dengan seluruh negara dalam mengendalikan pandemi Covid-19. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan solidaritas dan kolaborasi antarnegara penting untuk melawan pandemi. “Situasi pandemi Covid-19 merupakan situasi yang tidak menentu dan sulit bagi semua orang di dunia. Tidak ada satu negara pun yang dapat melawan pandemi ini sendirian, sehingga […]

  • Pastikan Bantuan KNPI Sumsel Terdistribusi Tepat Sasaran

    Pastikan Bantuan KNPI Sumsel Terdistribusi Tepat Sasaran

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 808
    • 0Komentar

    PEMPROV Sumsel menerima bantuan pangan berupa 500 kilo beras dari KNPI Sumsel. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru di depan Posko Penanganan Covid-19 Sumsel. Ia mengapresiasi bantuan yang diberikan KNPI Sumsel. Menurutnya, bantuan dari seluruh pihak tentunya akan semakin mendorong upaya pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19. “Tentu kita berterima kasih atas […]

  • Pencegahan Stunting Terbaik, Pemkot Palembang Dapat Penghargaan

    Pencegahan Stunting Terbaik, Pemkot Palembang Dapat Penghargaan

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 889
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Palembang sebagai terbaik 1 se-Sumsel pencegahan Stunting terinovatif tahun 2020. Pemberian penghargaan dari Gubernur Sumsel diserahkan melalui  Plt Sekda Provinsi Sumsel  Supriono ke Sekda Kota Palembang Drs, Ratu Dewa M.Si. “Kita berharap dengan penghargaan ini dapat meningkatkan motivasi pemerintah kabupaten atau kota untuk melaksanakan percepatan pencegahan […]

  • Indonesia Smart City

    Program ASEAN Smart Cities Network (ASCN), 3 Kota di Indonesia di Usulkan Jadi Kota Pintar

    • calendar_month Sabtu, 28 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.425
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Ternyata pemerintah hanya mengusulkan tiga kota di Indonesia untuk menjadi Kota Pintar, antara lain, Jakarta, Makassar, dan Banyuwangi, dalam program kerja sama ASEAN Smart Cities Network (ASCN). Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi saat menggelar konferensi pers terkait KTT ASEAN ke-32 mengatakan konsep ASCN dirancang untuk mencapai tujuan bersama pembangunan kota […]

  • Warga Perum Pesona, Kalidoni Fogging & Semprot Disinfektan

    Warga Perum Pesona, Kalidoni Fogging & Semprot Disinfektan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.840
    • 0Komentar

    WARGA  Perumahan Pesona Harapan Tahap I, Jalan KH. Azhari, Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni ramai-ramai melakukan aksi bersih –bersih kampung dengan melakukan fogging dan menyemprot disinfektan  di seluruh blok perumahan. Aksi ini dilakukan guna  mencegah agar lingkungan tetap bersih jauh dari berbagai virus  yang menyebabkan penyakit. Kesadaran warga perum bukan sekali ini saja, namun sudah berulang […]

  • Pemkab Muba Optimis Ikuti Lomba Inovasi Daerah Sambut New Normal

    Pemkab Muba Optimis Ikuti Lomba Inovasi Daerah Sambut New Normal

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 986
    • 0Komentar

    BADAN Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bakal menggelar lomba inovasi bagi pemerintah daerah dalam mendorong aktivitas kehidupan masyarakat di tengah pandemi Covid-19, atau yang disebut kehidupan normal baru alias the new normal. Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Prof Tito Karnavian pada Rapat Nasional melalui Video Conference tentang Lomba Inovasi Daerah dalam […]

expand_less
WordPress Archive CSS Igniter Mozzy WordPress Theme CSS Igniter Neto WooCommerce Theme CSS Igniter Neuton WordPress Theme CSS Igniter Noozbeat WordPress Theme CSS Igniter Nozama WooCommerce Theme CSS Igniter Oikia WordPress Theme CSS Igniter Olympus Inn Hotel Motel WordPress Theme CSS Igniter Oscillator WordPress Theme CSS Igniter Oxium WordPress Theme CSS Igniter Palermo WordPress Theme