Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » 2 Kantong  Alat Bekas Medis Ditemukan  Warga Di Sungai, Berbahayakah ?

2 Kantong  Alat Bekas Medis Ditemukan  Warga Di Sungai, Berbahayakah ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 15 Okt 2020
  • visibility 1.499
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEORANG warga memposting diakun medsos telah menemukan alat bekas medis hanyut terbawa arus sungai. Dalam postingannya, terlihat dua kantong limbah medis yang dibungkus karung plastik berwarna kuning.

Ternyata limbah tersebut tergolong bahan berbahaya dan beracun (B3).  Bahan-bahan itu antara lain, adalah jarum suntik dan botol obat-obatan dalam bentuk cairan.

Diduga limbah medis tersebut sengaja dibuang ke sungai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Acun Ketua RT setempat  mengatakan ditemukannya sampah bekas medis, kali pertama ditemukanya pada Rabu sekitar pukul 07:00 WIB.

Saat itu, ia hendak mencari rumput, ia menemukan ada sepasang suami istri yang tinggal disawah dekat tempat kejadian terlihat ribut-ribut dengan penemuan dua karung plastik berwarna kuning.

“Setelah dibuka menggunakan sebilah kayu ternyata karung plastik tersebut berisi barang bekas medis seperti sarung tangan plastik, botol bekas obat cair dan suntikan. Bingung dengan apa yang harus dilakukan saya langsung menghubungi pihak Kelurahan agar dilakukan tindakan,”jelasnya, kamis [15/10/2020].

Lurah Tanjung Agung Wawan Apriansyah saat dihubungi Via seluler mengatakan, memang benar ada dua karung sampah medis di sungai tersebut.

“Saat mendapat laporan dari warga saya langsung menghubungi pihak Dinas Kesehatan dan sore harinya saat saya meninjau lokasi karung tersebut sudah tidak ada, kita belum mengetahui dari mana sampah plastik bekas medis tersebut berasal. Saya mengharapkan sampah medis berbahaya seperti itu jangan dibuang sebarangan karena pemusnahan barang bekas medis ada protap medis nya,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Desi Elviani, SE MM saat ditemui diruang kerja nya mengatakan, pihaknya bersama Puskesmas setempat turun lapangan, dan mengambil barang tersebut.

“Hari ini kami akan menurunkan tim ke Puskesmas dan klinik- klinik untuk mengetahui, apa maksudnya dari penemuan tersebut, guna menindaklanjuti penemuan tersebut,”tuturnya.

Sementara ini, kata dia barang tersebut masih berada di Puskesmas Sidorejo untuk dilakukan penyelidikan. ”Kalau isinya berbagai macam alat bekas medis seharusnya dimusnahkan dengan pakai Incinerator. tapi karena Dinas Kesehatan tidak ada alatnya maka akan melakukan MOU dengan pihak ketiga.

”Ya kami secepatnya dengan adanya kecolongan ini kami akan menertibkan lagi pimpinan Puskesmas Puskesmas dan klinik -klinik sesuai dengan SOP,” katanya.[****]

 

Rozie

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Rumah Perdamaian Masyarakat di Palembang

    Ada Rumah Perdamaian Masyarakat di Palembang

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 965
    • 0Komentar

    WALI Kota Palembang, H Harnojoyo meresmikan rumah restorative justice atau rumah perdamaian masyarakat di Kantor Lurah 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, kemarin. Dalam sambutanya, Harnojoyo mengatakan rumah restorative justice ini merupakan program dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang yang bertujuan sebagai tempat pelaksanaan mediasi musyarawah mufakat dan perdamaian untuk penyelesaian masalah. Yakni, […]

  • Masa Pandemi, Jumlah Penggunaan TKA di Indonesia Terus Turun

    Masa Pandemi, Jumlah Penggunaan TKA di Indonesia Terus Turun

    • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.610
    • 0Komentar

    MENTERI Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, memastikan bahwa moratorium pemberian izin baru untuk penggunaan TKA selama pandemi COVID-19 masih berlaku. Namun, terdapat pengecualian bagi TKA yang bekerja pada Proyek Strategis Nasional (PSN) dan obyek vital strategis/nasional. Pengecualian itu harus berdasarkan pertimbangan atau izin khusus tertulis dari kementerian/lembaga terkait, sepanjang mengikuti protokol kesehatan. Pengecualian juga dapat diberikan kepada […]

  • Sstt…,Bikin Kaget !! Diam-diam Bupati Sambangi Mahasiswa Terbaik Muba Penerima PKG, Apa Pesannya ?  

    Sstt…,Bikin Kaget !! Diam-diam Bupati Sambangi Mahasiswa Terbaik Muba Penerima PKG, Apa Pesannya ?  

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 950
    • 0Komentar

    “Tidak perlu ahli insinyur dari luar daerah, maka SDM Muba yang harus bekerja mengelola SDA tersebut. Kalau mau posisi top manajemen maka harus punya skill. Harus disiapkan dari sekarang. SDM harus diperkuat, kami kerjasama  bukan hanya pendidikan di lokal saja tapi juga bermain di level global kalau mau posisi top di Muba,”

  • 2021 Penurunan Angka Kemiskinan Tetap jadi Prioritas Utama Pemkab Muba

    2021 Penurunan Angka Kemiskinan Tetap jadi Prioritas Utama Pemkab Muba

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.267
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin mencanangkan 4 program prioritas pada tahun 2021. Dalam 4 program  tersebut Pemerintah Kabupaten Muba masih tetap fokus pada program penurunan angka kemiskinan. Hal itu terlihat dari pembahasan rancangan arah kebijakan dan prioritas pembangunan kabupaten Muba tahun 2021 yang dilaksanakan, Senin (3/2/2020) di Ruang Rapat Randik yang dipimpin oleh Bupati Muba Dr […]

  • Bangun Pendidikan Berkualitas, Muba Kolaborasi dengan Sampoerna Foundation

    Bangun Pendidikan Berkualitas, Muba Kolaborasi dengan Sampoerna Foundation

    • calendar_month Kamis, 29 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.513
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Pendidikan adalah senjata paling kuat yang dapat digunakan untuk mengubah dunia.Kalimat ini pernah dilontarkan Nelson Mandela, tokoh perubahan yang sangat revolusioner di Afrika Selatan, tokoh yang amat percaya bahwa pendidikan dapat mengubah Afrika Selatan di mata dunia. Kata-kata bijak dari seorang Nelson Mandela itu, ternyata menjadi motivasi segenap PNS/ASN Pemerintah Daerah Musi […]

  • Ramadan, Ada Pasar Pojok Darussalam untuk UMKM

    Ramadan, Ada Pasar Pojok Darussalam untuk UMKM

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.273
    • 0Komentar

    PERSATUAN Pedagang Kecil Sumatera Selatan (P2KSS) menggelar Pasar Pojok Darussalam di Sekretariat Persaudaraan Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) di kawasan KH. Ahmad Dahlan Palembang, Senin (4/4/2022) sore. Acara tersebut digelar guna membantu UMKM  agar terus berkembang maju, diharapkan dengan pasar pojok ini, juga dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan berbuka dengan aneka kudapan khas Palembang. “Pasar ini […]

expand_less
WordPress Archive Chapel – Church WordPress Theme Chardonnay – Wine Store & Vineyard WordPress Theme Charety – Charity & Donation WordPress Theme Charie – Charity NonProfit Elementor Template Kit Charify – Fundraising & Donation WordPress Theme Charipex – Charity & Nonprofit WordPress Theme Charitable – Charity Nonprofit Organization WordPress Theme Charitix – Nonprofit Charity WordPress Theme Charito – Nonprofit Charity WordPress Theme Chariton – NonProfit Charity WordPress Theme