Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Kolaborasi Tiga Penyair Semarakkan Pembukaan Sepekan Seni DKP

Kolaborasi Tiga Penyair Semarakkan Pembukaan Sepekan Seni DKP

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 11 Feb 2020
  • visibility 2.102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“…… Hari depan Indonesia adalah angsa putih yang berenang-renang

Sambil main pingpong di atas Pulau Jawa yang tenggelam…”

Demikian petikan puisi buah karya Taufik Ismail yang dibawakan tiga penyair Palembang, Jaid Saidi, Yos Ilyas, dan Anto Narasoma.

Ketiganya berkolaborasi membawakan puisi berjudul “Kembalikan Indonesia Padaku” dengan ciri khas masing-masing. Namun terasa  menyatu dalam pandangan dan pendengaran para seniman maupun pejabat dan undangan yang menghadiri pembukaan Sepekan Seni

Dewan Kesenian Palembang (DKP) Senin (10/2) di Gun’s Cafe Palembang.

Jaid Saidi tampil mengejutkan seusai pembawa acara menyebut namanya. Dari sisi kanan panggung, penyair yang pernah mondok bersama WS Rendra ini berdiri dengan tegas dengan suara menggelegar  membaca bair pertama. Lalu berjalan ke arah panggung menuntaskan puisinya. Dilanjutkan Yos Ilyas dari sisi kiri juga tak kalah garangnya meneriakkan puisi bernada nasionalis yang diciptakan Taufik Ismail di Paris tahun 1971 ini. Di panggung, penyair asal Prabumulih ini juga menuntaskan hingga bait terakhir.

Selanjutnya, Anto Narasoma dari sisi kiri panggung juga membawakan puisi karya Taufik Ismail yang cukup terkenal itu dengan gaya dan ekspresi berbeda. Di panggung, bait terakhir pun dituntaskan. Tak berbeda dengan kedua penyair sebelumnya, penyair yang juga aktif sebagai wartawan ini juga mendapat aplaus cukup ramai. Lalu, ketiganya pun mengulang kembali puisi tersebut bersamaan. Tentu aplaus pun kembali bergema.

Sajian ketiga penyair ini, menurut Ketua Komite Sastra DKP, Imron Supriyadi, seakan mengingatkan hadirin akan nasionalisme dan  persatuan dan kesatuan bangsa. “Seni, termasuk sastra, dibangun atas karya nasional dan daerah. Seperti puisi yang dibawakan itu, mewakili semua unsur kebangsaan Indonesia. Namun, kita tak boleh melupakan seni, termasuk sastra daerah, ujarnya di sela-sela pembacaan puisi.

Pembukaan  even yang digelar DKP  dan mengusung tema “Sepekan Seni  Ekspresi dan Apresiasi” ini, memang sangat kental nuansa daerah dan kearifan lokal Palembang. Semuanya disajikan oleh enam komite seni yang ada di DKP. Yakni komite tari, komite seni rupa, komite musik, komite sastra, komite teater, dan komite film. Pembacaan puisi merupakan penyajian dari komite sastra.

Dimulai dengan atraksi tari kuntau.  Merupakan racikan beladiri kuntau yang digubah menjadi tarian yang luwes, persembahan komite tari. Sekaligus menyambut tamu yang datang. Dilanjutkan teaterikal simbol Palembang sebagai daerah aliran Musi yang digambarkan bagian dari Batanghari Sembilan dengan sajian mengusung perahu bidar oleh enam penari pria yang mengiringi penari wanita membawa tampah dengan taburan asap sajian.

Perahu yang di atasnya bertengger tulisan Sepekan Seni Ekspresi dan Apeasiasi kemudian diletakkan di depan panggung menjadi simbol even yang digelar selama seminggu. Lalu, undangan di antaranya Staf Ahli Bidang Keuangan, Pendapatan Daerah, Hukum dan HAM, Altur Febriansyah, SH, Ms, Kepala Dinas Kebudayaan Hj Zanariyah, Ketua DKP M Iqbal Rudiyanto  menggoreskan polesan cat di sisi perahu. Kemudian, polesan berikutnya dilanjutkan siswa dari SMKN 7 Palembang hingga terbentuk menjadi lukisan utuh. Ini merupakan sajian komite seni rupa.

Dentingan gitar tunggal Ribuan Nata menghibur penonton dengan lagu Batanghari Sembilan-nya. Tembang berpantun mengalir, melengkapi sajian biduk perahu sebelumnya.

Meski membawakan lagu daerah Cup Mak Ilang, DJ Bian Kids yang tergolong belia, membuat suasana berubah total ke era kini. Dengan piawai bocah yang belum genap 10 tahun ini piawai memainkan ritme-ritme beraliran electronic Dance Music (EDM). Makanya,  dari dentingan batanghari sembilan yang melankolis, penonton seakan diubah 180 derajat menikmati musik penuh godaan untuk bergoyang.

Komite Musik menampilkan Randi P Ramadhan Dkk yang mengiringi Rosa, Putri Remaja Indonesia Sumsel 2020, membawakan lagu berbahasa Palembang Ya Salam. Dilanjutkan, lagu Semele ciptaan M Qori Ali pun mengalir menghibur penonton.

Kepuasan penonton akan sajian buah karya seniman Palembang masih ditambah dengan tampilan dalang Ki Agus Wirawan Rusdi. Lakon Arjuna dibawakan singkat namun memberi info kuat pembeda wayang Palembang dengan wayang Purwo, terutama bahasa yang digunakan.

“Paling  fenomenal lagi, DKP fokus mempromosikan wayang kulit Palembang. Artinya, wayang kulit menjadi salah satu aset utama untuk dipromosikan terus di masyarakat dan pihak manapun,” ujar Didit, panggilan akrab Ketua DKP dalam sambutannya.

Pamungkas, film pendek berjudul ‘Lenget” ditampilkan komite film. Film karya Sedulur yang disutradarai Aldosyah Reza ini menang juara I di Musee Indie Fest yang diikuti 49 film nasional dan 1 dari Australia. Film berdurasi 15 meniti ini menceritakan tentang tiga pemuda yang salah satunya, Sopran, melanggar tradisi pingitan. Diangkat dari cerita daerah Tulung Selapan, Sumsel, namun shootingnya di Kota Palembang. Pemain utamanya Dodot Sikidot, Pahlan Ciboy, dan Ari Cihuy memang dikenal sebagai komika di Palembang.

Sepekan

DKP menggelar Sepekan Seni yang dimulai  Senin (10/02) Sampai Minggu (16/02). Dalam acara tersebut DKP menampilkan berbagai pertunjukan seni diantaranya pertunjukan sastra, pameran fotografi, teater, musik, tari, dan workshop film.

Walikota Palembang diwakili Staf Ahli Bidang Keuangan, Pendapatan Daerah, Hukum dan HAM, Altur Febriansyah, SH, Ms, mengapresiasi program-program yang ditunjukkan DKP, diharapkan melalui wadah DKP bisa lebih mengangkat budaya seni Palembang, terutama generasi muda agar terus berkreasi melakukan inovasi. (***)

 

Penulis : Nasir

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukit Kecil Juara MTQH Tingkat Kota Palembang

    Bukit Kecil Juara MTQH Tingkat Kota Palembang

    • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.048
    • 0Komentar

    JUARA Musabaqoh Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) Tingkat Kota Palembang Tahun 2021 akhirnya dimenangkan Kecamatan Bukit Kecil. Dari 18 kecamatan yang menjadi peserta, kecamatan Bukit Kecil meraih terbaik 1 serta di susul kecamatan kemuning terbaik 2 dan terbaik 3 Kecamatan Sako dengan mengikuti sebanyak 50 cabang perlombaan yang ada di MTQH dengan total peserta 508. […]

  • Gyeongbok-Palace

    Yuk Liburan Hemat ke Korea Selatan

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • account_circle Bono
    • visibility 2.252
    • 0Komentar

    Korea Selatan memang selalu jadi destinasi wisata favorit bagi banyak orang. Negara ini memiliki banyak pesona dan ada banyak tempat wisata menarik yang bisa dikunjungi

  • 4 Desa Jadi Pelopor Desa Cantik di OKI

    4 Desa Jadi Pelopor Desa Cantik di OKI

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 671
    • 0Komentar

    BUPATI Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE mencanangkan program desa cantik atau desa cinta statistik. Desa cantik merupakan program Badan Pusat Statistik (BPS) dalam rangka peningkatan kompetensi aparatur desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan data sehingga perencanaan pembangunan desa lebih tepat sasaran. “Kalau pemahaman statistiknya semakin baik, aparat desa bisa gunakan data-data itu untuk membangun […]

  • Semboyan “Kito Pacak” Jadi Semangat SFC di Masa Pandemi

    Semboyan “Kito Pacak” Jadi Semangat SFC di Masa Pandemi

    • calendar_month Senin, 16 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 952
    • 0Komentar

    SEMBOYAN “Kito Pacak” menjadi Penyemangat Sriwijaya FC di masa pandemic Hal itu disampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru, saat Selain itu, meresmikan penjualan Jersey SFC terbaru di Kawasan Kambang Iwak (KI) Palembang akhir pekan ini. “Jersey ini sengaja dijual agar penggemar SFC bisa ikut memberikan semangat hingga ke kabupaten/kota. Intinya ini orientasinya bukan profit tetapi lebih […]

  • Sistem Merit Salah Satu Solusi Tuntaskan Reformasi Birokrasi, Iskandar : Bangun Manajemen Talenta

    Sistem Merit Salah Satu Solusi Tuntaskan Reformasi Birokrasi, Iskandar : Bangun Manajemen Talenta

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 827
    • 0Komentar

    BUPATI  Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE serius menuntaskan agenda reformasi birokrasi dijajaran ASN lingkungan Pemkab. OKI. Sejak Senin, (20/9/21) sebanyak 137 Pejabat Administrator dan 310 Pejabat Pengawas dilingkungan Pemerintah Kabupaten OKI mengikuti tes potensi dan kompetensi sebagai langkah awal penerapan manajemen talenta dan sistem merit bagi jajaran birokrat OKI. Tes bagi pejabat Administrator […]

  • Pj Bupati Apriyadi Siap Dukung Gelar Drag Race Oktober Mendatang

    Pj Bupati Apriyadi Siap Dukung Gelar Drag Race Oktober Mendatang

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 884
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id – Penjabat Bupati Musi Banyuasin (Muba) H Apriyadi Mahmud siap mensukseskan rencana akan digelarnya event Drag Race dan Drag Bike di Sirkuit Skyland Sekayu pada Oktober 2023 mendatang. “Kami Pemkab Muba menyambut baik rencana akan digelarnya event Drag Race dan Drag Bike di Sirkuit Skyland Sekayu. Apalagi event ini pertama dilaksanakan di luar pulau […]

expand_less
WordPress Archive CaYo – Creative Agency Elementor Template Kit Caza – Photography Studio Elementor Template Kit CCGallery – HTML5 Multimedia Gallery Ccoach Business Coach Elementor Template Kit CCPA For AMP Cedar – Responsive WordPress Blog Theme Ceefer – Creative WooCommerce Theme Ceetra – House Developer Agency Elementor Template Kit Celebration – Wedding & Class Reunion WordPress Theme Celik – Furniture WooCommerce Theme