Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUMN » Lompatan Jauh IPC Palembang

Lompatan Jauh IPC Palembang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 9 Jul 2019
  • visibility 1.123
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Beberapa tahun belakangan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Palembang atau Indonesia Port Corporation/IPC Palembang terus berbenah.

SALAH satunya dengan merealisasikan pembangunan Pelabuhan Sungai Lais Palembang. Pengembangan pelabuhan tersebut, tak lain guna mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan (Sumsel).

Pelabuhan Sungai Lais Palembang milik IPC berada di tepian Sungai Musi, tepatnya tak jauh dari Satpol Airud Polda Sumatera Selatan. Jarak tempuh dari Pelabuhan Boom Baru Palembang sekitar 10 km.

Berada di areal lahan 200 hektare, Pelabuhan Sungai Lais dinilai layak untuk dikembangkan sebagai penunjang pelabuhan utama Boom Baru Palembang.

Selama ini operasional pelabuhan Sungai Lais sebagian hanya melayani kapal-kapal tradisional (Kapal Layar Motor/KLM) untuk angkutan pangan (sembako) maupun angkutan bahan material bangunan, seperti semen yang akan dikirim ke daerah pelosok.

Selain itu Pelabuhan Sungai Lais juga melayani beberapa pelanggan dengan komoditas curah cair yang didominasi oleh komoditi High Speed Diesel (HSD) serta minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) yang merupakan salah satu komoditi andalan Provinsi Sumatera Selatan dan juga komoditi curah kering, seperti batu split dan pasir.

Meskipun aktivitas pelabuhan Sungai Lais belum sepadat dan seramai Pelabuhan Boom Baru sebagai sentral kegiatan bongkar muat barang di Kota Palembang sejak beberapa puluh tahun lalu, namun potensi untuk menjadikan pelabuhan Sungai Lais sebagai pelabuhan terbesar ke-2 di Kota Palembang setelah Pelabuhan Boom Baru sangat memungkinkan.

Mengingat Pelabuhan Boom Baru Palembang kondisinya saat ini sudah agak sulit untuk dikembangkan lagi, dikarenakan keterbatasan lahan eksisting yang ada yang okupansinya mencapai sekitar 95% dari total lahan seluas 24 Hektare.

Sementara peran serta dan andil Sungai Musi memang sangat penting sebagai sarana transportasi perairan. Oleh sebab itu, tepian Sungai Musi masih sangat memungkinkan dibangun pelabuhan, terutama di areal Sei -Lais.

Apalagi sejak berdirinya kerajaan Sriwijaya, Sungai Musi dikenal sebagai urat nadi pereknomian, bukan saja dimanfaatkan oleh penduduk Palembang, namun masyarakat di luar Palembang.

Bahkan, kala itu Sungai Musi menjadi salah satu pendorong maju pesatnya Kota Palembang yang menjadi pusat perdagangan terpenting di Asia Tenggara, pasalnya Sungai Musi memiliki panjang sekitar 700 km dan lebar 200 meter.

Atas dasar sejarah itu pula, IPC Palembang berkomitmen mengembangkan pelabuhan Sungai Lais, dan menjadi pelabuhan mampu mendorong perekonomian Sumsel.

Hal ini tentunya sesuai dengan program pemerintah pusat Era Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini, yang ingin menjadi Indonesia sebagai poros maritim dunia, dengan mengotimalkan peran pelabuhan, termasuk pelabuhan Sungai Lais.

Kapal-kapal bertonase besar sangat memungkinkan untuk bersandar di Pelabuhan Sungai Lais, meskipun kendala utama yang sangat klasik, yakni pendangkalan alur Sungai Musi di sekitar perairan pelabuhan. Namun dengan tekad yang kuat masalah tersebut dapat di atasi.

Kedalaman kolam Pelabuhan Sungai Lais saat ini  mencapai sekitar – 1 MLWS hingga -3 MLWS, tergantung dari kondisi pasang surut air sungai. Pada 2019 ini, beberapa langkah yang diupayakan oleh manajemen IPC Palembang, seperti mencanangkan pembangunan dermaga Jetty dengan spesifikasi trestle sepanjang 50 meter menjorok ke arah sungai dengan lebar 10 meter dengan luas dermaga seluas 1.250 meter persegi, sehingga dengan upayan itu mampu memperoleh kedalaman antara -2,5 MLWS hingga -5 MLWS [saat kondisi pasang tertinggi].

Dengan adanya penambahan dermaga jetty ini diharapkan mampu menampung kapal-kapal pengangkut komoditi curah cair dan curah kering dengan kapasitas hingga 5.000 ton/meter kubik.

Selain itu untuk mendukung kelancaran keluar masuk barang, manajemen IPC Palembang di tahun 2019 ini juga telah mencanangkan untuk melakukan penguatan/pembangunan jalan akses menuju pelabuhan Sungai Lais dengan betonisasi jalan sepanjang 1.770 meter dengan lebar 8 meter, serta dilakukan pengerasan jalan akses menuju lahan ex. Goethrie sepanjang 970 meter dengan lebar 10 meter.

Diharapkan dengan langkah itu ke depannya dapat dilalui truk-truk dengan tonase 20 ton ke atas.

Dalam rangka menunjang keamanan di Pelabuhan Sungai Lais, manajemen IPC Palembang juga telah mencanangkan pemasangan lampu penerangan dan juga CCTV di beberapa titik strategis yang digunakan untuk memantau, serta memastikan kelancaran operasional baik pada siang maupun malam hari.

Dengan direalisasikannya pengembangan pelabuhan Sungai Lais, sudah barang tentu dampaknya sangat berpengaruh terhadap roda perekonomian Kota Palembang, umumnya Provinsi Sumatera Selatan. Perekonomian masyarakat setempat pun akan semakin menggeliat, pasalnya mereka pun dapat memanfaatkan areal seputar pelabuhan untuk menjadi sebuah sentra ekonomi baru yang diharapkan mampu memberikan multiplayer effect yang positif.

Terus Berbenah

Memasuki era baru pelabuhan, manajemen IPC Palembang terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi seluruh pengguna jasa, diantaranya dengan melakukan program digitalisasi untuk seluruh sektor pelayanan, baik bidang operasional maupun bidang non operasional, dengan tujuan untuk percepatan pelayanan agar dapat menekan logistic cost menjadi seefisien mungkin sekaligus mewujudkan superior good corporate governance (GCG).

Salah satu contoh program digitalisasi yang telah berjalan di Pelabuhan Boom Baru diantaraya adalah TPS Online, sistem auto tally, TOS-OPUS, auto gate system dan new billing system (NBS) yang sudah mulai diterapkan di terminal petikemas Pelabuhan Boom Baru Palembang sejak tahun 2017 lalu.

Seluruh sistem layanan online tersebut merupakan solusi digital yang digunakan untuk memudahkan pertukaran data elektronik (PDE), kontainer antara sistem IPC di Terminal Peti Kemas dengan sistem Bea Cukai di Pelabuhan guna mendukung dan mempercepat proses bongkat muat barang.

Dengan adanya transaksi digital diharapkan seluruh pencatatan kegiatan bongkar muat kontainer tidak perlu lagi menggunakan tenaga SDM melainkan otomatis terpantau melalui CCTV sehingga lebih update dan akurat.

Bahkan pada 2019 ini IPC Palembang telah meluncurkan sistem aplikasi e-service untuk mendukung kemudahan dan kelancaran pelayanan di terminal petikemas, yang dapat diakses melalui smart phone, masing-masing terdiri dari beberapa fitur, antara lain  e-registration, berfungsi untuk registrasi online agar dapat melakukan permintaan layanan melalui web portal, e-booking, berfungsi untuk melakukan pengajuan pelayanan jasa kepelabuhan secara online melalui web portal, e-tracking, berfungsi untuk melakukan pelacakan posisi petikemas secara online melalui web portal.

Selain itu e-payment, berfungsi untuk melakukan pembayaran jasa kepelabuhanan secara online melalui web portal, e-billing, berfungsi untuk melakukan pencetakan nota (e-invoice) jasa kepelabuhanan secara online melalui web portal, dan yang terakhir adalah layanan e-care, berfungsi untuk mengajukan tiket permasalahan/keluhan ataupun penjelasan beberapa informasi tentang jasa kepelabuhanan secara online melalui web portal.

Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan dukungan penuh (full support) dari seluruh pihak termasuk Pemkot Palembang dan Pemprov Sumsel. Peran serta dan sinergi keduanya sangat dibutuhkan, karena tanpa adanya dukungan pemilik kota ini hal itu sangat mustahil untuk direalisasikan dengan mulus.

Seperti salah satu diantaranya terkait dengan lahan perusahaan yang dimiliki perseroan yang saat ini ditempati warga setempat. Pemerintah Kota menjadi harapan untuk merealisasikan pembangunan infratruktur di pelabuhan. Selain itu memang peningkatan kualitas jalan menuju Pelabuhan Sungai Lais, serta keamanan yang nantinya menyangkut barang impor yang masuk.

Jika sinergi antara IPC Palembang dengan Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Provinsi Sumsel senantiasa berjalan baik dengan saling mengisi satu sama lain, tentunya perekonomian Sumsel kian menggeliat, bahkan Sumsel menjadi tujuan utama investasi di Sumatera. Bravo IPC Palembang.[**]

Penulis : Humas IPC Palembang

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.600 Sertifikat Hak Milik Diserahkan kepada Warga

    1.600 Sertifikat Hak Milik Diserahkan kepada Warga

    • calendar_month Senin, 9 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 922
    • 0Komentar

    BUPATI Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic menyerahkan secara simbolis Sertifikat hak Milik (SHM) kepada Masyarakat Kabupaten, di Auditorium Pemkab Muba,Senin [9/11/2020]. Dimana pelaksanaan Penyerahan Sertifikat Hak Milik (SHM) ini di serahkan secara online serentak seluruh Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia. Dikatakannya, pembagian sertifikat tanah gratis dilakukan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). […]

  • Diskon 50% Retribusi Alat Berat, Petani Muba Senyum Lebar

    Diskon 50% Retribusi Alat Berat, Petani Muba Senyum Lebar

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.263
    • 0Komentar

    KABAR gembira datang dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Bupati Muba H.M. Toha Tohet, S.H kembali bikin gebrakan yang bikin masyarakat, khususnya petani dan pekebun, tersenyum sampai kelihatan giginya lantaran di saat dunia lagi heboh dengan isu kenaikan pajak, sebaliknya Pemkab Muba justru memberikan diskon 50 persen retribusi pemakaian alat berat, dari yang awalnya Rp240 ribu, […]

  • Sumsel Masuk Nominasi Indonesia Attractiveness Award 2018

    Sumsel Masuk Nominasi Indonesia Attractiveness Award 2018

    • calendar_month Selasa, 17 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 947
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Paparan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Ir. H. Alex Noerdin sebagai nominasi pemenang Indonesia Attractiveness Award (IAA) 2018 berhasil mencuri perhatian dewan juri. Hal ini tampak saat orang nomor satu di Sumsel tersebut diwawancarai di ruang tempo Co-working Space, Gedung Tempo Lantai 8, Palmerah, Jakarta, Selasa (17/7/2018). Penghargaan Indonesia Attractiveness Award (IAA) ini […]

  • Tim Fisip UIN Raden Fatah Serahkan Hasil Kajian Dasar Akademik CDP Kikim Area

    Tim Fisip UIN Raden Fatah Serahkan Hasil Kajian Dasar Akademik CDP Kikim Area

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.218
    • 0Komentar

    Bertempat di ruang Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat, Ketua Tim Kajian Dasar Akademis Daerah Persiapan Kabupaten Kikim Area Dr. Yenrizal, M.Si bersama anggota tim Ainur Ropik, M.Si dan Yulion Zalpa menyerahkan dokumen Laporan akhir kepada pihak Pemerintah Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. Dokumen Kajian Dasar akademik ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten lahat Chandra, SH. MM. […]

  • Mata Lelah Pandang Gawai Terus Menerus? Terapkan Rumus 20 – 20 – 20!

    Mata Lelah Pandang Gawai Terus Menerus? Terapkan Rumus 20 – 20 – 20!

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 855
    • 0Komentar

    SEJAK pandemi COVID-19 banyak di antara kita yang jadi lebih sering menggunakan gawai, seperti ponsel atau laptop, lebih dari 2 jam secara terus menerus. Ayo jaga kesehatan mata dengan menerapkan Rumus 20-20-20, yakni istirahat setiap 20 menit sekali dengan melihat objek sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik. Selain itu lakukan hal-hal seperti membatasi […]

  • Siap Sukseskan MTQ Ke XXX, Ini dilakukan Dinkominfo Muba

    Siap Sukseskan MTQ Ke XXX, Ini dilakukan Dinkominfo Muba

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 993
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi terus memantangkan persiapan jelang acara pembukaan MTQ ke XXX tingkat Provinsi Sumatera Selatan, Pemkab Musi BanyuasinBahkan kolaborasi dari berbagai elemen nampak terjalin dengan baik, terlebih Kabupaten Muba akan menjamu peserta dan tamu undangan dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan (Sumsel) dalam perhelatan MTQ. Tepatnya, pada hari Jumat […]

expand_less
WordPress Archive Wholesale Pricing For WooCommerce Wicky – Wine Shop WooCommerce WordPress Theme Widocline – Professional Window Cleaning Services Template Kit Wieldy – React Admin Template Ant Design and Redux Wigme – Hair Extensions WooCommerce Shop Wiguard – CCTV & Security WordPress Theme Wikb – Knowledgebase & Help Desk WP Theme Wilcity – Directory Listing WordPress Theme Wildcard Coupons WooCommerce Plugin Wilmër – Construction WordPress Theme