Sabtu, 22 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bursa & Index » Rupiah Masih Sulit Merangkak, Kok Tambah Loyo ?

Rupiah Masih Sulit Merangkak, Kok Tambah Loyo ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 11 Des 2018
  • visibility 2.060
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Pembukaan perdagangan selasa pagi [11/12/2018] Nilai tukar  terhadap dolar  rupiah Amerika Serikat (AS) kian melemah pada pembukaan perdagangan pagi ini. Rupiah melemah ke level Rp14.600-an per USD.

Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Selasa (11/12/2018) pukul 09.07 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange dibuka semakin melemah 59 poin atau 0,41% ke level Rp14.612 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.605 per USD – Rp14.620 per USD.

Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah melemah 60 poin atau 0,41% ke Rp14.610 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.580 per USD – Rp14.615 per USD.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Nanang Hendarsah menyatakan, pergerakkan nilai tukar Rupiah dipengaruhi risk-off dan aksi flight to quality yang mewarnai pasar keuangan global. Setidaknya penutupan Rupiah hari ini membaik dari sebelumnya didorong intervensi Bank Sentral dalam bentuk transaksi DNDF (Non-Deliverable Forward).

Namun aktifnya Bank Indonesia intervensi dalam bentuk transaksi DNDF sepanjang sesi perdagangan, Rupiah berhasil di tutup di Rp14.465 (per USD),” jelasnya melansir Okezone.

Dia menjelaskan, risk off di pasar keuangan global terutama dipicu kekhawatiran pasar terhadap kembali meningkatnya tensi sengketa dagang antara AS dan China. Hal ini menyusul ditangkapnya CFO Huawei Techologies, Wanzhou Meng di Kanada yang akan diekstradisi ke AS.

Kekhawatiran pasar tersebut mendorong pelemahan indeks saham global, sementara yield UST berlanjut turun hingga ke 2.83%, jadi level terendah sejak September 2018. Hal ini karena meningkatnya ekspektasi pasar terhadap perlambatan ekonomi AS menyusul rilis data ekonomi AS yang melemah.

“Kurva imbal hasil (yield curve) di pasar oabligasi AS cenderung inverted, bahkan spread yield obligasi 2 dan 5 tahun sudah negatif,” kata dia.

Selain itu, risiko global juga dipengaruhi beberapa data ekonomi AS yang dirilis, mengindikasikan ekonomi AS tidak sesolid tiga bulan sebelumnya. Di mana penyerapan tenaga kerja di bawah ekspektasi, defisit perdagangan melebar menjadi yang terbesar dalam 10 tahun.[**]

Sumber : Okezone

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3.693 Guru di Muba Peroleh TPP

    3.693 Guru di Muba Peroleh TPP

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 757
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Sebanyak 3.693 guru di Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] mendapat TPP dari Pemerintah Kabupaten Muba. TPP diberikan tersebut untuk para tenaga pendidik dengan nominal Rp1,125.000 per tenaga pendidik memenuhi kualifikasi.TPP itu diberikan  tidak hanya fokus meningkatkan kualitas tenaga pendidik, tetapi upaya peningkatan kesejahteraan. “Besarannya sama seperti pencairan TPP tahun 2018, nah, untuk tahun 2019 ini Pemkab Muba […]

  • RSUD Sekayu Berhasil Operasi Kelainan Jantung Pasien ke -15

    RSUD Sekayu Berhasil Operasi Kelainan Jantung Pasien ke -15

    • calendar_month Minggu, 23 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 977
    • 0Komentar

    PASIEN ke -15 pasien kelainan jantung berhasil dilakukan operasi jantung terbuka di RSUD Sekayu.  Pasien itu bernama  Rendi (15) warga Kecamatan Keluang mengidap dua kelainan sekaligus.  “Proses operasi kali ini memakan waktu sekitar 5 jam, karena kasus yang ditangani cukup komplit pasalnya memiliki 2 kasus yaitu Atrial Septal Defect + Mitral Regurgitasi Severe (ASD + […]

  • Panglima TNI: Vaksinasi Diprioritaskan para Babinsa, Mereka Sebagai Ujung Tombak

    Panglima TNI: Vaksinasi Diprioritaskan para Babinsa, Mereka Sebagai Ujung Tombak

    • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 761
    • 0Komentar

    PANGLIMA TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto disela-sela kegiatan pemberian vaksin ini mengatakan, vaksinasi yang dilakukan merupakan tahap-2 yang diperuntukan bagi prajurit TNI/Polri yang  telah dimulai di beberapa tempat sejak tanggal 1 Maret 2021 lalu. Prioritas pertama pada tahap ini adalah para Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga serta para Bhabinkamtibmas yang merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan PPKM […]

  • Canda Gubernur Terhadap Kepsek, Jika 139 SMK Tak Mampu Bikin Booster Signal

    Canda Gubernur Terhadap Kepsek, Jika 139 SMK Tak Mampu Bikin Booster Signal

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 997
    • 0Komentar

    SEBANYAK 139 SMK se Sumsel ditantang untuk membuat Booster Signal agar petani di pelosok daerah Sumsel terbantu. “SMK-SMK ini dengar, ya kepala sekolahnya terutama, Saya tantang tahun ini harus bisa buat booster sinyal. Lihatlah kasian petani-petani di daerah bagaimana mereka mau maju kalau untuk dapat sinyal saja sulit,” kata Gubernur Sumsel Herman Deru kemarin. Mengenai […]

  • Pengembangan Pariwisata Jabar Kedepankan Konsep Kultural & Ecotourism

    Pengembangan Pariwisata Jabar Kedepankan Konsep Kultural & Ecotourism

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.736
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan pihaknya akan mengembangkan sektor pariwisata di Jawa Barat dengan mengedepankan konsep kultural dan ecotourism atau wisata berbasis alam. Dalam pembukaan Jabar Culture and Tourism Festival yang diselenggarakan secara daring, Minggu (21/3/2021), Sandiaga mengatakan Provinsi Jawa Barat memiliki potensi wisata kultural yang […]

  • Penumpang KRL Turun 19,6 Persen

    Penumpang KRL Turun 19,6 Persen

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.267
    • 0Komentar

    PT KAI Commuter mencatat, sepanjang 2021 telah melayani pengguna Kereta Listrik Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (KRL Jabodetabek) sebanyak 123.125.911 penumpang dengan rata-rata 337.331 pengguna tiap harinya. Jumlah tersebut turun 19,6 persen dibanding jumlah pengguna KRL Jabodetabek sepanjang 2020, yaitu sebanyak 153.154.151 penumpang dengan rata-rata pengguna perharinya sebanyak 419.600 penumpang. “Sepanjang 2021 lalu, pengguna […]

expand_less
WordPress Archive Tumli – A Personal Masonry Style WordPress Theme Tuna Form Wizard, Signup, Login, Reservation and Questionnaire Tunepain – Auto Parts WooCommerce WordPress Theme Tuning – Car Detailing & Dealer Shop WordPress theme Turan – Fashion Multipurpose WooCommerce Theme Turitor – Education WordPress Theme Tutor LMS Pro Tutorgo – Education WordPress Theme TUULIKKI Nordic Blog & Shop WordPress Theme TV Schedule and Timetable for WordPress