Sekolah Lansia Palembang, Baru 30 dari 8.000 Terlayani
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 26 menit yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Program Sekolah Lansia di Kota Palembang masih menghadapi tantangan untuk menjangkau lebih banyak warga lanjut usia. Di Kecamatan Ilir Timur Satu, dari sekitar 8.000 penduduk lansia, baru 30 orang yang mengikuti program pembelajaran tersebut.
Kondisi ini menjadi perhatian di tengah upaya meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap sehat, aktif, dan mandiri.
Perluasan akses pendidikan bagi kelompok lanjut usia pun menjadi pekerjaan rumah agar manfaat program tidak hanya dirasakan oleh segelintir peserta.
Bahkan, semangat lansia untuk terus belajar terlihat dalam Wisuda Sekolah Lansia Tangguh Ceria dan Nurul Furqon Tahun 2026.
Sebanyak 60 peserta dari dua sekolah lansia di Palembang diwisuda setelah mengikuti pembelajaran selama kurang lebih enam bulan.
Wisuda yang berlangsung di Ruang Pertemuan Parameswara, dibuka Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, SH, MM, Kamis (29/10/2026).
Puluhan peserta tersebut berasal dari Sekolah Lansia Tangguh Ceria di Kecamatan Ilir Timur Satu dan Sekolah Lansia Nurul Furqon di Kecamatan Seberang Ulu Satu. Masing-masing sekolah meluluskan 30 peserta dengan total 10 kali pertemuan selama masa pembelajaran.
Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DPPKB Kota Palembang, Candra Kurniadi, S.Kom, mengatakan pengembangan Sekolah Lansia perlu diperluas agar semakin banyak warga lanjut usia mendapat kesempatan belajar.
Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari upaya pemberdayaan lansia melalui Lansia Berdaya (SIDAYA). Dengan dukungan anggaran yang memadai, Sekolah Lansia diharapkan dapat dikembangkan di seluruh kecamatan di Kota Palembang. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
