TBB Keramasan Capai 46 Persen, Percepatan Proyek Jangan Ganggu Akses Warga
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 17 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Pembangunan Terminal Bongkar Batubara (TBB) Keramasan terus dikebut. Hingga Oktober 2026, progres fisik proyek digarap KAI Logistik tersebut telah mencapai 46 persen.
Proyek ini ditargetkan selesai pada Juli 2027. Percepatan pengerjaan pun terus dilakukan agar pembangunan terminal dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Di tengah proses tersebut, dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu hal yang dibahas KAI Logistik saat bertemu Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru di Griya Agung Palembang, Rabu (7/10/2026).
Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan bersama jajaran menyampaikan perkembangan pembangunan TBB Keramasan sekaligus koordinasi terkait dukungan fasilitas pemerintah daerah yang dibutuhkan untuk menunjang kelancaran proyek.
Herman Deru menyatakan Pemprov Sumsel siap mendukung penyelesaian pembangunan infrastruktur logistik tersebut. Namun, dukungan itu tetap disertai catatan agar aktivitas pembangunan tidak mengganggu kepentingan masyarakat.
Terutama terkait akses jalan dan keselamatan pengguna jalan yang berada di sekitar kawasan proyek.
“Kami semaksimal mungkin mendukung pembangunan, namun tetap mengedepankan hak-hak masyarakat pengguna jalan agar suksesnya proyek besar ini dapat membuat perlintasan kereta api ke depan berjalan optimal,” ujar Herman Deru.
Pesan tersebut menjadi perhatian penting seiring percepatan pembangunan TBB Keramasan. Proyek diharapkan tidak hanya selesai sesuai target, tetapi juga tetap berjalan dengan memperhatikan kelancaran aktivitas masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, keberadaan TBB Keramasan nantinya diharapkan ikut memperkuat konektivitas logistik serta mendukung kelancaran pergerakan angkutan kereta api di Sumatera Selatan.
Pemprov Sumsel dan KAI Logistik selanjutnya akan terus melakukan koordinasi agar pembangunan berjalan efektif hingga mencapai target penyelesaian pada Juli 2027. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
