Hujan Gerimis Singkat di Kalidoni Palembang, Sekolah Mulai PTM, Bagaimana Kondisi Udara Siang Ini?
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 36 menit yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : st
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Gerimis sempat turun di kawasan Kalidoni, Palembang, Kamis (24/9/2026) pagi. Hujan kali ini berlangsung singkat, hanya sekitar lima menit, tetapi cukup membuat suasana di sekitar Jalan Azhari berubah.
Gerimis turun saat aktivitas warga mulai ramai. Kendaraan masih melintas, sementara aktivitas antar-jemput anak sekolah juga mulai terlihat setelah pembelajaran tatap muka (PTM) kembali berjalan.
Pantauan sekitar pukul 07.00 WIB, sejumlah anak TK, SD hingga SMP terlihat berangkat sekolah. Di salah satu TK di Jalan Azhari, orang tua tampak mengantar anak, sementara sebagian lainnya menunggu di sekitar lokasi.
Aktivitas tersebut kembali terlihat hingga menjelang pukul 10.00 WIB ketika orang tua mulai menjemput anak.
Namun, gerimis yang hanya berlangsung sebentar itu memunculkan pertanyaan lain yang lebih penting, apakah hujan singkat tersebut ikut membuat kualitas udara Palembang membaik?
Gerimis turun, udara belum tentu langsung bersih
Di kawasan Perumahan Pesona Harapan Jaya, Jalan Azhari, Kalidoni, Palembang gerimis membuat permukaan jalan dan lingkungan sekitar kembali basah.
Hujan singkat tersebut tentu berbeda dengan hujan deras yang berlangsung lama. Oleh karena itu, perubahan kualitas udara setelah gerimis tidak bisa hanya dilihat dari kondisi jalan atau suasana yang terasa lebih sejuk.
Indikator yang lebih penting adalah konsentrasi partikulat, terutama PM2.5, berdasarkan pembaruan BMKG yang tersedia, data terbaru yang dapat diverifikasi masih menunjukkan pembacaan pukul 05.00 WIB.
Saat itu, konsentrasi PM2.5 di Talang Betutu tercatat 242,3 µg/m³, sedangkan di Musi 2 mencapai 156,7 µg/m³. Kedua angka tersebut masih berada dalam kategori sangat tidak sehat. Dengan demikian, gerimis sekitar lima menit di Kalidoni belum cukup menjadi dasar untuk menyimpulkan kualitas udara Palembang sudah membaik.
Aktivitas warga mulai kembali normal
Di tengah kondisi tersebut, aktivitas warga tetap berjalan seperti biasa, bahkan anak-anak kembali berangkat sekolah, orang tua mengantar dan menjemput, sementara kendaraan mulai memadati sejumlah ruas jalan di kawasan Kalidoni.
Pemandangan ini menjadi salah satu tanda aktivitas luar rumah kembali meningkat setelah sebelumnya kualitas udara menjadi perhatian dan pembelajaran sempat dilakukan dari rumah.
Namun, aktivitas warga yang kembali normal tidak serta-merta berarti kondisi udara sudah aman. Data PM2.5 terbaru yang tersedia masih menunjukkan angka tinggi. Sementara itu, pembaruan BMKG untuk kondisi setelah gerimis tersebut masih ditunggu.
Karena itu, dampak hujan singkat di Kalidoni terhadap kualitas udara Palembang baru bisa dilihat setelah terdapat pembacaan PM2.5 berikutnya. Gerimis memang sudah turun. Jalanan pun sempat basah. Tetapi untuk menjawab apakah udara Palembang benar-benar membaik, angka PM2.5 setelah hujan yang akan menjadi penentunya. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
