Kamis, 27 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Gajah Sumatera Yuyun Jadi Perhatian di PLG Saree, Ada Pelajaran Penting di Balik Cara Mahout Merawatnya

Gajah Sumatera Yuyun Jadi Perhatian di PLG Saree, Ada Pelajaran Penting di Balik Cara Mahout Merawatnya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 33 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Gajah Sumatera bukan hanya satwa besar yang hidup di hutan. Di balik tubuhnya yang kuat, satwa ini memiliki karakter, kebiasaan, dan kebutuhan yang membuat proses merawatnya membutuhkan pengetahuan sekaligus kesabaran.

Hal itu dirasakan langsung 60 anak muda peserta Forest Youthverse (FYV) Resilience Aceh 2026 ketika mengunjungi Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Aceh Besar, Rabu (26/8).

Di tempat itu, perhatian peserta tertuju pada Yuyun, seekor gajah yang sehari-hari dirawat oleh mahout. Pertemuan tersebut menjadi pengalaman berbeda bagi para peserta yang selama ini lebih banyak mengenal gajah Sumatera melalui buku, foto, maupun media sosial.

Yuyun bukan hanya diperkenalkan sebagai satwa yang harus dilindungi. Peserta juga diajak melihat bagaimana seekor gajah dirawat, mulai dari kebutuhan pakan, kesehatan, perilaku hingga interaksi sehari-hari dengan mahout.

Dari sana muncul satu pelajaran penting konservasi gajah tidak berhenti pada upaya menyelamatkan satwanya. Hutan sebagai habitat juga harus tetap terjaga.

Mengenal Yuyun dari dekat

Mouludin, mahout yang sudah mendampingi Yuyun selama sekitar empat tahun, mengatakan gajah memiliki karakter yang berbeda-beda.

Menurutnya, Yuyun termasuk gajah yang ceria, aktif, banyak makan dan sedikit usil. Ia juga cukup senang berinteraksi dengan manusia.

Karakter seperti itu membuat seorang mahout tidak bisa hanya mengandalkan rutinitas dalam merawat gajah.

“Merawat gajah bukan sekadar memberi makan. Kita harus mengenali kebiasaannya, kondisi kesehatannya, suasana hatinya, dan membangun kepercayaan setiap hari,” ujar Mouludin.

Penjelasan tersebut menjadi bagian menarik dari kunjungan para Genries. Mereka tidak hanya melihat gajah dari jarak dekat, tetapi juga memahami bahwa hubungan antara mahout dan gajah dibangun melalui interaksi yang dilakukan secara konsisten.

Pemberian pakan, perawatan, latihan hingga pemantauan kondisi gajah menjadi bagian dari keseharian yang membutuhkan keterampilan dan ketelitian.

Bagi Arya Alfarisi, salah seorang Genries asal Aceh, pengalaman bertemu langsung dengan Yuyun membuat pandangannya terhadap konservasi gajah berubah.

Selama ini, kata dia, gajah lebih banyak dikenalnya melalui cerita dan media sosial. Setelah melihat langsung proses perawatan di PLG Saree, ia menyadari bahwa menjaga gajah membutuhkan kesabaran, pengetahuan dan komitmen.

Gajah Sumatera dan persoalan yang lebih besar

Cerita Yuyun sebenarnya hanya satu bagian kecil dari persoalan konservasi di Aceh.

Wilayah ini memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati Indonesia. Bentang alam Leuser bahkan menjadi habitat bagi empat satwa penting, yakni gajah Sumatera, harimau Sumatera, badak Sumatera dan orangutan Sumatera.

Artinya, ketika habitat hutan mengalami tekanan, persoalannya bukan hanya hilangnya tempat tinggal satu jenis satwa.

Ada ekosistem yang ikut dipertaruhkan, karena menjaga populasi gajah Sumatera juga berkaitan dengan bagaimana manusia menjaga hutan, koridor satwa dan ruang hidup yang memungkinkan satwa liar bergerak tanpa terus berhadapan dengan permukiman atau aktivitas manusia.

Di Aceh, persoalan tersebut juga terlihat dari konflik manusia dan gajah. Ketika habitat dan jalur pergerakan gajah terganggu, perjumpaan dengan manusia dapat terjadi dan berpotensi menimbulkan konflik.

Salah satu pendekatan yang dikembangkan BKSDA Aceh dalam merespons persoalan tersebut adalah Conservation Response Unit (CRU), yang turut mendukung penanganan konflik manusia dan gajah liar.

Anak muda diajak melihat konservasi dari lapangan

Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Luckmi Purwandari, mengatakan pengalaman di lapangan sengaja diberikan agar peserta Forest Youthverse tidak hanya mendapatkan pengetahuan dari ruang kelas.

Menurutnya, generasi muda perlu melihat secara langsung bagaimana persoalan kehutanan dan konservasi berlangsung di tingkat tapak.

“Menjaga satwa tidak dapat dipisahkan dari menjaga hutannya,” kata Luckmi.

Pengalaman seperti ini diharapkan membuat konservasi terasa lebih dekat. Bukan sekadar istilah yang muncul dalam kampanye lingkungan, tetapi persoalan nyata yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

Bagi para Genries, perjumpaan dengan Yuyun sekaligus menjadi cara sederhana untuk memahami bahwa menjaga satwa liar bukan pekerjaan satu pihak saja.

Ada mahout yang merawatnya setiap hari, ada pengelola kawasan yang menjaga habitat, ada masyarakat yang hidup berdampingan dengan satwa, dan ada generasi muda yang kelak ikut menentukan bagaimana hutan dan satwa di dalamnya diperlakukan.

Pada akhirnya, Yuyun mungkin hanya seekor gajah yang ditemui para peserta dalam satu kegiatan.

Namun dari seekor gajah itu, mereka bisa melihat persoalan yang jauh lebih besar, ketika hutan tetap menjadi rumah, gajah memiliki ruang untuk hidup dan manusia memiliki peluang lebih besar untuk hidup berdampingan dengannya.

Itulah makna konservasi yang sesungguhnya, bukan hanya membuat gajah tetap ada, tetapi memastikan rumahnya juga tidak hilang. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OKI Gelar Seleksi PPPK

    OKI Gelar Seleksi PPPK

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 918
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir terus berupaya memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di wilayah ini. Setelah sukses menggelar seleksi  Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kategori P1 hingga P3, sebanyak 673 Pelamar Umum mengikuti uji Kompetensi yang berlangsung dari tanggal 18-19 Januari 2023 di dua lokasi berbeda, yaitu SMKN 1 Kayuagung dan SMKN 1 […]

  • Awas Demam Berdarah, Di Blora Sudah Capai 107 Kasus

    Awas Demam Berdarah, Di Blora Sudah Capai 107 Kasus

    • calendar_month Senin, 14 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 650
    • 0Komentar

    DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora menyatakan dalam 45 hari terakhir kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blora mencapai 107 kasus sehingga masyarakat harus waspada. Dinkes Blora minta warga waspada dan tetap melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Termasuk segera memeriksakan ke dokter jika mendapati anggota keluarga yang demam hingga tiga hari tidak turun. Kepala Dinkes Blora, […]

  • Travel Fair (GOTF) Kembali Digelar

    Travel Fair (GOTF) Kembali Digelar

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.152
    • 0Komentar

    MASKAPAI i Nasional Garuda Indonesia yang kali ini didukung penuh oleh Bank BCA, kembali menggelar Garuda Indonesia Online Travel Fair (GOTF) yang akan diselenggarakan secara online pada tanggal 26 – 31 Maret 2021 mendatang melalui channel digital resmi Garuda Indonesia seperti aplikasi mobile apps “Fly Garuda”, Website Garuda Indonesia maupun microsite GOTF  www.garuda-indonesia.com/gotf. GOTF merupakan event yang dilaksanakan Garuda Indonesia secara berkala dalam rangka […]

  • Program Bangkit Kemendikbudristek, UIN Jakarta Masuk Top 15

    Program Bangkit Kemendikbudristek, UIN Jakarta Masuk Top 15

    • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 637
    • 0Komentar

    DUA tim dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Jakarta berhasil masuk dalam Top 15 Final Capstone Project pada Program Bangkit, Kemendikbudristek. Hal ini disampaikan Mendikbudristek Nadiem Makarim, dalam Acara Kelulusan Bangkit 2021 yang digelar secara virtual, belum lama ini. Dua tim dari FST UIN Jakarta tepilih diantara Top 15 Final Capstone Project tersebut yaitu […]

  • Petani Air Sugihan Dapat “Mainan” Baru!

    Petani Air Sugihan Dapat “Mainan” Baru!

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.073
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Ogan Komering Ilir – Hari Jumat (14/3/2025) jadi momen yang bikin petani di Kecamatan Air Sugihan senyum sumringah! Gimana nggak? Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Muchendi Mahzareki, datang langsung buat bagi-bagi ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) ke Brigade Pangan. Bantuan ini bukan sekadar traktornya keren atau mesin panennya kinclong, tapi ini strategi […]

  • Tancap gas, hari pertama masuk kerja,Pj Bupati Muba langsung pimpin apel bersama & halal bihalal, ingatkan 3 hal penting

    Tancap gas, hari pertama masuk kerja,Pj Bupati Muba langsung pimpin apel bersama & halal bihalal, ingatkan 3 hal penting

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

      Sumselterkeni.co.id,-  Pasca libur lebaran Idul Fitri, ASN di Muba mulai hari ini masuk kerja, Pejabat Bupati Muba Apriyadi Mahmud langsung tancap gas memimpin apel bersama dan halal bihalal di Halaman Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (16/4/2024).   Apel bersama dihadiri juga  Sekretaris Daerah Kabupaten Muba H Musni Wijaya, Para Staf Ahli Bupati dan […]

expand_less
WordPress Archive Aventura – Travel & Tour Booking System WordPress Theme Averly – Creative Multipurpose WordPress Theme Averush – Digital Marketing & Creative Agency Elementor Template Kit Aviacademy – Aviation & Flight School Elementor Template Kit Avika – Multipurpose eCommerce Elementor Pro Template Kit Avila – Electronic WooCommerce Elementor Template Kit Avimart – Multi-Vendor Marketplace WordPress Theme Avontur – Modern Tour & Travel Elementor Template Kit Avviare Start Up Business Elementor Template Kit Avvocato – Law Firm WordPress Theme