Prabowo Bawa Rp200 Miliar untuk Gempa NTT, 8 Kabupaten Kebagian, Ada Pesan Penting
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : setneg.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat tambahan dukungan dana dari pemerintah. Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan kemasyarakatan sebesar Rp200 miliar untuk membantu pemerintah daerah menangani dampak bencana di Pulau Flores.
Dana tersebut tidak hanya diarahkan ke pemerintah provinsi. Sebanyak Rp40 miliar diberikan untuk Pemprov NTT, sementara delapan kabupaten terdampak masing-masing memperoleh Rp20 miliar.
Delapan daerah itu meliputi Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Ngada, Nagekeo, Sikka, dan Flores Timur.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memastikan seluruh bantuan untuk kabupaten sudah diterima pemerintah daerah. Dana tersebut kemudian disampaikan kepada para bupati agar penggunaannya tetap fokus pada kebutuhan penanganan gempa.
“Bantuan itu tidak boleh digunakan hal yang lain kecuali untuk menangani bencana,” kata Suharyanto saat mengikuti rapat penanganan gempa bersama Presiden Prabowo di Kabupaten Nagekeo, Rabu (26/8/2026).
Besarnya dukungan tersebut dinilai membantu daerah bergerak lebih leluasa dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan bantuan Rp20 miliar untuk setiap kabupaten dan Rp40 miliar untuk provinsi memberi ruang bagi pemerintah daerah memperkuat bantuan kepada para pengungsi.
Namun, pembahasan penanganan gempa NTT tidak berhenti pada pencairan dana.
Dalam rapat tersebut, Prabowo juga menyoroti kesiapan daerah menghadapi kondisi darurat. Presiden meminta pemerintah daerah mulai memiliki gudang dan persediaan makanan sendiri sehingga kebutuhan dasar tidak sepenuhnya menunggu bantuan ketika bencana terjadi.
Menurut Prabowo, gubernur dan bupati idealnya sudah mempunyai lumbung cadangan untuk menghadapi keadaan darurat. Jika hal itu belum berjalan, pemerintah pusat akan membantu mendorong penyediaannya.
Pesan Presiden menjadi bagian lain dari respons pemerintah terhadap gempa NTT. Selain menangani kebutuhan warga saat ini melalui bantuan Rp200 miliar, pemerintah juga mulai mendorong agar daerah memiliki cadangan logistik yang bisa segera digunakan ketika bencana kembali terjadi. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
