Kemendag Siapkan Talenta Desain yang Tak Cuma Kreatif, tapi Paham Pasar Ekspor
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 11 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : kemendag.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Kemendag mendorong talenta muda bidang desain memahami kebutuhan industri dan pasar ekspor sejak masih di bangku kuliah. Kompetensi tersebut dinilai penting agar desain produk Indonesia tidak berhenti pada aspek visual, tetapi ikut memperkuat daya saing produk di pasar global.
Upaya itu diwujudkan melalui kerja sama Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kemendag dengan MNC University dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di bidang pengembangan ekspor nasional. Kerja sama ditandatangani di Jakarta, Jumat (21/8).
Salah satu implementasinya berupa program magang mahasiswa MNC University di Indonesia Design Development Center (IDDC). Di sana, mahasiswa akan terlibat dalam proses pengembangan desain produk, mulai dari riset hingga strategi promosi untuk pasar internasional.
Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag Ari Satria mengatakan pengalaman tersebut diperlukan agar mahasiswa tidak hanya menguasai teori desain, tetapi memahami kebutuhan nyata industri.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman dan kompetensi yang relevan untuk menghadapi tantangan nyata di industri desain yang berorientasi ekspor,” kata Ari.
Menurut dia, keterlibatan mahasiswa dalam pengembangan produk dapat mempertemukan kemampuan desain dengan kebutuhan pasar. Pendekatan tersebut juga membuka ruang bagi talenta muda untuk memahami bagaimana desain dapat mendukung pengembangan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia.
Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada magang. Ruang lingkupnya mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan seminar, kuliah umum, kuliah tamu, lokakarya, dan promosi bersama.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan penguatan kompetensi desain perlu dilakukan sejak mahasiswa berada di perguruan tinggi. Menurutnya, pemahaman terhadap kebutuhan industri dan pasar global menjadi bagian penting dalam menyiapkan talenta untuk mendukung ekosistem ekspor nasional.
“Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu strategi Kemendag untuk menyiapkan talenta muda yang memahami desain dan kebutuhan pasar ekspor sejak dini,” ujar Puntodewi.
Ia menilai mahasiswa juga dapat berkontribusi dalam pengembangan desain produk dan UMKM Indonesia agar lebih berdaya saing di pasar global.
Dari sisi kampus, Direktur Kemitraan dan Kantor Urusan Internasional MNC University Fenny Yutika Seli mengatakan kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada program jangka pendek. Kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri dinilai dapat membuka lebih banyak ruang bagi peningkatan kompetensi mahasiswa maupun sivitas akademika.
“Kami berharap kerja sama ini dapat diimplementasikan melalui berbagai program yang memberikan pengalaman dan meningkatkan kompetensi mahasiswa maupun sivitas akademika, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujar Fenny. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
