Jumat, 21 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » HYROX Makin Diminati Perempuan, Kenapa Olahraga Ini Jadi Tren Baru?

HYROX Makin Diminati Perempuan, Kenapa Olahraga Ini Jadi Tren Baru?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 41 menit yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – HYROX mulai menarik perhatian perempuan yang mencari tantangan baru dalam berolahraga. Perpaduan lari dan latihan fungsional membuat olahraga hybrid ini tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga kekuatan dan daya tahan.

Sekilas, konsepnya memang terlihat cukup berat. Peserta harus berlari sekaligus menyelesaikan berbagai latihan fungsional dalam satu rangkaian. Namun, kombinasi itulah yang membuat HYROX berbeda dari latihan kebugaran biasa.

Ada unsur kompetisi di dalamnya, peserta tidak hanya datang untuk berkeringat, tetapi juga membawa target masing-masing. Ada yang ingin menyelesaikan perlombaan, memperbaiki catatan waktu, atau sekadar membuktikan kemampuan diri.

Dari situ, daya tarik olahraga HYROX mulai terlihat, karena formatnya mempertemukan dua kemampuan yang selama ini kerap dilatih secara terpisah, yakni daya tahan dan kekuatan. Pelari ditantang menghadapi latihan fungsional, sementara orang yang terbiasa latihan kekuatan harus tetap menjaga kemampuan berlari.

Reuters melaporkan, HYROX telah berkembang dari kompetisi yang awalnya hanya diikuti sekitar 650 peserta menjadi olahraga global dengan lebih dari 1,5 juta atlet. Perlombaannya kini berlangsung di lebih dari 100 kota di 35 negara. Formatnya menggabungkan lari satu kilometer dengan latihan kebugaran fungsional dalam delapan segmen.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan olahraga hybrid bukan lagi hanya aktivitas di kalangan kecil penggemar kebugaran. Yang menariknya, perkembangan itu juga membuka ruang yang lebih besar bagi perempuan.

Atlet hybrid race asal Amerika Serikat, Johnny Tieu, mengatakan HYROX di Indonesia tidak hanya untuk laki-laki dewasa. Menurutnya, perempuan juga dapat mengikuti olahraga tersebut dan memiliki berbagai kategori untuk saling menantang.

Pernyataan itu disampaikan Johnny dalam konferensi pers Indonesia Sports Summit 2026 x Jakarta Hybrid Race di Gedung Kemenpora, Jakarta, Kamis (20/8/2026). Kemenpora menyebutkan Johnny sebagai Asia’s Top Ranked Hyrox Pro Athlete dan Performance Coach.

Hal itu menarik karena olahraga menggunakan beban atau perlengkapan berat selama ini kerap dianggap lebih dekat dengan laki-laki. Kini, batas itu mulai bergeser.

Perempuan juga semakin memiliki ruang untuk mencoba aktivitas yang menggabungkan kekuatan, daya tahan, dan kemampuan mengendalikan tubuh.

Ketika Tantangan HYROX Berubah Jadi Kepercayaan Diri

Bagi sebagian peserta, tantangannya bahkan bukan soal mengalahkan orang lain. Ada pertanyaan yang lebih personal yaitu, seberapa jauh kemampuan diri bisa didorong?

Pertanyaan sederhana itu dapat membuat pengalaman mengikuti HYROX terasa berbeda. Seseorang mungkin datang dengan kemampuan yang belum sempurna, tetapi memiliki target untuk menyelesaikan tantangan yang sebelumnya belum pernah dilakukan.

Oleh karena itu, pengalaman pertama menjadi bagian penting.

Orang yang awalnya hanya melihat video HYROX di media sosial belum tentu langsung tertarik mencoba. Namun, ketika melihat teman sendiri berlatih atau mengikuti perlombaan, rasa penasaran bisa muncul.

Dari sana, muncul dorongan sederhana: kalau orang lain bisa mencoba, mungkin saya juga bisa.

Johnny juga melihat pengalaman bersama teman dapat mendorong seseorang untuk berani mencoba. Menurut dia, keraguan sebelum memulai bisa berubah menjadi rasa percaya diri setelah seseorang berhasil melewati pengalaman pertamanya.

Setelah itu, tantangannya bisa berkembang.

Seseorang mungkin ingin memperbaiki waktu, meningkatkan kekuatan, atau mencoba kategori berbeda. Dengan begitu, olahraga tidak berhenti pada satu perlombaan.

Di sinilah komunitas menjadi bagian penting dari perkembangan HYROX.

Latihan bersama memberikan dorongan yang berbeda dibandingkan berolahraga sendirian. Ada teman untuk berbagi target, saling menyemangati ketika latihan terasa berat, sekaligus menjadi alasan untuk kembali berlatih.

Komunitas juga membuat persaingan terasa lebih sehat. Tidak semua orang datang dengan tujuan menjadi juara. Sebagian hanya ingin menyelesaikan tantangan yang sudah mereka tentukan sendiri.

Pola seperti itu ikut menjelaskan mengapa HYROX dapat menarik orang dengan latar belakang kebugaran berbeda.

Pelari bisa menguji kekuatannya. Orang yang terbiasa latihan beban bisa mengukur daya tahannya. Sementara mereka yang baru mengenal olahraga hybrid dapat menjadikannya sebagai tantangan baru.

Indonesia pun mulai mengikuti perkembangan tersebut.

Kementerian Pemuda dan Olahraga RI melihat pertumbuhan hybrid fitness dan kehadiran HYROX sebagai bagian dari perkembangan olahraga partisipatif di Indonesia. Pemerintah juga memperkenalkan Indonesia Sports Summit 2026 bersama Jakarta Hybrid Race sebagai bagian dari perkembangan ekosistem olahraga dan industri olahraga nasional.

Namun, keberlangsungan HYROX pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh besarnya sebuah event.

Olahraga akan bertahan ketika orang memiliki alasan untuk kembali melakukannya.

Bagi satu orang, HYROX mungkin menjadi target kebugaran. Bagi yang lain, olahraga ini menjadi cara menguji batas diri setelah lama berlari atau berlatih di gym. Bagi peserta lainnya, komunitas justru menjadi alasan untuk terus berlatih.

Itulah yang membuat olahraga hybrid memiliki daya tarik tersendiri.

Ada tantangan fisik, persaingan, pengalaman personal, dan kebersamaan yang berjalan bersamaan.

Semakin banyak perempuan yang masuk ke olahraga seperti HYROX, semakin terlihat pula perubahan cara masyarakat memandang latihan berbeban. Aktivitas tersebut tidak lagi harus dianggap sebagai olahraga untuk kelompok tertentu.

Sehingga, HYROX menawarkan sesuatu yang sederhana, kesempatan untuk menguji kemampuan diri melalui tantangan nyata. Bagi mereka yang baru mengenalnya, langkah pertama mungkin hanya rasa penasaran.

Tetapi setelah tantangan pertama berhasil dilewati, bisa jadi muncul keinginan berikutnya, untuk mencoba lagi dan melihat seberapa jauh kemampuan diri bisa berkembang. (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awas !! Wako Palembang Bakal Sanksi & Denda yang Langgar Protokes Covid-19, Ini Nilainya

    Awas !! Wako Palembang Bakal Sanksi & Denda yang Langgar Protokes Covid-19, Ini Nilainya

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 886
    • 0Komentar

    PERATURAN Walikota (Perwali) Nomor 27 serta INPRES Nomor 6 yang isinya terkait pelanggaran terkait Protokol Kesehatan di tengah Pandemi Covid-19 sudah ditandatangani Walikota Palembang Harnojoyo. Peraturan tersebut mulai disosialisasikan ke masyarakat dengan harapan masyarakat patuh dengan protokes. Walikota Palembang, H. Harnojoyo menjelaskan siapa yang melanggar ada sanksi dan dendanya. Hal tersebut disampaikan Harnojoyo usai Rapat […]

  • Jumlah Pasien Covid 19 Sembuh Di Sumsel Meningkat

    Jumlah Pasien Covid 19 Sembuh Di Sumsel Meningkat

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 906
    • 0Komentar

    Jumlah total Pasien yang sembuh dari Virus Corona (Covid19) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sebanyak 444 orang atau kasus. Hal ini diungkapkan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Virus Corona (Covid19) Provinsi Sumsel, Prof Yuwono saat memberikan keterangan melalui aplikasi zoom di Command Center Pemprov Sumsel, Selasa (9/6/2020) Yuwono mengatakan, berdasarkan data yang masuk hari […]

  • Perkuat Kemandirian Ponpes, Kemenag Latih Agribisnis Ratusan Santri

    Perkuat Kemandirian Ponpes, Kemenag Latih Agribisnis Ratusan Santri

    • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.375
    • 0Komentar

    PROGRAM Penguatan Kemandirian Pesantren yang digagas Menag Yaqut Cholil Qoumas terus bergulir. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan pelatihan agribisnis untuk penguatan ekonomi pesantren. Tahun ini, ada 109 pesantren yang menjadi target pelatihan. Giat ini akan digelar dalam tiga angkatan untuk memastikan prosesnya berjalan dengan protokol kesehatan dan disiplin 5M di tengah pandemi. Angkatan […]

  • Ibu Negara Kagum, Sebut Gampo Muba Karya Lokal, Kualitas Internasional  

    Ibu Negara Kagum, Sebut Gampo Muba Karya Lokal, Kualitas Internasional  

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 972
    • 0Komentar

    “Ada jaket boomber, payung, dan kerajinan lainnya yang berbahan dasar getah gambir. Alhamdulillah ibu Iriana tadi sangat support dengan kehadiran Gambo Muba yang menurutnya bisa menjadi trend fashion yang menyasar semua kalangan,”

  • Tak Patuh Protokes, Warga Muba Bakal Disanksi, Muba Keluarkan Perbup No. 67 Tahun 2020

    Tak Patuh Protokes, Warga Muba Bakal Disanksi, Muba Keluarkan Perbup No. 67 Tahun 2020

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 799
    • 0Komentar

    MAKSIMALKAN pencegahan dan penanganan penularan wabah COVID-19 di Kabupaten Musi Banyuasin, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus melakukan sosialisasi hingga memberikan sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan. Seperti yang disampaikan Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi, kali ini Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA telah mengeluarkan Peraturan […]

  • Puskesmas Tanjung Lubuk Diresmikan, Layanan Mirip Rumah Sakit Tipe D

    Puskesmas Tanjung Lubuk Diresmikan, Layanan Mirip Rumah Sakit Tipe D

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 667
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati OKI, H. M. Dja’far Shodiq meresmikan pusat layanan kesehatan masyarakat (Puskesmas) Tanjung Lubuk Kabupaten OKI  pada Rabu, (25/5). Puskesmas yang berdiri megah di pusat ibu kota kecamatan  ini miliki fasilitas lengkap setara Rumah Sakit (RS) tipe D. “Komitmen Pak Bupati (H. Iskandar, SE) di dukung Pak Gubernur (Herman Deru) untuk memberikan layanan kesehatan […]

expand_less
WordPress Archive Contact Form 7 – Pardot Integration | Contact Form 7 – Account Engagement Integration Contact Form 7 Submissions Contact Form 7 to HubSpot Contact Lenses Prescription Plugin | WooCommerce WordPress Contact us all-in-one button with callback request feature for WordPress ContactMe – Responsive AJAX Contact Form – HTML5 PHP Contempo – Dance School WordPress Theme Content Egg – all in one plugin for Affiliate, Price Comparison, Deal sites Content Egg Pro – all in one plugin for Affiliate Content Switcher Elementor