Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumsel » Bukan Lagi Angkat Senjata, Generasi Muda Sumsel Hadapi “Perang Baru” di Era Global

Bukan Lagi Angkat Senjata, Generasi Muda Sumsel Hadapi “Perang Baru” di Era Global

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Delapan puluh satu tahun setelah Indonesia merdeka, medan perjuangan generasi muda Sumatera Selatan (Sumsel) berubah. Tidak lagi berhadapan dengan penjajah dan mengangkat senjata, anak muda saat ini dituntut harus mampu memenangkan persaingan di era global melalui pengetahuan, keterampilan, karakter dan prestasi.

Tantangan itu terasa semakin besar karena persaingan saat ini tidak mengenal batas wilayah. Anak muda Sumsel bukan hanya berkompetisi dengan sesama daerah, tetapi juga harus siap menghadapi dunia yang bergerak cepat dan semakin terbuka.

Pesan tentang tantangan generasi muda tersebut mendapat perhatian dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Griya Agung Palembang, Senin (17/8/2026).

Pemerintah Provinsi Sumsel menggelar upacara dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran Forkopimda, TNI/Polri, ASN, organisasi wanita hingga pelajar.

Para siswa SMA dari sejumlah wilayah di Sumsel juga mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka tampil membawakan lagu-lagu kebangsaan dan atraksi marching band yang ikut mewarnai peringatan kemerdekaan.

Keterlibatan pelajar menjadi bagian penting dari momen tersebut, sebab, setelah generasi sebelumnya berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, tanggung jawab berikutnya berada di tangan generasi yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi dan perubahan global.

Perjuangan generasi sekarang pun memiliki bentuk yang berbeda. Pendidikan dan penguasaan pengetahuan menjadi modal, sementara karakter dan keberanian mengambil peluang menjadi bekal untuk menghadapi kompetisi.

Untuk Sumsel sendiri, tantangan itu juga berkaitan dengan bagaimana menyiapkan anak muda agar tidak hanya menjadi penonton perubahan.

Bahkan mereka perlu memiliki kemampuan untuk menciptakan prestasi dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih luas.

Semangat kemerdekaan, karena itu, tidak cukup berhenti pada upacara setiap 17 Agustus. Nilai perjuangan perlu diterjemahkan ke dalam tindakan yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam kesempatan tersebut mengingatkan cara mengisi kemerdekaan memang sudah berubah dibandingkan masa perjuangan para pahlawan.

Menurutnya, perubahan zaman tidak boleh membuat nilai patriotisme ikut hilang. Semangat tersebut harus tetap menjadi dorongan bagi masyarakat untuk bekerja keras, menjaga persatuan dan membangun semangat gotong royong.

“Cara mengisi kemerdekaan saat ini berbeda dengan era perjuangan dulu, roh serta nilai-nilai patriotisme para pahlawan tidak boleh luntur,” kata Herman Deru.

Ia juga menaruh harapan besar kepada generasi muda Sumsel, agar memperkuat pengetahuan dan karakter sehingga berani bersaing di tingkat global.

Oleh sebab itu, “perang baru” generasi muda bukanlah perang dengan senjata. Medannya adalah kompetisi, dan kemenangan ditentukan dengan seberapa siap mereka membekali diri dengan kemampuan untuk menghadapi dunia yang terus berubah. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Menurun, Kendaraan Pribadi Mendominasi Mudik Lebaran

    Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Menurun, Kendaraan Pribadi Mendominasi Mudik Lebaran

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.204
    • 0Komentar

    MENTERI Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, mengungkapkan bahwa kendaraan pribadi mendominasi pergerakan mudik Lebaran 2022 ini. Meski demikian, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan yang signifikan. Tercatat, jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol yang keluar Jabodetabek pada Lebaran 2022 mengalami peningkatan sebanyak 1,7 persen dibandingkan dengan Lebaran 2019. Sedangkan, jumlah yang masuk Jabodetabek mengalami […]

  • [TAWA TAPI TAHU] Pedang Pajangan di Ruang Tamu: Hiasan Dinding Unik yang Lebih Setia dari Warna Cat

    [TAWA TAPI TAHU] Pedang Pajangan di Ruang Tamu: Hiasan Dinding Unik yang Lebih Setia dari Warna Cat

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 986
    • 0Komentar

    DIANTARA banyak hiasan dinding ruang tamu yang pernah wara-wiri di rumahku, cuma satu yang bertahan lebih lama dari warna cat sebuah pedang pajangan bergaya kerajaan yang sejak 2005 setia nempel di dinding ruang tamu berwarna kuning kunyit. Bukan lukisan pemandangan, bukan foto keluarga bingkai emas, bukan quote motivasi ala Pinterest. Tapi sebuah pedang hias model […]

  • Pindah Kantor Baru, Ombudsman Sumsel Bakal Buka Lagi Kelas Partisipasi Masyarakat

    Pindah Kantor Baru, Ombudsman Sumsel Bakal Buka Lagi Kelas Partisipasi Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 955
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Ketua Ombudsman RI,  Provinsi Sumsel  M.Adrian mengatakan  dalam waktu dekat akan membuat kembali kelas partisipasi masyarakat setelah menempati kantor yang hari ini diresmikan. “Kelas partisipasi masyarakat, yakni materi pembelajaran kelas layanan publik, semua  masyarakat bisa mendaftar,” terangnya saat meresmikan Kantor baru Ombudsman RI Provinsi Sumsel di Jalan Radio Palembang, Kamis [14/3/2019). Menurutnya kantor baru Ombudsman yang […]

  • PR Iskandar-Shodiq, Apa Saja ?

    PR Iskandar-Shodiq, Apa Saja ?

    • calendar_month Kamis, 17 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 931
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id Kayuagung – Menurunkan angka kemiskinan dan mengurangi pengangguran masih menjadi pekerjaan rumah Iskandar Shodiq untuk mewujudkan visi OKI Mandira 2024. Untuk menuntaskan tugas tersebut Iskandar-Shodiq akan melakukan pemberdayaan masyarakat mulai dari desa. “Kita ingin masyarakat OKI sejahtera berlandaskan iman dan taqwa dengan berkurangnya jumlah penduduk miskin dan menurunnya angka pengangguran dan meningkatnya daya beli […]

  • Pejabat Administrasi dan Fungsional Harus Jadi ASN Kompeten, Bekerjalah Secara Maksimal

    Pejabat Administrasi dan Fungsional Harus Jadi ASN Kompeten, Bekerjalah Secara Maksimal

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 940
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Drs H Apriyadi MSi Melantik dan Mengambil Sumpah Jabatan Pejabat Administrasi dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba. Pelantikan berlangsung di Auditorium Pemkab Muba, Senin (5/4/2021). Sebelas orang pejabat ini dilantik berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri RI serta Keputusan […]

  • Komit turunkan angka stunting, ini angka konkritnya

    Komit turunkan angka stunting, ini angka konkritnya

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 776
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Realisasi penurunan angka stunting di Muba sudah terlihat konkrit dengan mencatat kasus stunting turun drastis mencapai 5.2 %.Hal itu bukti komitmen Muba untuk menekan angka stunting, klaim itu diungkap Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud diwakili Pj Sekda Muba Musni Wijaya S Sos MSi hadir mengikuti kegiatan temu kerja tim percepatan penurunan […]

expand_less
WordPress Archive Gentech – IT Solutions & Startup WordPress Theme Gentlecut – Hair Salon and Barbershop WordPress Theme GeoDirectory Advanced Search Filters GeoDirectory AffiliateWP Integration GeoDirectory Ajax Duplicate Alert GeoDirectory Booster GeoDirectory BuddyPress Integration GeoDirectory Claim Listings GeoDirectory Compare Listings GeoDirectory Custom Google Maps