Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gajah Sumatra dan Kalimantan Jadi Fokus Konservasi 2026–2036, Konflik dengan Manusia Jadi Tantangan

Gajah Sumatra dan Kalimantan Jadi Fokus Konservasi 2026–2036, Konflik dengan Manusia Jadi Tantangan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Gajah Sumatra dan Kalimantan menjadi fokus konservasi pemerintah untuk periode 2026-2036, dengan perlindungan habitat, penguatan populasi, serta penanganan konflik dengan manusia sebagai bagian penting dari upaya menjaga keberlangsungan satwa dilindungi tersebut.

Upaya konservasi tersebut dituangkan dalam Strategi dan Rencana Aksi Konservasi (SRAK) Gajah Sumatra dan Gajah Kalimantan 2026–2036. Dokumen ini menjadi pedoman dalam menentukan arah, prioritas, serta aksi konservasi selama 10 tahun, mulai dari perlindungan habitat hingga pemberdayaan masyarakat.

Mengapa Habitat Gajah Perlu Dilindungi?

Kelangsungan hidup gajah sangat bergantung pada ketersediaan habitat yang aman dan ruang jelajah yang memadai. Karena itu, konservasi tidak cukup hanya menjaga populasi, tetapi juga memastikan habitat tetap terhubung dan dapat mendukung kebutuhan hidup satwa.

SRAK mencakup perlindungan dan pemulihan habitat, pengamanan populasi, serta pemeliharaan koridor dan konektivitas habitat. Koridor penting untuk menjaga pergerakan gajah antarkawasan dan mengurangi risiko terisolasinya populasi.

Perlindungan habitat juga berkaitan erat dengan upaya mencegah konflik antara gajah dan manusia. Ketika ruang hidup satwa semakin berdekatan dengan wilayah aktivitas manusia, peluang terjadinya perjumpaan dan konflik dapat meningkat.

Konflik Manusia dan Gajah Jadi Tantangan

Konflik manusia dan gajah menjadi salah satu tantangan dalam upaya konservasi. Penanganannya membutuhkan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada penyelamatan satwa, tetapi juga memperhatikan keselamatan dan kehidupan masyarakat di sekitar habitat gajah.

Karena itu, pencegahan dan penanganan konflik menjadi bagian dari SRAK Gajah Sumatra dan Gajah Kalimantan. Pemberdayaan masyarakat juga diperlukan agar upaya perlindungan satwa dapat berjalan seiring dengan kepentingan masyarakat di sekitar habitat.

Konservasi Tidak Bisa Dilakukan Sendiri

Konservasi gajah membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Perlindungan habitat, penguatan populasi, penanganan konflik, penegakan hukum, penelitian, pemantauan, hingga pembiayaan konservasi tidak dapat hanya mengandalkan satu lembaga.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan SRAK harus menjadi pedoman kerja yang diterapkan secara nyata dan tidak berhenti sebagai dokumen.

“Jadi saya kira ini merupakan dokumen yang penting. Ayo kita kawal bersama agar SRAK ini tidak hanya memiliki fungsi teoritis, tapi juga praktis. Kalau kita konsisten, grafik (populasi) dalam 10 tahun bisa ditingkatkan dengan baik,” kata Raja Juli Antoni.

Penyusunan SRAK dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Kementerian Kehutanan sebelumnya membentuk Tim Penyusun SRAK Gajah Sumatra dan Gajah Kalimantan melalui Surat Keputusan Direktur Konservasi Spesies Nomor 40 Tahun 2026.

Proses penyusunannya berlangsung sejak Maret 2026 melalui serangkaian pembahasan dan penyempurnaan bersama para pihak.

Pedoman Konservasi hingga 2036

SRAK Gajah Sumatra dan Gajah Kalimantan juga menjadi pedoman dalam implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2026 tentang Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatra dan Gajah Kalimantan yang diterbitkan pada 15 Juni 2026.

Melalui Inpres tersebut, penyelamatan populasi dan habitat gajah ditegaskan sebagai agenda yang membutuhkan sinergi lintas kementerian dan lembaga, lintas sektor, lintas tingkat pemerintahan, serta dukungan berbagai pemangku kepentingan.

Dalam pelaksanaannya, SRAK mencakup sejumlah aspek penting, yakni perlindungan dan pemulihan habitat, pengamanan dan penguatan populasi, pemeliharaan koridor dan konektivitas habitat, pencegahan dan penanganan konflik manusia dan gajah, penegakan hukum, pemberdayaan masyarakat, penelitian dan pemantauan, hingga penguatan pembiayaan konservasi.

Dengan implementasi yang konsisten dan kolaboratif, strategi konservasi hingga 2036 diharapkan mampu menjaga populasi Gajah Sumatra dan Kalimantan sekaligus mempertahankan habitat serta ruang jelajahnya.

Penanganan konflik manusia dan gajah juga menjadi bagian penting agar keberadaan satwa tersebut dapat dipertahankan dalam jangka panjang, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat yang hidup di sekitar habitatnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Business Matching’ Mpumalanga, di Afrika Selatan, Beragam Peluang Usaha, Termasuk UMKM Ditawarkan RI

    ‘Business Matching’ Mpumalanga, di Afrika Selatan, Beragam Peluang Usaha, Termasuk UMKM Ditawarkan RI

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 848
    • 0Komentar

    Pingintau.id – Mpumalanga, Afrika Selatan – Dalam rangka meningkatkan perdagangan Indonesia di Afrika Selatan, KBRI Pretoria dan Indonesian Trade and Promotion Center (ITPC) Johannesburg menggelar ‘Business Matching’ dengan perwakilan bisnis dari provinsi Mpumalanga, Afrika Selatan (06/10/2021). Dalam kegiatan tersebut, hadir perwakilan perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi, hospitality, infrastrukutur, otomotif, produk plastik, permesinan. Pertemuan berhasil mengidentifikasi […]

  • Dihadapan Ribuan Pelajar, Alex Noerdin Sebut Asian Games Datangkan Berkah

    Dihadapan Ribuan Pelajar, Alex Noerdin Sebut Asian Games Datangkan Berkah

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.032
    • 0Komentar

    “Yang saya sebutkan tadi itu tidak dibangun dengan uang sendiri atau APBD semua itu dibangun dengan dana APBN,”

  • Sumsel Komit Percepat Reformasi Agraria

    Sumsel Komit Percepat Reformasi Agraria

    • calendar_month Senin, 26 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.097
    • 0Komentar

    Mengarah pada penggunaan dan pemanfaatan kawasan hutan, baik secara prosedutal maupun nonprosedural.

  • crane-monorel-palembang-jatuh

    Crane Mega Proyek Monorel Terjatuh Timpa Rumah Warga

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.507
    • 0Komentar

    Pilar pembangunan Light Rail Transit (LRT) Selasa dini hari sekitar pukul 02.30 WIB di Simpang Jakabaring roboh, pilar yang menghubungkan antara tiang LRT miring dan roboh menimpa sebagian jalan di area tersebut.

  • Bio Farma Siapkan Sistem Pelacakan untuk Distribusi Vaksin COVID-19

    Bio Farma Siapkan Sistem Pelacakan untuk Distribusi Vaksin COVID-19

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 779
    • 0Komentar

    BIO Farma siapkan sistem pelacakan (track & trace system) untuk distribusi Vaksin COVID-19. Bio Farma menyediakan satu sistem seperti barcode baik di vial maupun dusnya, sehingga dapat melacak keberadaan vaksin maupun mutunya secara digital Hal ini dilakukan agar kualitas vaksin terjamin mutunya sampai ke penerimanya. Dukung program vaksinasi COVID-19 dengan tetap menjalankan 3M secara disiplin […]

  • Makin Malam Pengunjung Rumdin Bupati Muba Makin Ramai

    Makin Malam Pengunjung Rumdin Bupati Muba Makin Ramai

    • calendar_month Minggu, 22 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.117
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Hiburan warga Muba khususnya di Kota Sekayu kian beragam, terlebih saat weekend malam mingguan atau Sabtu Malam. Terpantau, Sabtu (21/10/2023) malam sekitar pukul 21.00 WIB di Rumah Dinas Bupati Muba tampak semakin malam semakin ramai pengunjung Rumah Dinas Bupati Muba yang datang dari berbagai daerah. Betapa tidak, sejak dibuka untuk umum khusus hari […]

expand_less
WordPress Archive Charity Home – Fundraising WordPress Theme Charity Hub – Nonprofit / Fundraising WordPress Charity Pro – Fundraising WordPress Theme Charity WordPress Theme CharityHeart – Charity Responsive WordPress Theme Charry – Non Profit Charity WordPress Themes Chartli WordPress Interactive Chart Plugin Charts and graphs WordPress Visual Designer Chat – Support Board – OpenAI Chatbot – WP ChatBot for WooCommerce