HUT RI Ke-81, Menkomdigi Minta Jajaran Tak Lagi Bekerja dalam Sekat-Sekat
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : komdigi.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – HUT RI Ke-81 menjadi momen bagi Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) guna memperkuat budaya kerja kolaboratif, meningkatkan sinergi lintas unit, serta mendorong pelayanan publik semakin efektif. Semangat persatuan itu, melandasi perjuangan kemerdekaan dinilai harus menjadi fondasi guna menjalankan tugas dan fungsi kementerian.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan seluruh jajaran Kemkomdigi tidak boleh lagi bekerja dalam sekat-sekat.
Menurutnya, hanya melalui persatuan dan kolaborasi organisasi dapat bergerak lebih adaptif serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik.
“Kita tidak boleh lagi bekerja dalam sekat-sekat. Tanpa persatuan, Indonesia tidak akan pernah merdeka,” kata Meutya saat membuka Komdigi Karnaval 2026 di Lapangan Anantakupa, Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026).
Nilai persatuan tidak boleh berhenti sebagai slogan, lanjutnya, para pimpinan diminta menjadi teladan dalam membangun kerja sama lintas unit sehingga budaya kolaboratif dapat tumbuh di seluruh organisasi dan mendukung proses transformasi Kemkomdigi.
Selain memperkuat kolaborasi, Meutya juga mengingatkan pentingnya menjaga etos kerja. Memasuki usia ke-81 kemerdekaan Indonesia, ia meminta seluruh pegawai tetap bekerja secara profesional dan memberikan kontribusi terbaik, meski hasil kerjanya tidak selalu terlihat di ruang publik.
“Kerja keras tanpa pamrih akan selalu memiliki arti. Jangan khawatir, kerja keras Bapak dan Ibu akan tercatat dengan baik dan menjadi perhatian pimpinan,” ujarnya.
Komdigi Karnaval 2026 digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT RI Ke-81 di lingkungan Kemkomdigi.
Kegiatan diikuti pimpinan dan pegawai dari seluruh unit kerja itu tidak hanya menghadirkan berbagai kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga menjadi wadah mempererat komunikasi, membangun kekompakan, dan memperkuat budaya organisasi. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
