Selasa, 4 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » 15 Tahun Vakum, PM Thailand Anutin Datang ke Indonesia: Apa yang Berubah?

15 Tahun Vakum, PM Thailand Anutin Datang ke Indonesia: Apa yang Berubah?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kedatangan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul ke Jakarta membawa satu catatan penting dalam hubungan kedua negara. Setelah 15 tahun tidak ada kunjungan resmi perdana menteri Thailand ke Indonesia, Bangkok kembali membuka komunikasi tingkat tertinggi dengan Jakarta melalui pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Senin (3/8/2026).

Momen ini bukan hanya kunjungan kenegaraan, pertemuan tersebut menjadi sinyal bahwa Indonesia dan Thailand ingin membawa hubungan bilateral ke tahap yang lebih strategis, terutama ketika kawasan ASEAN menghadapi perubahan besar dalam bidang ekonomi, keamanan, dan geopolitik.

Selama ini, Indonesia dan Thailand tetap memiliki hubungan yang erat melalui berbagai forum ASEAN. Namun, intensitas pertemuan di tingkat pemimpin menjadi hal yang perlu diperkuat. Karena itu, kembalinya perdana menteri Thailand ke Jakarta setelah jeda panjang menimbulkan pertanyaan, apa yang membuat kedua negara kembali mempererat hubungan saat ini?

Presiden Prabowo Subianto menilai hubungan Indonesia dan Thailand tidak boleh berhenti pada kerja sama diplomatik, tetapi harus diarahkan pada kolaborasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kedua negara.

“Kemitraan ini, menurut saya Perdana Menteri, harus mengarah ke depan dan mencari jalan ke depan yang fokus pada memberikan manfaat nyata untuk rakyat kita,” ujar Presiden Prabowo.

Salah satu fokus utama dalam pembicaraan kedua pemimpin adalah bagaimana memperluas kerja sama ekonomi. Indonesia dan Thailand melihat peluang untuk meningkatkan perdagangan, investasi, serta membangun kerja sama di sektor-sektor yang memiliki kepentingan bersama, seperti ketahanan pangan dan keamanan energi.

Thailand selama ini dikenal sebagai salah satu pemain penting dalam sektor pangan dan industri di Asia Tenggara, sementara Indonesia memiliki pasar besar serta sumber daya yang menjadi daya tarik bagi investor. Kombinasi kedua kekuatan tersebut menjadi peluang bagi kedua negara untuk memperdalam hubungan ekonomi.

Selain urusan ekonomi, kerja sama pertahanan dan keamanan juga menjadi bagian dari agenda pembahasan. Indonesia dan Thailand sepakat pentingnya meningkatkan latihan bersama, pertukaran personel, serta kerja sama pendidikan militer guna memperkuat stabilitas kawasan.

Bagi ASEAN, kedekatan Indonesia dan Thailand memiliki arti strategis. Indonesia merupakan negara dengan ekonomi terbesar di kawasan, sementara Thailand memiliki posisi penting di kawasan daratan Asia Tenggara. Koordinasi kedua negara dapat menjadi salah satu faktor dalam menjaga keseimbangan kawasan di tengah meningkatnya persaingan pengaruh negara-negara besar.

Namun, tantangan terbesar dari hubungan baru Jakarta-Bangkok bukan hanya bagaimana mempererat hubungan politik, melainkan memastikan kerja sama tersebut menghasilkan dampak nyata.

Janji peningkatan perdagangan, investasi, pangan, energi, hingga konektivitas antarwarga akan menjadi ukuran apakah kemitraan strategis Indonesia-Thailand benar-benar memasuki babak baru.

Setelah 15 tahun tanpa kunjungan tingkat perdana menteri, kedatangan Anutin Charnvirakul ke Indonesia menjadi titik awal baru. Kini, publik akan melihat apakah momentum diplomasi ini mampu berubah menjadi kerja sama yang benar-benar terasa bagi masyarakat kedua negara. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ajang ICSB Wil Sumsel, Pusri Sabet 2 Penghargaan Ini

    Ajang ICSB Wil Sumsel, Pusri Sabet 2 Penghargaan Ini

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 869
    • 0Komentar

    PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) menerima dua penghargaan sekaligus (2/6/2019). Penghargaan pertama diberikan oleh International Council For Small Business Indonesia (ICSB) Wilayah Sumatera Selatan berupa penghargaan sebagai perusahaan yang peduli dan mempunyai perhatian terhadap pengembangan UMKM di Sumatera Selatan melalui program CSR dan PKBL. Penghargaan ini diberikan pada acara pembukaan Hari UMKM International 2019 dan […]

  • “Ketika Kulkas Bisa Ngomel & Mesin Cuci Bisa Ngegosip, Rumah Sehat ala Samsung, Anak Dijamin Gak Kena Debu & Drama!”

    “Ketika Kulkas Bisa Ngomel & Mesin Cuci Bisa Ngegosip, Rumah Sehat ala Samsung, Anak Dijamin Gak Kena Debu & Drama!”

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 546
    • 0Komentar

    SEJAK  kulkas di rumah bisa ngomel, hidup emak Siti jadi gak tenang. Belum juga buka pintu dapur, udah ada suara nyamber, “Bu Siti! Tahu di rak bawah sudah mau kedaluwarsa tiga hari lagi! Jangan cuma nyari es batu buat ngompres bapak!”. Ya ampun, itu bukan suara jin kulkas, itu Samsung Bespoke AI Family Hub. Kulkas […]

  • Dolar Naik, Tanjung Carat dan Mimpi Memindahkan Beban Kota

    Dolar Naik, Tanjung Carat dan Mimpi Memindahkan Beban Kota

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 40
    • 0Komentar

    PELABUHAN Tanjung Carat atau kini lebih sering disebut “Palembang New Port” kembali mulai disuarakan, proyek lama yang sempat naik-turun itu kembali dipromosikan sebagai harapan baru Sumatera Selatan (Sumsel) untuk memperkuat ekspor sekaligus mengurangi kepadatan logistik di Kota Palembang. Beberapa hari lalu, Gubernur Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan Herman Deru menerima jajaran PT Pelabuhan Indonesia (Persero) di […]

  • HD Akui Universitas Sjakhyakirti Juga Mampu Cetak SDM Berkualitas

    HD Akui Universitas Sjakhyakirti Juga Mampu Cetak SDM Berkualitas

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    Tantangan pada 24 tahun yang lalu, 10 tahun yang lalu bahkan sekarang tentu berbeda . Apalagi, dia menilai latar belakang yang wisuda ini seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), Polisi hingga latar belakang lainnya tentu tantangannya berbeda.

  • Kadin Harus Mampu Jawab Tantangan Era Digitalisasi

    Kadin Harus Mampu Jawab Tantangan Era Digitalisasi

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 593
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru menghadiri pembukaan  Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumsel, di Hotel Aryaduta, kemaren sore. Kepada Ketua Kadin terpilih, Herman Deru berharap dapat menjawab semua tantangan di era digitalisasi. Gubernur mengatakan  berbicara soal tranformasi digital semua eleman tak terkecuali Kadin juga harus tanggap dan ikut arus agar tak […]

  • Polemik Sidang Online di Saat Pandemi COVID-19

    Polemik Sidang Online di Saat Pandemi COVID-19

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.639
    • 0Komentar

    PANDEMI  Covid-19 masih melanda Indonesia. Dari data statisitik Johns Hopkins University Medicine mencatat bahwa Indonesia menyumbang 1,11 % kasus positif di dunia atau dengan jumlah 1.191.990 jiwa kasus terkonfirmasi di Tanah Air dengan angka kematian mencapai 32.381 jiwa. Dalam hal ini pemerintah melakukan usaha preventif untuk mencegah atau meminimalisir penyebaran virus corona secara drastis di […]

expand_less
WordPress Archive Gift Wrapper for WooCommerce Gifting for WooCommerce Subscriptions Gifts Shop | Handmade Souvenirs WooCommerce WordPress Theme Gild – Agency Elementor Template Kit Gilgamesh – Creative Portfolio Elementor Template Kit Gilkan – Dermatology & Skin Care Elementor Template Kit GimiGimi – Woocommmerce Elementor Template Kit Ginea – Furniture & Fashion WordPress & WooCommerce Theme Ginza – Furniture Theme for WooCommerce WordPress Gipo – AI Startup & GPT Chatbot Business WordPress Theme