Minggu, 2 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Sekolah Rakyat Terapkan Kebijakan Nol Perundungan

Sekolah Rakyat Terapkan Kebijakan Nol Perundungan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Sekolah Rakyat menerapkan kebijakan nol perundungan sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak. Komitmen tersebut mulai diterapkan sejak peserta didik memasuki masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), yang menjadi tahap awal pembentukan budaya sekolah.

Kebijakan tersebut tidak hanya menitikberatkan pada pencegahan perundungan, tetapi juga mencakup upaya menghilangkan segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan fisik, kekerasan seksual, serta praktik intoleransi di lingkungan pendidikan. Seluruh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan diminta memastikan setiap siswa dapat belajar dan tinggal di lingkungan yang memberikan rasa aman.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Sekolah Rakyat harus menjadi ruang yang melindungi setiap anak. Menurutnya, tidak boleh ada peserta didik yang mengalami kekerasan ataupun perlakuan yang merendahkan selama mengikuti pendidikan.

“Jangan sampai terjadi perundungan, kekerasan, baik fisik maupun seksual, serta intoleransi. Tidak ada satu pun anak yang boleh pulang membawa luka dari sekolah yang seharusnya menjadi rumah kedua mereka,” ujar Saifullah Yusuf.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter di Sekolah Rakyat yang mengedepankan penghormatan terhadap hak-hak anak. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, MPLS dimanfaatkan untuk membantu peserta didik beradaptasi dengan kehidupan belajar dan berasrama melalui pendekatan yang mengedepankan rasa saling menghormati, kedisiplinan, dan kepedulian antarsesama.

Dalam pelaksanaannya, guru bersama tenaga kependidikan didorong menciptakan suasana pembelajaran yang inklusif sehingga setiap siswa memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang tanpa rasa takut maupun diskriminasi. Pendekatan tersebut juga selaras dengan upaya pemerintah membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

Selain penguatan karakter, selama MPLS sekolah juga melakukan pemetaan kondisi awal setiap siswa, mulai dari kesehatan, kondisi psikologis, hingga minat dan bakat. Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar dalam menyusun pendampingan dan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.

Melalui kebijakan nol perundungan, Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, tetapi juga menghadirkan lingkungan belajar yang mampu mendukung tumbuh kembang peserta didik secara aman, sehat, dan bermartabat. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Muba Siap Bersinergi Dengan Forum Kepemudaan Dalam Seni Dan Budaya

    Pemkab Muba Siap Bersinergi Dengan Forum Kepemudaan Dalam Seni Dan Budaya

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.485
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin (Muba) H Dodi Reza Alex menyambut baik dan menyampaikan bahwa Pemkab Muba akan selalu senantiasa mendukung, dan bersinergi dengan forum atau organisasi kepemudaan, selama masih dalam tujuan yang benar, tidak melanggar aturan serta mendukung program program kerja pemkab muba menuju Muba Baju Berjaya “Apa yang bisa dilakukan Pemkab Muba untuk para pemuda-pemudi […]

  • Peran Dokter Sangat Penting Pada Masa Pandemi, Kenapa ?

    Peran Dokter Sangat Penting Pada Masa Pandemi, Kenapa ?

    • calendar_month Minggu, 30 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 915
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel)  H Herman Deru mengakui begitu pentingnya peran dokter dan  tenaga kesehatan lainnya  dalam melayani masyarakat  dimasa pandemi Covid-19 sekarang ini. Untuk itu Gubernur mengucapkan terimkasih atas survivenya tenaga medis yang tetap memberikan pelayanan pada masyarakat. “Seperti tema hari ini “Pelayanan Dokter Umum di Era Pandemi. Dimana disituasi pandemi covid-19 tingkat ketergantungan […]

  • Thailand untuk meningkatkan ekonomi kreatif melalui Bangkok Design Week

    Thailand untuk meningkatkan ekonomi kreatif melalui Bangkok Design Week

    • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.030
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, BANGKOK, THAILAND – Thailand telah berkembang pesat sepanjang tahun di semua dimensi – ekonomi, sosial, lingkungan, sains, dan energi. Ketika Pemerintah Kerajaan Thailand telah memasukkan Ekonomi Kreatif ke dalam rencana strategis negara sebagai alat untuk meningkatkan pembangunan, hal itu bertindak sebagai seruan untuk komitmen, kolaborasi, dan dukungan dari semua sektor ekonomi di bawah pengawasan […]

  • Anak Muda OKI Ditempa Sebelum Bertarung di Jepang!

    Anak Muda OKI Ditempa Sebelum Bertarung di Jepang!

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.106
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Berangkat kerja ke Jepang itu nggak segampang naik pesawat dan bilang “Ohayou gozaimasu” ke bos baru. Butuh persiapan matang, mental baja, dan keterampilan yang mumpuni. Nah, demi memastikan anak-anak muda OKI nggak sekadar numpang lewat, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) resmi menggelar Pelatihan Pra Pemberangkatan Tahap I (Pelatda). Ini bukan sekadar kelas […]

  • Tingkatkan Kualitas Manajemen ASN dengan Sistem Merit, 8 Aspek Penting Ini Harus Dipenuhi

    Tingkatkan Kualitas Manajemen ASN dengan Sistem Merit, 8 Aspek Penting Ini Harus Dipenuhi

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 940
    • 0Komentar

    SISTEM Merit dinilai mampu meningkatkan kualitas manajemen ASN Pemkab OKI sehingga diharapkan kinerja semakin professional.   Menurut Wakil Bupati OKI, H.M Dja’far Shodiq hal itu sebagai langkah berkelanjutan dalam peningkatan kualitas manajemen ASN, dan mewujudkan birokrasi kelas dunia. “Kita berharap dengan diterapkan sistem merit ini ASN di OKI selain mampu berkinerja secara profesional juga setiap […]

  • “Tenaga Kerja Kita Bukan Kaleng-Kaleng, Tapi Kalang Kabut: Saatnya BLK Jadi ‘Kompor Gas’ SDM Indonesia!”

    “Tenaga Kerja Kita Bukan Kaleng-Kaleng, Tapi Kalang Kabut: Saatnya BLK Jadi ‘Kompor Gas’ SDM Indonesia!”

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 628
    • 0Komentar

    SDM kita diibaratkan makanan, maka banyak yang masih mentah, ada pula yang setengah matang, tapi sudah disajikan di atas piring industri yang panas, alhasil, bukan malah enak disantap, tapi malah bikin industri kenyang dengan kekhawatiran. Inilah yang coba disoroti Menaker Yassierli dalam Forum Executive Breakfast Meeting, bukan forum sarapan bubur ayam biasa, tapi forum penuh […]

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop Instinct WordPress Theme MyThemeShop Interactive WordPress Theme MyThemeShop Lawyer WordPress Theme MyThemeShop Lifestyle WordPress Theme MyThemeShop Magazine WordPress Theme MyThemeShop Magnus WordPress Theme MyThemeShop MagXP WordPress Theme MyThemeShop Metro WordPress Theme MyThemeShop Minimalia WordPress Theme MyThemeShop Minimalist WordPress Theme