Kamis, 22 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Emas Kerek Inflasi 4,37 Persen di Palembang

Emas Kerek Inflasi 4,37 Persen di Palembang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFLASI Palembang naik 4,37 persen secara tahunan pada Februari 2026. Angka ini dirilis oleh Badan Pusat Statistik Kota Palembang dan langsung mengubah peta pembahasan ekonomi daerah. Biasanya inflasi kota ini identik dengan cabai atau ayam. Kali ini, emas perhiasan justru menjadi penyumbang terbesar tekanan harga.

Inflasi bulanan tercatat 0,58 persen, sementara inflasi tahun kalender 0,63 persen. Namun yang membuat laporan ini berbeda bukan hanya besarannya, melainkan komposisinya. Emas perhiasan menyumbang 0,240 persen terhadap inflasi month-to-month. Angka ini melampaui cabai merah yang berkontribusi 0,084 persen, daging ayam ras 0,035 persen, dan telur ayam ras 0,028 persen.

Data tersebut menunjukkan pergeseran pola. Inflasi Palembang tidak lagi sepenuhnya didorong komoditas pangan yang fluktuatif. Faktor global ikut memainkan peran.

Harga emas dunia menguat dalam beberapa bulan terakhir. Investor global berburu aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi. Pergerakan itu menjalar hingga pasar domestik. Toko perhiasan di Palembang menyesuaikan harga. Permintaan masyarakat menjelang Ramadan memperkuat tekanan tersebut.

Fenomena ini memperlihatkan bagaimana dinamika internasional menyentuh kota-kota daerah. Ketika harga emas global naik, inflasi lokal ikut terdorong.

Di sisi lain, tekanan juga datang dari kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga yang menyumbang 1,82 persen secara tahunan, terutama akibat penyesuaian tarif listrik. Struktur ini menunjukkan tekanan harga yang lebih persisten dibanding komoditas hortikultura.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa merespons kondisi tersebut dengan menegaskan penguatan strategi 4K yang mencakup ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Ia menyebut kombinasi cuaca ekstrem dan lonjakan permintaan menjelang Ramadan menjadi faktor utama kenaikan harga pangan.

“Menipisnya pasokan akibat cuaca ekstrem menurunkan hasil panen. Ditambah peningkatan permintaan menjelang Ramadan, harga cabai dan daging ayam ikut terdorong naik,” ujarnya.

Pemerintah kota menyiapkan pasar murah hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, memperkuat kerja sama antar daerah untuk menjaga suplai pangan, serta menambah cadangan strategis. Pemerintah juga melakukan rehabilitasi jalan dan revitalisasi pasar guna memperlancar distribusi barang.

Meski tekanan muncul di sejumlah komoditas, inflasi Februari tidak bersifat menyeluruh. Dari 393 komoditas yang dipantau, 275 relatif stabil. Sebanyak 89 naik harga dan 29 turun. Angka ini menegaskan  tekanan harga terkonsentrasi pada sektor tertentu, bukan krisis pasokan luas.

Ada pula faktor penahan. Penurunan harga BBM nonsubsidi menyumbang deflasi 0,045 persen. Pelemahan harga minyak mentah dunia dan stabilnya nilai tukar rupiah membantu meredam sebagian tekanan, meski belum cukup mengimbangi lonjakan emas dan tarif listrik.

Inflasi 4,37 persen di Palembang merefleksikan fenomena yang lebih luas kota-kota daerah semakin terhubung dengan arus ekonomi global. Ketika harga komoditas dunia bergerak, dampaknya tidak lagi berhenti di pusat keuangan nasional. Ia sampai ke pasar tradisional dan etalase perhiasan.

Ratu Dewa menegaskan pemerintah akan terus memperkuat koordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah dan memanfaatkan data statistik sebagai dasar kebijakan.

“Dengan data yang akurat dan respons cepat, kami optimistis stabilitas harga dapat dijaga demi kesejahteraan masyarakat Palembang,” katanya.

Angka inflasi mungkin berdiri sebagai statistik bulanan. Namun komposisinya menunjukkan pesan yang lebih besar ekonomi daerah kini bergerak dalam irama global dan nasional sekaligus. Palembang mencatat 4,37 persen, dan struktur di balik angka itu menjadi cermin perubahan dinamika harga di tingkat lokal.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • H-2 Kejurnas Balap Moto Prix, Bupati Muba Cek Safety First

    H-2 Kejurnas Balap Moto Prix, Bupati Muba Cek Safety First

    • calendar_month Kamis, 13 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU –  Bupati Musibanyuasin [Muba] Dodi Reza Alex Noerdin mengecek secara langsung kesiapan dan keamanan  Sirkuit Sky Land Sekayu Kabupaten Muba yang akan digunakan untuk Kejuaraan Nasional [Kejurnas]  Balap Motor Moto Prix Piala Bupati Muba. Di sirkuit mini Catalunya tersebut, bupati mengecek infrastruktur, seperti paddock, lintasan, dan fasilitas umum lainnya yang menjadi kebutuhan pembalap […]

  • Paling signifikan turunkan stunting di Sumsel, Ini hasil yang diperoleh OKI

    Paling signifikan turunkan stunting di Sumsel, Ini hasil yang diperoleh OKI

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.069
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI- Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan dari 32,2 persen pada tahun 2021 menjadi 15,1 persen di 2022. Angka prevalensi stunting di Kabupaten ini  mampu di tekan sebanyak 17,1 % dalam jangka waktu satu tahun saja. Hasil Survei Status Gizi (SSGI) yang diumumkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) […]

  • Bertambah 10 Kasus Sembuh, 2 Positif di Muba

    Bertambah 10 Kasus Sembuh, 2 Positif di Muba

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 903
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Selasa (23/2/2021) mengkonfirmasi penambahan 10 kasus sembuh dan 2 terkonfirmasi positif COVID-19. “Ada penambahan 10 kasus sembuh dan 2 terkonfirmasi positif COVID-19,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Sefti merinci, adapun penambahan 2 kasus positif yakni diantaranya kasus 1014 Laki-laki usia 60 tahun asal Babat […]

  • Stand Dinkominfo Muba hadirkan E-Book Review Capaian Kinerja Pemkab Muba

    Stand Dinkominfo Muba hadirkan E-Book Review Capaian Kinerja Pemkab Muba

    • calendar_month Jumat, 27 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 965
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Pemkab Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) menggandeng PT. Micepro Indonesia telah meluncurkan buku dan E-book dengan judul Muba Review Capaian Kinerja Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin 2023. Sebelumnya, penyerahan buku telah dilakukan langsung oleh Direktur Marketing PT Micepro Indonesia, Berto Joshua dan Hisar Hendrik kepada Pj Bupati Muba H Apriyadi […]

  • Gak di Kota, Gak Di Dusun, Covid-19 Tetapkan Menghantui, Muba Imbau Masyarakat Tetap Waspada Lindungi Klaster Keluarga, Sekda : Betapa Bahayanya Jika Terpapar, Apalagi Varian Delta, Begini Pesannya Untuk Masyarakat

    Gak di Kota, Gak Di Dusun, Covid-19 Tetapkan Menghantui, Muba Imbau Masyarakat Tetap Waspada Lindungi Klaster Keluarga, Sekda : Betapa Bahayanya Jika Terpapar, Apalagi Varian Delta, Begini Pesannya Untuk Masyarakat

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.853
    • 0Komentar

    MENANGGULANGI ancaman lonjakan kasus COVID-19 seperti yang terjadi di daerah-daerah dalam negara Indonesia beberapa hari terakhir, Pemkab Musi Banyuasin (Muba) menghimbau seluruh masyarakat tanpa terkecuali berkewajiban untuk lebih peduli ke lingkungan sekitarnya. Terutama dalam upaya meningkatkan sosialisasi protokol kesehatan (Prokes), minimal di lingkup keluarga masing-masing. “Indonesia saat ini berusaha sebaik mungkin untuk menekan lonjakan dengan […]

  • Mengingat-ingat lagi film animasi dulu “Donal Bebek”, tapi kini masih ngetop, ini karakternya

    Mengingat-ingat lagi film animasi dulu “Donal Bebek”, tapi kini masih ngetop, ini karakternya

    • calendar_month Minggu, 18 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.050
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Masih ingatkan film animasi Donal Bebek, pasti kok, karena di televisi swasta masih banyak memutar seri film ini, nah, kita mengenang lagi, dan mengenal kembali karakternya..mungkin generasi sekarang masih banyak yang belum tahu. Silahkan baca di bawah ini : Film animasi yang melibatkan karakter Donal Bebek adalah “The Three Caballeros” (1944). Film ini […]

expand_less
WordPress Archive Portfolio WordPress – Minimalist Portnex - Creative Portfolio Agency Elementor Template Kit Porto – eCommerce HTML Template Porto – Multipurpose Website Template Porto Responsive WordPress eCommerce Theme Portostar – Personal Portfolio Elementor Template Kit Porus – Bakery Store WordPress Theme POS Module for Stock Manager Advance Post Accordion for WordPress Post Creator for ARForms