Sabtu, 22 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Properti » Negara Pilih Rusun Subsidi karena Kota Tak Lagi Ramah Rumah Murah

Negara Pilih Rusun Subsidi karena Kota Tak Lagi Ramah Rumah Murah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 115
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH mulai menggeser arah kebijakan perumahan perkotaan. Di tengah harga tanah yang kian melambung dan lahan yang makin terbatas, negara memilih jalan realistis hunian vertikal bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Langkah ini ditandai dengan rencana Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan skema rumah susun (rusun) subsidi di kawasan perkotaan. Skema tersebut akan dikembangkan bersama pihak swasta sebagai upaya mempercepat penyediaan hunian layak di kota-kota besar.

Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, pemerintah tengah mematangkan pola kerja sama dengan dunia usaha, termasuk Danantara. Kolaborasi ini disiapkan untuk menjawab keterbatasan ruang kota sekaligus kebutuhan hunian terjangkau yang terus meningkat.

“Kami akan segera persiapkan. Saya akan bertemu dengan Pak Rosan untuk mempersiapkan skema-skemanya dengan Danantara,” kata Maruarar Sirait saat menghadiri peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra di Ruang Nusantara IV DPR RI, kemarin mengutip pkp.go.id.

Pilihan membangun rusun subsidi di kota mencerminkan perubahan pendekatan negara. Rumah tapak murah di pusat kota semakin sulit diwujudkan karena harga tanah tidak lagi sejalan dengan daya beli masyarakat kecil. Hunian vertikal dipandang sebagai solusi paling masuk akal agar warga berpenghasilan rendah tetap memiliki akses tinggal di kawasan strategis.

Pemerintah menempatkan pembangunan rusun subsidi sebagai salah satu fokus utama Kementerian PKP pada tahun 2026.

Program ini diarahkan untuk menjangkau MBR yang selama ini paling terdampak tekanan harga properti perkotaan.

Sasaran program tidak terbatas pada pekerja formal. Pemerintah juga menargetkan pekerja sektor informal agar bisa memperoleh hunian layak dengan harga terjangkau, tanpa harus tersingkir jauh ke pinggiran kota.

Menurut Maruarar, kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan agar seluruh program pemerintah memiliki dampak langsung bagi rakyat kecil. Perumahan dinilai sebagai kebutuhan dasar yang menentukan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

“Presiden Prabowo selalu menekankan agar seluruh program pemerintah benar-benar berdampak bagi rakyat kecil,” ujarnya.

Skema kolaborasi dengan swasta dipilih untuk mempercepat realisasi proyek. Pemerintah menilai keterlibatan dunia usaha dapat mempercepat pembangunan, sekaligus mengurangi beban fiskal negara dalam penyediaan hunian rakyat di kota.

Dalam tahap awal, pemerintah menargetkan proyek percontohan rusun subsidi dapat dimulai di beberapa kota besar. Proyek ini akan menjadi model untuk pengembangan hunian vertikal terjangkau di wilayah perkotaan lainnya.

Keberadaan rusun subsidi diharapkan melengkapi berbagai program perumahan yang sudah berjalan, seperti rumah subsidi tapak dan bantuan rumah swadaya. Pemerintah menegaskan, hunian vertikal tidak menggantikan program yang ada, melainkan memperluas pilihan bagi masyarakat sesuai kondisi wilayah.

Tekanan urbanisasi dan pertumbuhan penduduk kota menjadi salah satu faktor pendorong kebijakan ini. Tanpa intervensi, kesenjangan akses hunian di perkotaan berisiko semakin melebar, terutama bagi kelompok berpenghasilan rendah.

Melalui kebijakan rusun subsidi, pemerintah berupaya menjaga agar kota tetap menjadi ruang hidup yang inklusif, bukan hanya bagi kelompok berdaya beli tinggi. Hunian vertikal diposisikan sebagai instrumen kebijakan untuk mempertahankan keberagaman sosial di kawasan perkotaan.

Di tengah realitas harga tanah yang terus naik, langkah ini menandai penyesuaian negara terhadap dinamika kota, dengan hunian vertikal sebagai pilihan rasional agar masyarakat kecil tetap memiliki tempat tinggal yang layak dan terjangkau.

Di balik rencana rusun subsidi ini, pemerintah mengakui bahwa mempertahankan rumah murah di kota kini bukan lagi soal idealisme, melainkan soal menyesuaikan diri dengan kenyataan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oliver Healthcare Packaging akan dirikan fasilitas manufaktur seluas 122.000 kaki persegi

    Oliver Healthcare Packaging akan dirikan fasilitas manufaktur seluas 122.000 kaki persegi

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 582
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, SINGAPURA – Media OutReach – 20 Februari 2023 – Oliver Healthcare Packaging (Oliver), perusahaan pelayanan kesehatan terkemuka yang mendorong kualitas dan inovasi dalam kemasan medis, telah mengumumkan pembangunan fasilitas manufaktur baru di negara bagian selatan Johor di Malaysia, yang merupakan pabrik Oliver yang terbesar di wilayah tersebut. Perusahaan mulai membangun fasilitas seluas […]

  • Bendungan Tiga Dihaji Diyakini Mampu Aliri Lahan Irigasi Baru Seluas 25.423 Hektare

    Bendungan Tiga Dihaji Diyakini Mampu Aliri Lahan Irigasi Baru Seluas 25.423 Hektare

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.243
    • 0Komentar

    PEMBANGUNAN bendungan Tiga Dihaji yang berada di Desa Sukabumi Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten OKU Selatan, akan membawa manfaat besar bagi sektor pertanian di Sumsel. Dimana bendungan Tiga Dihaji yang akan menjadi bendungan satu-satunya di Sumsel itu berfungsi sebagai bendungan multi purpose untuk mengaliri lahan irigasi baru seluas 25.423 hektar. “Ini merupakan proyek strategis nasional. Tentu […]

  • Harnojoyo Temani Menhub Budi Karya Tinjau LRT Ampera

    Harnojoyo Temani Menhub Budi Karya Tinjau LRT Ampera

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 981
    • 0Komentar

    Palembang – Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Kota Palembang, dalam kunjungan kerjanya ini, Budi Karya didampingi Walikota Palembang Harnojoyo meninjau stasiun LRT Ampera dalam rangka memantau progres transportasi massal tersebut. Kunjungan kerja Menhub dilanjutkan meninjau terminal bus Damri untuk memantau perkembangan menjelang mudik lebaran. “Untuk kesikian kalinya saya hadir […]

  • Pulang Kampung, Hindari Puncak Arus Balik

    Pulang Kampung, Hindari Puncak Arus Balik

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.170
    • 0Komentar

    PEMERINTAH melalui Kementerian Perhubungan telah melakukan survei dengan hasil bahwa ada 23 juta mobil dan 17 juta sepeda motor yang akan digunakan oleh para pemudik pada tahun ini. Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk menghindari puncak arus mudik yang diperkirakan pada tanggal 28 s.d. 30 April 2022 […]

  • Ada banyolan untuk menghibur waktu kerja, biar gak tegang

    Ada banyolan untuk menghibur waktu kerja, biar gak tegang

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 694
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,-  Iseng-iseng untuk menghibur waktu kerja ente, nih, ada banyolan, mungkin bisa jadi hiburan, biar kerja gak terlalu tegang dan bisa memicu tawa atau membuat suasana kantor entejadi lebih ceria. Beberapa banyolan untuk menghibur diri di waktu kerja. Semoga ini bisa membuat Anda tersenyum! Mengapa musim semi tidak bisa bermain kartu? Karena dia selalu kehilangan hatinya! […]

  • Kulit Ikan Jadi Kolagen Mahal, Inovasi KKP Ubah Limbah Jadi Ladang Cuan

    Kulit Ikan Jadi Kolagen Mahal, Inovasi KKP Ubah Limbah Jadi Ladang Cuan

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.395
    • 0Komentar

    KALAU ada lomba barang paling sering diremehkan di dapur Indonesia”, kulit ikan pasti dapat juara satu. Juara dua mungkin tutup botol Aqua yang entah kenapa disimpan emak-emak di toples, juara tiga karet gelang bekas ikat sayur yang sudah menghitam. Bedanya, kalau tutup botol dan karet gelang nasibnya cuma jadi pajangan di laci dapur, kulit ikan […]

expand_less
WordPress Archive Visography - Photography & Portfolio Elementor Template Kit Vissio – Business Elementor Template Kit Visual Admin Menu Visual Composer – Background Liquid Effects Visual Composer – Background Slider Pro Visual Composer – Background Wave Effects Visual Composer – Gallery And Album Bundle Visual Composer | Pricing Tables By NBGoyani Visual Composer – Ultimate Gallery Album Visual Composer – Ultimate Gooey Menu