Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Kecelakaan Kerja, Benarkah Hanya Human Error Saja?

Kecelakaan Kerja, Benarkah Hanya Human Error Saja?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 359
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SETIAP kali kecelakaan kerja terjadi, ada satu kalimat yang selalu muncul paling cepat, kadang bahkan lebih sigap dari petugas P3K, human error. Pendek, praktis, dan entah kenapa terasa sangat melegakan bagi banyak pihak.

Begitu kalimat itu keluar, seolah -olah masalah langsung rapi, berkas bisa ditutup, dan sistem boleh lanjut kerja tanpa diajak ngobrol serius.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli  ingin menampar pikiran kita pelan-pelan, kecelakaan kerja bukan sekadar kelalaian individu.

Selama ini, rangkaian kecelakaan kerja memang sering dikaitkan dengan human error, sekitar delapan dari sepuluh kasus. Sisanya baru dikaitkan dengan kegagalan alat atau kondisi lingkungan kerja.

Sekilas kelihatan jelas manusia ceroboh, alat mah baik-baik saja. Tapi kalau dibongkar sampai ke akar, dari porsi human error itu ternyata cuma sekitar sepertiganya yang benar-benar murni kesalahan individu.

Sisanya mayoritas lahir dari sistem yang bocor, organisasi longgar, prosedur hidup di map, pengamanan lebih sering dicek saat audit daripada saat kerja. Jadi kalau 70 persen kesalahan manusia dipicu oleh sistem, kenapa yang selalu disalahkan manusianya?

Kocaknya, istilah human error jadi kambing hitam paling rajin lembur. Semua kesalahan dititipkan ke situ, sementara sistem berdiri santai sambil cuci tangan, pakai sabun wangi, bilang, “Saya nggak tahu apa-apa.”

Di lapangan, pemandangan makin ironis. Spanduk K3 berdiri gagah, tulisannya besar, warnanya nyala-nyala, pesannya galak. Tapi spanduk tidak bisa menggantikan SOP yang cuma dihafal setengah hati.

Spanduk juga nggak bisa menghentikan target produksi yang datang sambil teriak, “Ayo cepat, waktu mepet!” Akhirnya, keselamatan kerja diposisikan sebagai niat baik, bukan kebutuhan mutlak.

Yassierli di laman resmi kemnaker baru-baru ini juga mengingatkan, penurunan angka kecelakaan tidak otomatis berarti tempat kerja aman.

Bisa jadi memang ada perbaikan, tapi bisa juga karena laporan yang tak pernah naik atau keberuntungan masih nongkrong. Risiko kecelakaan besar tetap mengintai kalau pengendalian bahaya tidak dibangun konsisten.

Ibarat motor tua, bodinya dicat baru, tapi remnya belum tentu pakem.

Pekerja pun sering jadi pihak yang paling serba salah. Mau patuh prosedur, target mendesak. Mau berhenti karena kondisi tidak aman, takut dicap menghambat kerja. Mau melapor, khawatir dianggap ribet.

Akhirnya, jalan tengah yang dipilih adalah berharap semuanya aman-aman saja. Padahal keselamatan tidak pernah bisa diserahkan pada doa semata.

Di sinilah pentingnya sistem. SOP yang jelas dan jalan, panitia K3 yang aktif, inspeksi rutin bukan formalitas, investigasi insiden yang ujungnya perbaikan nyata, bukan sekadar laporan cantik.

Sistem

Keselamatan tidak boleh bergantung pada keberanian individu. Sistem yang sehat justru membuat pekerja bisa bekerja dengan tenang tanpa harus merasa sedang main tebak-tebakan dengan risiko.

Pendekatan ini dikenal sebagai people-centric safety. Pekerja tidak lagi diposisikan sebagai sumber masalah, tapi bagian dari solusi. Mereka dilibatkan, didengar, dan dilindungi oleh sistem yang masuk akal. Bukan diminta patuh dalam kondisi yang sebenarnya tidak aman.

Oleh karena itu K3 itu bukan soal angka semata, karena dibalik setiap insiden, ada keluarga menunggu di rumah, ada anak yang menunggu ayahnya pulang, ada masa depan yang bisa berubah hanya karena satu sistem yang lalai.

Menaker menekankan  keselamatan kerja menyangkut nyawa, kesehatan, dan masa depan pekerja serta keluarganya, kalimat serius, tapi dampaknya sangat nyata.

Menyalahkan pekerja memang mudah dan cepat. Tapi membenahi sistem adalah pekerjaan rumah yang sesungguhnya.

Selama kecelakaan kerja terus dipersempit menjadi urusan human error, cerita yang sama akan terus berulang. Lokasinya boleh beda, tanggalnya boleh ganti, tapi polanya tetap itu-itu saja.

Bekerja itu untuk hidup, bukan untuk mempertaruhkan hidup. Pulang selamat seharusnya menjadi hak, bukan bonus karena hari itu sedang mujur.

Mungkin, seperti yang diingatkan Menaker, sudah waktunya kita berhenti sibuk mencari siapa yang salah, lalu mulai jujur bertanya sistem apa yang selama ini kita biarkan gagal menjaga manusia di dalamnya?. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKB Sumsel Ganti Nahkoda, Mesin Partai Dipanaskan, Kader Muda Dikasih Setir

    PKB Sumsel Ganti Nahkoda, Mesin Partai Dipanaskan, Kader Muda Dikasih Setir

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 428
    • 0Komentar

    DI internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Selatan, peluit panjang akhirnya ditiup. Bukan tanda bubar barisan, apalagi bubar jalan, tapi menandakan pergantian sopir setelah beberapa tahun setir dipegang Ramlan Holdan. Kini kemudi DPW PKB Sumsel resmi berpindah ke tangan Nasrul Halim atau yang lebih akrab disapa Alung. Mobilnya masih PKB, jalannya tetap politik, tapi rutenya […]

  • Ditengah Mewabahnya COVID-19, Wawako Palembang Giatkan UMKM Produksi Banyak Masker

    Ditengah Mewabahnya COVID-19, Wawako Palembang Giatkan UMKM Produksi Banyak Masker

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    WABAH COVID-19 memang sudah menyebarkan di Sumsel, bahkan yang positif Virus sudah mencapai 16 orang. Oleh Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda akan mengajak semua UMKM di Palembang ikut menggiatkan produksi masker untuk memenuhi kebutuhan masker setiap warga Palembang di tengah pandemi Covid-19. “UMKM di Palembang ada 37 ribu insya Allah semuanya mau saya arahkan […]

  • Resmi, Camat Sukarami Jadi Orang Nomor 1 di Satpol PP Pemkot Palembang

    Resmi, Camat Sukarami Jadi Orang Nomor 1 di Satpol PP Pemkot Palembang

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.849
    • 0Komentar

    CAMAT Sukarami Palembang, GA Putra Jaya ditunjuk secara resmi mengisi jabatan sebagai Pimpinan di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja [Satpol PP] Kota Palembang. Nama GA Putra Jaya dipilih setelah lolos seleksi untuk mengisi jabatan yang kosong itu. Sebelumnya dalam seleksi ada tiga kandidat yang diserahkan panitia seleksi [pansel] kepada Walikota Palembang Harnojoyo, namun GA Putra Jaya berhasil dipilih […]

  • 154 Peserta Lulus CPNS di Muba

    154 Peserta Lulus CPNS di Muba

    • calendar_month Senin, 31 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 954
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu– Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] mengumumkan hasil kelulusan peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Muba, hasil kelulusan tersebut tertuang berdasarkan Surat pengumuman nomor: 800/1398/BKPSDM/2018 tentang peserta yang lulus seleksi CPNS di lingkungan Pemkab Muba. Tercatat, ada 154 nama yang dinyatakan lulus CPNS di lingkungan Pemkab Muba dari total formasi yang disediakan sebanyak […]

  • Pusri dan HKTI Perkuat Kerja Sama di Jambi

    Pusri dan HKTI Perkuat Kerja Sama di Jambi

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    PT Pusri Palembang memperkuat kerja sama dengan petani melalui kehadiran dalam Temu Kader Petani serta Pelantikan DPD dan DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) se-Provinsi Jambi, 20–21 April 2026 di Muaro Jambi. Kegiatan yang digelar DPD HKTI Jambi itu turut dihadiri Wakil Menteri Pertanian RI sekaligus Ketua Umum DPN HKTI Sudaryono, jajaran HKTI daerah, serta […]

  • Hari Pertama Kampanye, Begini Kata Akhor

    Hari Pertama Kampanye, Begini Kata Akhor

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 954
    • 0Komentar

    ”Banyak keluhan dari masyarakat dan pedagang, tentunya dapat menjadi bahan bagi kami untuk mencarikan solusinya,”

expand_less
WordPress Archive Tabbed Gallery for Elementor – Galerie Tabion – Metro Tab Accordion Switcher CSS Table Rate Shipping by Class, Weight, Price, Quantity & Volume for WooCommerce Table Rate Shipping for WooCommerce Tablenator | Advanced Tables for Visual Composer TableTrack – The Complete SaaS Restaurant Management Solution Tabligh – Islamic Institute & Mosque WordPress Theme + RTL Tacon – A Showcase Portfolio WordPress Theme Tacticool | Shooting Range & Gun Store WordPress Theme Tactiko – Tactical & Military Shop WooCommerce Theme