Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » “Helm Mirip Galon, Tapi Bangga!”

“Helm Mirip Galon, Tapi Bangga!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • visibility 1.939
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HARI masih muda, tapi semangat 36 anak muda Musi Banyuasin udah mendidih kayak minyak di kilang. Mereka datang jauh-jauh dari Muba, bukan buat jalan-jalan, apalagi cari jodoh. Mereka datang buat ngelas masa depan di PPSDM Migas Cepu.

Sore itu halaman asrama rame. Ada yang sibuk nenteng koper, ada yang sibuk nyari colokan, ada juga yang sibuk nyari sinyal biar bisa upload story.  “Bismillah, jadi orang migas dulu, gengs”.

Helm pelatihan mereka kinclong, tapi bentuknya… yah, kalau dari jauh, mirip galon Aqua 19 liter.
Ujang, peserta paling rame, nyeletuk.

“Weh.…, ini helm atau dispenser portable, Bang?”

Beni di sebelahnya ngakak, “Diamlah, Jang. Biar mirip galon, yang penting isinya semangat, bukan air bening!”.

Upacara pembukaan berlangsung khidmat (walau beberapa masih ngantuk habis perjalanan panjang). Di depan berdiri Herryandi Sinulingga, AP, Kepala Disnakertrans Muba. Dengan gaya berwibawa tapi senyum hangat, ia berkata lantang

“Anak-anakku, pelatihan ini gratis, dibayar dari duit rakyat Muba. Jadi jangan kalian main-main. Yang kalian bawa bukan cuma nama diri, tapi nama daerah, nama keluarga, dan – “

Belum sempat lanjut, dari belakang terdengar suara pelan tapi jelas. “Nama mantan gak usah, Pak?”

Seluruh ruangan langsung meledak tawa.
Herryandi cuma geleng kepala sambil senyum,

“Itu kalau bisa, ditinggal di Muba aja, Nak, jangan dibawa ke Cepu, nanti ganggu fokus”.

Suasana jadi cair, tapi pesan tetap nyampe, jadi pahlawan buat diri sendiri dan keluarga.

Peserta dibagi dua jurusan, Operator Angkat Angkut & Ikat Beban dan Operator Lantai Perawatan Sumur

Ujang dapet jurusan pertama. Begitu denger “ikat beban”, dia langsung panik,

“Lah, ini jurusan latihan jadi tukang ngiket drum?”

Instruktur senyum tipis “Tenang, Nak… yang kamu ikat itu bukan drum, tapi masa depanmu”.

Sementara Beni masuk jurusan perawatan sumur. Hari pertama, instruktur nanya. “Siapa yang tahu cara merawat sumur?”

Beni angkat tangan pede. “Saya, Pak! Di kampung sering nyiram sumur biar gak kering”.
Instruktur tepuk jidat, “Nak, itu sumur belakang rumah. Ini sumur migas, bukan sumur mandi!”.

Malamnya, suasana asrama kayak basecamp prajurit muda.
Ujang dan Beni duduk di lantai, nyeruput kopi sachetan sambil ngelamun.

“Ben, pikiranku campur aduk. Tadi di lapangan lihat alat gede-gede. Takut salah pencet, nanti minyaknya keluar kayak soda”.

Beni nyeletuk santai. “Tenang, Jang, yang penting jangan panik. Kalau panik, kau bukan operator, tapi kandidat viral di TikTok”.

Mereka berdua ngakak.
Lalu Ujang mendadak serius. “Tapi jujur, Ben. Aku bangga, kau tau? Dulu aku cuma anak sawah, sekarang belajar soal migas. Ini mimpi yang dulu cuma kupikir buat orang-orang Jakarta”.

Beni manggut,
“Iya, Jang, kadang hidup tuh kayak sumur minyak, makin dalam kau gali, makin besar hasilnya”.

Hari kesepuluh, mereka udah terbiasa pakai sepatu safety dan baju kerja tebal yang bikin keringetan kayak ayam bakar.
Instruktur teriak dari jauh.

“Keselamatan nomor satu! Fokus!”

Tapi Ujang malah nyeletuk. “Kalau di Muba, keselamatan nomor satu itu ngerem sebelum polisi tidur, Pak!”

Satu tim langsung ngakak lagi. Tapi di balik lawakannya, Ujang ternyata cepat nangkep. Dalam waktu singkat, dia bisa operasikan alat berat dengan lincah.
Instruktur sampai bilang. “Hebat, Nak. kau punya bakat jadi mandor”.

Ujang nyengir,
“Aamiin, Pak, tapi jangan besar mandornya doang, gajinya juga, ya”.

Waktu berlalu kayak kilatan obor gas.
Akhirnya tibalah hari penutupan. Semua peserta berdiri gagah pakai helm galon kebanggaan.
Herryandi datang lagi, kali ini dengan wajah puas.

“Selamat! Kalian sudah menuntaskan 200 jam pelatihan. Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan kalian sebagai SDM unggul Muba!”

Semua tepuk tangan. Ujang menatap sertifikatnya dengan bangga,

“Ben, lihat nih. Kertasnya kecil, tapi nilainya lebih berat dari drum migas”.

Beni nyengir,
“Yang penting, helm mirip galon kita akhirnya punya arti”.

Semua ketawa, beberapa matanya berkaca-kaca. Karena mereka tahu, mereka bukan lagi penonton hidup, tapi pemain utama masa depan.

Oleh karena itu, memang kalau disadari, hidup itu gak selalu mulus kayak pipa migas. Kadang tersumbat, kadang bocor, tapi kalau sabar dan rajin belajar, tekanan hidup itu justru yang bakal ngeluarin “minyak emas” dari dirimu sendiri.

36 anak muda Muba pulang ke kampung dengan kepala tegak dan semangat membara. Helmnya mungkin mirip galon, tapi semangatnya mirip obor minyak menyala, gak padam, dan siap menerangi masa depan.

Seperti pepatah orang Muba bilang. “Minyak bisa habis, tapi semangat anak muda jangan pernah padam”.[***]

Catatan redaksi: nama dan percakapan tokoh bersifat fiktif untuk memperkaya narasi. Seluruh data kegiatan dan pejabat tetap berdasarkan informasi resmi Disnakertrans Muba.

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alhamdulillah, UMK Banyuasin Capai Rp3.090 Ribu, Bupati : Kita Ingin Buruh Sejahtera

    Alhamdulillah, UMK Banyuasin Capai Rp3.090 Ribu, Bupati : Kita Ingin Buruh Sejahtera

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.662
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Banyuasin pada tahun ini menaikan Upah Minimum Kabupaten [UMK] dari Rp2.840 ribu pada 2019 menjadi Rp3.090 ribu pada 2020. Kenaikan UMK ini setidaknya dapat membuat buruh di Banyuasin lega, bahkan kebijakan kenaikan UMK tersebut sudah dilakukan pada akhir tahun lalu. Bupati Kabupaten Banyuasin H. Askolani.SH.MH mengakui sudah mengusulkan kepada Gubernur Sumatera Selatan H. […]

  • RI Juara Festival Itaewon di Korsel

    RI Juara Festival Itaewon di Korsel

    • calendar_month Selasa, 18 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 583
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Itaewon, Korea Selatan – Indonesia berhasil meraih peringkat pertama dalam Festival Itaewon yang diselenggarakan pada 15-16 Oktober 2022. Keikutsertaan Indonesia dalam ajang ini merupakan bagian dari perhelatan Festival Indonesia 2022 yang diselenggarakan KBRI Seoul. “Puji syukur, Alhamdulillah, Indonesia berhasil meraih juara pertama di Festival Itaewon. Indonesia meraih nilai tertinggi dibanding 4 negara finalis lainnya yaitu, […]

  • Satpam Digital untuk 7.347 Pintu Pemda, TTIS Siap Halau Hacker Sebelum Nongkrong di Ruang Tamu

    Satpam Digital untuk 7.347 Pintu Pemda, TTIS Siap Halau Hacker Sebelum Nongkrong di Ruang Tamu

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 880
    • 0Komentar

    JIKA  7.347 pintu rumah dibiarkan terbuka, jangankan maling, ayam tetangga pun bisa masuk dan tidur di sofa, begitu pula dengan 7.347 aplikasi pelayanan publik yang kini dimiliki pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Bahkan tanpa kunci yang kokoh dan satpam yang siaga, pintu-pintu digital itu rawan dimasuki tamu tak diundang mulai dari hacker yang ingin menjual […]

  • La Nina Bertahan Hingga Mei 2021, 58% Wilayah Zona Musim Terlambat Masuk Musim Kemarau

    La Nina Bertahan Hingga Mei 2021, 58% Wilayah Zona Musim Terlambat Masuk Musim Kemarau

    • calendar_month Sabtu, 27 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.069
    • 0Komentar

    BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperediksikan Musim Kemarau 2021 akan mulai terjadi pada April 2021 di 22,8 persen Zona Musim (ZOM) yaitu beberapa zona musim di Nusa Tenggara, Bali, dan sebagian Jawa. “BMKG memprediksi peralihan angin monsun akan terjadi pada akhir Maret 2021 dan setelah itu Monsun Australia akan mulai aktif. Karena itu, Musim Kemarau […]

  • Kabupaten Muba Siap Gandeng BTKL PP Wilayah I Palembang Tes Covid-19

    Kabupaten Muba Siap Gandeng BTKL PP Wilayah I Palembang Tes Covid-19

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 687
    • 0Komentar

    BERBAGAI aksi dan langkah strategis terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin untuk mencegah dan menanggulangi wabah Covid-19 atau virus Corona di wilayah Muba. Dukungan pun terus datang mengalir dari semua pihak, salah satunya dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL PP) Wilayah I Palembang yang […]

  • Likuiditas Perekonomian Indonesia Terus Berkembang

    Likuiditas Perekonomian Indonesia Terus Berkembang

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 752
    • 0Komentar

    DIREKTUR Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Erwin Haryono, mengatakan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Desember 2021 tumbuh meningkat yang berarti perekonomian sudah berkembang. “Posisi M2 pada Desember 2021 tercatat sebesar Rp7.867,1 triliun atau tumbuh 13,9 persen (years on years/yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 11,0 […]

expand_less
WordPress Archive VG Cooku – Clean, Simple WooCommerce WordPress Theme VG Emodern – Furniture Theme with 9 HomePages VG iFoody – Responsive WooCommerce WordPress Theme VG Mimosa – Modern Fashion WooCommerce WordPress Theme VG Oregon – Responsive WooCommerce WordPress Theme VG PostCarousel – Post Carousel for WordPress VG PostSlider – Post Slider for WordPress VG Rossi – Responsive WooCommerce WordPress Theme Viator Affiliate Widgets Manager Viavi Flickr Album Gallery