Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » SUMSELGLOBAL » Operasi SDM Unggul, “Misi Rahasia” 5 Divisi Siapkan Warga Muba Siap Tempur di Dunia Kerja

Operasi SDM Unggul, “Misi Rahasia” 5 Divisi Siapkan Warga Muba Siap Tempur di Dunia Kerja

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
  • visibility 875
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEKAYU pagi itu, udara masih dingin seperti teh manis yang belum diaduk. Tapi di ruang rapat Disnakertrans Muba, suasana sudah hangat bukan karena AC-nya mati, tapi karena semangat yang memanas. Kursi-kursi terisi penuh, meja dipenuhi map dan notulen, dan di tengahnya berdiri seorang “komandan” bernama Herryandi Sinulingga, Kepala Dinas yang wajahnya tenang tapi pikirannya sudah berlari ke masa depan.

Hari itu bukan rapat biasa. Ini semacam “briefing” misi rahasia yang diberi nama Operasi SDM Unggul Muba. Bedanya, kalau di film pahlawan super mereka pakai kostum ketat dan topeng, di sini para “superhero” datang dengan batik rapi dan name tag pegawai.

Senjatanya bukan pedang atau laser, tapi kurikulum pelatihan, jaringan industri, dan tekad membentuk SDM Muba yang terampil, siap pakai, dan tahan banting.

Pepatah lama bilang, “Kalau mau memancing ikan besar, kailnya jangan kecil.” Nah, Disnaker Muba ini seperti sedang menyiapkan kail super besar bukan buat mancing ikan, tapi buat menarik peluang kerja dari segala penjuru.

Di dunia yang serba cepat ini, nyasar itu mahal. Salah jurusan kuliah bisa bikin kita jadi kolektor ijazah yang cuma jadi hiasan lemari. Salah masuk lowongan, ujung-ujungnya kerja setengah hati sambil curi waktu buka job portal.

Nah, di Disnaker Muba ada Satipis Darius, “GPS hidup” yang memastikan anak Muba mendarat di tempat kerja sesuai bakat dan kemampuan. Dia paham betul pepatah, “Bila salah jalan, pintu rezeki pun ikut salah alamat”.

Dengan jejaring perusahaan yang luas, Satipis memastikan para pencari kerja ini tidak nyasar ke pekerjaan yang bikin hati merana.

Kalau orang lain bingung lihat lowongan yang “minimal pengalaman 2 tahun” tapi gaji masih seperti magang, Satipis akan membimbing, “Sini, kita cari yang pas. Rezeki itu memang nggak ke mana, tapi jangan sampai kamu yang nyasar ke mana-mana.”

Kalau di dunia pahlawan super ada yang bisa melatih orang biasa jadi petarung ulung, di Disnaker Muba ada Solekhan. Dia ini seperti koki skill: bahan bakunya adalah anak-anak Muba yang punya semangat, lalu dia olah jadi tenaga kerja siap tempur di pasar kerja.

Dari mengasah kemampuan teknis di sektor migas, mengajarkan teknik bertani modern, sampai membekali anak muda dengan keahlian digital marketing, semua dia racik dalam program yang relevan.

Pepatah bilang, “Orang pintar kalah sama orang rajin, orang rajin kalah sama orang yang punya skill tepat.” Nah, Solekhan memastikan anak Muba punya ketiganya. Targetnya jelas setiap peserta pelatihan pulang dengan bekal skill yang bisa langsung dipakai, bukan cuma sertifikat yang disimpan di map plastik warna hijau.

Kalau pekerja itu ibarat mesin, maka Faezal ini adalah mekanik yang memastikan semua baut terpasang rapat. Dia percaya, “Orang yang bahagia di tempat kerja akan bekerja lebih baik.”

Faezal mengawal hubungan industrial agar adem ayem, memastikan hak-hak pekerja terpenuhi, dan menyelesaikan perselisihan dengan kepala dingin. Dia semacam perisai yang melindungi kesejahteraan tenaga kerja Muba, supaya mereka tidak hanya hidup, tapi juga merasa dihargai.

Kata pepatah, “Kerja itu bukan sekadar mencari nafkah, tapi juga menjaga marwah.” Dan Faezal memastikan dua-duanya terjaga.

Tiga tokoh utama ini tidak sendirian. Ada tim pendukung yang tak kalah tangguh mulai dari urusan transmigrasi yang mengatur relokasi tenaga kerja, pengelolaan Balai Latihan Kerja yang jadi dapur pencetak skill, hingga sosialisasi ke masyarakat yang membuat informasi peluang kerja sampai ke pelosok.

Mereka ini ibarat kru kapal: ada yang mengemudi, ada yang menjaga mesin, ada yang mengibarkan bendera. Semua bekerja untuk satu tujuan memastikan kapal bernama Muba ini berlayar mantap menuju pelabuhan masa depan yang lebih sejahtera.

Membangun SDM unggul itu seperti menanam pohon mangga. Hari ini ditanam, bukan besok langsung berbuah. Perlu waktu, perawatan, dan kesabaran. Pelatihan demi pelatihan adalah pupuknya, penempatan kerja yang tepat adalah sinarnya, dan kesejahteraan pekerja adalah air yang menyegarkan akarnya.

Kalau semua dirawat, lima atau sepuluh tahun lagi, Muba akan punya “kebun” tenaga kerja yang manis buahnya bisa dinikmati bukan hanya oleh warganya, tapi juga daerah lain yang membutuhkan.

Operasi SDM Unggul Muba baru saja dimulai. Ini bukan misi sehari jadi, tapi perjalanan panjang. Dan seperti kata pepatah, “Seribu langkah dimulai dari satu ayunan kaki.”

Hari ini, langkah itu sudah diambil oleh Herryandi Sinulingga dan timnya. Dengan kombinasi Satipis sang GPS hidup, Solekhan sang master pelatihan, Faezal sang penjaga kesejahteraan, dan dukungan penuh dari pasukan lainnya, warga Muba punya peluang besar untuk tidak hanya menjadi pekerja, tapi menjadi tenaga profesional yang dihargai di mana pun berada.

Dari Sekayu untuk Sumsel, dari Sumsel untuk Indonesia. Dan siapa tahu, nanti… dari Indonesia untuk dunia.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meningitis Bukan Syarat Keberangkatan Umrah, Dianjurkan untuk Komorbid

    Meningitis Bukan Syarat Keberangkatan Umrah, Dianjurkan untuk Komorbid

    • calendar_month Rabu, 16 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 703
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Jakarta- Kementerian Agama memastikan vaksinasi meningitis sudah bukan lagi menjadi persyaratan untuk keberangkatan jemaah umrah. Vaksin tersebut hanya diwajibkan bagi jemaah haji. “Vaksinasi meningitis bukan lagi menjadi persyaratan keberangkatan ke Arab Saudi bagi jemaah umrah. Vaksin meningitis hanya wajib bagi jemaah haji,” terang Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief di Jakarta, Selasa […]

  • ‘Warning’ Bupati Muba kepada Kepala Perangkat Daerah, Mau Tahu!

    ‘Warning’ Bupati Muba kepada Kepala Perangkat Daerah, Mau Tahu!

    • calendar_month Selasa, 9 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.230
    • 0Komentar

    Oleh :Ari Wibowo SUMSELTERKINI.CO.ID, MUBA – Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin ‘Warning’  kepala perangkat daerah [PD] Kabupaten Muba, agar memberikan pengawasan paket program pengerjaan jika perlu  memberikan sanksi tegas kepada seluruh rekanan [Kontraktor] yang bekerja tidak sesuai dengan yang sudah ditentukan. Karena katanya jika kontraktor bila tugas dan pokok kewenangan dijalankan secara benar […]

  • Buka Festival Sriwijaya XXIX, Menparekraf Harapkan Perekonomian Sumsel Segera Bangkit

    Buka Festival Sriwijaya XXIX, Menparekraf Harapkan Perekonomian Sumsel Segera Bangkit

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 724
    • 0Komentar

    PENYELENGGARAAN Festival Sriwijaya XXIX diharapkan tidak hanya meningkatkan kembali gairah pariwisata di Sumatera Selatan, namun juga mendorong geliat UMKM khususnya di subsektor ekonomi kreatif. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutannya pada acara pembukaan Festival Sriwijaya XXIX mengatakan bahwa agenda tahunan itu diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. […]

  • Jadilah Pahlawan Masa Kini yang Membanggakan Negeri

    Jadilah Pahlawan Masa Kini yang Membanggakan Negeri

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 949
    • 0Komentar

    DIAWALI dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh PPI Kabupaten Muba, Pemkab Musi Banyuasin (Muba) menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan tahun 2019 dilaksanakan di Halaman Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Senin (11/11/2019). Bupati Muba H Dodi Reza Alex  Noerdin bertindak selaku Inspektur Upacara membacakan amanat Menteri Sosial RI Juliari P Batubara. Dalam amanat disampaikan bahwa dengan peringatan […]

  • Layanan Kesehatan RSUD Kayuagung Nggak Ngaruh Bulan Puasa, Kinerja Tetap Maksimal

    Layanan Kesehatan RSUD Kayuagung Nggak Ngaruh Bulan Puasa, Kinerja Tetap Maksimal

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 962
    • 0Komentar

    MESKI sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan tenaga Kesehatan dan Non kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung,  Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), tetap optimal memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pengobatan. Sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab menagemen RSUD Kayuagung sebagai pelayan kesehatan selalu berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik serta rasa nyamanan […]

  • Silahkan Konsultasi, ‘Telemedicine’ Tersedia untuk Pasien Isolasi Mandiri COVID-19,

    Silahkan Konsultasi, ‘Telemedicine’ Tersedia untuk Pasien Isolasi Mandiri COVID-19,

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.528
    • 0Komentar

    PEMERINTAH bekerja sama dengan 11 platform telemedicine untuk jasa konsultasi dokter dan jasa pengiriman obat secara gratis bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif COVID-19 dan menjalani isolasi mandiri di rumah. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers Senin (5/7/2021) mengatakan, apabila harus bertemu dengan dokter tentu akan susah dan juga akan menambah resiko. “Jika […]

expand_less
WordPress Archive Transpi - Logistics and Transportation WordPress Theme Transpix – Logistics Warehouse WordPress Theme Transport – WP Transportation & Logistic Theme Transposh for AMP TransPress – Ultimate Transport Logistics Warehouse WP Theme Tranzlogistics – Logistics & Cargo Shipping WordPress Theme Trash Mails – Temporary Email Address System Travel Agency WordPress Theme Travel Booking – WooCommerce WordPress Plugin Traveler - Travel Booking WordPress Theme [Demo Import Working]