Kamis, 24 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Si Rigger & Lantai Perawatan Sumur

Si Rigger & Lantai Perawatan Sumur

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
  • visibility 3.099
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ADA 36 pemuda dan pemudi berdiri gagah dengan ransel besar di punggung, mata berbinar penuh semangat, tapi hati juga deg-degan. Mereka bukan mau piknik atau jalan-jalan ke mal, tapi berangkat ke Cepu untuk belajar migas jadi juru ikat alias rigger dan operator lantai perawatan sumur. Jika seandainya, dari kampung yang tenang seperti sawah berlapis embun, mereka kini siap melangkah ke dunia kerja yang sibuk dan menantang, seperti ikan lele yang tiba-tiba harus berenang di laut lepas.

Bupati H. M. Toha Tohet tersenyum ketika melihat mereka. “Program Keluarga Maju ini bukan sekadar jargon, tapi cara kita menyiapkan pemuda Musi Banyuasin untuk siap kerja. Kalau sekarang kalian belajar, nanti kalian pulang bawa “sayur ekonominya” buat kampung sendiri”.

Seorang peserta bernama Dedi mengangkat tangan, penasaran. “Pak, serius nih, kita bakal bisa langsung kerja setelah pelatihan?”.

“Betul,” jawab Bupati. “Pendidikan vokasi itu seperti pepatah lama “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian”. Latihan sekarang mungkin berat, tapi hasilnya akan manis”.

Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen menambahkan dengan nada jenaka, “Kalau hanya belajar teori doang, nanti pulang kalian cuma bisa bilang, “Aku tahu, tapi nggak bisa” .Nah, di sini kalian praktek 60%, teori 40%. Jadi nanti nggak cuma tahu, tapi bisa langsung action!”.

Di sisi lain, Herryandi Sinulingga, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, memanggil para peserta untuk membagi jurusan. “Oke, 18 orang akan jadi rigger, kalian tugasnya mengangkat, mengikat, dan menjaga keseimbangan alat berat. 18 lainnya jadi operator lantai perawatan sumur-pastikan sumur migas tetap sehat, jangan sampai kering atau sakit!”.

Bayu, seorang pemuda dengan tubuh mungil tapi semangat besar, menggerutu pelan, “Waduh, Pak… besinya berat banget”.

Seorang teman sambil nyengir menjawab, “Kalau mau ringan, angkat hati ibu kamu yang berat karena hutang”. Gelak tawa pecah, dan suasana sedikit mencair.

Selama perjalanan ke Cepu, mereka saling bercakap-cakap, berbagi canda, tapi juga saling memberi semangat. “Nanti kita pulang nggak cuma bisa cerita soal sumur, tapi juga punya skill yang dicari industri,” kata Dedi sambil menatap ranselnya yang hampir seberat badan.

“Betul, bro…. lagian, siapa tahu bisa buka lapangan kerja sendiri, kan? Bisa jadi bos, bukan cuma karyawan,” sahut Bayu sambil tertawa kecil.

Di tempat pelatihan, mereka belajar mengikat tali, mengoperasikan alat berat, dan memahami mekanisme sumur. Latihan fisik cukup keras, tapi guru-gurunya selalu menyelipkan humor agar tetap semangat.

Rigger jangan cuma kuat tangan, tapi juga harus cerdas kepala dan sigap mata,” kata instruktur sambil menirukan gaya superhero, membuat peserta terpingkal-pingkal.

Selain belajar keterampilan, mereka juga belajar bekerja sama. Seorang rigger yang kuat tapi tidak peduli operator lantai, ibarat satay tanpa sambal hambar.

Begitu pula operator lantai yang hebat tapi nggak peduli rigger, sama saja seperti mesin canggih tanpa operator. Humor dan latihan membangun kekompakan mereka.

Di sela pelatihan, Dedi menatap teman-temannya dan berbisik, “Kalau pulang nanti, kita bisa banggakan kampung. Bisa bilang, “Aku bukan cuma jago mancing, tapi juga jago mancing peluang kerja!”.

Herryandi menambahkan, “Itu dia esensi pendidikan vokasi bukan sekadar hafal teori, tapi mampu praktek dan siap menghadapi dunia nyata. Kurikulum praktik 60% memastikan kalian bisa langsung diterima industri. Dan yang paling penting, kalian pulang dengan pengalaman, bukan sekadar sertifikat”.

Program ini bukan sekadar angka atau statistik. Lebih dari itu, pemerintah daerah ingin pemuda Muba siap kerja, menurunkan pengangguran, dan mendorong ekonomi lokal. Peserta belajar bahwa kerja keras, disiplin, dan kerjasama itu penting. Bahkan humor pun jadi bumbu, agar perjalanan belajar lebih ringan.

Saat bis meninggalkan Cepu setelah beberapa minggu pelatihan, wajah-wajah peserta tampak berbeda. Ada rasa percaya diri, ada kelegaan, dan tentu saja cerita kocak yang bakal mereka bagikan di kampung halaman.

Dedi, Bayu, dan teman-temannya kini punya bekal lebih dari sekadar keterampilan, mereka punya pengalaman, kesiapan menghadapi tantangan, dan keyakinan bahwa masa depan bisa digenggam dengan tangan sendiri.

Oleh karena itu, jangan pernah meremehkan pendidikan terapan. Kadang hal yang terlihat sederhana, mengikat tali, memeriksa sumur, justru menjadi kunci keberhasilan ekonomi besar. Seperti pepatah yang selalu diingat Bupati, “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian”. Latihan keras hari ini adalah jalan menuju manisnya masa depan.

Dan begitu bis berputar ke Musi Banyuasin, saya tersenyum melihat mereka melambaikan tangan. Si rigger, si floor man, dan seluruh generasi muda siap mencetak sejarah mereka sendiri dengan tangan, hati, dan tawa.[***]

Catatan redaksi : Tokoh peserta seperti Dedi dan Bayu fiktif gunanya untuk menghidupkan cerita dan pejabat Pemkab Muba serta program pelatihan adalah fakta.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miliki 20 Kamar ICU, Ka Satgas Tinjau Pembangunan Ruang ICU Covid-19 RSUD Dr. Pirngadi

    Miliki 20 Kamar ICU, Ka Satgas Tinjau Pembangunan Ruang ICU Covid-19 RSUD Dr. Pirngadi

    • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 679
    • 0Komentar

    KETUA Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito, S.E.,M.M. meninjau pembangunan ruang perawatan intensif atau ICU untuk pasien terpapar virus SARS-CoV2 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Pirngadi Medan. Pihak rumah sakit nantinya akan memiliki 20 kamar ICU untuk penanganan pasien dengan gejala berat. Rumah sakit yang dikelola oleh Pemerintah Kota Medan ini sangat […]

  • Hati-Hati Masker Palsu!

    Hati-Hati Masker Palsu!

    • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 732
    • 0Komentar

    HINDARI Penggunaan Masker Palsu! dengan mengecek izin edar dari Kemenkes melalui http://infoalkes.kemkes.go.id Memiliki izin edar berarti telah penuhi persyaratan mutu keamanan dan manfaat, sebagai syarat untuk mencegah masuknya dan mencegah penularan virus serta bakteri.(kecil) Jika menemukan masker yang dicurigai tidak penuhi standar, masyarakat dapat melapor ke Halo Kemkes 1500567 Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs resmi Penanganan […]

  • Pendapatan Daerah Muba Direncanakan Surplus Rp 147 Miliar, Pembangunan Berdasarkan Isu Strategis

    Pendapatan Daerah Muba Direncanakan Surplus Rp 147 Miliar, Pembangunan Berdasarkan Isu Strategis

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 932
    • 0Komentar

    PRIORITAS pembangunan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Tahun 2021 disusun berdasarkan pada isu-isu strategis dan tema pembangunan Tahun 2021 serta sejalan dan sinergis dengan kebijakan pembangunan Provinsi Sumatera Selatan dan Nasional. Demikian diungkapkan Bupati Muba, Dr H Dodi Reza Alex Noerdin saat menyampaikan Nota Keuangan Rencana APBD Kabupaten Muba tahun 2021, dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin […]

  • Ini Kondisi Kelistrikan di Sumsel, Kata Sekda

    Ini Kondisi Kelistrikan di Sumsel, Kata Sekda

    • calendar_month Jumat, 27 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 974
    • 0Komentar

    PDPDE bekerja sama dengan Sharp Corporation akan mulai mengagas pembangunan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya)

  • pembunuhan-sopir-gocar-palembang

    Dikabarkan, Polisi Temukan Driver Online yang Hilang Tewas di Daerah Sungsang

    • calendar_month Jumat, 30 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.233
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Kabar hilangnya driver salah satu operator Taxi Online, Tri Wdiyantoro (43) yang hilang beberapa pekan lalu saat mengambil orderan di Kenten Laut, kini warga Jl Letnan Murod, Lr Sakura, Palembang itu ditemukan sudah menjadi mayat daerah Sungsang, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan oleh jajaran Polda Sumsel dibantu Polsek Lalan, Musibanyuasin, Sumatera Selatan, Jumat […]

  • Nah ! Benar Dak, PPKM Darurat Diperpanjang sampai Tahun Baru

    Nah ! Benar Dak, PPKM Darurat Diperpanjang sampai Tahun Baru

    • calendar_month Kamis, 15 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 607
    • 0Komentar

    TELAH beredar informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat akan diperpanjang hingga tahun baru. Setelah ditelusuri lebih lanjut, Kepala Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19, Hery Triyatno menyatakan bahwa klaim tersebut tidak benar. Sejauh ini PPKM Darurat masih akan diberlakukan hingga 20 Juli 2021 sesuai rencana awal dan belum diputuskan […]

expand_less
WordPress Archive Renovation – Construction Company WordPress Theme Renroll – Scooter & Bike Rentals WordPress Theme Rentacar – Car Rental / Listing WordPress Theme Rentive – Car Rental & Auto Dealer Elementor Template Kit Reon – Restaurant WordPress Theme Repair Plus – Electronics and Phone WordPress Theme RepairKit – Mobile Phone & Computer Repair Elementor Template Kit Reparo – Car Service Elementor Template Kit Report Builder – Generate Word DOCX and Excel XLSX documents Resco – Resume Elementor Template Kit