Selasa, 8 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » “Remaja Putri Palembang Belajar Bisnis & Inggris ala Sultan Digital!”

“Remaja Putri Palembang Belajar Bisnis & Inggris ala Sultan Digital!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • visibility 3.288
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEPATAH bilang, “Tak kenal maka tak sayang”, mungkin inilah momen yang pas untuk remaja putri Panti Asuhan Putri Humairah mengenal dunia baru, bahasa Inggris dan bisnis pangan lokal. Pada hari Minggu, 2 November lalu, suasana panti asuhan di Kota Palembang mendadak rame seperti pasar menjelang Lebaran. Tapi kali ini bukan jualan ketupat atau dodol, melainkan ilmu, kreativitas, dan nugget tempe!.

Tim Pelaksana Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dari Universitas Indo Global Mandiri hadir dengan misi yang cukup ambisius,  membekali remaja putri dengan keterampilan bahasa Inggris fungsional, literasi digital, dan inovasi kewirausahaan pangan lokal. Jangan salah, ini bukan sekadar kuliah dadakan ala Zoom yang bikin ngantuk, tapi praktek langsung dengan suasana belajar yang hidup dan penuh canda tawa.

Kolaborasi lintas fakultas antara FKIP dan FIPB menjadi bumbu utama kegiatan ini, seperti sambal yang pas di lidah, perpaduan akademisi dari dua fakultas ini membuat program terasa komplet.

Dosen bahasa Inggris siap mengasah percakapan, sementara dosen kewirausahaan mengajari cara bikin nugget tempe sampai strategi branding sederhana. Hasilnya? Remaja putri bukan cuma bisa bilang “How are you?”, tapi juga bisa menjawab, “I can sell my tempe nugget online, boss!”

Pelatihan terbagi menjadi empat sesi, tiga sesi pertama fokus pada Bahasa Inggris fungsional. Mulai dari percakapan praktis, vocabulary sampai games seru yang bikin peserta ketawa sampai perut kram.

Juga, narasumbernya bukan main-main, Jaya Nur Iman, Nike Agraini, dan Dita Rizki Anggraini, dosen-dosen FKIP UIGM yang berhasil mengubah papan tulis jadi panggung drama mini.

Analisis singkat metode yang interaktif ini bukan hanya menumbuhkan kemampuan bahasa, tapi juga percaya diri dan keberanian peserta untuk berbicara di depan umum.

Sesi terakhir adalah pelatihan kewirausahaan pangan lokal. Di sinilah nugget tempe jadi bintang utama. Peserta belajar cara membuat, mengemas, dan memasarkan produk.

Analogi sederhananya, mereka seperti tukang sulap bahan sederhan, dan disulap menjadi produk menarik siap jual. Tak hanya itu, mereka juga belajar strategi branding digital, literasi digital yang bikin remaja zaman now siap bersaing. Inilah cara cerdas mengenalkan ekonomi kreatif berbasis komunitas sejak dini.

Hasilnya? dari kuisioner yang dibagikan tim PKM, 85% peserta berhasil menguasai materi dan membuat nugget tempe secara mandiri. Cukup impresif untuk anak-anak yang sehari-harinya mungkin lebih akrab dengan buku cerita daripada dashboard e-commerce. Tapi yang lebih penting, nilai moralnya jelas “Ilmu yang dipraktikkan adalah ilmu yang menyejahterakan”.

Agen perubahan

Selain hasil nyata, program ini menekankan literasi digital dan kolaborasi komunitas. Nantinya, tim PKM berencana mendirikan Community Learning Center di Palembang.

Konsepnya sederhana tapi jitu, jadi jembatan bagi remaja untuk terus belajar Bahasa Inggris, digital marketing, dan kewirausahaan pangan lokal. Bisa dibilang, ini bukan cuma “sekadar pelatihan”, tapi investasi masa depan generasi muda yang siap bersaing di era digital.

Kalau dianalisa, program ini punya tiga keunggulan utama, yaitu praktik langsung, teori langsung dicampur praktik, bikin belajar lebih menyenangkan.

Selain itu, kolaborasi lintas akademisi, FKIP dan FIPB bersatu, membuktikan bahwa kerja sama itu bukan cuma jargon kampus, dan pendekatan berkelanjutan, misalnya Community Learning Center jadi pondasi untuk kegiatan yang terus hidup, bukan sekadar acara sehari.

Oleh karena itu, membaca kegiatan ini seperti menonton film komedi edukatif, ada tawa, ada pelajaran hidup, dan ada momen “wow, aku juga bisa”. Ini membuktikan bahwa pendidikan tidak harus kaku dan membosankan, bahkan bisa jadi arena dagelan yang bikin ilmu menempel di kepala.

Program PKM UIGM ini menggabungkan literasi digital, bahasa Inggris, dan kewirausahaan pangan lokal dengan cara yang humanis dan kreatif. Ilmu, kreativitas, dan keberanian bisa tumbuh bersama jika diberi wadah yang tepat.

Jadi, jangan heran, jika suatu hari nanti ada remaja putri Palembang yang bilang, “Aku bisa bikin nugget tempe, pasarkan online, dan ngomong bahasa Inggris dengan lancar!”.

Program ini menunjukkan  generasi muda bisa menjadi agen perubahan, asal diberikan kesempatan dan sarana yang tepat. Jadi, kalau ada yang bilang belajar itu membosankan, tinggal tunjukkan saja nugget tempe sambil bilang, “Ini hasil belajar yang bikin perut kenyang dan otak cerdas!”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Pagaralam Selatan Ringkus 2 Pelaku Jambret 

    Polsek Pagaralam Selatan Ringkus 2 Pelaku Jambret 

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.365
    • 0Komentar

    SATUAN Reskrim Polsek Pagaralam Selatan meringkus dua pelaku jambret yang beraksi di wilayah hukumnya. Diketahui kedua pelaku yang masih berumur belasan tahun ini yaitu David Alfredo (19) warga Indra Giri Jaya RT. 014 RW. 006 Kel. Sukorejo Kecamatan Pagaralam Utara dan  Dede Achmad (17) warga Jalan Cikdin Air Perikan RT. 017 RW. 001 Kelurahan Nendagung Kecamatan Pagaralam […]

  • Makna HUT RI di OKI, Bupati : Bukan Berjuang Melawan Penjajah, Bersatu Melawan Pandemi

    Makna HUT RI di OKI, Bupati : Bukan Berjuang Melawan Penjajah, Bersatu Melawan Pandemi

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 828
    • 0Komentar

          PERINGATAN HUT ke-76 Republik Indonesia digelar di tengah pandemi covid-19. Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE memaknai perjuangan rakyat Indonesia saat ini bukan lagi melawan penjajah melainkan melawan pandemi Covid-19. Iskandar mengajak seluruh masyarakat Ogan Komering Ilir bersatu dan bersinergi untuk melawan pandemi yang dampaknya terasa luas ke setiap lapisan masyarakat. […]

  • “Pasir Jadi Chip, Otak Jadi Aset: Asta Cita Naik Kelas!”

    “Pasir Jadi Chip, Otak Jadi Aset: Asta Cita Naik Kelas!”

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.056
    • 0Komentar

    KALAU dulu orang bilang, “rezeki datang dari tanah,” ya masuk akal  karena  bangsa kita dari dulu emang jago gali. Dari zaman nenek moyang sampai zaman scroll TikTok, hidupnya tak lepas dari urusan gali-menggali, seperti gali tambang, gali jalan, kadang juga gali alasan kalau target tak tercapai. Tapi saban tahun, bumi makin tipis, dan pikiran harus […]

  • Senyum Faisal saat terima kunci rumah usai di rehap, Asa Ratu Dewa

    Senyum Faisal saat terima kunci rumah usai di rehap, Asa Ratu Dewa

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.113
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ini merupakan moment yang sangat ditunggu-tunggu oleh Faisal [40], ia bisa menempati rumah baru setelah 3 tahun terpaksa tinggal di kontrakan. Wajahnya juga terlihat tersenyum, pasalnya rumahnya yang dulu hangus kebakaran, kini sudah dibuatkan rumah baru oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Kunci rumah tersebut diserahkan secara langsung […]

  • Sampah Berserakan, Pemkot Palembang Segera Tata Pasar Sako

    Sampah Berserakan, Pemkot Palembang Segera Tata Pasar Sako

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 880
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan kembali meninjau infrastruktur jalan yang rusak di Pasar Tradisional Perumnas Sako dan pasar tradisional tersebut segera dibenahi. Namun sebelum meninjau kerusakan jalan tersebut, Pemkot akan terlebih dahulu melakukan peninjauan pada saluran air yang selama ini tersumbat oleh sampah pasar. Wakil Wali Kota Palembang, […]

  • Giliran Wilayah Seberang Ulu Disemprot Disinfektan

    Giliran Wilayah Seberang Ulu Disemprot Disinfektan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 938
    • 0Komentar

    MOBIL modifikasi Smoke Removal milik Dinas Penangulangan Bencana dan Pemadaman Kebakaran (DPBPK) Kota Palembang dibantu dua unit mobil mengangkut ribuan liter disenfektan menyemburkan cairan pembunuh Covid-19, Jumat (27/3/2020) di seluruh ruas jalan bagian Ulu Palembang. Bergerak dari Jalan Jenderal Sudirman, kendaraan pengusir asap (Smoke Removal) ini langsung berbalik arah melintasi diatas jembatan Ampera menyemprot bagian […]

expand_less
WordPress Archive The7 — Website and eCommerce Builder for WordPress TheBand Music WordPress Theme TheBlog – Multi Concept Blog & Portfolio TheBuilt – Construction and Architecture WordPress theme TheCraft | Responsive Multipurpose WordPress Theme TheFox | Responsive Multi-Purpose WordPress Theme TheFutur – Creative Portfolio & Agency Theme TheGem – Creative Multi-Purpose PSD Template TheGem – Creative Multi-Purpose High-Performance WordPress Theme TheGuide – Online Documentation WordPress Theme