Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » DWP Palembang Bahas HIV, Arisan Kalah Gengsi!

DWP Palembang Bahas HIV, Arisan Kalah Gengsi!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 2.551
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TAS tangan mengilap, kue tampah berjejer, tawa renyah ibu-ibu terdengar di sudut ruangan Parameswara, Sekretariat Daerah Kota Palembang, dari luar, suasananya mirip arisan kelas premium, tinggal nunggu nomor undian keluar dan suara “yeay” kecil yang khas dari para pemenang doorprize. Tapi tunggu dulu, kerena lima menit kemudian, di layar proyektor muncul tulisan besar yaitu “Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS”.

Suasana jadi langsung hening,  bukan karena bosan, tapi karena topik ini gak biasa, di tengah rutinitas rapat dan urusan rumah tangga, ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palembang hari itu diajak ngomongin hal yang sering dianggap tabu tentang HIV/AIDS.

“Ulang tahun DWP bukan cuma soal potong tumpeng, tapi juga potong rantai penyebaran penyakit,” kata Ketua DWP Kota Palembang, Ida Royani, membuka acara dengan senyum lebar tapi suara yang tegas.

Hari itu, Selasa (21/10/2025), DWP Palembang menggelar pertemuan rutin sekaligus sosialisasi pencegahan HIV/AIDS. Acara ini dihadiri para pengurus dan anggota dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkot Palembang. Bukan cuma ramai, tapi juga hidup, karena setiap sesi diselingi diskusi, tanya jawab, bahkan candaan ringan khas emak-emak cerdas yang tahu kapan harus serius dan kapan bisa tertawa.

Selama ini, DWP identik dengan kegiatan seremonial, pertemuan rutin, lomba masak, dan acara perayaan ulang tahun. Tapi belakangan, organisasi ini lagi naik kelas. Mereka gak mau sekadar eksis di papan nama, tapi benar-benar punya dampak sosial.

“Banyak masyarakat yang masih salah paham tentang HIV. Ada yang takut, ada yang salah kaprah soal cara penularannya. Padahal, pengetahuan itu kunci pencegahan,” ujar Ida.
Menurutnya, ibu-ibu DWP punya peran penting sebagai penyampai informasi, baik di kantor, lingkungan rumah, maupun komunitas sekitar.

DWP Palembang bahkan udah lebih dulu menggelar kegiatan SADANIS, pemeriksaan payudara sendiri dan deteksi dini kanker payudara bekerja sama dengan RS Siloam Palembang.
“Tujuan kami sederhana, biar ibu-ibu gak cuma sibuk ngurus rumah dan suami, tapi juga sadar pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri,” tambah Ida.

Tak berhenti di situ, DWP Palembang juga udah menyiapkan menu kegiatan sehat berikutnya. Awal bulan depan, mereka bakal turun ke jalan buat jalan santai dan aksi bersih lingkungan di beberapa area publik.

“Sekalian bakar kalori, sekalian bakar semangat,” celetuk salah satu anggota DWP sambil disambut tawa peserta lain.
Suasana memang cair. Tapi di balik canda, ada semangat serius untuk berbuat nyata.

Ida bilang, kegiatan seperti ini bukan cuma simbol, tapi langkah kecil yang bisa berdampak besar. “Kami ingin DWP dikenal bukan hanya sebagai organisasi pendamping ASN, tapi juga penggerak perubahan sosial. Karena perempuan itu bukan hanya pendukung, tapi juga pelaku,” tegasnya.

DWP memang unik, di satu sisi, mereka kumpulan istri ASN yang kesehariannya sibuk di rumah, ngurus anak, dan jadi backstage hero buat suami. Tapi di sisi lain, mereka juga mulai tampil ke depan, jadi agen perubahan sosial lewat kegiatan edukatif dan kemasyarakatan.

Sosialisasi HIV/AIDS ini misalnya, membuktikan bahwa ibu-ibu gak kalah tangguh dalam urusan menyelamatkan generasi. Karena faktanya, banyak penularan HIV terjadi akibat kurangnya pemahaman dan masih tingginya stigma di masyarakat.
Dan siapa lagi yang lebih efektif menyebarkan informasi selain kaum ibu yang tiap hari bersentuhan langsung dengan keluarga dan lingkungan?

“Dharma Wanita bukan cuma tempat silaturahmi, tapi wadah untuk berbagi ilmu dan kepedulian,” ujar Ida dengan nada penuh keyakinan.

Beberapa peserta yang ditemui usai acara mengaku kegiatan seperti ini bikin mereka sadar, edukasi kesehatan itu bukan hal yang jauh dari keseharian.
“Saya jadi tahu banyak soal HIV/AIDS. Ternyata gak semenakutkan yang dibayangkan, asal kita tahu cara pencegahannya,” kata Yuni, salah satu peserta sambil merapikan jilbabnya.
Yang lain menimpali, “Biasanya kami bahas menu atau kegiatan sosial, sekarang bahas virus! Tapi seru, karena banyak hal baru yang kami pelajari”.

Dan begitulah, dari ruang Parameswara hari itu, semangat baru lahir  bahwa menjadi istri ASN bukan cuma soal mendampingi, tapi juga berkontribusi.

Menjelang akhir acara, Ida Royani menutup dengan pesan yang cukup membekas. “Mari jadikan momen ulang tahun DWP ke-26 ini sebagai pengingat bahwa kita punya peran besar. Perempuan bisa jadi jembatan informasi, penopang keluarga, sekaligus penggerak perubahan,” katanya.

Para ibu mengangguk pelan, ada yang tersenyum, ada yang mencatat, dan ada pula yang tampak sibuk merekam lewat ponsel. Tapi satu hal jelas DWP Palembang telah memberi contoh bahwa organisasi perempuan bisa tetap anggun tanpa kehilangan ketajaman berpikir.

Di luar ruangan, aroma kopi dan kue lapis legit masih menggoda. Tapi kali ini, bukan itu yang jadi bahan obrolan di meja-meja kecil. Yang dibicarakan adalah HIV, kesehatan, dan rencana jalan santai bulan depan. Siapa bilang ibu-ibu cuma jago gosip? Nyatanya, mereka juga bisa jadi influencer kesehatan versi dunia nyata.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Anak Main Otok-Otok, Menteri Main Komitmen, Resep Indonesia Emas Rasa Cilok!”

    “Anak Main Otok-Otok, Menteri Main Komitmen, Resep Indonesia Emas Rasa Cilok!”

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 681
    • 0Komentar

    PAGI minggu yang biasanya cuma ramai sama mamang-mamang jualan odading dan bocah main lato-lato, Bundaran HI mendadak kayak taman bermain raksasa!. Anak-anak lari-larian, main otok-otok, dan para menteri pun ikut lari, walau sebagian lebih lari dari kenyataan. Tapi tenang, bukan lari dari tanggung jawab. Hari Anak Nasional 2025 kali ini bukan sekadar seremoni tepuk tangan […]

  • Tujuan & asa dari Musrenbang OKI

    Tujuan & asa dari Musrenbang OKI

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 985
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 di Aula Bappeda OKI, Rabu 27 Maret 2024. Kepala Bappeda OKI, Aidil Azwari mengatakan visi Indonesia Emas 2045 adalah Negara Nusantara Berdaulat Maju dan Berkelanjutan. […]

  • Jamaah Calon Haji Harus Vaksin, Itu Salah Satu Syarat Pergi Haji

    Jamaah Calon Haji Harus Vaksin, Itu Salah Satu Syarat Pergi Haji

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 546
    • 0Komentar

    PUSAT Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar sosialisasi haji sehat dan vaksinasi COVID-19 sejak 4 September 2021 di Pondok Pesantren Nurul Islam Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kepala Pusat Kesehatan Haji Budi Sylvana melalui keterangan resminya Selasa mengingatkan jemaah haji agar selalu mempersiapkan kesehatannya sejak dini dengan melakukan vaksinasi lengkap. “Kami ingin Jemaaah haji yang belum […]

  • Siapa Saja yang Boleh Mengikuti Program Kartu Prakerja?   

    Siapa Saja yang Boleh Mengikuti Program Kartu Prakerja?  

    • calendar_month Jumat, 26 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.070
    • 0Komentar

    Pendaftaran Gelombang 12 Program Kartu Prakerja telah dibuka di www.prakerja.go.id, dengan total kuota 600 ribu orang. Untuk dapat mengikuti Program Kartu Prakerja, harus memenuhi syarat seperti merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia di atas 18 tahun, serta tidak sedang menempuh pendidikan formal (sekolah/kuliah). Syarat lain yang harus dipenuhi adalah bukan penerima bansos Kementerian Sosial […]

  • Palembang Berencana Satukan Perda untuk OPD

    Palembang Berencana Satukan Perda untuk OPD

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.277
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang berencana menyatukan peraturan daerah [Perda] guna mempermudah setiap Organisasi Perangkat Daerah [OPD]. “Saat ini tengah melakukan pembahasan terkait Peraturan Daerah tentang retribusi di Kota Palembang,””kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ansori, Selasa [18/8/2020]. Menurutnya, nantinya Perda-Perda itu tidak lagi di setiap OPD, aturannya menjadi satu, namun pelaksana tekhnisnya tetap di OPD. Ia menjelaskan, […]

  • Produk Kalung Eucalyptus Diyakini Bisa Tangkal Covid-19, Mau Tahu ?, Ini Penjelasannya

    Produk Kalung Eucalyptus Diyakini Bisa Tangkal Covid-19, Mau Tahu ?, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.776
    • 0Komentar

    BALAI Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Selatan menyerahkan produk kalung untuk penangkal Covid-19 kepada Walikota Palembang Harnojoyo.  Produk kalung Eucalyptus diserahkan dalam kegiatan audiensinya di Rumah Dinas Walikota, Jalan Tasik Palembang, Senin [20/7/2020]. Harapannya menurutnya bisa menekan pertumbuhan Virus Corona. “Kalau dari hasil pengujian Lab Kementerian Pertanian, sudah 80 hingga 100 persen berhasil membunuh Virus […]

expand_less
WordPress Archive Hreflang Manager WordPress Plugin HRNest - HR Solutions Elementor Template Kit HRSALE – The Ultimate HRM Hryzantema – Human Resources & Recruiting WordPress HT Mega Pro – Absolute Addons for Elementor Page Builder HT Menu Pro – WordPress Mega Menu Builder for Elementor HT QR Code Generator for WordPress HT Script Pro – Insert Headers and Footers Code HT Slider Pro For Elementor HTML5 Audio Player WordPress Plugin