Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » “Dari Kolom Komentar ke Kursi ASN, Gebrakan Ratu Dewa Bikin Netizen Tersenyum & Birokrasi Ketar-ketir”

“Dari Kolom Komentar ke Kursi ASN, Gebrakan Ratu Dewa Bikin Netizen Tersenyum & Birokrasi Ketar-ketir”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • visibility 1.758
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ADA dua hal yang paling ditakuti pejabat zaman sekarang, apa itu ? soal laporan KPK dan… komentar netizen, ternyata Wali Kota Palembang Ratu Dewa lebih takut yang kedua, kok bisa?, begini alasannya… soalnya, dari situ juga lahir keputusan besar, yaitu  pelantikan PPPK tahap II, yang akhirnya dipercepat gegara serbuan komentar di media sosialnya.

Bayangin, tiap kali buka instagram, mungkin notifikasi beliau bunyinya bukan “like” tapi “Pak, kapan pelantikan PPPK tahap dua, Pak?”
Kayak arisan online, tiap hari diingatkan jadwalnya, sampai akhirnya Ratu Dewa nyeletuk ke stafnya. “Sudahlah, daripada aku terus ditagih di kolom komentar, mending kita gas pelantikannya sekarang”.

Dan bim salabim!, Senin pagi (13/10/2025) ribuan orang berseragam ASN baru tumpah ruah di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB).
Totalnya 1.560 PPPK plus CPNS lulusan IPDN, wajah-wajah segar yang siap mengabdi, meskipun, mungkin masih bingung mana yang lebih tegang untuk disumpah atau disorot kamera.

Ratu Dewa kayaknya lagi doyan bikin tradisi baru di pemerintahan, sebab kalau dulu jalur cepat, cuma milik ojek online, sekarang pelantikan ASN juga bisa lewat jalur ekspres, tentu bukan karena sogokan, tapi karena netizen pressure.

Beliau bahkan terang-terangan bilang, keputusan ini murni, karena mendengar aspirasi warga lewat media sosial, misalnya kepala daerah yang benar-benar baca komentar netizen bukan cuma buat gaya upload foto seremonial. Ini kayak preseden baru, pemerintahan bisa juga jalan dengan “algoritma rakyat”.

Kalau dulu birokrasi dikenal lambat karena nunggu surat turun, sekarang bisa dipacu hanya dengan scroll ke bawah.

Nah, ini bagian yang paling menarik, sambil sibuk melantik, Ratu Dewa juga ngumumin langkah progresif, salah satunya, misalnya Palembang jadi kota pertama yang ngusulin PPPK Paruh Waktu.

Sekilas kedengarannya kayak kerja sambilan, tapi sebenarnya ini solusi kreatif di tengah keterbatasan anggaran dan kebutuhan SDM.
Konsepnya, adalah pegawai dengan kontrak lebih fleksibel, kerja sesuai kebutuhan, tapi tetap profesional dan punya gaji layak.

Kalau kata orang kantoran “Setengah waktu kerja, tapi jangan setengah hati”, dan kalau kata netizen. “Akhirnya, ada kerjaan resmi yang bisa cocok buat generasi multitasking yang bisa ngajar pagi, dan bisa jualan online sore”.

Inovasi ini bikin Palembang melangkah satu langkah di depan kota lain, bahkan BKN aja lagi ngelirik, sambil mungkin mikir, “Kok bisa ya, Palembang kepikiran duluan?”.

Satu lagi gebrakan yang bikin ASN senyum sumringah dari Ratu Dewa yakni tegas karena tak ada lagi perbedaan seragam antara PPPK, PNS, CPNS, semua sama.

Kalau dulu warna baju bisa nunjukin kasta birokrasi, sekarang semua kembali ke prinsip satu warna, satu semangat. Gak ada lagi yang bisa nyolot bilang, “Aku PNS, kamu PPPK”, karena kata Ratu Dewa, yang dinilai bukan status kepegawaian, tapi kualitas kerja dan dedikasi.

Kerja tulus

Bayangin kalau semua ASN bisa kerja tanpa gengsi, mungkin urusan surat izin usaha bisa selesai secepat pesan kopi di kafe, sebagai penutup acara, lima ASN teladan dikasih penghargaan, ada Camat, Lurah, Guru, Petugas Puskesmas, sampai staf BKPSDM.
Mereka bukan yang viral di TikTok atau punya follower ribuan, tapi punya satu hal yang langka di dunia birokrasi, yakni kerja tulus tanpa pamrih.

Salah satu guru dari Pulokerto bahkan sampai nangis waktu namanya dipanggil, katanya “Saya cuma kerja apa adanya, Pak”
Kalimat sederhana, tapi isinya berat. Di zaman orang sibuk cari sorotan, masih ada yang bekerja dalam diam kayak lilin yang rela meleleh buat terangin orang lain.

Oleh karena itu, dari kolom komentar media sosial sampai pelataran BKB, cerita Ratu Dewa ini jadi bukti kalau birokrasi bisa juga berubah, asal mau mendengar dan bukan cuma dengar atasan, tapi dengar rakyat.

Bahkan bukan juga cuma kerja paruh waktu, tapi kerja sepenuh hati, karena jika kata pepatah Palembang. “Air Musi bisa deras, tapi kalau dayungnya seirama, sampan pasti sampai ke tujuan”.

Begitulah harapan untuk ASN Palembang, biar langkahnya seirama, biar kerja bukan cuma soal absen, tapi soal pengabdian, dan kalau nanti Ratu Dewa buka instagram lagi, semoga komentarnya bukan lagi “Pak, kapan pelantikan?”, tapi “Pak, terima kasih, Palembang makin keren!”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serap Keluhan Warga Hingga Tinjau Jalan Rusak di Kelurahan Sukodadi, Kesimpulannya Begini Kata Wawako

    Serap Keluhan Warga Hingga Tinjau Jalan Rusak di Kelurahan Sukodadi, Kesimpulannya Begini Kata Wawako

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.014
    • 0Komentar

    MENYERAP berbagai keluhan yang disampaikan warga masyarakat Kelurahan Sukodadi Kecamatan Sukarami Palembang, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda akhirnya melakukan peninjauan jalan rusak  yang berlokasi tidak jauh dari Masjid Darul Muttaqin, Kelurahan Sukodadi Palembang. “Ini ada jalan yang masih tanah sekitar 40 meter, dan kita segera laksanakan percepatan untuk merealisasikan keinginan warga untuk merasakan jalan yang […]

  • Kemenkeu RI  Kasih Penghargaan untuk Muba Karena Hal Ini

    Kemenkeu RI  Kasih Penghargaan untuk Muba Karena Hal Ini

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 806
    • 0Komentar

    TIDAK hanya konsisten menjadi yang tercepat dalam penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) selama tiga tahun berturut-turut, namun Pemkab Muba yang dinahkodai Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP juga telah berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama delapan […]

  • Harapan Sekda Sumsel Saat Melantik Pengurus GIAN Sumsel

    Harapan Sekda Sumsel Saat Melantik Pengurus GIAN Sumsel

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 812
    • 0Komentar

    NARKOTIKA [narkoba] memang sangat berbahaya, apalagi barang haram ini peredaranannya sangat mengkhawatirkan, bahkan merusak mental generasi muda di Indonesia. Semua kalangan pun sangat serius memerangi narkotik di Indonesia agar dapat menjauhkan barang setan ini dari kehidupan generasi milanium. Dalam sebuah acara Pelantikan pengurus Gerakan Indonesia Anti Narkotika (GIAN) Sumsel, Sekda Prov. Sumsel Nasrun Umar mengatakan Gerakan […]

  • Asa Pj Bupati Muba untuk Perusahaan Perkebunan di Forum CSR

    Asa Pj Bupati Muba untuk Perusahaan Perkebunan di Forum CSR

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 913
    • 0Komentar

    Pj Bupati Apriyadi  punya asa sendiri untuk perusahaan perkebunan, asa itu ditegaskan pada Rapat Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Dalam Rangka Sinergi Pembangunan Antara Dunia Usaha dan Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Banyuasin di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Kamis (4/1/2024). Ia juga memminta Perusahaan Perkebunan di Muba Saling Jaga dan Patuh, karena keberadaan perusahaan […]

  • PON Papua Sukses, Wapres: Kesuksesan PON Papua Cermin Kuatnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa

    PON Papua Sukses, Wapres: Kesuksesan PON Papua Cermin Kuatnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.078
    • 0Komentar

    WAKIL Presiden KH Ma’ruf Amin menilai, penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 berjalan dengan sukses. Kesuksesan ini dikatakan Wapres mencerminkan kuatnya persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. “Di sini, di Tanah Papua, kita sekali lagi membuktikan bahwa Solidaritas, Sportivitas, Persatuan dan Kesatuan merupakan kunci kesuksesan bersama. Ini harus selalu kita jaga dan rawat bersama. […]

  • Pertamina Bangun Budaya Zero Accident di Kilang Plaju

    Pertamina Bangun Budaya Zero Accident di Kilang Plaju

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pertamina membangun budaya Zero Accident di Kilang Plaju selama pelaksanaan Pit Stop Part II 2026 melalui Safety Campaign, perusahaan menekankan pentingnya keselamatan kerja sejak sebelum pekerja memasuki area operasi, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pengecekan alat pelindung diri (APD), hingga dialog mengenai potensi bahaya di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berisiko […]

expand_less
WordPress Archive Pixelpiernyc - Portfolio Creative Agency Freelancer WordPress Theme PixelYourSite Pro – Facebook pixel WordPress plugin Pixia – Showcase WordPress Theme PixieHuge | eSports Gaming Theme For Clans & Organizations Pixion – Developer Portfolio WordPress Theme Pixlab – Agency WordPress Theme Pixwell - Magazine WordPress Pizza House – Restaurant / Cafe / Bistro WordPress Theme Pizzaro – Fast Food & Restaurant WooCommerce Theme Pizzeria Trattoria – Italian Restaurant Elementor Template Kit