Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » SUMSELGLOBAL » Ngintip Inovasi Surabaya, Wawako Palembang Cari Resep Gas & Reklame

Ngintip Inovasi Surabaya, Wawako Palembang Cari Resep Gas & Reklame

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 1.464
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BIASANYA emak-emak ke Surabaya cari oleh-oleh lapis legit, kali ini Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, malah datang buat cari “oleh-oleh” yang lebih serius, yakni resep bikin layanan publik jadi nggak ribet, sistem jaringan gas biar emak-emak bisa masak tanpa drama, plus cara bikin reklame kota rapi tapi tetap setor duit ke kas daerah.

Kunjungan kerja ini berlangsung Selasa (30/9/2025) di Ruang Rapat Wali Kota Surabaya, rombongan Palembang disambut hangat oleh Agus Imam Sonhaji, Staf Ahli Wali Kota Surabaya Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan. Bedanya dengan penyambutan study tour sekolah, kali ini nggak ada teriakan “ayo foto bareng!” di depan Tugu Pahlawan, tapi suasananya tetap penuh rasa ingin tahu.

Topik pertama yang bikin heboh adalah jaringan gas kota, Surabaya udah lebih dulu pakai sistem ini, jadi warganya bisa masak tanpa rebutan gas 3 kilo di warung sebelah.

Prima Salam langsung ngebayangin, kalau ini bisa diterapkan di Palembang, mungkin emak-emak lagi goreng pempek bisa lebih tenang. Nggak perlu panik gas habis di tengah jalan, apalagi saat ada tamu mendadak datang.

“Surabaya sudah terbukti menghadirkan sistem terintegrasi, kami ingin membawa semangat itu ke Palembang, tentunya disesuaikan dengan kondisi masyarakat,” ujar Prima Salam dengan wajah serius, meskipun di kepala warga yang dengar mungkin langsung muncul bayangan emak-emak antre tabung gas sambil ngomel.

Kalau urusan gas buat isi perut, reklame urusannya isi kas daerah, nah, ini juga jadi topik hangat.

Di banyak kota, reklame sering tampil lebih ngotot daripada lampu lalu lintas, ada yang gede banget sampai nutupin pohon, ada yang tulisannya burem kayak soal ujian Matematika, bahkan ada yang posisinya miring kayak menara Pisa.

Prima Salam menekankan, reklame itu bukan cuma soal iklan, tapi juga wajah kota. “Kalau tata kelolanya rapi, bukan hanya enak dipandang, tapi juga bisa menambah pendapatan asli daerah,” jelasnya.

Artinya, Palembang nggak mau lagi punya reklame yang bikin warga bingung ini iklan atau mural iseng. Targetnya, reklame bisa tetap cuan-able tapi tetap bikin kota terlihat estetik, bukan kayak timeline medsos penuh iklan.

Agus Imam Sonhaji sebagai tuan rumah menyambut positif kedatangan tamu dari Palembang, ia bilang Surabaya selalu terbuka buat berbagi pengalaman.

“Kalau ada yang bisa diadaptasi, silakan, yang penting disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat masing-masing,” ujarnya kalem, tapi kalau diterjemahkan ke bahasa dagelan kira-kira “Silakan contek, tapi jangan plek-plekan, nanti nggak lulus sensor guru”.

Meski gaya ngobrolnya santai, kunjungan ini punya misi serius, tiga target utama Palembang setelah pulang dari Surabaya adalah, pertama, pelayanan publik jadi gampang, biar ngurus izin nggak kayak main game escape room yang bikin pusing. Kedua, energi makin efisien. Dengan jaringan gas, dapur warga lebih tenang, nggak drama gas bocor di tengah acara arisan dan ke tiga, reklame tertib dan cuan, kota jadi rapi, PAD tetap naik, warga nggak silau lihat baliho gede yang nutupin langit.

Kalau dilihat sepintas, kunjungan ini memang mirip study tour, bedanya, anak sekolah biasanya pulang bawa gantungan kunci atau foto di depan ikon kota, sementara rombongan Pemkot Palembang harus bawa pulang oleh-oleh berupa ilmu.

Warga Palembang pun tentu berharap, hasil belajar ini bukan cuma berakhir di postingan Instagram resmi Pemkot dengan caption panjang, tapi benar-benar jadi perubahan nyata.

Karena kalau pelayanan publik masih ribet, warga lebih gampang daftar paket internet ketimbang bikin izin usaha. Kalau reklame masih semrawut, jalan kota bisa mirip bazar iklan gratis, dan kalau jaringan gas belum ada, emak-emak tetap rebutan tabung gas tiap subuh.

Kunjungan kerja ini diharapkan jadi awal kerja sama lebih erat antara Palembang dan Surabaya,  dan bagi Prima Salam, oleh-oleh yang paling penting bukan rawon atau kaos “I Love Surabaya”, tapi inspirasi inovasi, karena di era sekarang, kota yang keren itu bukan yang banyak mall, tapi yang warganya bisa ngurus izin kayak belanja online, yakni cepat, jelas, dan transparan.

Kalau semua target ini jalan, bisa jadi nanti giliran Surabaya yang study tour ke Palembang. Tapi tentu aja, dengan gaya khas, bukan sekadar jalan-jalan, melainkan sama-sama belajar demi bikin hidup warganya lebih gampang.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan anggota NII di Sumsel  kembali ke pelukan NKRI

    Puluhan anggota NII di Sumsel  kembali ke pelukan NKRI

    • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 648
    • 0Komentar

    SEDIKITNYA 39 anggota Negara Islam Indonesia (NII) di dua desa, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) meneteskan air mata saat mencium sang saka merah putih, Kamis (2/6/2022) siang di gedung Balai Rakyat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) OKUT Provinsi Sumatere Selatan. Mereka mengucapkan janji sakral mencabut bai’at untuk kembali kepangkuan Negara Republik Indonesia (NKRI). Gubernur Sumatera Selatan […]

  • Mencegah Kebocoran Pajak Reklame

    Mencegah Kebocoran Pajak Reklame

    • calendar_month Rabu, 27 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.409
    • 0Komentar

    PADA 2019 ini Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang tengah gesit-gesitnya menarik pajak reklame, kini, komitmen itu pun dibuktikan Palembang dengan melakukan penyisiran dibeberapa titik yang berpotensi mengalami kebocoran terkait penerimaan pajak reklame. Bahkan tak tanggung-tanggung bukti nyata agar pendapatan asli daerah meningkat dari sektor pajak reklame, gebrakan awal di tahun ini Pemkot Palembang melakukan kerjasama pendampingan dengan […]

  • Sidak ASN : Siapa Rajin, Siapa Bolos, Siapa Ngeles!

    Sidak ASN : Siapa Rajin, Siapa Bolos, Siapa Ngeles!

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.206
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Sudah jadi rahasia umum, ada dua hal yang paling bikin ASN deg-degan di kantor: sidak mendadak dan tanggal gajian yang telat. Kalau yang kedua masih bisa disiasati dengan mie instan, yang pertama? Wah, itu ibarat ketemu mantan pas lagi nggak siap mental! Apalagi kalau yang datang bukan sembarang orang, tapi Sekretaris Daerah (Sekda) […]

  • Duh, Ganteng-ganteng Nekad Bobol Rumah Warga, Siapa Dia ?

    Duh, Ganteng-ganteng Nekad Bobol Rumah Warga, Siapa Dia ?

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.665
    • 0Komentar

    TERSANGKA Imam Syafei (20), warga Desa Celikah, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), diamankan anggota Polres OKI, setelah beraksi membobol rumah milik  Mentari (27), warga sedesanya. Aksinya cukup berani, Pria pengangguran ini, melakukan pencurian dengan cara masuk melalui atap rumah. Meskipun berhasil membawa kabur hasil curianya, namun aksi pelaku terbongkar, setelah mendapatkan informasi pelaku  ditangkap […]

  • TOYOTA GAZOO Racing GT Cup ASIA 2022: Juara Bertahan Asia Nathayos Sirigaya menangkis pesaing kuat untuk mempertahankan gelarnya

    TOYOTA GAZOO Racing GT Cup ASIA 2022: Juara Bertahan Asia Nathayos Sirigaya menangkis pesaing kuat untuk mempertahankan gelarnya

    • calendar_month Senin, 31 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 676
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id,  SINGAPURA – TOYOTA GAZOO Racing (TGR) GT Cup ASIA 2022 berakhir dengan menggembirakan pada Sabtu, 29 Oktober 2022. Para penggemar e-motorsports menyaksikan 20 kualifikasi lokal – dari Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, Filipina, Taiwan, dan Korea Selatan – mengadu ketangkasan dan keterampilan mengemudi yang luar biasa satu sama lain saat mereka berjuang untuk mahkota […]

  • Profesor Hao Shen, Departemen Pemasaran, Sekolah Bisnis CUHK

    Profesor Hao Shen, Departemen Pemasaran, Sekolah Bisnis CUHK

    • calendar_month Selasa, 13 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 759
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, HONG KONG SAR – Media OutReach –  COVID-19 telah banyak mengubah kebiasaan pembelian konsumen di seluruh dunia, terutama dengan mempercepat adopsi perdagangan online secara signifikan. Di seluruh dunia, toko ritel tutup saat negara-negara memasuki penguncian untuk mencegah penyebaran virus selama awal pandemi. Perdagangan online berkembang pesat karena konsumen berbondong-bondong online untuk membeli beragam barang. […]

expand_less
WordPress Archive Resonance - Creative Modern Agency, Freelancer & Portfolio WordPress Theme Resort & Hotel WordPress Theme | Erios Responsive Accordion Responsive Bootstrap Carousel Responsive Cookie Law Consent Notification WordPress Plugin GDPR Compliance Responsive FlipBook Plugin Responsive for WPBakery Page Builder (formerly Visual Composer) Responsive HTML5 Audio Player PRO With Playlist Responsive HTML5 Audio Player PRO WordPress Plugin Responsive Interactive Table