Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perbankan & Keuangan » OJK Bongkar Jurus Baru Transparansi Bank

OJK Bongkar Jurus Baru Transparansi Bank

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 1.282
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ORANG bilang, “Kepercayaan itu kayak kaca, sekali retak sulit disatukan lag”, begitu pula di dunia perbankan, kalau laporan dan informasinya buram, publik gampang curiga, Kondisi itu membuat Otoritas Jasa Keuangan [OJK] sadar, sehingga mereka bikin aturan baru biar semua lebih jernih.

Dalam siaran pers dilaman resmi OJK, dijelaskan Peraturan OJK (POJK) Nomor 18 Tahun 2025 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank, OJKmeluncurkan jurus anyar demi memperkuat disiplin pasar, bikin informasi bank lebih terbuka, dan tentu saja menambah kepercayaan publik. Aturan ini keluar 16 September 2025 di Jakarta, dan mulai berlaku pada Februari 2026.

Kalau rumah punya jendela besar dan kaca bening, tamu bisa langsung lihat, “Oh, rumahnya rapi, terang, aman buat ditinggali”, begitu juga perbankan, makin terbuka, makin dipercaya, kalau masih gelap-gelapan?, siap-siap dicurigai, minimal ditanya-tanya.

Itulah yang mau dibongkar OJK, bank nggak boleh lagi sembunyiin informasi penting, mulai dari laporan keuangan, risiko, sampai bunga kredit, semua harus jelas. Publik biar bisa menilai sehat tidaknya sebuah bank tanpa harus main tebak-tebakan.

Sebenarnya, ini bukan aturan yang benar-benar baru, ada pendahulunya, POJK Nomor 37/POJK.03/2019, tapi seperti handphone jadul yang cuma bisa SMS, aturan lama udah ketinggalan zaman.

POJK 18/2025 hadir sebagai versi upgrade lebih lengkap, lebih modern, dan menyesuaikan standar internasional, proses penyusunannya pun nggak asal comot. OJK minta masukan dari bank, asosiasi, investor, akademisi, sampai regulator luar negeri. Bahkan ikut mempertimbangkan rekomendasi Basel Committee on Banking Supervision (BCBS), Islamic Financial Services Board (IFSB), plus hasil evaluasi Program Internasional, seperti FSAP dan ROSC A&A.

Bahasanya keren, nggak cuma best practice, tapi juga best fit, jadi cocok sama Indonesia, nggak asal comot aturan luar negeri.

Seandainya kamu  lagi ujian sekolah, ada siswa yang jawabannya ditutup-tutupi, guru pasti curiga. Nah, biar nggak ada lagi bank yang “tutup kertas jawaban”. OJK minta semua laporan penting dipublikasikan, antara lain laporan keuangan dan kinerja keuangan (biar kelihatan sehat atau megap-megap), laporan eksposur risiko dan permodalan (semacam cek darah dan kolesterol), laporan informasi atau fakta material (breaking news kalau ada kejadian penting).

Selain itu, laporan suku bunga dasar kredit (biar nasabah nggak kaget liat cicilan), dan laporan lain sesuai aturan, termasuk laporan keberlanjutan, tata kelola terintegrasi, serta laporan keuangan emiten/perusahaan publik. Intinya, semua yang relevan buat publik harus dihidangkan terbuka, bukan ditaruh di laci.

OJK juga mikirin, siapa yang bikin laporan ini?, biar nggak asal-asalan, bank wajib punya penyusun laporan dengan sertifikasi Chartered Accountant (CA) level tertentu. Jadi nggak ada lagi cerita laporan keuangan disusun “ala kadarnya” atau hasil browsing tutorial YouTube.

Lebih jauh, direksi, dewan komisaris, dan dewan pengawas syariah juga ikut andil dalam pengawasan, jadi, laporan ini bukan sekadar kertas formalitas, tapi hasil kerja serius yang dijaga integritasnya. Kalau ada bank yang ngeyel?, siap-siap kena sanksi administratif, baik berupa denda maupun teguran.

Berdiri tegak

Aturan ini nggak pandang bulu,, berlaku buat bank umum konvensional, bank syariah, unit usaha syariah, bahkan kantor cabang bank luar negeri, jadi, semua kena kewajiban yang sama, nggak ada alasan “beda genre.”

OJK pun kasih waktu enam bulan buat adaptasi, jadi, aturan resmi berlaku Februari 2026, setelah itu, aturan lama dicabut. Ibarat ganti kalender, lembar lama dilepas, masuk tahun baru dengan aturan segar.

Transparansi bukan cuma soal formalitas, ibarat jualan makanan, orang bakal lebih yakin kalau bisa lihat dapurnya bersih. Kalau dapurnya ditutup rapat, konsumen jadi waswas.

Dengan aturan baru ini, nasabah bisa lebih tenang, investor lebih pede, dan pasar lebih disiplin, ujung-ujungnya, stabilitas Keuangan Nasional makin kuat. Kalau stabil, bank Indonesia bisa lebih kompetitif, nggak cuma di dalam negeri, tapi juga di level regional bahkan global.

Lewat POJK Nomor 18 Tahun 2025, OJK seakan bilang “Bank jangan kayak pacar PHP, bilang serius tapi jarang update status”, semua harus terbuka, jelas, dan bisa dipertanggungjawabkan.

Kalau bank makin transparan, publik makin percaya, kalau publik percaya, industri perbankan makin kokoh, dan kalau kokoh, sistem keuangan Indonesia bisa berdiri tegak.

Pepatah bilang, “Air jernih berasal dari sumber yang bersih”, dengan aturan baru ini, OJK berusaha memastikan perbankan kita ngalir jernih, bukan keruh penuh misteri.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Sebar Petugas Taman Untuk Jaga Kebersihan Taman Kota

    Pemkot Sebar Petugas Taman Untuk Jaga Kebersihan Taman Kota

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.165
    • 0Komentar

    GERAKAN moral merangsang warga untuk menjaga kebersihan taman kota, kembali dilakukan Dinas Perumahan Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Pera KP) Kota Palembang. Kali ini, Kamis (20/2/2020), kembali menyebar puluhan petugas taman untuk melakukan pembersihan hingga penanaman kembali bunga -bungan guna menjaga kecantikan wajah kota tertua di Indonesia ini. Pantauan dilapangan, sejumlah petugas berjibaku melakukan gotong […]

  • Agar Pengguna Jalan Nyaman Saat Hujan, Ini Lho yang dilakukan Walikota Palembang!

    Agar Pengguna Jalan Nyaman Saat Hujan, Ini Lho yang dilakukan Walikota Palembang!

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.065
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Walikota Palembang, Harnojoyo menegaskan, kenyamanan pengendara dan pejalan kaki adalah prioritas utama usai hujan deras reda. Pasalnya menurut laporan tim yang sudah turun ke lapangan masih ada beberapa titik banjir yang cukup lama surutnya pasca hujan lebat melanda. Diakui Harnojoyo, saat ini timnya di lapangan telah meninjau titik-titik banjir tersebut dan sudah […]

  • Program “jemput bola” Layanan Warung Konsuler di KJRI San Francisco di Kota Seattle

    Program “jemput bola” Layanan Warung Konsuler di KJRI San Francisco di Kota Seattle

    • calendar_month Selasa, 8 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 990
    • 0Komentar

    SAN Francisco, Amerika Serikat – Ratusan WNI di negara bagian Washington State dan Oregon, dan sekitarnya mendatangi layanan Warung Konsuler yang diselenggarakan KJRI San Francisco di Kota Seattle dan Salem (03-06/03/2022). Program “jemput bola” tersebut bertujuan menjangkau warga Indonesia yang tinggal jauh dari kantor Perwakilan RI maupun karena keterbatasan waktunya selama ini. Layanan konsuler yang […]

  • Ditengah Wabah COVID-19, Muba Cairkan Bosda untuk 1.907 Guru Honor, Alhamdulillah..

    Ditengah Wabah COVID-19, Muba Cairkan Bosda untuk 1.907 Guru Honor, Alhamdulillah..

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.033
    • 0Komentar

    SEBANYAK 1.907 guru honor patut bersyukur lantaran Pemkab Musibanyuasin [Muba] mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) untuk guru honor. Kini guru honor tidak mengandalkan gaji dari BOS, Kamis [16/4/22020]. Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA  mengatakan melalui program Pemkab Muba yakni Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) dapat membantu […]

  • Menag Minta Jajarannya Perketat Pengawasan Prokes di Rumah Ibadah, Apalagi di Bulan Ramadhan

    Menag Minta Jajarannya Perketat Pengawasan Prokes di Rumah Ibadah, Apalagi di Bulan Ramadhan

    • calendar_month Kamis, 6 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 921
    • 0Komentar

    MENTERI Agama mengintruksikan jajarannya untuk memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan di rumah ibadah. Instruksi ini tertuang dalam surat Nomor : B-192/MA/HM.00/05/2021 tertanggal 3 Mei 2021 yang ditujukan kepada para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi dan Kepala Kankemenag Kab/Kota seluruh Indonesia sebagai mana yang dikutif di Situs Kemenag RI. Menurut Menag, pengetatan pengawasan diperlukan seiring meningkatnya penyebaran […]

  • Teken Kerjasama, Kominfo OKI Manfaatkan CMS RRI untuk Sebar Informasi kepada Masyarakat

    Teken Kerjasama, Kominfo OKI Manfaatkan CMS RRI untuk Sebar Informasi kepada Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.267
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Komunikasi Informatika kini dapat memanfaatkan Content Manajemen System (CMS) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) berupa portal berita RRI dan aplikasi RRI News untuk penyebarluasan informasi. Hal itu diwujudkan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) Kepala Stasiun LPP RRI Palembang, Rahma Juwita, dengan Plt. […]

expand_less
WordPress Archive Dometric – Solar & Renewable Energy Elementor Template Kit Domex – Night Club WordPress Theme Domik – Responsive Architecture WordPress Theme Domina – Domain For Sale & Auction Plugin Dominus – Tattoo Studio Elementor Template Kits Domnoo – Pizza & Restaurant WordPress Theme Don Peppe – Pizza and Fast Food WordPress Theme Donalfarm | Agriculture Organic Farming WordPress Theme Donatenow – Donation & Charity Elementor Template Kit Donche – News & Magazine Template Kit