Jumat, 25 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Properti » Wajo Tunjukkan Strategi Perumahan Berkelanjutan 2025

Wajo Tunjukkan Strategi Perumahan Berkelanjutan 2025

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
  • visibility 1.365
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUMAH itu ibarat tanaman, maka kawasan kumuh adalah tanah yang kering dan berdebu, tapi dengan pupuk yang tepat, air yang cukup, dan tangan yang rajin merawat, tanaman itu bisa tumbuh subur, harum, dan memberi buah. Begitulah yang terjadi di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, di mana program perumahan layak huni dan revitalisasi permukiman kumuh tidak sekadar “menata rumah”, tapi juga menumbuhkan ekonomi, produktivitas, dan kualitas hidup warganya. Dengan alokasi anggaran yang cukup besar, sekitar 45.000 unit BSPS secara nasional dan porsi signifikan untuk Wajo, kabupaten ini menjadi laboratorium nyata strategi pemerintah menekan permukiman kumuh secara sistematis.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, bersama jajaran DPR RI, SMF, PNM, dan pemerintah kabupaten, meninjau langsung kawasan Wiring Tappareng.

Tujuan mereka jelas, memastikan setiap rupiah yang dikucurkan menghasilkan perubahan nyata. “Sebelum negara hadir, dan sesudah negara hadir,” kata Menteri Ara, menekankan perbedaan mencolok yang bisa dirasakan warga. Dan memang, hasilnya bukan sekadar cat baru di tembok atau atap genteng diganti, tetapi rumah-rumah yang dulu rapuh kini memberi perlindungan, kenyamanan, dan bahkan peluang ekonomi baru bagi penghuninya.

Renovasi rumah bukan hanya soal memperbaiki dinding yang retak atau atap bocor. Di Wajo, setiap rumah yang direnovasi lewat BSPS dan CSR SMF membawa efek domino ekonomi. Tukang bangunan lokal mendapat pekerjaan, pedagang material bangunan meningkat omzetnya, dan warga yang dulu tinggal di rumah tidak layak kini memiliki aset yang nilainya meningkat.

Pepatah lama mengatakan, “Rumahku adalah istanaku”, dan di sini, rumah layak huni benar-benar menjadi istana kecil yang menumbuhkan semangat kerja dan produktivitas.

Misalnya, seorang ibu rumah tangga yang dulunya harus menempuh jarak jauh untuk mandi karena fasilitas sanitasi buruk, kini bisa lebih sehat dan hemat waktu.

Anak-anak pun bisa belajar dengan nyaman di rumah yang lebih aman, sehingga kualitas sumber daya manusia Wajo ikut terdongkrak. Properti layak huni, dalam konteks ini, berperan sebagai investasi sosial, bukan hanya meningkatkan kualitas hidup individu, tapi juga memberi nilai tambah bagi ekonomi lokal.

Apa yang membuat Wajo berbeda dari kabupaten lain? Data menunjukkan bahwa dari total 45.000 unit BSPS di Indonesia, Wajo mendapatkan porsi signifikan. Ini bukan kebetulan. Pemerintah tampak memilih Wajo sebagai pilot project karena tingkat kebutuhan tinggi sekaligus kesiapan lokal untuk kolaborasi antara pemerintah dan CSR.

Dalam konteks urban planning, strategi ini menarik Wajo menjadi studi kasus bagaimana perencanaan kawasan kumuh secara sistematis bisa membawa perubahan besar.

Setiap rumah direnovasi, setiap sanitasi dibenahi, dan setiap kawasan ditata, bukan hanya mempercantik pemandangan, tapi menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan layak huni. Model ini bisa direplikasi di kabupaten lain bukan sekadar menyalurkan anggaran, tapi membangun blueprint revitalisasi yang bisa ditiru di seluruh Indonesia.

Revitalisasi permukiman di Wajo juga menekankan pentingnya keterlibatan warga dan pemangku kepentingan lokal. Dari Bupati Andi Rosman hingga Kepala Balai BP3KP Sulawesi III, semua bekerja sama memastikan program tepat sasaran. Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, menegaskan pentingnya kontinuitas program agar jumlah penerima manfaat terus bertambah.

Kunci suksesnya terletak pada keseimbangan antara program pemerintah (BSPS, APBN, APBD) dan kolaborasi CSR. Ini seperti pepatah, “Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing”. Kolaborasi semacam ini tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tapi juga menanamkan rasa memiliki dan tanggung jawab di masyarakat.

Dari Wajo kita belajar bahwa properti bukan sekadar komoditas yang dijual-beli. Rumah yang layak huni bisa menjadi alat pemberdayaan ekonomi, peningkat kualitas hidup, dan pemantik produktivitas masyarakat. Renovasi rumah, perbaikan sanitasi, dan penataan kawasan ketiganya adalah investasi jangka panjang yang memberi dampak nyata, baik secara sosial maupun ekonomi.

Kawasan kumuh yang dulu tampak seperti “tanah tandus” kini mulai bersemi. Anak-anak bermain di halaman yang aman, ibu rumah tangga bekerja lebih produktif, dan ekonomi lokal bergerak lebih cepat. Wajo menjadi contoh nyata bahwa pembangunan properti yang terencana dengan baik bisa menimbulkan efek domino positif.

Wajo membuktikan bahwa strategi perumahan berkelanjutan tidak melulu soal angka unit rumah direnovasi atau jumlah anggaran. Lebih dari itu, ini soal perencanaan kota, pemberdayaan ekonomi lokal, dan membangun kualitas hidup masyarakat. Dengan model kolaborasi pemerintah dan CSR, Wajo menunjukkan arah baru dalam urban planning di Indonesia: pembangunan properti yang memberi manfaat nyata bagi warga, sekaligus menjadi blueprint bagi kabupaten lain.

Seperti pepatah, “Air tenang menghanyutkan”. Wajo membuktikan bahwa perubahan yang tampak sederhana rumah direnovasi, sanitasi diperbaiki, kawasan ditata bisa membawa arus transformasi besar bagi masyarakat. Dan di sinilah letak keunikan Wajo bukan sekadar kabupaten dengan program rumah layak huni, tapi laboratorium hidup perumahan berkelanjutan di Indonesia.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wawako Bantu Seragam Sekolah Anak-anak Korban Kebakaran

    Wawako Bantu Seragam Sekolah Anak-anak Korban Kebakaran

    • calendar_month Minggu, 15 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.353
    • 0Komentar

    BENCANA kebakaran yang terjadi di dua lokasi yaitu di Jalan Perintis Kemerdekaan Lorong Manggar Kelurahan Lawang Kidul Kecamatan Ilir Timur 2 yang menghanguskan 14 rumah dan 3 bedeng. Membuat Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda prihatin.   Pasalnya, Bencana ini merugikan banyak pihak sehingga ibu dua anak ini sangat prihatin dan menyempatkan dirinya untuk melihat dan […]

  • Ayo Daftar, Nopember, Sumsel Rekrut 1.000 PPL

    Ayo Daftar, Nopember, Sumsel Rekrut 1.000 PPL

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    KABAR baik bagi  masyarakat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) khususnya bagi para pemuda lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan  para  Sarjana yang berminat untuk mengadikan dirinya dibidang pertanian sebagai tenaga Pendamping Peningkatan Ekonomi Petani (PPEP) atau yang sebelumnya lebih dikenal dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL). Awal November 2020 mendatang, Pemprov. Sumsel segera membuka pendaftaran rekrutmen 1000 […]

  • CATATAN PINGGIR : [Sudah] TUA….,[Kacamata, Gigi Palsu & Cinta yang Masih Asli]

    CATATAN PINGGIR : [Sudah] TUA….,[Kacamata, Gigi Palsu & Cinta yang Masih Asli]

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.466
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Dulu, waktu masih muda, hidup itu kayak sinetron FTV pagi-pagi: ceria, lincah, dan penuh adegan lompat pagar demi cinta. Bangun tidur langsung salto, mandi pakai air sumur tanpa jerit, dan lari ke warung beli rokok buat gebetan dengan harapan semoga dia tersipu meski muka kita baru bangun tidur. Sekarang? Baru miring lima derajat […]

  • Pelaku Usaha Harus Familiar Dengan Pajak

    Pelaku Usaha Harus Familiar Dengan Pajak

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 889
    • 0Komentar

    BADAN Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang terus mendekatkan diri dengan para wajib pajak yang berada di mall Kota Palembang. Hal itu dilakukan agar pajak pelaku usaha kuliner ini familiar dengan kata-kata pajak. “Kita terus berusaha agar pajak ini familiar dikalangan pelaku yusaha kuliner. Kita saat ini terus berupaya melalui kegiatan sosialisasi yang rutin dilakukan,” […]

  • Bangun Mental dan Etika Anak Muda di Muba 

    Bangun Mental dan Etika Anak Muda di Muba 

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 824
    • 0Komentar

      Peringatan Hari Pramuka ke-61 Tingkat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Musi Banyuasin di Lapangan Sepak Bola Desa Suka Jaya (SP.3) Kecamatan Plakat Tinggi berlangsung sukses dan meriah, Selasa (30/8/2022).   Rangkaian upacara peringatan yang bertajuk “Mengabdi tanpa batas untuk membangun ketangguhan bangsa,” ini berlangsung Hidmat dan sukses dilaksanakan oleh siswa-siswi ekstrakurikuler pramuka yang menjadi petugas […]

  • Pengujian genetik Gene Solutions menjadi ujung tombak dalam mempromosikan perawatan pencegahan di ESMO Asia 2023

    Pengujian genetik Gene Solutions menjadi ujung tombak dalam mempromosikan perawatan pencegahan di ESMO Asia 2023

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 939
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, HANOI, Vietnam, 05 Desember 2023 (GLOBE NEWSWIRE) — Perusahaan pengujian genetik terkemuka di Vietnam, Gene Solutions, yang mengkhususkan diri dalam mendeteksi keberadaan penyakit tertentu berdasarkan penanda genetiknya, memberikan dampak luar biasa pada Kongres ESMO Asia 2023, salah satu dari konferensi onkologi paling bergengsi yang diadakan di Singapura dari tanggal 1 hingga 3 Desember. ESMO […]

expand_less
WordPress Archive Nobility – Charity Nonprofit Multipurpose WordPress Theme NobleUI – HTML Bootstrap 5 Admin Dashboard Template Noha – A modern Agency WordPress Theme for Creatives Noisa – Music Producers, Bands & Events Theme for WordPress Noiz – Audio Store WooCommerce Elementor Template Kit Nokri – Job Board WordPress Theme Nolez – Education WordPress Theme Nomanic Objects – Charts Nomic – Corporate & Business Elementor Template Kit Nonprofit Charity WordPress Theme – ePress