Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » TAWA TAPI TAHU :”Cotton Bud – Pedang Mini untuk Kuping, dari Bayi sampai Emak-Emak Hits”

TAWA TAPI TAHU :”Cotton Bud – Pedang Mini untuk Kuping, dari Bayi sampai Emak-Emak Hits”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
  • visibility 1.550
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

COTTON bud  si batang mungil dengan ujung kapas yang lembut  selama ini kita kenal sebagai pembersih telinga paling populer di dunia. Dari tangan bidan yang membersihkan kuping bayi baru lahir, sampai emak-emak yang nyelipin cotton bud di tas make-up kayak bawa senjata rahasia. Tapi siapa sangka, benda ini bukan cuma soal kuping, tapi juga punya cerita panjang yang kadang kocak, kadang bikin geleng-geleng, dan… sedikit menegangkan kalau dipakai salah.

Zaman dulu, sebelum cotton bud jadi idola rak minimarket, orang membersihkan telinga pakai lidi yang dibalut kapas atau kain tipis. Pepatah bilang, “Dimana ada lubang, di situ ada yang mau membersihkan”. Entah kenapa manusia punya naluri aneh untuk “menjajah” liang telinga sendiri.

Cotton bud modern lahir di tahun 1920-an, diciptakan oleh Leo Gerstenzang setelah melihat istrinya membersihkan telinga bayi mereka dengan kapas yang ditempel ke tusuk gigi. Dari situlah lahir si batang kecil yang kini jadi sahabat setia orang rumah baik untuk bayi mungil yang masih wangi susu, maupun bapak-bapak yang kupingnya kadang lebih penuh “arsip” daripada flashdisk.

Buat bayi, cotton bud punya peran lembut membersihkan lipatan telinga, sudut mata yang belekan, atau sisa-sisa susu di ujung hidung. Bentuknya biasanya lebih tebal di ujung, supaya aman dan nggak nyelonong terlalu dalam. Ibarat bodyguard yang cuma berdiri di depan pintu, nggak ikut masuk ke ruang tamu.

Buat dewasa, cotton bud itu seperti “pedang mini” yang kadang bikin ketagihan. Ada sensasi aneh waktu mengorek telinga, seolah lagi “ngegaruk gatal yang nggak bisa digaruk”. Padahal dokter sudah berulang kali bilang “Kotoran telinga itu ada fungsinya, dan kalau diorekin sembarangan malah bisa dorong kotoran makin dalam.” Sama seperti masalah hidup  kadang lebih baik dibiarin keluar sendiri, daripada dioprek malah runyam.

Tak jarang, cotton bud juga punya fungsi ganda alat make-up darurat untuk eyeliner yang belepotan, senjata rahasia buat membersihkan keyboard laptop di sela-sela tombol dan alat “detektif” buat ngambil anting yang nyangkut di sudut lemari.

Cotton bud mengajarkan kita satu hal yang kecil itu bisa punya dampak besar, tergantung cara pakainya. Dia bisa jadi penyelamat atau malah pembuat masalah. Sama seperti kata pepatah, “Jangan masukkan sesuatu terlalu dalam kalau tidak tahu apa yang ada di dalamnya.”

Cotton bud, baik untuk bayi maupun dewasa, adalah alat sederhana yang bisa bermanfaat luar biasa kalau dipakai dengan bijak. Bersihkan telinga bagian luar saja, jangan sampai tergoda masuk lebih dalam. Karena kuping, sama seperti hati, ada bagian-bagian yang memang sebaiknya nggak semua orang otak-atik.

Jadi, lain kali lihat cotton bud, ingatlah dia bukan sekadar batang kapas, tapi guru kecil tentang kesabaran, kehati-hatian, dan betapa kadang yang mungil bisa jadi besar artinya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 12,8 Juta Pelaku Usaha Mikro Bakal Terima BPUM 2021

    12,8 Juta Pelaku Usaha Mikro Bakal Terima BPUM 2021

    • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.642
    • 0Komentar

    BANTUAN Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) tahun 2021 akan menyasar 12,8 juta pelaku Usaha Mikro dengan total anggaran Rp15,36 triliun. Penyaluran BPUM akan dibagi dalam dua tahap, yakni tahap I untuk 9,8 juta pelaku Usaha Mikro dan tahap II untuk 3 juta pelaku Usaha Mikro. BPUM diberikan dalam bentuk uang sejumlah Rp 1,2 juta untuk […]

  • Konsep Presisi, Upaya Kapolri Ingin Polisi Makin Dekat dengan Masyarakat

    Konsep Presisi, Upaya Kapolri Ingin Polisi Makin Dekat dengan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 929
    • 0Komentar

    KAPOLRI Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo ingin polisi makin dekat dengan masyarakat. Salah satu upaya yang ia tempuh yaitu melalui konsep “Presisi” (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang kemudian diturunkan menjadi beragam kebijakan yang adaptif terhadap teknologi informasi dan mengedepankan pendekatan keadilan restoratif. “Kami ingin polisi makin dekat dengan masyarakat, pelayanan publik makin bagus, respons […]

  • Bola Tenis, Tali Silaturahmi & Strategi Mengaduk Adonan Persahabatan

    Bola Tenis, Tali Silaturahmi & Strategi Mengaduk Adonan Persahabatan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 578
    • 0Komentar

    ADA tiga hal yang konon bisa menyatukan umat manusia lintas batas dan kasta musik, makanan, dan olahraga. Musik bikin orang India berjoget di sawah, makanan bikin orang Korea bisa akur sama tetangga saat makan kimchi bareng, dan olahraga? Nah, ini yang paling dahsyat olahraga bisa menyatukan kawan dan lawan hanya dengan satu bola. Bahkan bola […]

  • Bybit Luncurkan Unified Trading Fest: Buka Kumpulan Hadiah 0K dan Optimalkan Perdagangan

    Bybit Luncurkan Unified Trading Fest: Buka Kumpulan Hadiah $700K dan Optimalkan Perdagangan

    • calendar_month Kamis, 9 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.060
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – DUBAI, UNITED ARAB EMIRATES – Media OutReach -Bybit, bursa kripto yang paling banyak dikunjungi ketiga di dunia, dengan bangga mengumumkan peluncuran kompetisi Unified Trading Fest pertamanya. Dengan hadiah lebih dari $700.000 untuk diperebutkan, ini adalah acara untuk semua pedagang Bybit. Kompetisi selama 2 minggu dimulai pada 8 Maret dan berakhir pada 25 Maret. […]

  • Groundbreaking Proyek Hilirisasi Batu Bara Jadi Dimetil Eter/DME, Hari Ini, Presiden Bertolak Menuju Sumsel

    Groundbreaking Proyek Hilirisasi Batu Bara Jadi Dimetil Eter/DME, Hari Ini, Presiden Bertolak Menuju Sumsel

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 756
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi), Senin (24/01/2022) pagi, bertolak menuju ke Sumatera Selatan (Sumsel) guna melakukan kunjungan kerja. Dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Presiden dan rombongan lepas landas menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 07.20 WIB. Tampak mendampingi Presiden dalam penerbangan antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Menteri […]

  • Optimalisas Pelayanan Publik di Sumsel, Diskominfo Bentuk Tim LAPOR! - SP4N

    Optimalisas Pelayanan Publik di Sumsel, Diskominfo Bentuk Tim LAPOR! – SP4N

    • calendar_month Selasa, 26 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.075
    • 0Komentar

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Sumsel, DR.H. Farhat Syukri, SE, M.Si membuka dan seakaligus memimpin Rapat Pembentukan Tim Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (LAPOR! – SP4N) di Ruang Rapat Bina Praja Lantai II Palembang, Selasa (26/09/2017).

expand_less
WordPress Archive WPMU DEV Snapshot Pro WPMU DEV Subscribe by Email WPMU DEV Ultimate Branding WPMU DEV User Synchronization WPMU DEV WP Smush Pro WPNotif: WordPress SMS & WhatsApp Message Notifications WPPayForm Pro WPQA – Builder forms Addon For WordPress WProtect – WordPress Automatically Append Copyright Notice on Copied Content WPRuby – WooCommerce Restricted Shipping and Payment Pro