Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » “Ngoding Bukan Cuma Buat Hacker! PBL Smart Sector Cetak Coder Santuy Siap Tempur di Era Digital”

“Ngoding Bukan Cuma Buat Hacker! PBL Smart Sector Cetak Coder Santuy Siap Tempur di Era Digital”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
  • visibility 665
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI ERA digital begini, nganggur gara-gara gaptek itu mirip seperti ayam masuk kandang WiFi kekinian, tapi nggak nyambung. Untungnya, Kementerian Ketenagakerjaan peka dan nggak tinggal diam.

Lewat program PBL Smart Sector, Kemnaker menyulap pelatihan vokasi jadi ajang cetak talenta digital siap kerja, siap ngoding, siap nge-debug sambil ngopi, resmi dibuka Menaker Yassierli di BBPVP Serang, Banten.

Program ini bukan sekadar pelatihan biasa, tapi arena gladiator digital yang penuh semangat, semacam bootcamp tapi versi negara, lengkap dengan sertifikasi, pengalaman nyata, dan bumbu motivasi yang bisa bikin lulusan SMK senyum lagi pas buka akun LinkedIn.

Bayangin kamu seorang anak muda, baru lulus SMK, dompet tipis, sinyal kadang-kadang, masa depan buram seperti file corrupt. Lalu datanglah program PBL ini, bak sinar dari langit yang bilang, “Ayo, Nak. Mari kita pelajari Python, bukan ular.”

Di sini, pelatihan bukan cuma duduk nyatet teori sampai pegal, tapi diajak nyemplung langsung ke dunia nyata. Ada proyek-proyek kekinian, mulai dari bikin aplikasi manajemen warteg sampai sistem booking potong rambut otomatis buat Bang Kumis di ujung gang.

Pelatihan ini mirip nasi goreng tekno pedas, gurih, penuh kejutan, kalau biasanya pelatihan cuma teori-teori kayak “cara menyalakan komputer,” di PBL, peserta diajak langsung praktek bikin proyek bareng tim. Ibarat main Mobile Legends, ini bukan tutorial doang, tapi langsung rank bareng tim kerja, sambil belajar nahan emosi karena ada temen satu tim yang AFK. Tapi dari situlah justru mental digital ditempa. Dunia kerja kan memang begitu penuh tantangan, banyak bug, dan kadang server down di saat genting.

Dengan pendekatan project based learning, peserta nggak cuma ngelatih jari biar lincah ngetik kode, tapi juga otak biar paham problem solving dan kerja tim. Ini semacam gabungan antara akademi ninja teknologi dan reality show startup, siapa paling kreatif, dialah yang bertahan.

Buat kamu yang dulunya cuma tahu Excel buat main teka-teki silang, sekarang bisa belajar bikin dashboard interaktif dan aplikasi jualan kue lebaran digital, bahkan kata Menaker Yassierli, peserta bakal dapat sertifikat, pengalaman, dan perlindungan sosial kombo lengkap macam paket nasi uduk plus telur dadar dan sambel.

Jadi dev

Zaman sekarang, skill digital itu ibarat SIM buat nyetir di jalan tol masa depan. Tanpa itu, kita cuma bisa nonton dari pinggir, lihat mobil-mobil AI lewat dengan angkuh. Program PBL ini ngajarin kita buat nggak jadi penonton di era digital, tapi jadi pemain utama minimal, jadi dev yang bisa ngoding landing page pacar. Kata pepatah lama yang sudah dimodifikasi, “Siapa menguasai JavaScript, dia yang akan menguasai dunia.” Jadi, yuk bangun growth mindset, bukan cuma growth follower!

Bayangkan suatu hari nanti, lulusan PBL yang dulunya nggak tahu bedanya frontend dan belakang warung, sekarang bisa bikin aplikasi jualan cilok berbasis AI dengan sistem pembayaran QRIS. Dunia industri pun tersenyum lebar “Akhirnya ada juga yang ngerti kebutuhan kami tanpa harus training 3 bulan lagi.” Di sinilah indahnya sinergi pemerintah, industri, dan anak muda bersatu seperti Power Rangers versi coding warna-warni, tapi kompak lawan pengangguran.

Hidup di zaman sekarang tuh nggak cukup cuma bisa buka Facebook buat lihat status mantan, kita butuh keterampilan, terutama di bidang digital. Program PBL ini bukan cuma menjanjikan pekerjaan, tapi juga martabat. Karena, seperti kata pepatah Bugis modern, “Lebih baik gagal saat mencoba bikin aplikasi, daripada berhasil jadi komentator sinis di kolom YouTube.” Dunia kerja butuh pejuang digital, bukan cuma penonton.

Jadi, kalau kamu masih bingung hidup ini mau ke mana, ingatlah program PBL Smart Sector bukan sekadar pelatihan, tapi gerbang menuju dunia baru yang penuh peluang.

Di sini, kamu bisa belajar, tumbuh, dan siapa tahu… jadi CTO startup yang dulu kamu kira cuma bisa muncul di film. Dan ingat, masa depan bukan milik orang ganteng saja, tapi milik mereka yang siap belajar dan debug error hidup dengan tenang. Yuk, daftar dan jadi coder santuy yang siap kerja bukan cuma siap story!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catat..!!, Wawako Janji Bakal Usut Tuntas Pemasok yang Rugikan Konsumen di Pasar Tradisional & Swalayan..

    Catat..!!, Wawako Janji Bakal Usut Tuntas Pemasok yang Rugikan Konsumen di Pasar Tradisional & Swalayan..

    • calendar_month Selasa, 27 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.111
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang Fitrianti Agustinda bersama Kepala BPOM Palembang  Martin Suhendri berjanji akan mengusut tuntas distributor nakal sebagai pemasok makanan yang beredar di pasar tradisional dan swalayan modern yang mengandung zat berbahaya. Dari hasil inpeksi mendadak (Sidak) dari dua lokasi yang digelar di pasar tradisional Pasar Sekip Ujung Kecamatan Kemuning dan Sosial Market (Soma) Diamond […]

  • Dukung Pendirian Ponpes Islamic Centre Bin Baz, Bupati : Alhamdullilah, di Lintas Timur, Barat & Tengah, Ponpes di Muba Kian Merata

    Dukung Pendirian Ponpes Islamic Centre Bin Baz, Bupati : Alhamdullilah, di Lintas Timur, Barat & Tengah, Ponpes di Muba Kian Merata

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.140
    • 0Komentar

      PEMKAB Muba mendukung pendirian pondok pesantren ( ponpes) di Bumi Serasan Sekate guna  membangun Umat Berbasis Agama. “Sudah menjadi komitmen, kepedulian saya dan Muba memperbanyak sarana pendidikan, termasuk pesantren yang berkualitas. Sarana pendidikan yang bisa dinikmati warga Muba,”ucap Bupati Muba pada saat menerima audiensi Pengurus Yayasan Majelis At-Turots Al-Islamy Cabang Sekayu, Rabu (31/3/2021). Bupati […]

  • Puisi untuk bahan renungan, “Bersujud & Bersyukur”

    Puisi untuk bahan renungan, “Bersujud & Bersyukur”

    • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.684
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ada puisi yang bisa jadi bahan renungan kita semua yang hidup di dunia. Liku -liku, rintangan jalan dalam mengarungi kehidupan memang pantas disyukuri sehingga dapat membuat bijak diri kita. Berikut simak Puisinya : “Bersujud & Bersyukur” Di hadapan-Mu, Ya Allah yang Maha Kuasa, Kami bersujud dengan penuh rasa syukur dan kasih sayang. Engkau […]

  • Menengok Aktivitas Komunitas Sedekah Sehari Seribu

    Menengok Aktivitas Komunitas Sedekah Sehari Seribu

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.543
    • 0Komentar

    KOMUNITAS sedekah sehari seribu yang biasa disingkat SSS merupakan salah satu komunitas di Kota Palembang yang bergerak di Bidang Sosial. Komunitas ini sudah berdiri sejak 17 Oktober 2017 lalu, diprakarsai para milenial  yang bersemangat dalam membantu sesama. Genap memasuki tahun ke 2 berdiri, Komunitas SSS kian eksis, dan kerap membuat kegiatan sosial, bahkan tercatat sudah kali ke 84 melaksanakan kegiatan sosial. Salah satu kegiatan sosial […]

  • Besok Sosialisasi PSBB Palembang, H + 2 Idul Fitri Baru Diterapkan Sanksi, R2 Tak Boleh Berboncengan

    Besok Sosialisasi PSBB Palembang, H + 2 Idul Fitri Baru Diterapkan Sanksi, R2 Tak Boleh Berboncengan

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.482
    • 0Komentar

    RENCANANYA besok, Rabu [20/5/2020], Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang bakal menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun hanya bersifat sosialisasi, dan baru bakal dikenakan sanksi setelah H + 2 Idul Fitri 1441 H. Peraturan Walikota (Perwali) Palembang yang mengatur Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), rencananya besok, akan diserahkan kepada Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel). Jika besok Perwali […]

  • Tetap Maksimalkan Pencegahan COVID-19

    Tetap Maksimalkan Pencegahan COVID-19

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 823
    • 0Komentar

    PENANGANAN dan pencegahan wabah COVID-19 di Kabupaten Musi Banyuasin terus dimaksimalkan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama Gugus Tugas Penanganan COVID-19 dibawah komando Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA. Meski penanganan dan pencegahan wabah COVID-19 terus dilakukan, namun Pemkab Muba juga tetap memaksimalkan pelayanan publik dan roda pemerintahan. Dalam kesempatan Rakor bersama […]

expand_less
WordPress Archive Woocommerce custom product tabs WooCommerce Custom T-Shirt Designer WooCommerce Custom Text and Elements WooCommerce Customer Email Verification WooCommerce Customer History WooCommerce Customer History Plugin WooCommerce Customer/Order/Coupon CSV Import Suite WooCommerce Customer / Order / Coupon Export WooCommerce Customer/Order XML Export Suite WooCommerce Customer Relationship Management (CRM)