Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » “Jaket Kuning, Sawah Melambai, Saat Alumni Bicara, Padi pun Mengangguk”

“Jaket Kuning, Sawah Melambai, Saat Alumni Bicara, Padi pun Mengangguk”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
  • visibility 630
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

(Kisah Lucu tapi Serius dari IKAPERTA UNSRI yang Kini Lebih dari Sekadar Jaket & Jejak Mantan)

MINGGU pagi akhir pekan ini yang cerah, saat nasi uduk belum habis di warung sebelah Griya Agung, sekelompok manusia berseragam kuning bukan pendemo, bukan kurir, tapi alumni Fakultas Pertanian UNSRI berkumpul dengan khidmat dan sedikit aroma nostalgia. Namanya IKAPERTA UNSRI, singkatan dari Ikatan Alumni Pertanian. Tapi jangan salah sangka, ini bukan sekadar komunitas yang suka tukar kabar dan kirim “Selamat Ulang Tahun” di grup WA.

Mereka dilantik resmi, difoto formal, dan diberi harapan besar menyuburkan ladang-ladang Sumsel yang mulai lelah disiram janji. Di balik jaket kuning mereka yang kinclong itu, tersimpan niat mulia membantu rakyat makan dari tanah sendiri, bukan dari mie instan dan gaji utang.

Kata pepatah, “jangan nilai orang dari jaketnya,” tapi kalau jaket itu kuning dan baunya masih bau laboratorium mikrobiologi, boleh dong kita berharap lebih, karena jaket kuning itu bukan cuma lambang kampus, tapi bisa jadi simbol tekad bahwa alumni pertanian tak hanya bisa bercocok tanam status di media sosial, tapi juga siap menanam mimpi di lahan petani.

Dan… kalau lahan bisa bicara, mungkin dia akan bilang “Akhirnya, kalian balik juga. Kukira kalian cuma datang pas ada lomba KKN”

Ketua barunya, Ir. Hendra Gunawan, SH., MM yang gelarnya lebih lengkap dari rak buku perpustakaan berjanji ingin menjadikan IKAPERTA sebagai ladang harapan, bukan ladang kekecewaan. Ia ingin jaringan alumni bukan cuma tempat saling endorse bisnis pupuk organik, tapi wadah membuka lapangan kerja dan menyuarakan nasib petani.

“Kita dukung RPJMD Sumsel, khususnya sektor pertanian,” katanya dengan nada serius, walau sempat terdengar suara tukang sate lewat. Yah, begitulah suasana pelantikan, serius tapi santai, formal tapi mengandung unsur piring kertas.

Mereka tahu, membangun ketahanan pangan itu bukan sekadar bikin poster bertema “Sumsel Mandiri Pangan”. Harus turun tangan, turun cangkul, dan kalau bisa, turun harga pupuk.

Kata Prof. M.S. Swaminathan, bapak Revolusi Hijau India, “Pertanian bukan hanya soal produksi pangan, tapi soal martabat manusia” (sumber: “From Green to Evergreen Revolution” – M.S. Swaminathan, 2006).

Nah, kalau sudah bicara martabat, ini sudah bukan urusan lucu-lucuan lagi. Petani di Ogan Ilir atau Musi Rawas butuh solusi, bukan hanya selfie alumni di sawah dengan caption “back to my rootz”.

IKAPERTA sebenarnya punya modal besar, alumni yang tersebar dari kepala desa hingga kepala dapur rumah tangga. Tinggal disusun, dikolaborasikan, dan jangan lupa  dieksekusi, bukan cuma dirapatkan. Misalnya kalau IKAPERTA bikin Agri Start-Up, yang ngatur distribusi sayur lewat aplikasi, ngasih pelatihan petani secara daring, dan ngembangin pangan lokal macam nasi jagung organik. Lalu dibuat branding “Dari Alumni UNSRI untuk Perut Negeri” Wah….., bisa jadi lebih viral dari konten tutorial skincare.

Yang penting bukan gelar sarjana, tapi gelar tikar di desa dan duduk bareng petani. Alumni itu seharusnya bukan cuma ahli teori agroforestry, tapi juga ahli merendahkan ego untuk mendengar keluh kesah ibu-ibu tani yang bingung kapan bibit datang,  kata Tan Malaka dalam Madilog (1943), “Terpelajarlah yang tertinggi adalah dia yang mengabdi kepada rakyat”

Oleh karena itu, maka jaket kuning itu jangan disimpan di lemari kaca, keluarkan, kenakan, lalu pergi ke ladang. Karena padi tak pernah menghina lulusan, dia hanya ingin disemai dan dijaga.

Kita semua tahu, alumni pertanian bisa jadi pionir dalam pertarungan pangan di tengah krisis global. Tapi jangan sampai kalah langkah sama artis TikTok yang sudah duluan bikin hidroponik mini di balkon.

Kita ini punya ilmu, punya jaringan, tinggal punya kemauan, IKAPERTA sudah dilantik, tinggal dilacak ke mana langkah selanjutnya? Jangan-jangan habis pelantikan, pulangnya cuma update story “Done acara, Makan enak” Sementara di hulu, petani masih bingung gimana cara panen padi yang diserang hama dan janji manis.

 Untuk alumni pertanian yang jaketnya menguning bukan karena luntur, tapi karena semangat panen, ini waktunya kalian bicara, agar sawah mendengar. Jangan biarkan ladang gersang karena kita sibuk debat di grup alumni.

Waktunya turun, karena kalau bukan alumni pertanian yang menanam harapan, siapa lagi? Masa harus nunggu selebgram tanam kangkung dulu baru rame?.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terima Usulan Jurnalisme Berkualitas, Menkominfo: Penting Jaga Koeksistensi Media

    Terima Usulan Jurnalisme Berkualitas, Menkominfo: Penting Jaga Koeksistensi Media

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.376
    • 0Komentar

    MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menerima draft usulan regulasi Publisher Rights dari Dewan Pers dan Task Force Media Sustainability. Draft berjudul “Usulan Jurnalisme Berkualitas dan Tanggung Jawab Platform Digital” itu disusun dan diajukan perwakilan asosiasi dan perusahaan media serta wartawan Indonesia. Dilansir dari InfoPublik.id, Menkominfo mengapresiasi usulan Dewan Pers dan komunitas media […]

  • Alhamdulillah, Donasi Palestina Terus Mengalir

    Alhamdulillah, Donasi Palestina Terus Mengalir

    • calendar_month Senin, 31 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 898
    • 0Komentar

    IKATAN Mahasiswa dan Pemuda Sungai Lilin (IMAWA) Musi Banyuasin bersama 25 organisasi telah berhasil mengumpulkan donasi sebanyak Rp20 Juta. “Donasi kita kumpulkan bersama  25 organisasi, Alhamdulillah selama 6 hari terkumpul 20 juta rupiah. Besar harapan kami, sumbangan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat Palestina yang sedang berduka atas cobaan yang tengah menerpa,”ucap Ketua Umum IMAWA […]

  • Indonesia Masuk Lima Besar Negara Penurunan Covid

    Indonesia Masuk Lima Besar Negara Penurunan Covid

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 732
    • 0Komentar

    INDONESIA berhasil masuk lima negara dengan penurunan kasus COVID-19 secara terbesar. Yang sekaligus mampu mempertahankannya dalam jangka waktu cukup lama. Sehubungan itu pemerintah mengimbau agar pengakuan ini dijadikan semangat untuk tetap jaga protokol kesehatan dan taati regulasi pengaturan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), agar kasus COVID-19 terus dapat ditekan. “Indonesia berhasil masuk daftar lima […]

  • Percepat Geliat Pembangunan 70 Desa  Persiapan, Gubernur Kucurkan Dana Stimulan

    Percepat Geliat Pembangunan 70 Desa  Persiapan, Gubernur Kucurkan Dana Stimulan

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 709
    • 0Komentar

    SEBANYAK 70 desa persiapan  tersebar   di   7 kabupaten dalam   Provinsi Sumsel mendapatkan kucuran dana bantuan keuangan stimulan  dari Pemerintah Provinsi sebagai yang dialokasikan untuk pemberdayaan masyarakat desa. Adapun total dana yang dikucurkan Gubernur Herman Deru bagi ke 70 desa persiapan tersebut sebesar Rp 7 Milyar. Dengan rincian  desa yang menerima meliputi ; Kabupaten OKU  Timur […]

  • GIIAS 2018, UD Trucks Pamerkan 4 Produk Andalan

    GIIAS 2018, UD Trucks Pamerkan 4 Produk Andalan

    • calendar_month Kamis, 2 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.155
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Dalam ajang GIIAS tahun ini UD Trucks Indonesia memamerkan 4 produk andalan yaitu Quester dengan varian CKE250 WB6000 dan CQE280 WB5800 serta dari Kuzer terdapat varian Kuzer RKE150 WB3850 dan WB3350. Ke empat unit ini mempunyai daya jelajah yang tinggi dengan penggunaaan bahan bakar yang minimum dan dilengkapi dengan sistem telematik. Pada […]

  • Presiden Instruksikan Sinergi Empat Pilar Perkuat PPKM Mikro dan Akselerasi Vaksinasi, Pilar Apa Saja ?

    Presiden Instruksikan Sinergi Empat Pilar Perkuat PPKM Mikro dan Akselerasi Vaksinasi, Pilar Apa Saja ?

    • calendar_month Senin, 21 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 788
    • 0Komentar

    PRESIDENP RI Joko Widodo kembali menekankan dua hal yang harus dilakukan dalam penanganan pandemi COVID-19 di sisi hulu dan hilir, yakni penguatan implementasi penerapan protokol kesehatan di lapangan dalam kerangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) dan akselerasi program vaksinasi nasional. Dalam upaya tersebut, Kepala Negara meminta dilakukan sinergi antara empat pilar yaitu […]

expand_less
WordPress Archive Suga – Ecommerce Magazine WordPress Theme Suki – Meditation Channel Elementor Template Kit Sultan – One Page Business WordPress Theme Sultin – Consulting WordPress theme SUMO Affiliates for WooCommerce SUMO Affiliates Pro – WordPress Plugin SUMO Reward Points SUMO Subscriptions – WooCommerce Subscription System SUMO WooCommerce Dynamic Pricing Discounts SUMO WooCommerce Measurement Price Calculator